IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Peluang dan Tantangan Usaha Pedagang di Kawasan Wisata Religi Makam Habib Basirih
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peluang dan tantangan yang dihadapi
oleh pedagang di kawasan wisata religi Makam Habib Basirih, Kota Banjarmasin.
Kawasan ini dikenal sebagai destinasi ziarah yang ramai dikunjungi masyarakat,
baik lokal maupun luar daerah. Kawasan ini tidak hanya memiliki nilai spiritual
dan historis, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat lokal melalui
kegiatan perdagangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam kepada
lima orang pedagang yang dipilih secara purposive dan sesuai dengan kriteria
yang telah ditentukan. Menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara
dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data menggunakan data Miles dan
Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah peluang usaha,
antara lain peningkatan jumlah pengunjung, potensi lokasi strategis, serta
dukungan kegiatan keagamaan rutin seperti haul dan majelis ta’lim. Namun
demikian, pedagang juga menghadapi berbagai tantangan seperti persaingan
usaha, ketidakstabilan jumlah pengunjung akibat cuaca, infrastruktur yang belum
maksimal. Penelitian ini menyarankan perlunya pembinaan usaha, peningkatan
pemahaman konsep wisata religi syariah, serta dukungan pemerintah dan
Pokdarwis dalam pengembangan kawasan secara berkelanjutan. Dengan
demikian, kawasan Makam Habib Basirih tidak hanya berfungsi sebagai destinasi
spiritual, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat
setempat
Kualitas Pelayan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS Kesehatan pada UPTD. Puskesmas Kecamatan Sungai Tabuk 3 Kabupaten Banjar
Pelayanan kesehatan adalah salah satu hak masyarakat yang penyediaannya wajib diselenggarakan sediri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perseorangan, keluarga, kelompok dan maupun masyarakat. Peneliti ini termasuk dalam penelitian lapangan, sedangkan jenis penelitian ini adalah kualitati. Penelitian ini menggunakan metoden pengumpulan data seperti wawancara, observasi dan dokumentasi agar mendapat data yang valid. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Berdasarkan paparan dan pembahasan maka dapat dirumuskan kesimpulan sebagai berikut, kualitas pelayan terhadap kepuasan pasien BPJS Kesehatan pada UPTD. Puskesmas Sungai Tabuk 3 Kabupaten Banjar sudah dapat dikatakan baik dan tidak ada perbedaan perlakuan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Sungai Tabuk 3 kepada pasien BPJS Kesehatan dalam bentuk apapun kecuali dengan didasarkan oleh aturan Pemerintah dan Lembaga BPJS sendiri.
Nilam Sari. Year. Service Quality on BPJS Patient Satisfaction at the UPTD (Technical Implementation Units) of Sungai Tabuk 3 Sub-district Health Center, Banjar Regency. Thesis, Sharia Insurance Study Program, Faculty of Islamic Economics and Business. Advisor: (I) Dr. Mahmud Yusuf, SHI, MSI. (II) Dr. Ilham Akbar., SH., M, Kn.
Keywords: Quality of Service, BPJS Patient Satisfaction
Health services are a public right, the provision of which must be carried out individually or collectively within an organization to maintain and improve health, prevent and cure disease, and restore the health of individuals, families, groups, and communities. This research is a field study, and the type of research is qualitative. Data collection methods include interviews, observation, and documentation to obtain valid data. The data sources for this study are two: primary and secondary. Based on the presentation and discussion, the following conclusions can be drawn: service quality and BPJS Kesehatan patient satisfaction at the UPTD (Technical Implementation Unit) of Sungai Tabuk 3 Community Health Center, Banjar Regency, can be considered good, and there is no differential treatment by Sungai Tabuk 3 Community Health Center for BPJS patients, except as stipulated by government regulations and the BPJS itself
Kepemimpinan Spritual K.H.Ahmad Anshari (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Qur’an Al Anshari Banjarmasin)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran pemimpin spiritual menjadi sangat
penting dalam Islam. Mereka seringkali memiliki otoritas dan pengaruh yang kuat
dalam komunitas Islam. Kepemimpinan spiritual dapat menciptakan ikatan
emosional yang kuat antara pemimpin dan santri.
Kepemimpinan Spiritual adalah suatu bentuk kepemimpinan yang
mengintegrasikan dimensi keduniawian (secular) dengan dimensi spiritual atau
keilahian (sacred). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi,
menganalisis, dan mengevaluasi model kepemimpinan spiritual yang diterapkan
oleh KH Ahmad Ansari dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan Islam di
Banjarmasin.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan
menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dimulai dari orientasi dan
interview, eksplorasi dan observasi, diakhiri dengan mengumpulkan data.
Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Model kepemimpinan
spiritual KH. Ahmad Anshari merujuk kepada pola kepemimpinan yang diterapkan
oleh Nabi Muhammad SAW yang mampu mengembangkan kepemimpinan yang
paling ideal dan sukses dengan sifat-sifatnya yang utama, yaitu siddiq, amanah,
tabligh, dan fathanah. Kepemimpinan seorang ketua disebuah organisasi sangat
memepngaruhi organisasi yang dipimpinnya. Perkembangan manajemen
Pendidikan di Indonesia saat ini jika menggunakan model kepemimpinan spiritual
KH. Ahmad Ansari tentu akan sangat baik, hal ini didasari bahwa asal dari
manajemen kepemimpinan KH. Ahmad Anshari ini beliau contoh dari Rasulullah
SAW. Kita sebagai umat Islam berkeyakinan bahwa sebaik-baik model dalam hal
apapun adalah dari Rasulullah SA
Inovasi Manajemen Pembiayaan pada Pondok Pesantren Modern di Martapura Kabupaten Banjar: Studi Efisiensi dan Keberlanjutan Finansial
Pondok pesantren modern di Martapura Kabupaten Banjar menghadapi
tantangan besar dalam pengelolaan pembiayaan yang efisien dan berkelanjutan.
Sebagai lembaga pendidikan islam yang mengintegrasikan ilmu agama dan umum,
pesantren dituntut untuk memiliki manajemen keuangan yang akuntabel,
transparan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini berfokus pada
inovasi manajemen pembiayaan sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi
penggunaan dana sekaligus menjamin keberlanjutan finansial pesantren.
Secara teoritis, inovasi manajemen pembiayaan didukung oleh prinsip
efisiensi operasional, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Teori manajemen keuangan
dan inovasi teknologi dalam pendidikan menekankan pentingnya penggunaan
sistem digital dalam pencatatan, pelaporan, serta transparansi dana. Penerapan
teknologi informasi dipandang mampu memperbaiki kualitas tata kelola keuangan
pesantren, meminimalisasi kesalahan manual, meningkatkan kepercayaan donatur,
serta memperkuat stabilitas lembaga pendidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi multi
kasus pada Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri dan Pondok Pesantren An-Najah
Putri di Martapura. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur,
observasi langsung, dan dokumentasi laporan keuangan. Teknik analisis dilakukan
secara tematik untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pengelolaan
pembiayaan, sekaligus memahami faktor pendukung dan penghambat dalam
penerapan inovasi keuangan berbasis teknologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Darul Hijrah Putri telah menerapkan
RAPB, sistem akuntansi, aplikasi SIMPDH, dan audit eksternal sehingga lebih
transparan dan akuntabel, sedangkan An-Najah Putri masih mengandalkan
pencatatan manual dan smart system terbatas. Sumber dana utama keduanya berasal
dari SPP, usaha internal, dan sumbangan wali santri, namun strategi keberlanjutan
Darul Hijrah lebih variatif dibanding An-Najah. Temuan ini menegaskan
pentingnya inovasi teknologi dan peningkatan SDM dalam mendukung
pengelolaan keuangan pesantren yang efisien dan berkelanjuta
The Practice of Daily Vocabulary Repetition In English Speaking Skills at an Islamic Boarding School = Praktek Pengulangan Kosakata Harian dalam Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris di Pondok Pesantren
This study investigates the practice of daily vocabulary repetition and its
influence on the speaking skills of eighth-grade students from classes 8A and 8B at
Darul Hijrah Islamic Boarding School for Female. The research employed a
qualitative case study design to gain an in-depth understanding of the phenomenon
within its real-life context. The participants consisted of nine female students from
Grade 8 (three students from class 8A and six students from class 8B) and one
English teacher. Data were collected through observations, interviews, and
documentation. The findings reveal that daily vocabulary repetition is implemented
systematically through morning and evening sessions led by the OSDA Language
Section. During these sessions, students repeat newly introduced vocabulary,
practice using the words in sentences, and apply them in daily communication. The
results indicate that daily vocabulary repetition contributes positively to students’
speaking development, particularly in terms of fluency, pronunciation, and
confidence. Students are able to recall vocabulary more quickly, construct
sentences more accurately, and speak more naturally in both formal and informal
settings. In addition, the routine enhances students’ motivation and discipline in
learning English. Overall, the findings demonstrate that daily vocabulary repetition
