IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Gambaran Budaya Organisasi Pada Mahasiswa Aktif Organisasi Di UIN Antasari Banjarmasin
Organisasi kemahasiswaan merupakan wadah penting bagi pengembangan
potensi mahasiswa di perguruan tinggi. Budaya organisasi yang kuat menjadi kunci
keberhasilan dalam mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja
anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran budaya organisasi
pada mahasiswa aktif organisasi di UIN Antasari Banjarmasin,
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan
melibatkan 300 responden mahasiswa aktif organisasi. Pengumpulan data dilakukan
melalui kuesioner yang mengukur empat tipe budaya organisasi berdasarkan
Competing Values Framework: Clan Culture, Adhocracy Culture, Market Culture, dan
Hierarchy Culture. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis
deskriptif untuk menggambarkan budaya organisasi di UIN Antasari Banjarmasin
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Adhocracy merupakan tipe
budaya yang paling dominan, terutama pada tingkat Himpunan Mahasiswa Jurusan
(HMJ) dengan rata-rata 50%. Sedangkan pada tingkat fakultas dan universitas, terdapat
keseimbangan antara budaya clan dan hierarchy. Aspek inovasi dan pengambilan
resikoemberikan kontribusi terbesar (31%) terhadap budaya organisasi, diikuti oleh
orientasi pada hasil (25%), orientasi pada orang (24%), dan orientasi pada tim (20%
Pendidikan Islam Moderat (Kajian Pemikiran Gusdur dan Buya Syafii)
Indonesia merupakan negara yang dianugerahi keberagaman dalam berbagai
aspek kehidupan. Keberagaman ini menjadikan Indonesia memiliki karakteristik
yang khas dan unik. Namun demikian, di balik kekayaan tersebut, Indonesia juga
menghadapi tantangan serius, khususnya terkait dengan munculnya berbagai
peristiwa radikalisme yang beberapa kali mencuat ke permukaan dan menjadi
perhatian nasional. Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk
karakter umat melalui internalisasi nilai-nilai moderasi yang berakar kuat dalam
ajaran Islam.
Disertasi ini bertujuan untuk mengungkapkan gagasan Gus Dur dan Buya
Syafii terkait pendidikan Islam moderat dan implementasi gagasan Gus Dur dan
Buya Syafii terkait pendidikan Islam moderat.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan atau library
research, yang dilakukan dengan cara menelaah berbagai sumber literatur yang
relevan dengan objek kajian, serta pustaka lainnya yang dapat mendukung
penelitian.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yang bertujuan untuk
mengungkapkan suatu masalah, keadaan, atau peristiwa sebagaimana adanya,
dengan teknik analisis isi (content analysis).
Penelitian ini menemukan bahwa gagasan Gus Dur menampilkan corak
pemikiran humanis yang berakar pada budaya lokal. Gagasan Gus Dur diantaranya
adalah keterpaduan ketauhidan dan akhlak mulia, pendidikan menciptakan
perdamaian, prinsip perdamaian, anti kekerasan dan kesabaran, pribumisasi Islam,
Islam rahmatan lil alamin, nasionalisme, toleran terhadap perbedaan, humanisme
dan pembaharuan dalam pendidikan Islam. Gagasan Buya Syafii lebih bercorak
rasional yang berpijak pada modernisasi. Gagasan Buya Syafii diantaranya adalah
integrasi pengetahuan dengan kepribadian, pendidikan membangun peradaban,
pendidikan tanpa kekerasan, integrasi fikr dan zikr, Islam rahmatan lil alamin,
nasionalisme, prinsip persamaan, keadilan, persaudaraan dan toleransi, integrasi
iman, ilmu dan amal da peningkatan mutu dan pemerataan dalam pendidikan Islam.
