IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Makna Nûr, Dhiyâ, dan Sirâj dalam Al-Qur’an: Analisis Sinonimitas Terhadap Tafsir Al-Kasysyâf Karya Al-Zamakhsyarî

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini berangkat dari keunikan bahasa Al-Qur’an yang kaya akan sinonimitas, di mana beberapa kata yang tampak memiliki makna serupa ternyata memiliki nuansa dan konteks penggunaan yang berbeda. Salah satu contohnya adalah kata-kata nûr, dhiyâ, dan sirâj yang sering diterjemahkan sebagai "cahaya". Meskipun memiliki makna dasar yang sama, setiap kata digunakan dalam konteks yang berbeda, sehingga menimbulkan pertanyaan apakah ketiga kata ini benar-benar sinonim atau memiliki perbedaan semantik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna masing-masing kata dalam Al-Qur’an dengan menganalisisnya melalui pendekatan tafsir al-Kasysyâf karya al-Zamakhsyarî. Tafsir ini dipilih karena pendekatannya yang sangat menekankan aspek kebahasaan dan retorika dalam Al-Qur’an. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengeksplorasi bagaimana konsep sinonimitas (tarâduf) dalam bahasa Arab diterapkan dalam Al-Qur’an dan bagaimana pemilihan kata-kata tertentu dalam kitab suci ini mempengaruhi pemahaman makna yang lebih dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan semantik, yang berfokus pada relasi makna antar kata serta konteks penggunaannya dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga kata tersebut memiliki arti dasar sebagai "cahaya", terdapat perbedaan dalam penggunaannya. Nûr lebih mengacu pada cahaya yang lembut dan bersifat pantulan, seperti cahaya bulan atau cahaya petunjuk Allah yang bersifat spiritual. Dhiyâ menggambarkan cahaya yang lebih intens dan memiliki unsur panas, seperti cahaya matahari yang bersinar kuat dan membakar. Sementara itu, sirâj merujuk pada sumber cahaya yang memancarkan sinarnya sendiri, seperti matahari itu sendiri yang disebut sebagai sirâj dalam Al-Qur’an. Dalam tafsir al-Kasysyâf, al-Zamakhsyarî menekankan bahwa setiap istilah dipilih dengan presisi yang tinggi, mencerminkan makna yang lebih dalam sesuai dengan konteksnya. Hal ini menunjukkan bahwa sinonimitas dalam Al-Qur’an tidak hanya bersifat leksikal, tetapi juga memiliki dimensi semantik yang kaya dan kompleks. Hal menarik dari penelitian ini adalah bagaimana Al-Qur’an menggunakan istilah-istilah dengan ketelitian linguistik yang luar biasa, sehingga setiap kata memiliki fungsi dan pesan yang khas dalam strukturnya

    Peran Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kalimantan Selatan dalam Hak Perlindungan Bagi Pekerja Migran Perempuan

    Get PDF
    Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, namun juga memunculkan berbagai persoalan perlindungan hukum, khususnya bagi mereka yang berangkat secara ilegal (non-prosedural). Skripsi ini menyoroti upaya perlindungan negara, khususnya terhadap PMI perempuan, baik yang berangkat secara legal (prosedural) maupun ilegal (non-prosedural). Fokus utama penelitian ini adalah peran Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Selatan, yang memiliki wilayah kerja mencakup Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Skripsi ini berjenis penelitian campuran antara normatif dan empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data diperoleh melalui kombinasi antara studi terhadap bahan hukum tertulis, khususnya Peraturan Badan (BP2MI) Nomor 6 Tahun 2022, dan melalui kerja lapangan berupa wawancara dan observasi terhadap pegawai Balai (BP3MI) Kalimantan Selatan dan mantan Pekerja Migran Indonesia. Pengumpulan data lapangan dilakukan di Banjarbaru, Rantau, dan Banjarmasin pada April hingga Mei 2025, dengan total enam narasumber. Data yang diperoleh diolah menjadi narasi deskriptif dan dianalisis secara kualitatif. Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, Balai (BP3MI) Kalimantan Selatan memiliki tanggung jawab dalam melindungi PMI asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, yang mencakup pencegahan penempatan secara ilegal (non-prosedural), pelatihan pra-penempatan, penanganan kasus, hingga program reintegrasi. Namun, keterbatasan data mengenai PMI ilegal (non-prosedural), rendahnya tingkat pelaporan, serta ketidakpercayaan terhadap lembaga pemerintah menjadi hambatan signifikan dalam upaya perlindungan. Kedua, temuan lapangan menunjukkan adanya perbedaan perlindungan antara PMI legal dan ilegal. PMI yang berangkat secara legal memperoleh perlindungan memadai, sedangkan PMI ilegal lebih rentan terhadap perlakuan buruk dan eksploitasi. Peneliti merekomendasikan pelatihan sensitif gender bagi calon PMI perempuan, dengan narasumber purna PMI yang inspiratif serta ruang aman untuk diskusi dan pelatihan perlindungan diri sesuai hukum negara tujuan

