IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pengembangan Modul Matematika Berbasis Masalah Menggunakan Aplikasi Photomath pada Materi Eksponen Kelas X di SMKS Syuhada Banjarmasin

    Get PDF
    Proses pembelajaran matematika pada umumnya masih menghadapi kendala dalam menumbuhkan minat dan keterlibatan secara aktif siswa, terutama pada soal-soal yang berkaitan dengan kontekstual yang membutuhkan pemahaman lebih mendalam. Upaya inovatif yang dapat dilakukan adalah pengembangan bahan ajar berbasis masalah yang terintegrasi dengan aplikasi teknologi. Photomath sebagai aplikasi pemecahan soal matematika yang memiliki penyelesaian yang sistematis dapat meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa. Namun aplikasi Photomath memerlukan kemampuan berpikir kritis siswa pada permasalahan kontekstual matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis masalah dengan integrasi aplikasi Photomath pada materi eksponen kelas X, serta mengkaji tahapan dalam pengembangan, validitas modul, kepraktisan, dan efektivitas modul dalam mendukung hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Desseminate). Instrumen penelitian meliputi lembar validasi pada ahli materi, bahasa, dan media, serta angket respon siswa dan guru. Teknik analisis menggunakan rumus persentase untuk validitas bahasa dan media, serta angket respon siswa dan guru. Subjek uji coba dilakukan pada siswa kelas X D jurusan TAB SMKS Syuhada Banjarmasin dengan jumlah siswa 30 orang. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berbasis masalah dengan bantuan Photomath memperoleh kategori “sangat valid”. Uji coba kepraktisan menghasilkan “sangat praktis”. Sementara itu, efektivitas mendapatkan rata-rata hasil belajar siswa melampaui ketuntasan ≥ 75%. Dengan demikian, modul matematika berbasis masalah menggunakan aplikasi Photomath pada materi eksponen dinilai layak, menarik, dan efektif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika

    Pengembangan Buku Ilmiah Populer Pengaruh Eco Enzyme Terhadap Pertumbuhan Jagung Manis (Zea mays saccharata)

    Get PDF
    Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah buah dan sayuran dengan gula dan air selama 3 bulan, yang mengandung enzim, asam organik, serta unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Cairan ini berperan sebagai pupuk organik cair yang ramah lingkungan karena mampu meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh konsentrasi eco enzyme terhadap pertumbuhan jagung manis (Zea mays saccharata) dan mendeskripsikan validitas buku ilmiah populer mengenai pengaruh eco enzyme terhadap pertumbuhan jagung manis (Zea mays saccharata). Jenis penelitian ini Educational Design Research (EDR) dengan pendekatan kuantitatif. EDR pada penelitian ini dibatasi sampai tahap prototyping phase. Penelitian ini menghasilkan produk Buku Ilmiah Populer (BIP) tentang pengaruh konsentrasi eco enzyme terhadap pertumbuhan jagung manis (Zea mays saccharata). BIP dikembangkan berdasarkan hasil eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan konsentrasi eco enzyme yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 15 sampel tanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun pada 14, 21, 28, dan 35 Hari Setelah Tanam (HST). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu jalur pada taraf signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji BNT. BIP yang dikembangkan dievaluasi dengan model evaluasi formatif Tessmer (1993) yang dibatasi sampai tahap expert review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian eco enzyme memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan jagung manis (p < 0,05). Perlakuan konsentrasi 20% memberikan hasil pertumbuhan terbaik pada semua parameter pengamatan. Hasil uji validitas BIP menunjukkan persentase rata-rata 87,76% artinya sangat valid dan BIP sangat baik untuk digunaka

    The Role of TPACK in Supporting Professional Development of Pre-Service Teachers During Teaching Practicum