Penelitian ini juga menemukan terkait Implementasi gagasan Gus Dur
diantaranya adalah pendidikan sebagai sarana memanusiakan manusia, jalan
menuju masyarakat adil dan inklusif, bukan sekedar doktrinisasi agama, menjadi
sarana pembebasan nalar kritis dan terbuka terhadap keberagaman ilmu juga
budaya, menekankan pentingnya integrasi tujuan epistemis dan etis, yaitu
penguasaan ilmu secara kritis dan pembentukan karakter moderat dalam rangka
menciptakan masyarakat damai, adil, dan menjunjung tinggi nilai rahmatan lil
v
alamin. Pada prinsip pendidikan Islam meliputi prinsip pendidikan Islam yang
berkonsep rahmatan lil alamin, berprinsip keadilan, pendidikan Islam tanpa
kekerasan, menjunjung tinggi hak asasi manusia, berbasis kearifan lokal, berbasis
cinta tanah air dan bangsa, inklusif, integrasi ketauhidan dan akhlak mulia,
mempertahankan yang sudah baik dan pembaharuan agar relevan dengan tantangan
zaman. Implementasi gagasan Buya Syafii diantaranya adalah pendidikan yang
menekankan pemahaman secara kontekstual, perlunya pemikiran yang terbuka,
analitis dan rasional, mengintegrasikan tujuan epistemis berupa pemahaman agama
yang mendalam dan rasional dengan tujuan etis berupa pembentukan karakter
humanis, toleran, dan berkeadilan, melalui pendekatan pendidikan dialogis dan
reflektif untuk membangun masyarakat Islam yang damai dan berkeadaban. Pada
prinsip pendidikan Islam meliputi berasaskan Al-Quran, berkonsep rahmatan lil
alamin, tanpa kekerasan, menjunjung tinggi prinsip persamaan, keadilan,
persaudaraan dan toleransi, berbasis integrasi iman, ilmu dan amal, menghargai
perbedaan, berbasis cinta tanah air dan bangsa serta berbasis integrasi fikr dan zikr,
integrasi ilmu agama dan umum serta pemerataan dalam pendidikan Isla
Pengaruh Gaya Hidup, Design, dan Islamic Branding Terhadap Keputusan Pembelian Pakaian Muslim di Toko Al-Zahra Kelayan A Kota Banjarmasin
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap busana muslim
menunjukkan adanya pergeseran dalam pola konsumsi, tidak hanya dari segi nilai
religius, tetapi juga tampilan desain dan kecocokan dengan gaya hidup modern.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, desain, dan Islamic
branding terhadap keputusan pembelian pakaian muslim di Toko Al-Zahra Kelayan
A Kota Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei
terhadap 80 responden yang merupakan pelanggan aktif. Instrumen penelitian
berupa kuesioner, dengan teknik analisis menggunakan regresi linier berganda.
Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan Fhitung
sebesar 14,248 > Ftabel 2,72, yang berarti bahwa gaya hidup, desain, dan Islamic
branding secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
Secara parsial, desain memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai thitung
sebesar 3,625 dan signifikansi 0,001. Variabel gaya hidup dan Islamic branding juga
menunjukkan pengaruh signifikan, masing-masing dengan thitung 2,571 (p =
0,012) dan 2,249 (p = 0,027). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,356
menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 35,6% variabilitas keputusan
pembelian. Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor visual (desain), nilai-nilai
religius dalam branding, serta gaya hidup konsumen berperan penting dalam
keputusan membeli produk pakaian muslim, khususnya di kalangan masyarakat
urban muslim
Penghormatan Terhadap Makam Datu-datu di Kabupaten Tapin (Studi Fenomenologi Annemarie Schimmel)
Penghormatan terhadap makam tokoh-tokoh ulama masa lalu merupakan
fenomena keagamaan yang mengakar kuat dalam masyarakat Islam di Indonesia,
termasuk di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kabupaten Tapin dikenal
sebagai “Kota Seribu Datu” karena banyaknya makam ulama masa lalu, yaitu datu
datu yang dihormati oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan bentuk-bentuk penghormatan terhadap makam datu-datu di
Kabupaten Tapin dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis
penghormatan tersebut melalui sudut pandang fenomenologi Annemarie Schimmel.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian
lapangan (field research) dan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan
data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi
pustaka. Sedangkan makam datu-datu yang dipilih sebagai sampel dalam
penelitian ini yaitu, makam Datu Sanggul (Desa Tatakan, Kecamatan Tapin
Selatan), makam Datu Batalas (Desa Batalas, Kecamatan Candi Laras Utara),
makam Datu Gadung (Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan), dan
makam Datu Qabul (Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghormatan terhadap makam datu
datu di Kabupaten Tapin secara umum diwujudkan melalui ziarah kubur, peringatan
haul, pembacaan manakib, dan pemeliharaan makam. Penghormatan ini tidak
hanya mencerminkan ekspresi keagamaan, tetapi juga sebagai warisan keilmuan,
spiritualitas, dan keteladanan datu-datu yang berperan dalam penyebaran Islam.
