IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Dampak Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa di Madrasah Ibtidayah Negeri 9 Banjar Kelas V dalam Mata Pelajaran Matematika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata
pelajaran Matematika di kelas V MIN 9 Banjar. Berdasarkan wawancara dengan
wali kelas sekaligus guru matematika di kelas tersebut, diketahui bahwa sebagian
besar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Hal ini
menunjukkan perlunya upaya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang
memengaruhi pencapaian hasil belajar tersebut. Salah satu faktor yang diduga
adalah gaya belajar siswa, yaitu cara individu dalam menerima, mengolah, dan
mengingat informasi. Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda, seperti
visual, auditori, dan kinestetik, yang dapat mempengaruhi tingkat pemahaman dan
penguasaan materi, terutama dalam pelajaran yang menuntut kemampuan berpikir
logis dan abstrak seperti matematika.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi gaya belajar terhadap
hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Matematika di MIN 9 Banjar.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif non-eksperimen
berdasarkan variabel yang diteliti, masalah yang dirumuskan, dan hipotesis yang
diajukan. Penelitian ini dilakukan dengan desain ex post facto. Tidak ada kontrol
langsung terhadap variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini, karena
peristiwa telah terjadi atau sudah terjadinya gaya belajar di kelas tersebut. Sampel
dalam penelitian ini yaitu kelas VA yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan
data melalui angket dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan
uji korelasi pearson.
Hasil penelitian menunjukan adanya korelasi gaya belajar terhadap hasil
belajar peserta didik di kelas VA pada mata pelajaran matematika di MIN 9 Banjar.
Hal ini ditunjukkan hasil koefisien korelasi sebesar 0,685 dan nilai sig 0,000 < 0,05,
artinya terdapat korelasi yang positif dan kuat antara variabel gaya belajar dan
variabel hasil belajar
Penerapan Akad Mukhabarah di Desa Malintang Lama Gambut Kabupaten Banjar dalam perspektif Ekonomi Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik penerapan akad mukhabarah dalam kegiatan pertanian di Desa Malintang Lama, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif, dengan menggali data melalui wawancara langsung kepada pemilik dan penggarap lahan sebagai sumber data primer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan akad mukhabarah di lokasi penelitian umumnya dilakukan secara lisan tanpa dokumen tertulis, tetapi didasarkan pada asas kepercayaan dan hubungan kekeluargaan. Sistem pembagian hasil panen disepakati bersama sejak awal, dengan proporsi yang bervariasi seperti 20:80 atau 35:45:20 (pemilik:penggarap:tanam kembali). Meskipun berjalan secara harmonis, ditemukan beberapa aspek yang belum sepenuhnya sejalan dengan ketentuan syariah, seperti tidak adanya kejelasan waktu akad dan ketiadaan catatan tertulis. Dalam tinjauan ekonomi Islam, praktik kerja sama pertanian melalui akad mukhabarah seharusnya menjunjung tinggi prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan. Oleh sebab itu, diperlukan pemahaman yang lebih baik serta pendampingan hukum agar kerja sama ini dapat diterapkan secara optimal dan sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat, akademisi, serta pihak berwenang dalam pengembangan sistem pertanian berbasis syariah yang berkelanjutan
Resepsi Ayat Al-Qur’an dalam Penulisan Quotes Harian di Media Sosial Arafa Hijab
Penelitian ini yang dilatarbelakangi oleh fenomena dakwah digital yang
mengalami perkembangan seiring meningkatnya teknologi penggunaan media
sosial, termasuk dalam penulisan ayat Al-Qur’an sebagai quotes harian oleh
komunitas bisnis muslimat, yakni Arafa Hijab. Melalui quotes harian tersebut Arafa
Hijab memiliki keunikan dengan melakukan strategi promosi produk dan
menyampaikan nilai-nilai Islam yang disebarkan setiap pagi hari secara konsisten
dari hari Senin hingga Jumat melalui platform media sosial seperti aplikasi
WhatsApp, Instagram, dan Telegram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
bagaimana resepsi ayat Al-Qur’an dalam penulisan quotes harian Arafa Hijab,
mulai dari bagaimana penulis quotes memahami dan menafsirkan ayat Al-Qur’an
dalam proses penulisan quotes, bagaimana respons estetis pembaca terhadap
penyajian quotes, serta bagaimana fungsi dari quotes harian tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research). Data-data yang dikumpulkan melalui hasil studi
dokumentasi 145 konten quotes yang dipublikasikan oleh Arafa Hijab dari bulan
Oktober 2024 hingga bulan Maret 2025 dan hasil wawancara kepada delapan
informan, yang terdiri dari tiga penulis quotes dan lima pembaca quotes. Teori yang
digunakan dalam penelitian ini, yakni teori resepsi dari Ahmad Rafiq yang