    Get PDF
    This research explores the role of Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) in supporting the professional development of pre-service English teachers during their teaching practicum at some school in Banjarmasin. Using a qualitative narrative inquiry design, the study investigates how pre-service teachers integrate technology, pedagogy, and content knowledge in real classroom contexts, as well as the challenges they face and the strategies they employ to overcome them. Data were collected through in depth interviews and reflective journals from ten pre-service teachers who had completed their teaching practicum. The findings reveal that participants demonstrated the ability to integrate TPACK components effectively by designing interactive, student-centered lessons supported by digital tools such as PowerPoint, Canva, Wordwall, and YouTube. They showed creativity and flexibility in adapting teaching strategies to suit students’ needs and learning contexts. However, they also encountered challenges including limited digital access, unstable internet connections, lack of technological confidence, and classroom management issues in digital settings. To address these difficulties, pre-service teachers developed reflective and adaptive strategies such as preparing offline alternatives, collaborating with peers, exploring new applications before class, and establishing digital behavior rules. These reflective actions helped them enhance their technological proficiency, pedagogical adaptability, and self-efficacy. Overall, the study concludes that TPACK plays a crucial role in shaping pre-service teachers’ professional identity and readiness for 21st-century classrooms by fostering continuous reflection, innovation, and adaptability in teaching practice

    Pengembangan BIP Pengaruh Pemberian Berbagai Pupuk Organik Cair dari Limbah Terhadap Pertumbuhan Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan cabai rawit, dan untuk mendeskripsikan validitas buku ilmiah populer pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan cabai rawit. Penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan pendidikan atau Educational Design Research (EDR) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tahapan peneliatian meliputi preliminary research, dan prototyping phase. Tahapan ini juga menggunakan evaluasi tessmer yang neliputi Self evaluation dan Expert evaluation dengan eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan konsentrasi POC (0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%) dengan tiga kali pengulangan dengan 15 sampel tanaman cabai rawit. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun pada umur 14-35 hari setelah tanam. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan model Educational Design Research (EDR) dengan memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Proses pengembangan dan pengujian produk dilakukan melalui evaluasi formatif Tessmer, yang meliputi tahap self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Selain itu, penelitian ini juga menerapkan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) untuk menguji efektivitas produk yang dikembangkan. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi P4 (40%) memberikan pertumbuhan terbaik pada semua parameter. BIP yang dihasilkan memperoleh validasi rata-rata 87,23% dengan kategori “sangat valid”, sehingga layak digunakan sebagai panduan pembuatan dan penerapan POC dari limbah organik. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi ilmiah dan sarana edukatif dalam mendukung pertanian berkelanjutan serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimi

    Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Regulasi Emosi Anak Usia Dini di Banjarmasin

    Get PDF
    Pola asuh ibu memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak, salah satunya yakni pada perkembangan sosial-emosional dalam konteks regulasi emosi di usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pola asuh ibu mempengaruhi kemampuan anak usia dini di Banjarmasin dalam meregulasi emosi, (2) Signifikansi kekuatan hubungan pola asuh ibu dengan tingkat regulasi emosi anak usia dini di Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah lapangan dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan menggunakan korelational yang melibatkan 135 ibu sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki anak berusia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pola asuh ibu yang rendah tingkat otoriter dan permisifnya (mencerminkan pola asuh demokratis) terbukti mempengaruhi peningkatan kemampuan regulasi emosi anak ke arah yang lebih positif. (2) Nilai koefisien korelasi yang didapatkan dari setiap lokasi penelitian yakni 0,424 dari PAUD Terpadu Tarbiyatul Athfal, 0,652 dari PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin, 0,529 dari PAUD Terpadu Aisyiyah 3 Bustanul Athfal dan 0,568 dari TK Kartini 3 Pelambuan. Hasil analisis data secara keseluruhan signifikan yakni <0,001 (<0,05) serta diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,549 yang berarti terdapat hubungan positif. Kekuatan hubungan pola asuh ibu dengan regulasi emosi anak usia dini di Banjarmasin berada pada tingkatan sedang

