IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pengaruh Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Terhadap Kepuasan Keuangan dengan Perilaku Keuangan sebagai Variabel Intervening pada Generasi Z di Kecamatan Pelaihari

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil survei literasi dan inklusi keuangan Kalimantan Selatan Tahun 2022 yang mana indeks literasi sebesar 42,08% dan indeks inklusi sebesar 81,56% dimana indeks ini masih di bawah indeks rata-rata nasional. Kepuasan keuangan penting untuk diteliti karena tingkat kepuasan keuangan yang dirasakan seseorang akan mempengaruhi tingkat kepuasan hidupnya dan perilaku keuangan sebagai variabel intervening penghubung antara literasi dan inklusi keuangan terhahap kepuasan keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kepuasan keuangan dengan perilaku keuangan sebagai variabel intervening pada generasi Z di Kecamatan Pelaihari. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan. Sampel penelitian yang digunakan sejumlah 97 orang dengan menggunakan bantuan teknik analisis data smartPLS 4.0 Hasil penelitian membuktikan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap kepuasan keuangan, inklusi keuangan berpengaruh negatif terhadap kepuasan keuangan, literasi keuangan berpengaruh negatif terhadap perilaku keuangan, inklusi keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku keuangan, perilaku keuangan berpengaruh positif terhadap kepuasan keuangan, perilaku keuangan tidak dapat memediasi literasi keuangan terhadap kepuasan keuangan dan perilaku keuangan dapat memediasi inklusi keuangan terhadap kepuasan keuangan

    Optimalisasi Media Digital dan Teknologi dalam Meningkatkan Daya Tarik Majelis Taklim Nurussalam Desa Tinggiran Darat

    Get PDF
    Optimalisasi dalam penelitian ini didefinisikan sebagai suatu proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan secara sistematis oleh Majelis Taklim Nurussalam melalui NRSM Media untuk menggunakan media digital dan teknologi secara maksimal guna meningkatkan daya tarik, jangkauan, serta efektivitas penyampaian pesan dakwah. Penelitian ini difokuskan bagaimana optimalisasi media digital dan teknologi dalam meningkatkan daya tarik Majelis Taklim Nurussalam dan apa saja faktor pendukung dan penghambat optimalisasi media digital dan teknologi dalam meningkatkan daya tarik Majelis Taklim Nurussalam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik penelitian lapangan dan pendekatan deskriptif untuk mengkaji optimalisasi media digital dan tekonolgi dalam meningkatkan daya tarik Majelis Taklim Nurussalam. Subjek penelitian ini merupakan pimpinan Majelis Taklim Nurussalam dan tim media Majelis Taklim Nurussalam. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sementara itu, proses analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan akhir. Berdasarkan hasil dari penelitian optimalisasi meda’i digital dan teknologi dalam meningkatkan daya tarik Majelis Taklim Nurussalam menunjukkan bahwa penggunaan platform digital seperti YouTube, Instagram, dan Facebook telah memberikan dampak signifikan terhadap perluasan jangkauan dakwah. Konten visual yang menarik, teknik penyiaran yang modern, serta interaksi langsung melalui kolom komentar menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah, baik dari kalangan muda maupun tua. Selain itu, strategi distribusi konten dan manajemen teknis live streaming menjadi keberhasilan dalam menghadirkan dakwah yang adaptif dan inklusif. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas saat kegiatan lapangan berlangsung serta rendahnya literasi digital sebagian masyarakat. Kendala-kendala tersebut diatasi melalui pelatihan internal tim media, penguatan komunikasi visual, dan edukasi literasi digital kepada jemaah. Dengan demikian, optimalisasi media digital dan teknologi bukan hanya meningkatkan efektivitas dakwah, tetapi juga memperkuat keterikatan emosional jemaah terhadap majelis taklim

    Persepsi Hakim Pengadilan Agama Martapura untuk Prosedur Istbat Nikah dalam Perkawinan Poligami Siri

