IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Manajemen Strategis Kepala MTsN 1 Banjarmasin Dalam Upaya Peningkatan Kinerja Guru
Manajemen strategis yang baik menjadi tantangan bagi kepala madrasah.
Hal ini dialami oleh salah satu madrasah yang ada di Kota Banjarmasin Selatan
yaitu MTsN 1 Banjarmasin yang berhasil dihimpun melalui observasi awal. Latar
belakang penelitian ini yaitu guru belum maksimal dalam mengajar, ada yang
terkadang sakit. Selain itu,ada guru yang bertempat di kabupaten sehingga terjadi
keterlambatan dan setiap seminggu sekali pulang.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang dapat
diterapkan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini
menggunakan teori manajemen strategis dari J. David Hunger dan Thomas L.
Wheelen dengan langkah-langkah pengamatan lingkungan, perencanaan strategis,
implementasi strategis, evaluasi dan supervisi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala
madrasah dan guru, serta dokumentasi terkait kinerja guru. Teknik triangulasi
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi guna memastikan validitas data.
Hasil temuan yang didapat yaitu pengamatan lingkungan masih belum
dikatakan efektif karena tidak ada ketersediaan lembar observasi dan kuesioner.
Perencanaan strategis kepala MTsN 1 Banjarmasin dalam upaya peningkatan
kinerja guru sudah dapat dikatakan efektif. Kepala madrasah telah melakukan
dengan program pelatihan kemudian ditambah dengan dokumen draf rencana
strategis dan RKM. Implementasi strategis kepala MTsN 1 Banjarmasin dalam
upaya peningkatan kinerja guru dapat dikatakan efektif. Implemetasi sudah melalui
perencanaan yang baik, komunikasi yang terbuka, pelatihan/workshop dan juga
kepala madrasah berperan dalam memastikan kehadiran dan kedisiplinan guru,
serta memberikan umpan balik. Evaluasi dan supervisi kepala MTsN 1 Banjarmasin
dalam upaya peningkatan kinerja guru di MTsN 1 Banjarmasin telah berjalan secara
sistematis. Keberadaan dokumen yang lengkap, sehingga hasil supervisi dapat
digunakan sebagai dasar pengembangan strategi yang lebih efektif dalam
meningkatkan profesionalisme tenaga pengajar. Selain itu juga menerapkan sistem
reward dan sanksi yang sederhana dan berdampak besar terhadap motivasi gur
Development of a Story Book themed on Sexual Education for Early Childhood at Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten Banjarbaru
Due to the frequent occurrence of sexual violence against early childhood, and
the fact that perpetrators are not only strangers but can also come from within the
family, this study aims to develop a suitable and engaging storybook for early
childhood sexual education in early childhood education (PAUD). Using books as
a learning medium is considered important as it can help children understand the
material more easily, enjoyably, and in accordance with their developmental
stages. In this educational storybook, the material is delivered through illustrated
stories and simple language, stimulating children's imagination, creativity, and
thinking skills.
This study uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE
development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).
Data was collected through observations, interviews with teachers, and validation
by content and media experts. The effectiveness of the storybook was tested using
a one-group pretest-posttest design involving 15 children aged 5–6 years.
The results showed that the developed storybook was effective in increasing
children's understanding of early sexual education. Expert validation showed a
feasibility level of 100% for content and 84% for media. The post-test score
increased to 96 compared to the pre-test score of 38.6. Based on these findings,
the storybook is recommended as a learning medium to be used in early childhood
education programs to raise children's awareness of sexual education from an
early ag
Manajemen Penggunaan Aplikasi Jibas School Pay pada Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Cindai Alus Martapura
Penelitian ini dilatarbelakangi, bahwa perkembangan teknologi informasi
sekarang mendorong lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren untuk
mengadopsi sistem digital dalam aspek administrasi guna meningkatkan kualitas
layanan serta efisiensi operasional, salah satunya melalui penggunaan aplikasi jibas
school pay sebagai sistem pembayaran berbasis cashless pada pondok pesantren.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penggunaan aplikasi jibas
school pay pada Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Cindai Alus Martapura
dalam pengelolaan keuangan santriwati serta membentuk kesederhanaan perilaku
konsumsi bagi santriwati.
Fokus permasalahan pada penelitian ini, yaitu bagaimana manajemen
penggunaan aplikasi jibas school pay pada Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri
Cindai Alus Martapura, faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen
penggunaan aplikasi jibas school pay pada Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri
Cindai Alus Martapura serta dampak dari penggunaan aplikasi jibas school pay
terhadap perilaku konsumsi santriwati pada Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri
Cindai Alus Martapura. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
jenis penelitian lapangan, yang dilakukan peneliti secara langsung di lapangan.