    Kontribusi Regulasi Emosi terhadap Stres Akademik dengan Kelekatan Teman Sebaya sebagai Variabel Moderator pada Mahasiswa Perantau di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi tingkat stres akademik pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, (2) mengidentifikasi tingkat regulasi emosi pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, (3) mengidentifikasi tingkat kelekatan teman sebaya pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, (4) menganalisis kontribusi regulasi emosi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, dan (5) menganalisis peran dari kelekatan teman sebaya sebagai variabel moderator dalam memperkuat dan memperlemah kontribusi regulasi emosi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain hubungan kausal yang akan dimoderatori oleh variabel lain. Teknik yang digunakan adalah incidental sampling dan didapatkan sampel berjumlah 400 mahasiswa perantau yang sesuai dengan kriteria penelitian. Skala yang digunakan ada 3 yaitu skala stres akademik berdasarkan teori Robotham, skala regulasi emosi berdasarkan teori Gross & Thompson, serta skala peer attachment berdasarkan teori Armsden & Greenberg yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis process/Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS 30.0 for windows. Hasil penelitian ini yaitu (1) Regulasi emosi pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin dominan pada tingkat sedang sebanyak 282 orang (71%). (2) Stres akademik pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin paling banyak termasuk dalam kategori tingkat sedang yaitu 326 orang (82%). (3) Tingkat kelekatan teman sebaya pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin mayoritas berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 260 orang (65%). (4) Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan regulasi emosi memiliki kontribusi yang negatif dan signifikan terhadap stres akademik dengan nilai R-Square sebesar 0,659 (65,9%). (5) Hasil uji MRA menunjukkan nilai signifikansi 0.001 < 0.05 dengan nilai R-Square2 sebesar 0,690 (69%) yang artinya terdapat peningkatan nilai R-square sebesar 0,031 atau 3,1%. Hal ini dapat diartikan bahwa peran kelekatan teman sebaya terhadap kontribusi regulasi emosi pada stres akademik sebesar 3.1%

    استخدام طريقة سرد القصص في تعليم اللغة العربية بمعهد دار الهجرة للبنات = Penggunaan Metode Storytelling Pada Pembelajaran Bahasa Arab Di Pondok Darul Hijrah Puteri

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan metode storytelling dalam pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri serta kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru Bahasa Arab dan santriwati kelas XII, sedangkan objek penelitian adalah penerapan metode storytelling dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling digunakan melalui tahapan sistematis, mulai dari pemilihan cerita yang relevan dengan tema pelajaran, pengenalan kosakata baru (mufradat), penyampaian cerita dengan intonasi dan ekspresi menarik, hingga kegiatan lanjutan seperti tanya jawab dan menceritakan kembali isi cerita. Penggunaan metode ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman kosakata, struktur kalimat, serta keterampilan berbicara (maharah al-kalam) santriwati. Selain itu, storytelling juga berdampak positif terhadap aspek afektif seperti peningkatan motivasi, minat, dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Arab. Namun demikian, kendala utama dalam penggunaan metode ini adalah keterbatasan waktu dalam jam pelajaran serta kesulitan sebagian santriwati dalam memahami kosakata baru. Kendala tersebut dapat diatasi melalui manajemen waktu yang baik, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, serta pemberian pengayaan kosakata sebelum kegiatan storytelling dimulai. Secara keseluruhan, metode storytelling terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan interaksi komunikatif di kelas, dan membantu santriwati menguasai Bahasa Arab secara lebih kontekstua

    Pengaruh Religiusitas dan Literasi Perbankan Syariah terhadap Keputusan Menabung Masyarakat Desa Tatah Layap di Bank Syariah