    Get PDF
    Fenomena perkawinan yang tidak memiliki kekuatan hukum—terutama dalam bentuk perkawinan poligami secara siri—masih sering ditemukan dalam masyarakat. Poligami siri mengacu pada praktik poligami yang dilakukan tanpa mengikuti prosedur hukum yang sah, termasuk tanpa adanya izin dari istri pertama dan tanpa pencatatan resmi di Kantor Urusan Agama. Praktik ini menimbulkan berbagai persoalan hukum, terutama ketika dari hasil perkawinan tersebut lahir anak yang hak-haknya perlu dilindungi secara hukum, seperti hak waris dan pencatatan asal-usul. Dalam praktiknya, pasangan yang melakukan poligami siri kerap mengajukan permohonan isbat nikah ke Pengadilan Agama, dengan harapan perkawinan mereka diakui secara hukum sehingga anak yang lahir dari hubungan tersebut dapat tercatat sebagai anak sah menurut hukum positif. Namun, permohonan isbat nikah terhadap perkawinan poligami siri tidak serta merta dapat diterima, karena bertentangan dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 2 Tahun 2018 dan Buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi hakim Pengadilan Agama Martapura terhadap prosedur isbat nikah dalam kasus perkawinan poligami siri dan mengetahui dasar hukum dan pertimbangan yang melandasi persepsi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi hakim terhadap permohonan isbat nikah dalam konteks poligami siri cenderung berbeda-beda. Ada hakim yang mempertimbangkan untuk menerima permohonan tersebut dengan alasan kemaslahatan anak dan perlindungan terhadap hak-hak keluarga. Namun, secara umum, permohonan isbat nikah terhadap poligami siri tidak dapat diterima, mengingat peraturan Mahkamah Agung secara tegas tidak mengakomodasi legalisasi poligami yang tidak sah secara hukum. Putusan hakim sepenuhnya merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan ketentuan Mahkamah Agung. Namun, dalam beberapa kasus, jika perkawinan tersebut dilaksanakan sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, maka masih dimungkinkan untuk dipertimbangkan isbat nikahnya, mengingat pada waktu itu belum ada kewajiban pencatatan perkawinan

    Pengabaian Kewajiban Suami Dalam Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif (Studi Kasus Di Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang pengabaian kewajiban suami dalam rumah tangga dari perspektif hukum Islam dan hukum positif. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk bentuk-bentuk pengabaian yang dilakukan oleh suami, alasan dibalik pengabaian tersebut serta dampaknya terhadap kehidupan rumah tangga dan menganalisis bagaiamana perspektif hukum Islam dan hukum positif terhadap persoalan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris pendekatan kualitatif dan metode studi kasus di Kecamatan Tamban. Data yang diperoleh melalui wawancara dengan istri yang menjadi korban dan suami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengabaian suami umumnya terjadi dalam bentuk tidak memberikan nafkah, tidak memperhatikan kondisi istri yang sakit, hingga tidak melaksanakan fungsi sosial dalam rumah tangga. Alasan pengabaian bervariasi, mulai dari faktor ekonomi,menganggap nafkah materiil saja cukup, tidak bisa merawat istri, hingga adanya pihak ketiga. Dalam Al-Qur’an surah an-Nisa/4:34 menjelaskan bahwa suami adalah pemimpin dalam rumah tangga yang bertanggung jawab atas istri, baik dalam hal nafkah maupun dalam membimbing dan melindungi istri. Dalam pandangan hukum Islam suami yang mengabaikan kewajiban dapat dianggap tidak memenuhi akad nikah dan dapat dikenakan konsekuensi hukum seperti fasakh. Sementara dalam hukum positif istri yang dirugikan berhak mengajukan gugatan. Penelitian ini menyimpulkan perlunya peran aktif dari lembaga terkait untuk melindungi hak-hak istri yang terabaikan dalam rumah tangg