Teknik pengumpulan data berupa wawancara langsung kepada kepala sub. bagian
IT dan data pondok, ustadzah serta para santriwati, pengumpulan data, pengolahan
data serta pengelompokkan data sampai hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri
Cindai Alus Martapura berhasil dalam penggunaan aplikasi jibas school pay pada
pondok pesantren yang memberikan kemudahan dalam proses pencatatan,
pelaporan dan pemantauan keuangan santriwati serta membentuk karakter
sederhana santriwati dalam perilaku konsumsi melalui penerapan fungsi
manajemen serta unsur manajemen oleh faktor pendukung dan penghambat, namun
masih menghadapi beberapa tantangan, berupa kendala teknis dan sumber daya
manusia dalam penggunaan aplikasi jibas school pay pada pondok pesantren
Pengembangan Booklet Etnobotani Kunyit (Curcuma longa L.) di Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas sebagai Sumber Belajar
Kunyit termasuk dalam famili Zingiberaceae yang memiliki tinggi
berkisar 40-100 cm dan memiliki batang yang tegak lurus ke atas. Kunyit (Curcuma
longa L.) memiliki banyak fungsi dan bisa digunakan sebagai bumbu dapur, sebagai
obat tradisional, dan komoditas ekonomi bagi masyarakat. Kelurahan Selat Tengah
adalah sebuah Kelurahan yang berada di Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas,
Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan etnobotani kunyit
masyarakat Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas, dan
mendeskripsikan validitas booklet etnobotani kunyit (Curcuma longa L.) di
Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research (Plomp, 2013)
dengan pendekatan penelitian yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Desain
penelitian ini menggunakan Evaluasi Formatif Tessmer (1993) berbasis kajian
lapangan (field research). Metode pengambil sampel menggunakan teknik
purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan kajian botani kunyit, yaitu habitusnya herba
dan periodisitas perenial, sistem perakaran serabut, percabangan batang
monopodial, tata letak daun tersebar, bunga pinang lengkap, dan akar kunyit
memiliki modifikasi berupa rimpang. Kajian etnoantropologi kunyit digunakan
dalam kegiatan adat yaitu bapidara, batimung, maantar jujuran, maarak pengantin,
piduduk, dan malabuh. Kajian etnofarmakologi kunyit yaitu diolah menjadi
minuman jamu untuk mengobati berbagai penyakit dalam dan diolah menjadi obat
oles untuk mengobati luka. Kajian etnoekonomi kunyit yaitu digunakan sebagai
bumbu dapur, pengawet makanan, pewarna alami makanan, bedak dingin, lulur,
bahan batimung, jamu tradisional, dan dijadikan sebagai sumber penghasilan bagi
masyarakat Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas dengan
cara diolah dan dijual. Kajian etnolinguistik kunyit sudah turun temurun dari
orangtua terdahulu. Kajian etnoekologi kunyit didapatkan dari pengukuran
parameter lingkungan. Hasil persentase uji validitas booklet sebesar 87,23%,
menunjukkan bahwa booklet dapat digunakan tanpa revisi
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Stres Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi Psikologi Islam UIN Antasari
Mahasiswa tingkat akhir yang sedang menjalani proses penyusunan skripsi seringkali mengalami tekanan psikologis yang cukup tinggi. Proses ini menuntut konsentrasi, ketekunan, dan ketahanan mental yang kuat, sehingga tak jarang mahasiswa mengalami stres akademik. Salah satu faktor yang dapat berperan dalam menurunkan tingkat stres tersebut adalah dukungan sosial, khususnya dari teman sebaya. Teman sebaya memiliki peran penting karena berada dalam tahap perkembangan dan situasi akademik yang serupa, sehingga mampu memberikan pemahaman emosional, bantuan instrumental, serta dorongan motivasional yang dibutuhkan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dari teman sebaya terhadap tingkat stres mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Program Studi Psikologi Islam UIN Antasari Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 214, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yang sedang aktif mengerjakan skripsi. Instrumen yang digunakan berupa skala dukungan sosial teman sebaya dan skala stres, yang disusun berdasarkan teori dukungan sosial dari Sarason dan teori stres. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana menunjukkan hasil bahwa (1) Data dukungan sosial yang dilakukan pada 55 orang Mahasiswa Program studi Psikologi Islam berada pada kategori tinggi dengan Hasil 90,9% (50 orang). (2) Data tingkat stres yang juga dilakukan pada 55 orang Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam berada pada kategori tinggi dengan Hasil 98,2% (54 orang). (3) Terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap tingkat stres Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam dengan Nilai r hitung > r Tabel (0,474>0,266
Pengaruh Harga, Availability, dan Kepercayaan Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko Bahankoe Cabang Banjarmasin
Penelitian ini di latar belakangi oleh tingkat keingintahuan penulis untuk
membahas dan mempelajari harga, availability, kepercayaan masyarakat
Banjarmasin terhadap besaran persentase keputusan pembelian pada toko
Bahankoe Cabang Banjarmasin. Hal ini menjadi landasan penulis untuk melakukan
penelitian tentang Pengaruh harga, availability, dan kepercayaan konsumen
terhadap keputusan pembelian pada toko Bahankoe cabang Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dalam bidang
ekonomi. Karenanya, untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis melakukan
survei dan memberikan beberapa kuisioner kepada sejumlah responden untuk
mendapati informasi yang diperlukan untuk penelitian ini.