Dalam fenomenologi Annemarie Schimmel, praktik penghormatan terhadap
makam datu-datu di Kabupaten Tapin mengandung unsur pengalaman religius yang
mendalam, yang meliputi dua aspek utama, yaitu: 1) ruang dan waktu suci (makam
sebagai tempat yang dianggap suci dan penuh berkah, serta haul sebagai waktu suci
yang menghidupkan kembali nilai-nilai keagamaan); dan 2) tindakan suci
(tawassul, ziarah, peringatan haul, pembacaan manakib dan pemeliharaan makam
sebagai perwujudan cinta kepada Allah SWT melalui kekasih-Nya). Selain itu,
praktik penghormatan terhadap makam datu-datu di Kabupaten Tapin juga
mencerminkan perjalanan spiritual masyarakat melalui Tripartisi, yaitu Via
Purgativa (penghormatan terhadap makam datu-datu sebagai sarana penyucian
diri); Via Illuminativa (penghayatan nilai datu-datu sebagai sarana pencerahan
batin); dan Via Unitiva (penghormatan dan kecintaan kepada datu-datu sebagai
manifestasi dari kecintaan kepada Allah SWT)
Kelalaian Konsumen terhadap Barang yang Dibeli di Marketplace Shopee(Studi Kasus Kecamatan Banjarmasin Utara)
Pesatnya pertumbuhan e-commerce, terutama melalui marketplace seperti
Shopee, telah mengubah kebiasaan belanja masyarakat secara drastis. Namun, di
balik kemudahan ini, seringkali muncul masalah kelalaian konsumen dalam
bertransaksi daring yang berujung pada rasa kecewa. Data tahun 2022 menunjukkan
bahwa sekitar 70% konsumen di Indonesia pernah mengalami penyesalan pasca
pembelian online karena produk yang diterima tidak sesuai ekspektasi atau
informasi yang didapat kurang lengkap. Hal ini seringkali disebabkan oleh
kurangnya ketelitian terhadap detail produk, riset yang tidak optimal, atau bahkan
pengabaian informasi krusial.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua fokus utama, yaitu: (1)
mengetahui tindakan dan perilaku apa saja yang paling sering menyebabkan
terjadinya kelalaian konsumen dalam berbelanja di marketplace Shopee , dan (2)
menganalisis bagaimana bentuk-bentuk kelalaian yang dialami konsumen.
Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif
deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan
empat informan yang memiliki pengalaman kelalaian saat berbelanja di Shopee dan
studi dokumen. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk menjelaskan
fenomena yang diteliti..
Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
langsung dengan empat informan yang memiliki pengalaman kelalaian saat
berbelanja di Shopee dan studi dokumen terkait akun Shopee serta identitas
informan. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk menjelaskan fenomena
yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penyebab kelalaian dominan
adalah tidak membaca deskripsi, tidak melihat ulasan toko, dan terpengaruh harga
murah. Bentuk kelalaian yang dialami berupa kurang teliti, tergesa-gesa, dan
kesalahan memilih detail produk (ukuran/warna). Konsumen yang lalai umumnya
memilih tidak mengajukan komplain karena mengakui kesalahan pribadi. Solusi
yang disarankan adalah peningkatan ketelitian dan pemeriksaan detail produk
sebelum melakukan transaks
Pengaruh Pengetahuan, Pendapatan, dan Relegiusitas Terhadap Kesadaran Berasuransi Syariah Pada Masyarakat Kecamatan Aluh aluh Kabupaten Banjar
Aida. 2025. Pengaruh Pengetahuan, Pendapatan, dan Relegiusitas
Terhadap Kesadaran Berasuransi Syariah Pada Masyarakat Kecamatan Aluhaluh
Kabupaten Banjar. Skripsi, Program Studi Asuransi Syariah, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam. Pembimbing: Muhammad Qamarudin, M.E.
Kata Kunci: Pengetahuan, Pendapatan, Religiusitas, Asuransi Syariah.
Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang dirumuskan dalam
penelitian mengenai Pengaruh Pengetahuan, Pendapatan, dan Relegiusitas
Terhadap Kesadaran Berasuransi Syariah Pada Masyarakat Kecamatan Aluh-aluh
Kabupaten Banjar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
secara simultan dan parsial mengenai Pengetahuan, Pendapatan dan Religiusitas
Masyarakat Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar Terhadap Kesadaran
Berasuransi Syariah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kuantitatif yang di analisis dengan bantuan software SPSS 27 for
windows. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan link kuesioner
kepada 100 responden masyarakat yang menajdi sampel Masyarakat Aluh-Aluh
Kabupaten Banjar.