membagi menjadi tiga kategori: resepsi eksegesis, resepsi estetis, dan resepsi
fungsional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulis quotes harian Arafa Hijab
melakukan resepsi eksegesis secara kontekstual, yakni dengan menyesuaikan tema
yang telah ditentukan serta menggunakan terjemahan-terjemahan ayat Al-Qur’an
yang didapat dari situs resmi, dan tidak merujuk pada tafsir-tafsir tertentu. Resepsi
estetis terlihat dari respons-respons positif pembaca yang menyukai perpaduan
antara desain visual dengan penyampaian gaya bahasa yang sederhana dan mudah
untuk dipahami. Adapun resepsi fungsional terlihat dari manfaat spiritual pembaca,
seperti meningkatkan rasa syukur, bersemangat dalam menjalani hidup, hingga
dorongan untuk menjadi lebih baik atau berhijrah. Quotes tersebut juga berfungsi
sebagai reminder atau pengingat (media dakwah) dan juga sebagai bentuk branding
produk muslimat dari Arafa Hija
Analisis Tingkat Literasi Digital dan Fatwa DSN MUI No.110/DSN-MUI/IX/2017 Pemahaman Masyarakat Terhadap Lelang Online di Kalimantan Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pengguna internet
serta perkembangan teknologi yang pesat, termasuk dalam aktivitas jual beli online
seperti lelang digital. Lelang online kian populer sebagai bentuk transaksi digital,
namun tidak semua masyarakat memahami tata cara pelaksanaannya dan hukum
yang mengatur, khususnya dalam perspektif syariah.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pemahaman literasi digital
masyarakat Kalimantan Selatan terhadap pelaksanaan lelang online serta
pemahaman mereka terhadap Fatwa DSN-MUI No.110/DSN-MUI/IX/2017.
Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak
100 responden dipilih secara acak menggunakan rumus Slovin dari berbagai latar
belakang. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert dan dianalisis
menggunakan rumus mean.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kalimantan
Selatan memiliki tingkat literasi digital yang tinggi, terutama dalam hal mengakses
serta memverifikasi informasi. Sementara itu, pemahaman mereka terhadap fatwa
DSN-MUI tergolong baik meskipun masih membutuhkan peningkatan dalam hal
implementasi nilai-nilai syariah dalam praktik lelang online
Hukum Jual Beli Kotoran Hewan Menurut Ulama Nahdlatul Ulama dan Ulama Muhammadiyah Kota Banjarmasin
Penelitian ini membahas tentang hukum jual beli kotoran hewan menurut ulama nahdlatul ulama dan ulama muhammadiyah kota Banjarmasin. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak masyarakat yang melakukan jual beli kotoran hewan tanpa mengetahui dasar hukumnya. Akibatnya banyak orang yang masih belum mengetahui bagaimana hukum jual beli kotoran hewan yang lebih spesifi dari pandangan dua organisasi islam Indonesia.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan komparatif. Penelitian ini dilaksanakan di kota Banjarmasin dengan informan dari ulama dan anggota dua organisasi yaitu Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah setempat. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada informan serta dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini ialah informan dan dokumen. Analisis data penelitian ini dilakukan dari pengumpulan data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini dikaji dalam dua perspektif, yaitu dua organisasi besar yang ada di Indonesia Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah yang mana pendapat dari Nahdaltul Ulama terbagi menjadi dua memperbolehkan dengan catatan kotoran hewan yang diperjualbelikan itu dari hewan ternak yang halal dimakan dan akan menjadi haram jika dari hewan yang haram dimakan. Serta dalam jual beli Nahdlatul ulama mereka lebih mengutamakan membeli jasa atau perpindahan tangan dari peternak ke pembeli. Pendapat dari Muhammadiyah memperbolehkan jual beli kotoran hewan jika ada manfaatnya yang dimana seperti kotoran hewan yang bisa dijadikan sebagai pupuk kompos maka jual belinya diperbolehkan, akan tetapi akan menjadi haram jika yang diperjualbelikan itu tidak ada manfaatnya seperti kotoran dari babi yang masuk kedalam kategori najis yang berat
Problematik Di balik Dispensasi Kawin: Telaah Kritis Prosedur Dispensasi Kawin di Kotabaru
Penelitian ini dilatarbelakangi dari laporan angka perkara Dispensasi Kawin pada
Pengadilan Agama Kotabaru dengan rentang tahun 2022, 2023, dan 2024. Jumlah
perkara yang semakin menurun dan mencapai puncaknya pada tahun 2024
berjumlah 1 perkara. Namun realitasnya angka pernikahan anak di bawah umur
masih sering terjadi tidak berbanding lurus dengan angka perkara dispensasi kawin
di Kotabaru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rangkaian prosedur permohonan
dispensasi kawin yang dijalani para pihak pemohon, dipadukan dengan kendala
yang dihadapi para pemohon serta tanggapan masyarakat tentang prosedur
permohonan Dispensasi Kawin.