Melalui teknik kuantitatif analisis data spss 26 windows yang mencakup uji
alat ukur validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan uji hipotesis, penelitian
ini menghasilkan temuan-temuan: Pertama: Terdapat pengaruh positif simultan
variabel harga, availability, dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan
pembelian pada toko Bahankoe cabang Banjarmasin. Kedua: Melalui Uji Koefisien
DeterminanR, penulis mendapati bahwa besaran pengaruh variabel harga,
availability, dan kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian sebesar
68,1%
Kajian Tafsir Jalālayn di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Istiqomah Pelaihari
Kajian tafsir Al-Qur’an di lingkungan pesantren merupakan salah satu
bentuk warisan intelektual Islam yang sangat khas dan masih bertahan kuat hingga
kini. Di tengah maraknya pendekatan modern terhadap studi tafsir, eksistensi kajian
kitab tafsir klasik seperti tafsir Jalālayn di pesantren menawarkan khazanah
keilmuan yang kaya dan penuh dengan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini membahas
tentang kajian tafsir Jalālayn yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul
Qur’an Istiqomah. Latar belakang dari dilakukannnya penelitian ini yaitu tidak
terlalu banyak pengajian tafsir yang dilakukan di pondok-pondok pesantren ini
tidak hanya mempertahankan metode pengajaran tradisional, tetapi juga
memperlihatkan dinamika interpretasi yang adaptif terhadap moralitas santri masa
kini. Fokus utama pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode dan corak
kajian tafsir Jalālayn di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Istiqomah.
Menurut jenisnya, penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan menggambarkan
secara mendalam praktik kajian tafsir Jalālayn yang berlangsung di Pondok
Pesantren Daarul Qur’an Istiqomah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan ini dipilih guna memperoleh
gambaran yang menyeluruh terhadap dinamika pembelajaran tafsir yang
berlangsung.
Hasil temuan dari observasi menunjukkan bahwa metode kajian tafsir yang
digunakan pada pelaksaannya yaitu metode ceramah, di mana disampaikan dalam
bentuk satu arah dengan diselingi interpretasi, nasihat, dan penguatan nilai-nilai
moral. Adapun dalam hal corak kajian tafsir, temuan dari hasil observasi dan
wawancara menunjukkan bahwa penjelasan tafsir ayat cenderung mengarah pada
corak kontekstual dan corak tasawuf akhlakī. Corak kontekstual terlihat dari upaya
kiai dalam mengaitkan kandungan ayat Al-Qur’an dengan realitas sosial santri dan
masyarakat, sedangkan corak tasawuf akhlakī tampak dalam penekanan pada nilai
nilai spiritual, pembentukan akhlak terpuji, dan pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs).
Dengan dilakukan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
ranah kajian tafsir yang ada di pondok pesantren lainny
Efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri Se Kabupaten Tapin
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang memperhatikan
perbedaan kebutuhan, minat, kesiapan, dan gaya belajar siswa. Dalam penelitian
ini, pendekatan tersebut diterapkan pada kelas eksperimen, sedangkan kelas kontrol
menggunakan model pembelajaran konvensional. Minat belajar siswa diukur
menggunakan angket, sedangkan hasil belajar siswa dievaluasi melalui tes pretest
dan posttest. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan tes hasil belajar,
kemudian dianalisis menggunakan uji-t independen dan perhitungan N-Gain Score.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi
eksperimen. Dengan sampel penelitian SD Negeri Rantau Kanan 1, SD Negeri
Bakarangan 1 dan SD Negeri Salam Babaris 2. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam minat belajar siswa antara kelas
eksperimen dan kontrol. Uji Levene’s Test menunjukkan varians homogen (p =
0,419), dan hasil uji-t memperoleh nilai t = 14,617 dengan Sig. (2-tailed) < 0,001,
serta selisih rata-rata sebesar 15,886 poin. Hal ini mengindikasikan bahwa siswa
pada kelas eksperimen memiliki minat belajar yang lebih tinggi secara signifikan
dibandingkan siswa pada kelas kontrol.