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena masih ditemukannya masyarakat yang beragama Islam dan tinggal di lingkungan yang religius, namun tetap menjadi nasabah bank konvensional. Kondisi tersebut terjadi meskipun masyarakat telah mengetahui adanya ketentuan hukum riba dalam Islam, di mana riba secara tegas dilarang dan umat Islam diperintahkan untuk menjauhinya. Desa Tatah Layap merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, dengan jumlah penduduk sekitar 1.900 jiwa yang seluruhnya tercatat beragama Islam. Dengan kondisi tersebut, religiusitas masyarakat seharusnya menjadi faktor yang kuat dalam mendorong pemilihan lembaga keuangan yang berlandaskan prinsip syariah, khususnya bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh religiusitas dan literasi perbankan syariah terhadap keputusan menabung masyarakat Desa Tatah Layap pada bank syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan masyarakat Desa Tatah Layap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan literasi perbankan syariah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung masyarakat Desa Tatah Layap pada bank syariah. Selain itu, hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa masing-masing variabel, yaitu religiusitas dan literasi perbankan syariah, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan menabung masyarakat Desa Tatah Layap pada bank syariah

    Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode (Iqra) pada Panti Asuhan Putri Asri di Tatah Pemangkih Laut Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar

    Get PDF
    Dalam konteks pendidikan pembelajaran Al-Qur’an, setiap muslim memiliki kewajiban untuk senantiasa memperbaiki dan menyempurnakan bacaannya. Hal ini penting agar bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid dan dapat diamalkan dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pengasuh Panti Asuhan Putri Asri mengingat sebagian besar anak anak panti yang masih mengalami kesulitan dan belum mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar beliau menerapkan program pembelajaran Al Qur’an dengan menggunakan metode Iqra bagi anak-anak panti untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an mereka, agar mereka bisa membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah-kaidah tajwid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran Al Qur’an dengan metode iqra, serta untuk mendeskripsikan faktor pendukung dalam efektivitas pembelajaran Al-Qur’an dengan metode iqra pada Panti Asuhan Putri Asri di tatah pemangkih laut kecamatan kertak hanyar kabupaten banjar. Dan pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun informan dalam penelitian ini meliputi pengasuh panti asuhan putri asri serta ustadzah dan anak-anak panti asuhan putri asri yang diikutkan dalam program metode iqra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Iqra di Panti Asuhan Putri Asri dilaksanakan setiap malam selasa, rabu dan kamis setelah selesai sholat isya. Dan adapun pada sistem pembelajarannya menggunakan sistem cara belajar individu dan kelompok dalam penerapannya. Adapun faktor pendukung yang berperan penting dalam pelaksanaannya meliputi kesediaan anak panti yang memiliki minat dan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik untuk menjadi seorang pengajar/ustadzah untuk adik-adik panti dalam program metode iqra dan dukungan penuh dari pengasuh yang memberikan legitimasi serta arahan, alokasi waktu yang teratur, dan sarana prasarana yang memadai

    Exploring Students’ Experiences in Learning Reading Skills through Task-Based Language Teaching (TBLT)

    Get PDF
    This research aimed to describe students’ experiences and the teacher’s adaptive strategies in implementing Task-Based Language Teaching (TBLT) in reading activities at SMP Muhammadiyah 7 Kertak Hanyar. The objectives of this study were to explain how TBLT was applied in the classroom, how students responded to the reading tasks, and how the teacher adapted the tasks to support students’ learning. This study employed a qualitative method with a narrative inquiry design. The participants consisted of two seventh-grade students and one English teacher selected through purposive sampling. The data were collected through interviews, classroom observations, and documentation, and analyzed qualitatively to explore participants’ experiences and the teacher’s reflections during the implementation of TBLT. The findings showed that students with basic reading proficiency encountered several difficulties, particularly in understanding vocabulary and long reading texts, which affected their comprehension and confidence. However, the use of TBLT encouraged greater engagement, motivation, and participation among students during the learning process. The application of shorter and simplified reading materials, scaffolding strategies, and group-based tasks made the reading activities more accessible and meaningful. The teacher’s adaptive strategies, such as modifying materials, giving feedback, and facilitating interaction, played a vital role in overcoming learning challenges and improving students’ reading comprehension. The results of this research indicated that the effectiveness of TBLT in reading instruction depended largely on the teacher’s adaptability and reflective practice in adjusting tasks and materials to students’ proficiency levels

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