IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Penerapan Ice Breaking dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V MIN 4 Banjar

    Get PDF
    Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V MIN 4 Banjar memerlukan metode yang menarik untuk meningkatkan semangat dan keterlibatan siswa. Penerapan teknik ice breaking diharapkan dapat mengatasi kejenuhan dan meningkatkan partisipasi siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan ice breaking dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari guru Bahasa Indonesia, kepala madrasah, dan siswa kelas V. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan teknik triangulasi untuk validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking dalam bentuk permainan edukatif dan aktivitas kreatif dapat meningkatkan semangat belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa ice breaking efektif sebagai strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di MIN 4 Banja

    Praktik Jual Beli Gula Merah yang Bahan Bakunya Diambil di Lahan Orang Lain (Studi Kasus di Desa Batilai Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya jual beli gula merah di Desa Batilai Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut. Penjual mendapatkan bahan baku gula merah dari lahan kosong tanpa izin dari pemiliknya. Dengan demikian penjual menjual gula merah tersebut kepada pembeli, pembeli pun tidak mengetahui asal usul bahan baku gula merah tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli gula merah dan apa saja faktor terjadinya praktik jual beli gula merah yang bahan bakunya diambil di lahan orang lain di Desa Batilai Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum empiris, menggunakan pendekatan sosiologi hukum teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Informan terdiri dari 3 orang penjual gula merah, 3 orang pembeli gula merah dan 1 orang pemilik lahan. Hasil penelitian ini bahwa penjual memanfaatkan/mengambil bahan baku gula merah dari lahan yang kosong tanpa izin pemiliknya. Lahan tersebut tidak dikelola ataupun tidak terurus. Dalam praktik jual beli ini lahan yang dikelola oleh penjual berbeda-beda, yaitu ada lahan milik sendiri dan milik orang lain. Penjual memanfaatkan lahan tersebut karena mereka menganggap lahan bebas dan ada pula melakukannya terpaksa karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Faktor penyebab terjadinya praktik jual beli tersebut ialah faktor ekonomi, keterpaksaan dan kebiasaan namun bertentangan dengan prinsip syariah yang menjunjung tinggi hak milik dan keabsahan transaksi jual beli

    Manajemen Kurikulum dalam Program Keterampilan di MAN 2 Banjarmasin

    Get PDF
    Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Dalam menghadapi tantangan global dan perkembangan dunia kerja yang semakin kompleks, peserta didik tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan. Oleh karena itu, lembaga pendidikan seperti madrasah aliyah perlu berinovasi dalam menyusun dan mengimplementasikan kurikulum yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif melalui program keterampilan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan keterampilan sebagai bagian dari penguatan kompetensi siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun wirausaha pasca-lulus dari madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum dalam program keterampilan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarmasin, yang meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan (field research) dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Wakamad Kurikulum, guru keterampilan, serta staf terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum hampir dikatakan efektif dengan mempertimbangkan minat siswa, kondisi madrasah, dan kebutuhan dunia kerja. Pengorganisasian dilaksanakan melalui pembagian tugas guru, penetapan jadwal pelajaran keterampilan, serta penunjukan kepala bidang tiap jurusan keterampilan. Implementasi program keterampilan mengikuti pedoman Kementerian Agama dengan menyesuaikan pembelajaran kejuruan secara kontekstual dan berbasis praktik. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui asesmen tertulis dan praktik, serta pemantauan langsung oleh guru dan kepala bidang untuk menjamin mutu pelaksanaan program

    Exploring Cinematic Language: “The King’s Speech” Movie in Improving Listening Skills

    Get PDF
    This research explores the use of cinematic language in the film The King’s Speech (2010) as a tool to enhance English listening skills. By analyzing the movie's auditory, visual, and contextual elements, the study investigates how films can serve as effective language-learning media. The research employs Integrated Qualitative Content Analysis (IQCA) to examine key scenes that highlight pronunciation, intonation, and rhythm, alongside visual storytelling and non-verbal cues. The study also explores cultural and historical contexts, such as British monarchy traditions and wartime communication, to understand how these elements enrich linguistic comprehension. Findings suggest that cinematic techniques, including dialogue clarity, tone and accent, sound design, non-verbal cues, visual elements (mise-en-scène), editing techniques, contextual clues, subtitles and captions, linguistic features, cultural context, and emotional resonance, significantly support listening comprehension. The character development of King George VI and his therapy sessions provide authentic examples of language challenges and progress, fostering engagement and empathy among learners. Although challenges such as unfamiliar accents and period-specific vocabulary exist, strategies like repeated viewings and guided discussions can mitigate these barriers. The study concludes that film-based learning not only improves listening skills but also enhances cultural awareness, emotional intelligence, and motivation in language acquisition. This research highlights the value of integrating films into English language curricula as immersive, dynamic, and context-rich learning resources

