IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
تطوير المادة التعليمية في اللغة العربية القائمة على التطبيق أدوبي (Adobe) في تعلم المفردات بالنفس لطالبات مدرسة أخوة الثانوية الإسلامية المتكاملة ببنجرماسين = Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab Berbasis Adobe dalam Pembelajaran Kosakata Mandiri Siswi SMAIT Ukhuwah Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar bahasa Arab
berbasis Adobe yang mendukung self-directed learning untuk mengatasi kendala
pembelajaran kosakata di kelas X.6 SMAIT Ukhuwah Banjarmasin. Penelitian ini
menggunakan model 4-D (define, design, develop, disseminate) dengan pendekatan
mixed methods. Tahap define mencakup analisis siswa, guru, dan sarana, sementara
tahap design melakukan perancangan materi dan visual dalam bentuk storyboard.
Tahap develop melibatkan validasi oleh ahli materi, ahli media, serta uji coba
kelompok kecil. Semua validasi tersebut menunjukkan hasil “sangat baik.” Setelah
revisi, tahap disseminate dilakukan melalui uji coba kelompok besar pada seluruh
kelas X.6. Uji coba ini menghasilkan respons positif dengan hasil “sangat baik.”
Kesimpulannya, video bahan ajar ini sangat layak digunakan untuk pembelajaran
kosakata bahasa Arab dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan motivasi,
serta tanggung jawab siswa dalam belajar secara mandir
Pengaruh Produksi Kayu Bulat, Perkebunan Kelapa Sawit dan Perkebunan Karet Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Tengah Tahun 2014-2023
Bagi negara Indonesia sumber daya alam adalah merupakan pemberi
kontribusi yang bisa diandalkan dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi dan
sumber devisa dimana sumber daya alam mempunyai peranan penting dalam
perekonomian Indonesia. Wiayah Indonesia memiliki sumber daya alam yang begitu
melimpah salah satunya terletak di provinsi Kalimantan Tengah. Kalimantan Tengah
memiliki kekayaan alam di banyak sektor diantaranya adalah pada bidang
perkebunan, pertanian, pertambangan serta perikanan. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui apakah produksi kayu bulat, perkebunan kelapa sawit dan
perkebunan karet berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap pertumbuhan
ekonomi di provinsi Kalimantan Tengah tahun 2014-2023.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan
kuantitatif serta memanfaatkan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh
dari Badan Pusat Statistik Indonesia. Pengolahan data dilakukan menggunakan
perangkat lunak EViews 12 dengan menerapkan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara simultan, produksi kayu bulat,
perkebunan kelapa sawit, dan perkebunan karet berpengaruh signifikan terhadap
pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah. Namun, dalam analisis
parsial, hanya produksi kelapa sawit yang terbukti memiliki dampak signifikan
terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan produksi kayu bulat dan perkebunan
karet tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Temuan ini menyoroti pentingnya
mengutamakan produksi kelapa sawit guna mendorong pertumbuhan ekonomi di
wilayah tersebu
Penggunaan Kecerdasasan Buatan (AI) pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan teknologi
kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada mahasiswa
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Fokus kajian meliputi: (1) bagaimana penggunaan AI di kalangan mahasiswa, (2) pada
mata kuliah apa saja mahasiswa menggunakan AI, (3) seberapa sering dan berapa lama AI
digunakan, serta (4) jenis aplikasi AI yang paling sering dimanfaatkan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa aktif
angkatan 2021–2024 yang diambil secara acak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan AI secara luas dalam
berbagai aspek pembelajaran bahasa arab atau pembelajaran secara mum. Penggunaan AI
paling banyak pada mata kuliah yang menekankan penulisan akademik, teknologi pendidikan,
dan metodologi penelitian. Platform yang paling dominan digunakan adalah ChatGPT, disusul
oleh Gemini, Tashkeel, dan lainnya. Jenis kecerdasan buatan yang digunakan mencakup AI
generatif (Generative AI), pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing),
pembelajaran mesin (Machine Learning), dan pembelajaran mendalam (Deep Learning)
Representasi Simbol Binatang Dalam Amtsâl Qur’an: Kajian Spritual Tentang Pesan Moral.