    Keabsahan Hukum dalam Perubahan Gender menurut Hukum Positif dan Hukum Islam

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang keabsahan hukum dalam perubahan gender menurut perspektif hukum positif Indonesia dan hukum Islam. Dalam hukum positif Indonesia, perubahan gender diakomodasi melalui mekanisme hukum tertentu, seperti putusan pengadilan negeri berdasarkan permohonan individu dengan dilengkapi bukti medis dan psikologis. Namun demikian, hingga saat ini belum ada regulasi khusus yang secara eksplisit mengatur prosedur perubahan gender, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum. Sebaliknya, dalam hukum Islam, perubahan gender secara umum dilarang karena dianggap mengubah ciptaan Allah, kecuali dalam kondisi darurat medis seperti kasus khuntsa musykil (interseks), di mana penyempurnaan alat kelamin diperbolehkan berdasarkan prinsip darurat (ḍarūrah) dan maslahat (kemaslahatan). Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode komparatif untuk menganalisis perbedaan pengertian, dasar hukum, serta ketentuan perubahan gender dalam dua sistem hukum tersebut. Penelitian dilakukan dengan mengambil bahan hukum perundang-undangan, Al Quran hadist, fatwa MUI,pendapat ulama kontemporer. Teknik pengumpulan bahan hukum melalui teknik studi kepustakaan. Analisis bahan hukum dilakukan dengan menarik kesimpulan dengan pendekatan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif berorientasi pada perlindungan hak asasi dan pengakuan identitas hukum individu, sedangkan hukum Islam lebih menekankan pada penjagaan fitrah dan kaidah syar'i. Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi khusus dalam hukum nasional yang mengatur secara rinci prosedur perubahan gender untuk menjamin kepastian hukum sekaligus menghormati nilai nilai agama dan moral di masyarakat

    Pengaruh BI Rate, Inflasi dan Imbal hasil terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan 2018-2023

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakang oleh rendahnya perkembangan sektor keuangan syariah, khususnya di bidang investasi reksadana syariah. meskipun reksadana syariah menawarkan banyak keunggulan, terutama bagi pemula yang ingin berinvestasi serta kemudahan akses melalui promosi digital yang semakin masif, pertumbuhannya masih cenderung lambat. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi produk reksadana syariah yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan kenyataan dilapangan. Dengan memaksimal pemanfaatan produk reksadana syariah, diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dalam bidang ekonomi, dengan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi dari 8 perusahaan manajer investasi yang mengelola saham syariah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel, yang meliputi beberapa tahap yaitu uji panel, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan E-views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel BI Rate dan inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Aktiva Bersih reksadana saham syariah, sedangkan variabel imbal hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap NAB Reksadana saham syaria

    Pengaruh pengetahuan dan kepercayaan nasabah terhadap keputusan menabung di bank BSI KCP kotabaru. Skripsi, Program Studi Perbankan Syariah

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemunculan Bank Syariah Indonesia (BSI) khususnya di wilayah Kotabaru yang bertujuan memberikan pelayanan perbankan yang sesuai dengan prinsip islam. Namun, masih ditemukan nasabah yang masih ragu menjadikan Bank BSI sebagai pilihan utama untuk menabung. Tujuan dari penelitian ini apakah pengetahuan dan kepercayaan nasabah benar benar berpengaruh terhadap keputusan nasabah untuk menabung di Bank BSI KCP Kotabaru. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dengan melibatkan 95 responden yang merupakan nasabah di Bank BSI KCP Kotabaru. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dan kepercayaan nasabah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan menabung, baik secara simultan maupun parsial. Dengan nilai signifikansi diatas 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,004 yang berarti hanya 0,4% keputusan menabung di pengaruhi oleh kedua variabel tersebut. Hal ini menunjukkan, keputusan menabung nasabah Bank BSI KCP Kotabaru lebih di pengaruhi oleh faktor lain diluar pengetahuan dan kepercayaan