    Pengaruh Metode Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V MIN 5 Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi karena permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran IPAS, yaitu hasil belajar siswa rendah, siswa kesulitan memahami materi. Metode pembelajaran yang konvensional, kurangnya variasi metode pembelajaran, dan keterbatasan sumber belajar seringkali membuat siswa merasa bosan dan kurang termotivasi dalam belajar IPAS. Maka dari itu, perlu adanya Metode Think Pair Share yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar sebelum,sesudah dan pengaruh metode think pair share terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V min 5 kota banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu eksperimen, menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (Pretest dan Posttest), wawancara, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t (Independent sample t-test )dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran Think Pair Share berada pada kategori “Kurang” dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 42,33. Hasil belajar siswa sesudah menggunakan metode Pembelajaran Think Pair Share yaitu sebesar 87,67 dengan kategori “Amat Baik” nilai tersebut menunjukkan peningkatan. Hasil uji T memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara menggunakan metode Think Pair Share dan metode make a match. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Think Pair Share berpengaruh terhadap hasil belajar siswa di kelas V di MIN 5 Kota Banjarmasin

    Kontribusi Kecerdasan Emosional terhadap Penerimaan Diri pada Disabilitas Daksa di Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarmasin

    Get PDF
    Penerimaan diri merupakan aspek penting dalam kesejahteraan psikologis individu, terutama bagi penyandang disabilitas daksa yang menghadapi berbagai tantangan fisik dan sosial. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam penerimaan diri adalah kecerdasan emosional, yaitu kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kecerdasan emosional terhadap penerimaan diri pada penyandang disabilitas daksa di Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier sederhana. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik sampel jenuh, yaitu sekitar 30 orang anggota PPDI Banjarmasin yang memiliki disabilitas daksa. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan IBM SPSS Statistics 22 untuk menguji kontribusi variabel kecerdasan emosional terhadap penerimaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik kecerdasan emosional memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan diri pada penyandang disabilitas daksa di PPDI Banjarmasin dengan nilai signifkansi (p-value) 0,037. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional sedikit banyak mempengaruhi penerimaan diri dalam konteks tersebut. Kemudian nilai koefisien determinasinya 0,146 mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional memiliki kontribusi peran sebanyak 14,6%. Sisa 85,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    Pengaruh Model Group Investigation (GI) dan Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear dua variabel (SPLDV) di kelas VIII MTs Darul Huda Babai Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan aktif dalam pembelajaran matematika agar pembelajaran tidak membosankan sehingga hasil pembelajaran siswa/i berdampak baik menggunakan cara menerapkan model pembelajaran yaitu model Grup Investigation (GI) dan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan agar mengetahui : (1) Pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran grup investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV), (2) Pengaruh yang signifikan dalam penerapan model problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV), (3) perbedaan yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran grup investigation (GI) dan model problem based learning (PBL) terhadap hasil terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksprimental dengan melibatkan 43 siswa sebagai sampel. Pengambilan sampel dengan cara sampling total. Dengan mengambil seluruh populasi sebagai sample karena populasi yang terbatas yaitu kelas IX A sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas IX B sebagai kelas eksperimen 2. Materi yang di terapkan yaitu sistem persamaan linear dua variable (SPLDV). Tekhnik pengumpilan data yaitu dengan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model group investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV), (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linier dua variable (SPLDV), (3)Tidak terdapat pebedaan yang signifikan antara penerapan model group investigation (GI) dan problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar sisw