    Pendapat Ulama NU dan Salafi Tentang Hukum Ojek Mengantarkan Penumpang Bukan Mahram

    Get PDF
    Pendapat pikiran dapat berupa pandangan atau penilaian yang berbeda-beda antara satu orang dengan orang lain. Ulama NU mengembangkan ilmu-ilmu keislaman dengan moderat dan Ulama Salafi menyerukan umat islam untuk kembali pada Al-Qur’an dan Sunnah. Hukum antara kedua ulama tersebut memiliki perbedaan yang signifikan diantaranya pendapat Ulama NU cenderung memperbolehkan ojek mengantar penumpang bukan mahram dengan syarat-syarat tertentu, sedangkan ulama Salafi melarangnya karena khawatir terjadi ikhtilat yang dilarang. Ojek dianggap sebagai sebuah bentuk pekerjaan yang halal (diperbolehkan) jika dilakukan dengan cara yang sesuai dengan syariat Islam. Namun ada beberapa hal yang harus di perhatikan ketika mengantar penumpang bukan mahram, diantaranya jaga batasan dan adab. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan komparatif. Penelitian ini membahas tentang pendapat ulama NU dan Salafi terkait hukum ojek mengantar penumpang bukan mahram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis data yang diperoleh langsung atau sumber data utama yakni wawancara dengan ulama, artikel ilmiah, dan buku-buku. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama NU dan Salafi memiliki pendapat yang berbeda terkait hukum ojek mengantar penumpang bukan mahram. Ulama NU cenderung memperbolehkan ojek mengantar penumpang bukan mahram dengan syarat-syarat tertentu, sedangkan ulama Salafi melarangnya karena sudah jelas dalilnya dalam Al-qur’an dan khawatir jika terjadi ikhtilat yang dilaran

    Penyuluhan Dampak Pernikahan Dini Terhadap Risiko Stunting di Dusun Munggu Lahung Desa Paramasan Bawah Kecamatan Paramasan Kabupaten Banjar

    Get PDF
    Pernikahan usia anak dan stunting merupakan dua persoalan penting yang saling berhubungan dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas kehidupan generasi penerus, terutama di daerah pedesaan. dusun munggu lahung, desa paramasan bawah, merupakan salah satu wilayah yang masih dihadapkan pada tingginya kasus pernikahan usia dini, yang berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian stunting pada anak. rendahnya kesadaran masyarakat akan konsekuensi jangka panjang dari pernikahan dini serta terbatasnya pengetahuan mengenai gizi menjadi penyebab utama permasalahan tersebut. Ada terdapat perbedaan pandangan ulama terkait pernikahan dini yang beresiko stunting yang terletak pada fleksibilitas syarat usia. Imam hanafi paling longgar, sementara Maliki dan Syafi’i lebih ketat. Dan semua mazhab sepakat bahwa pernikahan dini dilarang jika menimbulkan madharat (baik fisik, psikologis, atau sosial). Sedangkan menurut al-qardawi pernikahan berisiko stunting dalam kerangka maqasid adalah pelanggaran terhadap hifzh an-nasl karena perlindungan keturunan tidak hanya tentang "memiliki anak", tetapi juga menjamin kualitas generasi (fisik, mental, spiritual). Sedangkan menurut az-zuhaili menyatakan bahwa stunting adalah masalah eksternal. penyebab utamanya yaitu kemiskinan (ketidakmampuan beli makanan bergizi), sistem kesehatan yang buruk. pola asuh salah (bukan faktor usia nikah). Penelitian ini mengadopsi metode Participatory Action Research (PAR) yang berfokus pada partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan penyuluhan. Penyusunan materi penyuluhan dilakukan secara kolaboratif melalui diskusi kelompok terarah (FGD), observasi yang melibatkan partisipasi, serta wawancara mendalam dengan berbagai pihak seperti tokoh masyarakat, kader posyandu, remaja, dan orang tua, agar sesuai dengan realitas sosial dan budaya setempat. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pendekatan PAR berhasil menambah kesadaran bersama terkait dampak negatif pernikahan dini dan kaitannya dengan risiko stunting. Kegiatan penyuluhan mampu memperluas pemahaman warga tentang pentingnya menunda usia pernikahan serta pentingnya pemenuhan gizi dalam mendukung pertumbuhan anak. Oleh karena itu, penelitian ini mendorong adanya kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan guna mendorong perubahan perilaku dan kebijakan yang berpihak pada kesehatan dan masa depan anak-ana