Pengetahuan, Pendapatan, dan Religiusitas (variabel x) berpengaruh secara
simultan (bersama-sama) terhadap variabel Y pada Kesadaran Berasuransi
Syariah Masyarakat Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar, dengan nilai
siginifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) dan
nilai F hitung 46,004 lebih besar dari F tabel 2,70 (46,004 > 2,70). Serta koefisien
detereminasi dengan nilai r-square pada Kesadaran Berasuransi Syariah
Masyarakat Kecamatan Aluh-Aluh adalah sebesar 0,590, dengan arti bahwa
pengaruh variabel X1,X2, dan X3 secara simultan terhadap variabel Y adalah
sebesar 59%. Pengetahuan, Pendapatan, dan Religiussitas (variabel x)
berpengaruh secara parsial terhadap Kesadaran Berasuransi Syariah (variabel y)
Masyarakat Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar. Adapun variabel yang
mempunyai pengaruh paling besar adalah Variabel X2 (Pendapatan) dengan nilai
signifikansi untuk sebesar 0,000 (P < 0,05) dan nilai T hitung 5,459 lebih besar
dari T tabel (P > 1,984 ). Adapun Pengetahuan dan Religiusitas mempunyai
pengaruh dengan nilai signifikansi yang hampir sama dengan nilai 2,693 dan
2,699 yang hanya berselisih 0,003
Strategi Pemasaran Syariah pada Usaha Coffee Shop Cerita Kita di Banjarmasin
Pemasaran dalam Islam menekankan keuntungan yang selaras dengan
prinsip syariah seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dalam
persaingan bisnis modern, coffee shop berkembang pesat, termasuk di Banjarmasin.
Coffee Shop Cerita Kita menonjol dengan konsep syariah dan layanan “Brew Your
Own Coffee” yang berfokus pada pengalaman pelanggan. Penelitian ini bertujuan
mengkaji praktik pemasaran yang digunakan serta menganalisis strategi pemasaran
syariah yang diterapkan di Coffee Shop Cerita Kita.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi
langsung, wawancara semi-terstruktur kepada pemilik dan karyawan Coffee Shop
Cerita Kita, serta dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Jl. Cengkeh,
belakang UIN Antasari Banjarmasin. Data yang dikumpulkan berupa data primer
dan sekunder, kemudian dianalisis melalui teknik pengolahan data (editing,
klasifikasi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan). Untuk menganalisis strategi
pemasaran syariah yang diterapkan, digunakan metode analisis SWOT guna
mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari usaha tersebut.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa Coffee Shop Cerita Kita
menerapkan strategi pemasaran yang adaptif dengan memanfaatkan lokasi strategis
dan fasilitas penunjang seperti WiFi dan ruang rapat, serta promosi kreatif seperti
diskon bulanan dan kegiatan sosial. Dalam kerangka bauran pemasaran (4P), usaha
ini mampu mengelola produk, harga, tempat, dan promosi secara seimbang. Selain
itu, strategi pemasaran syariah juga diterapkan melalui komitmen terhadap
kehalalan produk, keadilan harga, transparansi promosi, serta penggunaan akad
yang sah. Pemasaran dijadikan sarana dakwah yang mengedepankan nilai teistis,
etis, realistis, dan humanistis, sehingga menciptakan hubungan jangka panjang
yang loyal dengan konsumen serta membawa keberkahan dalam bisnis
Kajian Tafsir Tematik Al-Qur'an di Lembaga Pengajian dan Pengkajian Al-Qur'an (LPPQ) di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, isi, dan pendekatan
kajian tafsir tematik yang dilakukan oleh Lembaga Pengajian dan Pengkajian Al-
Qur‟an (LPPQ) UIN Antasari Banjarmasin. Fokus utama kajian ini tertuju pada
lima tema sentral yang disampaikan oleh para pemateri dalam forum pengajian
tafsir mingguan yang rutin diselenggarakan oleh lembaga tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif
dengan jenis studi pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
dokumentasi terhadap video kajian yang diunggah melalui media sosial resmi
milik LPPQ. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif-kritis guna
menggambarkan pola dan karakteristik kajian tafsir tematik yang berkembang di
lingkungan LPPQ.
Hasil penelitian mengungkap bahwa bentuk kajian tafsir tematik yang
dilakukan bersifat sistematis dan komunikatif. Para pemateri mengangkat tema-
tema aktual dan relevan dengan realitas kehidupan masyarakat. Mereka
menggunakan pendekatan tafsir maudhu‟i dengan mengumpulkan ayat-ayat Al-
Qur‟an yang berkaitan dengan satu tema, menganalisisnya melalui pendekatan
linguistik, historis, dan kontekstual, serta merangkumnya menjadi pemahaman
tematik yang utuh dan menyeluruh.
Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan tafsir tematik yang diterapkan
oleh LPPQ memiliki kontribusi besar dalam menjawab persoalan-persoalan
sosial-keagamaan kontemporer. Selain itu, pendekatan ini juga berpotensi menjadi
model pendidikan tafsir yang responsif terhadap tantangan zaman serta efektif
dalam mendekatkan nilai-nilai Al-Qur‟an kepada masyarakat luas secara lebih
aplikatif dan kontekstua
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Materi Persamaan Linier Satu Variabel Kelas VIII SMP Negeri 1 Tamban
Di era perkembangan teknologi yang pesat, keberhasilan siswa dalam
pembelajaran matematika tidak hanya ditentukan oleh penguasaan konsep, tetapi
juga oleh kemampuan berpikir kreatif dan kecerdasan emosional. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana kemampuan berpikir kreatif siswa pada
materi PLSV ; (2) bagaimana kecerdasan emosional siswa pada pembelajaran
matematika; (3) bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa
pada materi PLSV; (4) bagaimana pengaruh kemampuan berpikir kreatif terhadap
kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi PLSV; (5)
bagaimana pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan
masalah matematika siswa pada materi PLSV; dan (6) bagaimana pengaruh
kemampuan berpikir kreatif dan kecerdasan emosional secara simultan terhadap
kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto
serta teknik sampling jenuh, dimana seluruh populasi berjumlah 58 siswa kelas VIII
SMP Negeri 1 Tamban yang dijadikan sampel. Namun, pada saat pengumpulan data
hanya 52 siswa yang hadir sehingga dianalisis sebagai responden. Penelitian ini
menggunakan angket, tes, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data, yang
kemudian dianalisis secara deskriptif dan uji asumsi klasik. Selanjutnya analisis
regresi linier sederhana dan berganda menggunakan SPSS 25 dilakukan untuk
mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kreatif dan kecerdasan emosional
terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi
persamaan linier satu variabel kelas VIII SMP Negeri 1 Tamban.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan berpikir kreatif siswa
pada materi PLSV berada pada kategori sedang; (2) kecerdasan emosional siswa
berada pada kategori sedang; (3) kemampuan pemecahan masalah matematiaka
siswa pada materi PLSV berada pada kategori sedang; (4) kemampuan berpikir
kreatif berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi 37,8%; (5) kecerdasan
emosional berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi 23,5% terhadap
kemampuan pemecahan masalah matematika; (6) kemampuan berpikir kreatif dan
kecerdasan emosional secara simultan memberikan kontribusi 43,7% terhadap
kemampuan pemecahan masalah, dengan pengaruh kemampuan berpikir kreatif
lebih dominan
Evaluasi Pembelajaran Laboratorium Virtual PhET Pada Hasil Belajar Materi Fluida Statis
Penelitian ini dilatarbelakangi karena kegiatan pembelajaran fisika masih
bersifat teoritis, dan jarang dilaksanakan praktik secara langsung atau secara tidak
langsung. Oleh karena itu, tingkat hasil belajar fisika siswa masih pada kategori
rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi aktivitas dan
penilaian pembelajaran laboratorium virtual PhET pada materi fluida statis, dan
untuk mengetahui pembelajaran laboratorium virtual PhET terhadap hasil belajar
pada materi fluida statis. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method,
dengan pendekatan exploratory sequential. Data penelitian ini adalah evaluasi
pembelajaran laboratorium virtual PhET yang terdiri dari evaluasi aktivitas dan
penilaian laporan serta hasil belajar siswa dengan sumber data yang berasal dari
observer dan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Banjarbaru. Data hasil penelitian
dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil
evaluasi aktivitas dan penilaian pembelajaran laboratorium virtual PhET pada
materi fluida statis sudah terlaksana sesuai dengan tahapan yang ada pada indikator,
dengan persentase 86% dengan kategori sangat baik. Adapun hasil belajar peserta
didik setelah mengikuti pembelajaran berada padakategori baik dengan rata-rata
nilai 76%, yang menunjukkan bahwa pembelajaran laboratorium virtual PhET
mampu memberikan peningkatan pemahaman konsep pada peserta didik dan
mencapai ketuntasan belajar pada sebagian besar siswa sesuai dengan kriteria yang
telah ditetapka