Dalam hal hasil belajar, pembelajaran berdiferensiasi terbukti sangat efektif
dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,70 (70,16%) yang tergolong kategori
"tinggi", dan nilai signifikansi < 0,001. Sebaliknya, pembelajaran konvensional
juga menunjukkan efektivitas yang moderat dengan rata-rata N-Gain Score sebesar
0,55 (54,88%) yang termasuk kategori "sedang", serta peningkatan skor dari rata
rata 49,53 menjadi 78,40 dengan p-value < 0,001. Analisis perbandingan antara
kedua kelompok menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya
menghasilkan capaian belajar yang lebih tinggi, tetapi juga lebih konsisten dan
merata.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi
lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan minat dan
hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Model
pembelajaran ini memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan
capaian belajar siswa secara menyeluruh di lingkungan SD Negeri se-Kabupaten
Tapi
Strategi Meningkatkan Kuota Perempuan dalam DPRD Kota Banjarmasin Periode 2019-2024
Keterwakilan perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kota Banjarmasin mengalami peningkatan dari 10 kursi (22,2%) di tahun 2014
menjadi 11 kursi (24,4%) di tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis strategi dalam meningkatkan kuota perempuan dalam DPRD Kota
Banjarmasin periode 2019-2024.
Skripsi ini berjenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis.
Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan
antara Juli 2023 sampai Agustus 2024 dengan narasumber dari 6 partai yang
menguasai 36 dari 45 kursi di DPRD Kota Banjarmasin Periode 2019-2024, yakni
PAN, PDIP, PKS, Golkar, Gerindra, dan Demokrat. Data yang terkumpul kemudian
diuraikan secara deskriptif dan dianalisis secara kualitatif.
Skripsi ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, sejumlah partai di
Kota Banjarmasin mencalonkan perempuan yang dianggap kuat dalam Pileg 2019
untuk DPRD Kota. Kekuatan mereka ditopang oleh latar belakang politik yang
solid seperti pengalaman sebagai anggota dewan, aktivisme politik, atau status
sebagai anak pengusaha sekaligus pimpinan partai yang memberi mereka akses
politik dan dukungan finansial yang memadai. Selain itu, sebagian partai juga
memfasilitasi pertemuan antara calon perempuan dan pemilih perempuan selama
kampanye. Kedua, meskipun ada peningkatan, jumlah anggota perempuan di
DPRD Kota Banjarmasin masih di bawah harapan aktivis perempuan, yakni 30%.
Rendahnya keterwakilan ini dipengaruhi oleh budaya patriarki, anggapan sebagian
partai bahwa perempuan sekadar pelengkap administrasi pencalonan, serta
rendahnya popularitas sebagian besar calon perempuan
Pengaruh Keterampilan Manajerial Kepala Madrasah, Iklim Organisasi Madrasah dan Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Guru di Madrasah Aliyah Kabupaten Kotawaringin Timur
Kepuasan kerja guru memegang peranan krusial dalam menentukan kualitas
pendidikan, khususnya di Madrasah Aliyah Kabupaten Kotawaringin Timur.
Penelitian ini berupaya menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang
memengaruhi kepuasan kerja guru di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis bagaimana pengaruh keterampilan manajerial kepala madrasah,
iklim organisasi madrasah, serta persepsi dukungan organisasi terhadap kepuasan
kerja guru, baik secara parsial maupun simultan.
Teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah, teori oleh Robert L.
Katz. Lalu Davis, Cepi Triatna, Litwin dan Stringer, serta Forehand dan Gilmer.
Kemudian oleh Eisenberger, Huntington, Hutchison, dan Sowa. Selanjutnya
Robbins dan Woel, Maslow, Porter, Erg Alderfer, Locke, dan Adam.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, metode
kuantitatif yang digunakan yaitu kuantitatif asosiatif. Sampelnya terdiri dari 51 guru
yang berasal dari MAS Nurul Ummah, MAS Al-Marhamah, MAS Sabilal
Muhtadin, dan MA Sabilul Muttaqin di Kabupaten Kotawaringin Timur. Data
dikumpulkan melalui angket yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas,
kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan
program IBM SPSS Statistics 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keterampilan manajerial
kepala madrasah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru dengan nilai
signifikansi 0,000<0,005. Iklim organisasi madrasah juga berpengaruh signifikan
dengan nilai signifikansi 0,003<0,005. Sementara itu, persepsi dukungan organisasi
tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru dengan nilai signifikansi
0,089>0,005. Kemudian setelah dilakukan Uji F untuk menguji ketiga variabel
independen terhadap variabel dependen dapat di ambil kesimpulan bahwa ketiga
variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru
karena nilai signifikansi variabel independen 0,000 yang berarti lebih kecil dari
nilai signifikan yang ditentukan yaitu 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,852 menunjukkan bahwa 85,2% variabel keterampilan manajerial kepala
madrasah, iklim organisasi madrasah, dan persepsi dukungan organisasi bersama
sama memberikan kontribusi besar terhadap kepuasan kerja gur