    Pemberian Harta Oleh Orang Tua Dan Implikasinya Pada Hubungan Keluarga

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus pemberian harta oleh orang tua dan implikasinya pada hubungan keluarga di Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Orang tua memberikan harta kepada anak-anaknya (ahli waris) yang telah menikah tanpa melalui proses hukum yang sah dan tanpa bukti tertulis, namun hanya berdasarkan ucapan dan kesepakatan bersama. Pemberian harta yang tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum Islam dan hukum positif yang berlaku di Indonesia dapat memicu konflik kedepannya. Konflik bisa muncul apabila ada harta yang tersisa dan ada satu anak yang tidak diberikan harta oleh orang tuanya. Hal ini tidak sesuai dengan hadis Nabi, di mana perlakuan yang tidak adil atas pemberian sesuatu kepada anak anaknya haruslah ditarik kembali. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 5 ahli waris dan 1 anggota keluarga lain. Sedangkan objek penelitiannya adalah gambaran proses pemberian harta oleh orang tua dan implikasi hubungan keluarga yang muncul setelahnya. Sumber data yang digunakan adalah hasil wawancara yang didapatkan dari 5 informan yang dapat di wawancarai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian harta yang dilakukan oleh orang tua semasa ia hidup dapat dikatakan tidak sah karena ada satu anak yang tidak mendapatkan harta. Akibatnya ada harta yang tersisa dan terjadi perebutan hak atas harta tersebut membuat kerenggangan dalam hubungan keluarga, sehingga menyebabkan perang dingin antarsaudar

    Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self Management untuk siswa yang terlambat datang ke sekolah di SMK NU Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini mengemukaan tentang layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self Management dalam menangani permasalahan keterlambatan siswa datang ke sekolah di SMK NU Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan kegiatan layanan bimbingan kelompok dan kendala yang dihadapi guru BK dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self Management untuk menangani permasalahan keterlambatan siswa datang ke sekolah di SMK NU Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Subjek penelitian ini adalah siswa yang memiliki riwayat keterlambatan tinggi, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 1 guru BK dan 3 peserta didik. Analisis data pada penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self Management di SMK NU Banjarmasin terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap awal , tahap peralihan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran. Teknik Self Management ini digunakan pada tahap kegiata

    Retorika Dakwah Ustazah Rena Wulandara & Ustazah Reni Wulandari Dalam Acara “Aksi Asia 2024” Di Indosiar

    Get PDF
    Kemajuan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah membuka ruang luas bagi da’i dan da’iyah muda dalam menyampaikan pesan dakwah secara kreatif dan menarik. Namun, fenomena ini juga menimbulkan kekhawatiran akibat munculnya pendakwah instan yang cenderung menjadikan dakwah sebagai sarana popularitas semata, tanpa mencerminkan nilai-nilai ajaran Islam secara utuh. Oleh karena itu, diperlukan pendakwah yang tidak hanya piawai dalam berbicara, tetapi juga memiliki integritas, keilmuan, serta retorika yang baik. Salah satu wadah yang mewadahi aspek tersebut adalah program pencarian bakat religi “Aksi Asia 2024” yang diselenggarakan oleh Indosiar. Dalam ajang ini, Rena Wulandara dan Reni Wulandari—da’iyah kembar asal Bandung—berhasil meraih juara dengan menampilkan gaya dakwah yang unik dan kompak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gaya retorika dakwah mereka yang mencakup gaya bahasa, gaya suara, dan gaya gerak tubuh dalam penampilan mereka di Aksi Asia 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap video dakwah Rena dan Reni yang tersedia di kanal YouTube Indosiar, serta dokumentasi berupa literatur dan catatan yang relevan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam analisis adalah teori gaya retorika (elocutio) menurut Gorys Keraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya retorika yang digunakan oleh Rena dan Reni bersifat bervariasi. Dari aspek gaya bahasa, mereka memadukan bahasa resmi, tidak resmi, dan percakapan, dengan dominasi gaya tidak resmi untuk menciptakan kesan akrab dan mudah dipahami audiens. Dalam aspek nada, mereka menggunakan nada menengah sebagai ciri khas untuk menyampaikan narasi berirama, disertai nada sederhana dan nada mulia bertenaga untuk menyesuaikan pesan dakwah. Struktur kalimat yang digunakan mencakup paralelisme, antitesis, repetisi (mesodiplosis, epistropha, epizeuksis), serta gaya klimaks. Gaya suara mereka juga variatif sesuai isi pesan, termasuk pengaturan pitch dan jeda yang mendukung kekompakan dalam penyampaian. Dari sisi gerak tubuh, ekspresi wajah dan gestur tangan mereka disesuaikan dengan isi dakwah dan menambah daya tarik visua