is an effective and sustainable strategy for improving students’ speaking
proficiency while creating a supportive English learning environment
Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Self-esteem Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Hidayatul Qur’an Boarding School Banjarbaru
Self-esteem peserta didik merupakan aspek penting dalam perkembangan
psikologis yang mempengaruhi motivasi belajar, kemampuan beradaptasi, dan
kualitas interaksi sosial di sekolah. Pada lingkungan boarding school, peserta didik
hidup dalam interaksi intensif selama 24 jam, sehingga lingkungan sosial menjadi
faktor yang sangat menentukan dalam pembentukan self-esteem. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan sosial terhadap
self-esteem peserta didik di SMP Islam Terpadu Hidayatul Qur’an Boarding School
Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner online
menggunakan Google Form kepada 73 peserta didik yang dipilih menggunakan
teknik proportional random sampling dari total populasi 126 siswa. Analisis data
dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS versi
25 untuk menguji pengaruh variabel lingkungan sosial terhadap Self-esteem.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial peserta didik berada
pada taraf yang kurang optimal. Uji regresi menunjukkan bahwa lingkungan sosial
berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-esteem, dengan nilai thitung >
ttabel, dan Sig. < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 0,326 menunjukkan bahwa
lingkungan sosial menjelaskan 32,6% variansi self-esteem peserta didik. Dengan
demikian, lingkungan sosial yang positif, suportif, dan harmonis terbukti mampu
meningkatkan self-esteem peserta didik secara signifikan dalam konteks sekolah
berasrama
Efektivitas Penggunaan Kartu Berpasangan (Make A Match) dalam Pembelajaran Mufrodat Bahasa Arab pada Siswa–Siswa Madrasah Tsanawiyah Raudhatusshibyan Sungai Rangas
Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa dari bahasa – bahasa asing. Salah satu lembaga
pendidikan yang mata pelajarannya meliputi bahasa Arab adalah Madrasah Tsanawiyah. Permasalahan
yang biasa dihadapi siswa pada saat ini adalah kesulitan dalam memahami konsep materi pada bagian
mufrodat dan memahami isi teks bahasa arab di dalam buku dan kurangnya semangat dalam pembelajaran .
Peneliti menggunakan metode Make A Match yang mana metode ini merupakan metode yang berbentuk
kartu dengan cara mencari pasangan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagainana pelaksanaan
penggunaan metode Make A Match dalam pembelajaran mufrodat bahasa Arab pada siswa – siswa di Mts
Raudhatusshibyan Sungai Rangas? Apakah penggunaan metode Make A Match efektif dalam pembelajaran
mufrodat bahasa Arab untuk siswa – siswa di MTs Raudhatusshibyan Sungai Rangas ? Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penggunaan metode Make A Match dalam pembelajarn
mufrodat bahasa Arab pada siswa – siswa Mts Raudhatusshibyan Sungai Rangas dan untuk mengetahui
apakah penggunaan metode Make A Match efektif dalam pembelajaran mufrodat bahasa Arab untuk siswa - siswa di MTs Raudhatusshibyan Sungai Rangas. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan
pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi exsperiment.
Hasil penelitian penggunaan metode Make A Match dalam pembelajaran mufrodat bahasa Arab untuk siswa - siswa MTs Raudhatusshibyan dinyatakan efektif. Hal ini berdasarkan dengan peningkatan nilai rata – rata
di kelas eksperiment yaitu 81,00 yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 58,57. Pada saat posttest dan
nilai sig dari uji U adalah 0,007 yaitu lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak
Studi Komitmen Implementasi Ajaran Sholat terhadap Mahasiswa Alumni Pesantren dan Non-Pesantren di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap
implementasi ajaran sholat di lingkungan kampus masih menunjukkan variasi pada
komitmen beberapa mahasiswa terkhususnya mahasiswa di Fakultas Tarbiyah dan
Keguruan. Berdasarkan wawancara awal, perbedaan ini nampaknya bukan hanya
dipengaruhi oleh kesibukan akademik, namun juga oleh latar belakang pendidikan
keagamaan mahasiswa. Sebagian mahasiswa alumni pesantren menunjukkan
kedisiplinan tinggi dalam melaksanakan sholat, sementara sebagian lainnya justru
cenderung menunda. Demikian pula, terdapat mahasiswa non-pesantren yang
memiliki komitmen tinggi dalam beribadah, sementara yang lain bersikap lebih
santai.
Hal ini menjadi menarik untuk diteliti lebih lanjut mengenai studi komitmen
mahasiswa alumni pesantren dan non-pesantren dalam mengimplementasikan
ajaran sholat pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin.