Jenis penelitian ini bersifat penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif
kualitatif yang menggambarkan kenyataan di lapangan terkait dengan pelaksanaan
prosedur Dispensasi Kawin. Bahan hukum utama yang berasal dari hasil
wawancara dan dokumentasi dari pihak-pihak yang berkaitan dengan objek yang
diteliti mengenai standar operasional (SOP) Dispensasi Kawin, kepaniteraan, para
pihak yang berperkara, dan PUSPAGA Bamega tentang permasalahan Dispensasi
Kawin, sedangkan bahan hukum sekunder diperoleh dari peraturan-peraturan
hukum dan literatur-literatur yang berkaitan dengan Dispensasi Kawin.
Hasil Penelitian ini adalah rekomendasi Dispensasi Kawin dari PUSPAGA
merupakan termasuk persyaratan administrasi yang wajib dipenuhi para pemohon
Dispensasi Kawin. Biaya persidangan yang telah ditentukan sesuai dengan jarak
domisili bukan merupakan kendala utama para pemohon dalam menjalani prosedur
Dispensasi Kawin namun biaya transportasi dan akomodasi selama prosedur cukup
memakan biaya yang tidak sedikit bagi para pemohon yang berdomisili jauh dari
Pengadilan Agama. Peran juru sita tidak hanya sebagai pengantar surat panggilan
sidang namun bisa menjadi sarana informasi bagi para pihak dalam menjalani
proses persidanga
Pengaruh Penggunaan Media Flashcard Terhadap Penguasaan Kosa Kata Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas V MIN 9 Banjar
Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris ditemukan siswa mengalami
mengalami kesulitan dalam menguasai kosa kata dalam proses pembelajaran,
dikarenakan media pembelajaran belum dioptimalkan. Guru menyatakan masih
menggunakan metode konvensional berpusat pada guru dan mengartikan kata
Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia karena masih mainstream, sehingga
menjadikan kegiatan pembelajaran menjadi membosankan dan monoton yang dapat
berpengaruh terhadap penguasaan kosa kata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan kosa kata siswa
kelas V pada mata pelajaran Bahasa Inggris sebelum dan sesudah menggunakan
media flashcard. Serta mengetahui apakah terdapat pengaruh media flashcard
terhadap penguasaan kosa kata siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas V
MIN 9 Banjar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
yang digunakan eksperimen yaitu Pre-Experiment Design dengan desain One-
Group Pretest-Posttest. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik non
probability sampling yaitu teknik sampling jenuh sehingga diperoleh 30 siswa kelas
V B. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian
dianalisis menggunakan statistik deksritif dan inferensial. Pengujian hipotesis
menggunakan statistika parametrik, uji beda rata-rata dapat dilakukan dengan
menggunakan uji-t atau t-test yaitu Paired Sample T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum penggunaan media flashcard
terhadap penguasaan kosa kata menunujukkan nilai rata-rata sebesar 66, sedangkan
penguasaan kosa kata sesudah penggunaan media flashcard mengalami
peningkatan rata-rata nilai 83. Selain itu terdapat pengaruh dari penggunaan media
flashcard terhadap penguasaan kosa kata siswa kelas V dalam Mata Pelajaran
Bahasa Inggris dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05, maka H0
ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat pengaruh media flashcard terhadap
penguasaan kosa kata siswa kelas V dalam mata pelajaran Bahasa Inggris
Pengelolaan Layanan Perpustakaan Digital iMartapura di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar
Layanan perpustakaan digital iMartapura memudahkan pemustaka
khususnya masyarakat Kabupaten Banjar mencari informasi secara digital dan
menjadi salah satu aspek penting dalam perolehan akreditasi A bagi Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar pada 16 September 2020. Namun,
terdapat beberapa hambatan dalam pengelolaan layanan perpustakaan digital
iMartapura yang perlu diatasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan layanan
perpustakaan digital iMartapura, hambatan dalam pengelolaannya, serta upaya
mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah pustakawan dan
ahli IT pengelola layanan iMartapura. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi, dengan menggunakan teknik analisis data yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data
menggunakan triangulasi teknik.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan pengelolaan layanan
perpustakaan digital iMartapura sudah terkelola sebagaimana mestinya dari aspek
akuisisi koleksi digital telah dilaksanakan setiap tahunnya. Layanan aplikasi
iMartapura telah tersedia 111 kategori koleksi, dengan 5 fitur unggulan, seperti
fitur koleksi, feeds, ePustaka, rak buku, dan eReader. Sementara itu, pengolahan
dan pemeliharaan telah ditangani oleh PT Woolu Aksaramaya sebagai pihak
ketiga. Beberapa hambatan yang dialami seperti kesulitan verifikasi email saat
pendaftaran akun, kendala biaya, kendala komunikasi dalam kerja sama dengan
pihak ketiga, gangguan sistem, dan kesulitan menemukan penggunanya. Adapun
upaya mengatasinya adalah menjalin kerja sama dengan mitra strategis,
koordinasi berkala dan komunikasi intensif, serta melapor ke tim IT PT Woolu
Aksaramaya
Penerapan Metode Small Group Discussion Dan Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Pada Mata Pelajaran PAI Di SMAN 3 Banjarbaru
Pendidikan Agama Islam (PAI) sering kali dianggap kurang menarik oleh
siswa karena dominasi metode ceramah yang bersifat satu arah dan monoton.