    An Analysis of Using English Slang Words in Students Daily Conversation

    Get PDF
    Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris sering menggunakan kata-kata slang dalam percakapan sehari-hari, baik di lingkungan akademik maupun dalam interaksi sosial. Fenomena ini dipengaruhi oleh kebutuhan untuk mengekspresikan identitas, pengaruh teman sebaya, paparan teknologi, dan tren gaya hidup. Namun, penggunaan slang yang terlalu sering dalam komunikasi informal dapat menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap pembelajaran bahasa dan perilaku sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki jenis-jenis kata slang Bahasa Inggris yang digunakan oleh mahasiswa serta mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya dalam percakapan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, yang berfokus pada mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi di dalam kelas dan wawancara mendalam untuk memperoleh pemahaman yang lebih dalam mengenai penggunaan slang oleh mahasiswa dan fungsi sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa secara umum menggunakan berbagai jenis slang, seperti akronim, serapan, pembentukan kata baru (coinage), pemendekan kata (clipping), dan penggabungan kata (blending). Kata-kata slang ini berfungsi sebagai alat untuk mengekspresikan diri, menunjukkan identitas kelompok, menciptakan humor, menyalurkan kreativitas, dan menyesuaikan diri dengan tren masa kini. Penelitian ini juga mengungkap bahwa lingkungan pertemanan dan paparan media sosial memiliki peran penting dalam membentuk kosakata slang mahasiswa. Penggunaan slang dalam interaksi sehari-hari mencerminkan fenomena sosiolinguistik yang lebih luas di kalangan remaja dan memberikan wawasan tentang bagaimana bahasa informal mendukung pembentukan identitas dan ikatan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga bagi para pendidik Bahasa Inggris untuk lebih memahami perilaku linguistik mahasiswa dan menjembatani penggunaan bahasa formal dan informal dalam proses pembelajaran

    Pengaruh Kepemimpinan Spiritual Kepala Madrasah, Supervisi Akademik, dan Budaya Kerja Terhadap Semangat Kerja Guru di Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Semangat kerja guru merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, terlebih bagi guru yang bertugas di wilayah dengan tantangan geografis tersendiri seperti di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa banyak guru tetap menunjukkan semangat kerja tinggi meskipun menghadapi jarak tempuh yang jauh dan keterbatasan sarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan spiritual kepala madrasah, supervisi akademik, dan budaya kerja terhadap semangat kerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian diambil dari guru-guru MAN 1, MAN 2, dan MAN 3 Kabupaten Barito Kuala. Dengan sampel yang berjumlah sebanyak 101 guru. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kepemimpinan spiritual kepala madrasah berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja guru dengan nilai signifikansi 0,000<0,005. Budaya kerja juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,005. Sementara itu, supervisi akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja guru dengan nilai signifikansi 0,063>0,005. Kemudian setelah dilakukan Uji F untuk menguji ketiga variabel independen terhadap variabel dependen dapat di ambil kesimpulan bahwa ketiga variabel indipenden tersebut berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja guru karena nilai signifikansi variabel inidependen 0,000 yang berarti lebih kecil dari nilai signifikan yang ditentukan yaitu 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,878 menunjukkan bahwa 87,8% variabel kepemimpinan spiritual, supervisi akademik, dan budaya kerja bersama-sama memberikan kontribusi besar terhadap semnagat kerja guru

    Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Manajemen Diri Mahasiswa Perantau pada Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Angkatan 2022-2024 UIN Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Mahasiswa perantau dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun jaringan sosial, menghadapi tekanan akademis, serta mengelola keuangan tanpa dukungan langsung dari keluarga. Tantangan ini menguji ketahanan mental dan emosional sekaligus memperkuat manajemen diri mahasiswa perantau. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkat dukungan sosial teman sebaya, tingkat manajemen diri, dan hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan manajemen diri mahasiswa perantau pada Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam UIN Antasari Banjarmasin Angkatan 2022-2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan korelasional yaitu analisis korelasi product moment pearson. Populasi sebanyak 118 mahasiswa dan sampel sebanyak 28 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil yang diperoleh dari uji normalitas menunjukkan nilai sig 0,20 > 0,05 berarti data tersebut berdistribusi normal. Uji linearitas menunjukkan sig 0,182 > 0,05 berarti data yang linear. Hasil analisis uji korelasi product moment pearson adalah 0,253 yang mana berdasarkan pedoman derajat hubungan interval 0,20-0,40 yang berarti hubungan lemah dan nilai signifikan 0,193 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan manajemen diri mahasiswa perantau pada Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam UIN Antasari Banjarmasin Angkatan 2022-202

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