Studi komitmen tersebut meliputi aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek
psikomotorik. Dengan tujuan untuk mengetahui komitmen mahasiswa alumni
pesantren dan non-pesantren dalam mengimplementasikan ajaran sholat pada
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. Studi komitmen
tersebut meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif. Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah mahasiswa alumni
pesantren dan non-pesantren di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari
Banjarmasin. Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Teknik pengelolaan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu koleksi
data, editing data, dan klasifikasi data. Adapun analisis datanya melalui tahapan
reduksi data, pemyajian data, dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek afektif menjadi pilar
komitmen tertinggi pada level karakterisasi nilai (A5). Sholat telah menjadi
kebutuhan emosional yang kuat bagi semua subjek. Aspek kognitif terbukti rentan
dan mudah lupa tanpa pemeliharaan pribadi. Sementara itu, Aspek psikomotorik
meskipun konsistensi sholat wajib 5 waktu terjaga, kualitas teknis sholat alumni
non-pesantren ditemukan lebih unggul dan stabil dibandingkan alumni pesantren yang mengalami penurunan kualitas dari bacaannya. Komitmen sholat di kampus
sangat ditentukan oleh kemauan personal/pribadi yang mengalahkan perbedaan
latar belakang (alumni pesantren/non-pesantren). Jadi, hal ini membuktikan bahwa
latar belakang pendidikan (alumni pesantren dan non-pesantren) bukan penentu
utama komitmen ibadah sholat mahasiswa di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN
Antasari Banjarmasin
Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Melalui Otomasi Perpustakaan Berbasis Senayan Library Management System (Slims) Di SMPN 23 Banjarmasin
Pengelolaan perpustakaan sekolah secara manual yang menjadi hambatan
utama dalam menciptakan layanan yang efektif dan efisien, sehingga berdampak pada
menurunnya kualitas pelayanan dan kepuasan pemustaka. Oleh karena itu,
implementasi sistem otomasi perpustakaan berbasis Senayan Library Management
System (SLiMS) diuji sebagai solusi modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana bentuk pengelolaan perpustakaan sekolah dalam
mengimplementasikan otomasi perpustakaan berbasis SLiMS di SMPN 23
Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif
kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap kepala
perpustakaan dan pustakawan, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SLiMS di SMPN 23
Banjarmasin telah berhasil difungsikan sebagai sistem pengelolaan yang efisien,
terstruktur, dan akuntabel, sejalan dengan tujuan teoritis otomasi yaitu peningkatan
efisiensi dan akurasi pelaporan. Keberhasilan pengelolaan ini didukung oleh
penguasaan pustakawan terhadap empat menu utama SLiMS: Bibliografi (pengolahan
koleksi),
Keanggotaan
(manajemen pengguna), Sirkulasi (inti layanan
peminjaman/pengembalian), dan Pelaporan (analisis efektivitas). Pustakawan
memanfaatkan sifat sistem SLiMS yang open source dan user-friendly untuk
mengalihkan fokus dari kesulitan teknis ke optimalisasi layanan bagi pengguna.
Dengan demikian, SLiMS terbukti mampu mengatasi inefisiensi sistem manual dan
meningkatkan kualitas layanan temu kembali informas
Implmentasi SliMS 9 Bulian Pada Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
Perpustakaan sebagai institusi atau tempat yang mengumpulkan,
mengelola, dan menyediakan koleksi bahan pustaka. Perpustakaan STIKES Borneo
Cendekia Medika Pangkalan Bun dalam Implementasi SliMS 9 Bulian sebagai
salah satu upaya meningkatkan kualitas layanan dengan memperbarui versi SliMS
dengan yang mutakhir. Penelitian ini bertempat di Perpustakaan STIKES Borneo
Cendekia Medika Pangkalan Bun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi SliMS Bulian di
Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun dan kendala yang
dihadapi pada implenteasi SliMS 9 Bulian di Perpustakaan STIKES Borneo
Cendekia Medika Pangkalan Bun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini ialah pustakawan, dan
mahasiswa, dan juga Objek penelitian ini implementasi SliMS 9 Bulian pada
Perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini yaitu, pustakawan,
pemustaka. Analisis data dengan melalui tahapan yaitu reduksi data, penyajian data,
dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi
SLiMS 9 di perpustakaan STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun
implementasi SLiMS tersebut antara lain, instalasi SliMS 9 Bulian di Perpustakaan
STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun, Pelatihan pustakawann untuk
penggunaann SliMS 9 Bulian, Pemanfaatan SliMS 9 Bulian sebagai automasi
pelayanan perpusakaan STIKES Borneo Cendekia Pangkalan Bun. Dan juga
kendala yang dihadapi ketika implementasi SliMS 9 Bulian di Perpustakaan
STIKES Borneo Cendekia Medika Pangkalan Bun antara lain, Aspek teknis dalam
penginstalan SliMS 9 Bulian, Kesiapan Pustakawan, dan Migrasi data dan
Penginputan Koleks