    Analisis Preferensi Tenaga Pembuat Jukung Terhadap Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya tenaga pembuat jukung yang mempunyai kartu BPJS Ketenagakerjaan di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala. Hal ini membuat peneliti ketertarikan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana preferensi tenaga pembuat jukung terhadap program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan walaupun risiko bekerja pembuat jukung sangat lah tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaaan pada tenaga pembuat jukung di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala, serta mengetahui program ini mampu memberikan perlindungan yang memadai terhadap risiko dan tantangan yang dihadapi oleh tenaga pembuat jukung di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah tenaga pembuat jukung di Desa Pulau Sewangi, sedangkan objek pada penelitian ini adalah preferensi mereka terhadap program BPJS Ketenagakerjaan. Data diperoleh dengan metode wawancara dan dokumentasi, dilakukan dengan teknik pengolahan data, dianalisis menggunakan langkah kualitatif yang mengacu kepada landasan teori. Hasil penelitian ini adalah preferensi tenaga pembuat jukung terhadap program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala, preferensi mereka tingkat pengetahuan yang masih rendah, mayoritas tenaga kerja belum sepenuhnya memahami manfaat dan fungsi terhadap program BPJS Ketenagakrjaan, termasuk jenis perlindungan yang diberikan, keterbatasan ekonomi membuat sebagian besar tenaga pembuat jukung enggan untuk mengalokasikan dana iuran BPJ

    Analisis Program Dan Pendayagunaan Zis Dalam Penyaluran Dana Di Lazismu Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan tengah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program serta pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dalam penyaluran dana oleh LAZISMU Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih tingginya angka kemiskinan serta belum optimalnya pemanfaatan ZIS untuk pemberdayaan masyarakat. ZIS memiliki potensi besar dalam mengurangi ketimpangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan, namun sering kali pengelolaannya masih tradisional dan belum tepat sasaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZISMU Pulang Pisau telah menjalankan berbagai program pendayagunaan ZIS, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi melalui UMKM. Namun, terdapat hambatan dalam hal pendataan mustahik yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta keterbatasan cakupan wilayah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perbaikan sistem pendataan dan penguatan kapasitas lembaga agar penyaluran ZIS lebih tepat sasaran dan berkelanjuta

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Work Engagement Tenaga Kependidikan pada Madrasah Aliyah se-Kabupaten Tapin

    Get PDF
    Pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Madrasah membutuhkan kepemimpinan efektif untuk mendorong work engagement tenaga kependidikan, yang dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja. Studi awal di Madrasah Aliyah se Kabupaten Tapin menunjukkan variasi work engagement, sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Gaya kepemimpinan mencerminkan pola interaksi pemimpin dengan bawahannya, sedangkan komitmen menunjukkan loyalitas terhadap organisasi. Kepuasan kerja berkaitan dengan kondisi emosional pegawai, dan work engagement mengacu pada keterlibatan penuh dalam pekerjaan secara fisik, kognitif, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terhadap work engagement tenaga kependidikan pada Madrasah Aliyah se-Kabupaten Tapin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan desain pengaruh tiga variabel independen terhadap satu variabel dependen. Populasi sebanyak 50 tenaga kependidikan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Tapin dijadikan sampel penuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji F, dan uji t dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen yang digunakan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas, dengan nilai korelasi Pearson > 0,361 dan Cronbach's Alpha > 0,7. Uji asumsi klasik juga terpenuhi: data berdistribusi normal (Sig. = 0,200), tidak terdapat multikolinearitas (Tolerance > 0,1; VIF < 10), dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Berdasarkan uji regresi linier berganda, diketahui bahwa secara simultan gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap work engagement (R² = 0,667; F = 30,662; Sig. = 0,000). Namun secara parsial, hanya komitmen organisasi yang berpengaruh signifikan (t = 5,510; Sig. = 0,000), sementara gaya kepemimpinan (Sig. = 0,718) dan kepuasan kerja (Sig. = 0,095) tidak berpengaruh signifika

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