Kondisi ini mengakibatkan rendahnya partisipasi aktif siswa dalam proses
pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan metode
pembelajaran yang lebih interaktif dan media pendukung yang mampu menarik
perhatian siswa. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk meneliti penerapan metode
Small Group Discussion yang dikombinasikan dengan penggunaan media
pembelajaran audio visual dalam mata pelajaran PAI.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode
Small Group Discussion dan penggunaan media audio visual dalam proses
pembelajaran PAI di SMAN 3 Banjarbaru. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan
untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi oleh guru maupun siswa
selama proses penerapan metode dan media tersebut, serta upaya yang dilakukan
untuk mengatasi kendala tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik
pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek
penelitian adalah guru mata pelajaran PAI dan peserta didik kelas X di SMAN 3
Banjarbaru. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Small Group
Discussion mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, media audio visual terbukti mempermudah pemahaman konsep
konsep abstrak dalam PAI. Kombinasi keduanya menciptakan suasana belajar yang
lebih menyenangkan, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan motivasi serta
hasil belajar sisw
Pengembangan Booklet Etnobotani Gaharu (Aquilaria malaccensis) di Desa Tangkawang Kecamatan Kelumpang Utara Sebagai Sumber Belajar
Gaharu (Aquilaria malaccensis) merupakan salah satu hasil hutan bernilai
tinggi yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian
ini untuk mendeskripsikan etnobotani gaharu di Desa Tangkawang Kecamatan
Kelumpang Utara dan mendeskripsikan validitas booklet etnobotani gaharu di Desa
Tangkawang Kecamatan Kelumpang Utara.
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) model
Plomp yang terdiri atas tiga tahap, yaitu pendahuluan, pengembangan, dan
penilaian. Namun, penelitian ini dibatasi hingga tahap pengembangan. Produk
penelitian berupa booklet gaharu dikembangkan berdasarkan hasil penelitian
lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Data kualitatif diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap
16 warga yang dipilih dengan purposive sampling dan snowball sampling. Data
kuantitatif diperoleh dari hasil validasi booklet menggunakan evaluasi formatif
Tessmer sampai tahap evaluasi diri dan expert review. Analisis data dilakukan
secara kualitatif untuk kajian etnobotani dan kuantitatif deskriptif untuk validasi
booklet.
Hasil penelitian menunjukkan kajian botani gaharu adalah pohon berkayu
dengan akar tunggang dan batang bulat. Daunnya tunggal, lonjong, berurat
menyirip, dan hijau berkilau. Kajian secara etnofarmakologi, mengobati batuk,
pilek, jerawat, luka, asma, nyeri, dan keluhan lainnya. Kajian etnoantropologi,
gaharu digunakan dalam acara adat seperti parapin, piduduk, mehanyari dan
bebalai. Pada kajian etnoekonomi, gaharu memiliki nilai ekonomi yang sangat
tinggi karena memiliki harga jual yang mahal. Kajian etnolinguistik, gaharu dikenal
dengan sebutan garu (bahasa Dayak). Kajian etnoekologi, menunjukkan kondisi
lingkungan di Desa Tangkawang sesuai dengan syarat tumbuh gaharu sehingga
tanaman berkembang baik. Berdasarkan uji validitas dapat disimpulkan bahwa
booklet yang dikembangkan mendapatkan skor 88,13%, artinya booklet dapat
digunakan tanpa revis