    Pembebanan Utang Pewaris Kepada Ahli Waris Menurut Ulama Kabupaten Banjar

    Get PDF
    Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah kepastian hukum mengenai pembebanan utang pewaris kepada ahli waris yang mana dalam pandangan ahli waris persoalan utang pewaris bukan merupakan kewajibannya, namun hal ini menimbulkan permasalahan bagi pemberi utang yang menuntut haknya atas utang tersebut. Dalam studi pendahuluan yang dilakukan kepada dua orang ulama sebagai narasumber terdapat perbedaan pendapat mengenai hukum pembebanan utang pewaris kepada ahli waris serta penyelesaian masalah bagi pemberi utang jika di pandang melalui aspek keadilan hukum, hal ini kemudian yang melatarbelakangi diperlukannya penelitian lebih jauh agar ada kejelasan hukum serta penyelesaian masalah yang sesuai dengan aspek keadilan hukum. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui pandangan Ulama Kabupaten Banjar tentang hukum pembebanan utang pewaris kepada ahli waris, beserta alasan atau argumentasi hukum yang mendasarinya. Juga kepastian hukum bagi pemberi utang jika di tinjau dari aspek keadilan hukum. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris (empirical legal research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi dan wawancara terarah kepada sumber data yan terdiri dari lima orang ulama dengan krikteria memiliki atau mengajar pada forum kajian keilmuan agama Islam baik formal maupun nonformal, memiliki pengetahuan di bidang fikih mawarris dan muamalah, serta di utamakan yang tergabung atau terdaftar dalam MUI Kabupaten Banjar. Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara editing, deskripsi dan matrikasi, dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pendapat berkaitan dengan pembebanan utang pewaris kepada ahli waris, pendapat pertama mengatakan hukumnya adalah sunah dengan alasan bahwa ahli waris tidak diwajibkan untuk membayarkan utang pewaris semasa hidup menggunakan harta pribadinya maka hal yang demikian juga menjadi ketentuan saat seseorang meninggal dunia dan pendapat kedua mengatakan hukumnya adalah wajib berdasarkan kepada pemahaman terhadap hadis Rasulullah Saw yang enggan menshalatkan jenazah yang memiliki utang sampai utangnya tersebut di tanggung. Dalam aspek keadilan hukum ditemui beberapa penyelesaian yang dapat dilakukan seperti dengan mewajibkan ahli waris menanggung utang, secara sosial, gugatan ke pengadilan, atau melalui mekanisme penyaluran harta zaka

    Penyelesaian Sengketa Atas Pembatalan Pesanan Secara Sepihak pada Driver Ojek Online di Kota Muara Teweh

    Get PDF
    Perkembangan teknologi yang pesat telah mempengaruhi berbagai sektor, salah satunya adalah transportasi online. Ojek online kini tidak hanya berfungsi sebagai angkutan penumpang, tetapi juga sebagai pengantar makanan dengan metode pembayaran COD (cash on delivery). Meskipun layanan ini memudahkan banyak pihak, masalah pembatalan pesanan secara sepihak oleh konsumen menjadi tantangan besar bagi pengemudi ojek online, yang menimbulkan kerugian baik secara materi maupun waktu. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap pengemudi menjadi sangat penting untuk mencegah dan menyelesaikan sengketa yang timbul akibat pembatalan pesanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris, dengan fokus pada pengumpulan data primer melalui wawancara langsung dengan pengemudi ojek online dan pengamatan di lapangan. Data sekunder juga digunakan untuk memperkuat analisis. Teknik pengumpulan data yang diterapkan mencakup observasi dan wawancara mendalam dengan para driver ojek online di Kota Muara Teweh yang mengalami pembatalan pesanan oleh konsumen secara sepihak. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa gambaran pembatalan pesanan secara sepihak yang dilakukan oleh konsumen di Kota Muara Teweh terdapat empat bentuk utama yaitu, pembatalan setelah barang dibeli oleh driver, konsumen yang tidak responsif, konsumen yang memblokir nomor driver saat pengantaran, dan pesanan fiktif. Adapun upaya penyelesaian sengketanya antara driver dan konsumen dengan cara berdamai, menjual kembali pesanan yang dibatalkan, membayar setengah harga dan melakukan pembayaran muka terlebih dahulu

    Language Component And Moral Value In Fuvgis : An Analysis of Indonesian Folk Songs In English Version

    Get PDF
    This study investigates the language components and moral values found in English-translated Indonesian folk songs featured on the Fuvgis (Fun Vocabulary and Grammar in Song) YouTube channel. The research focuses on how these songs aid beginner English learners in developing vocabulary, understanding grammar, and appreciating cultural values. Using qualitative content analysis, four songs— Sarinande, Dondong Opo Salak, Anging Mamiri, and Nona Manis Siapa Yang Punya—were analyzed. The findings reveal that the songs provide simple sentence structures, repetitive patterns, and high-frequency vocabulary suitable for early language learning. Moreover, the songs deliver moral messages such as love for family, respect, discipline, and patriotism. The familiar melodies and meaningful lyrics enhance learner engagement and cultural connection. It is concluded that English translated folk songs can be effective and enjoyable tools for language learning, integrating linguistic and moral education in a culturally relevant way. This study highlights the potential of music-based learning materials in English language instruction for beginners

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