Latar belakang penelitian ini ialah karena Al-Qur’an memiliki banyak
keindahan di dalamnya, salah satunya yaitu tentang amtsâl. Amtsâl artinya
perumpamaan atau memberikan gambaran tentang sesuatu dengan sesuatu yang lain
yang dapat dipahami karena adanya kesamaan. Amtsâl menjadi tiga macam, yaitu
amtsâl al-musharrahah, amtsâl al-kaminah, dan amtsâl al-mursalah. Kemudian Al
Qur’an menggunakan binatang sebagai salah satu bentuk amtsâl yang digunakan
dalam Al-Qur’an. Ada berbagai ayat yang menggunakan binatang sebagai bentuk
amtsâl yang digunakan untuk dijadikan sebagai bentuk pembelajaran dan perenungan.
Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), penelitian
ini juga menggunakan pendekatan tafsir maudhu’i yang dalam penelitian ini
mengelompokkan ayat-ayat yang menyebutkan amtsâl tentang binatang yang terdapat
dalam Al-Qur’an. Terdapat sembilan ayat yang membahas amtsâl tentang binatang,
yaitu dalam Q.S Al-Baqarah: 26 dan 260, Q.S Al-A’raf: 176 dan 179, Q.S Al-Hajj: 73
Q.S Al-Ankabut: 41, Q.S Al-Qamar: 7, Q.S Al-Jumu’ah: 5, Q.S Al-Mudatsir: 50-51,
dan Q.S Al-Mursalat: 32-33 Kemudian menafsirkan ayat-ayat tersebut lalu
menganalisis tentang pesan moral yang terkandung dari ayat-ayat tersebut.
Penelitian ini bertujuan agar pesan moral yang terkandung dalam ayat-ayat
amtsâl tentang binatang pada Al-Qur’an dapat menjadi fondasi pembentukan karakter
individu maupun tatanan sosial yang beradab. Mengetahui tentang ayat-ayat yang
menggunakan binatang sebagai simbol pembelajaran tentang pesan moral.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa ayat-ayat
amtsâl tentang binatang memberikan pelajaran dan pesan moral, pertama: Bahwa
hawa nafsu manusia dapat menjadi bencana untuk diri sendiri apabila tidak dapat
dikendalikan dengan benar. Kedua, bahaya ilmu yang tidak diamalkan, yang hanya
akan menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan. Ketiga, kerapuhan akidah dan
kesesatan kemusyrikan, serta ajakan untuk bertauhid. Keempat, pentingnya akal sehat
dan kerendahan hati dalam menerima perumpamaan dan petunjuk Allah. Kelima,
penegasan bahwa menyembah selain Allah adalah tindakan yang sia-sia dan tidak
berdasar secara logika maupun fitrah. Keenam, keutamaan membangun keimanan
yang kokoh berlandaskan tauhid, bukan pada keyakinan yang rapu
Kerukunan Antar Umat Beragama di Desa Pipitak Jaya Kecamatan Piani Kabupaten Tapin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kerukunan antar
umat beragama dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang suku
dan agama seperti di Desa Pipitak Jaya, yang dihuni oleh pemeluk Islam, Kristen,
Hindu, dan Kaharingan. Meskipun masyarakatnya beragam, kehidupan sosial di
Desa ini menunjukkan keharmonisan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bentuk dan implementasi kerukunan umat beragama yang terjadi di
Desa tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian lapangan
(field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian
dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan sosiologi untuk melihat pola
hubungan sosial antar warga.
Objek penelitian ini adalah kerukunan antar umat beragama di Desa Pipitak
Jaya yang diwujudkan dalam kehidupan sosial masyarakat. Subjek penelitian terdiri
dari tokoh agama dan tokoh adat, serta masyarakat umum yang tinggal di Desa
tersebut. Para subjek dipilih melalui teknik purposive sampling karena dinilai
memiliki pengetahuan dan pengalaman langsung dalam menjalin dan menjaga
hubungan lintas agama di masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerukunan di Desa Pipitak
Jaya mencakup sikap saling menghargai dalam beribadah, keterlibatan dalam
kegiatan sosial lintas agama, serta kerja sama dalam kehidupan sehari-hari tanpa
memandang perbedaan keyakinan. Kerukunan tersebut diimplementasikan melalui
peran aktif lembaga seperti FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat yang
membina hubungan antarumat. Kehidupan masyarakat di desa ini didasari oleh nilai
toleransi, solidaritas, budaya gotong royong, serta ruang interaksi yang terbuka bagi
semua agama. Keberagaman yang ada tidak menjadi sumber konflik, tetapi justru
menjadi kekuatan untuk memperkuat kehidupan bersama yang harmoni
تنفيذ برنامج اللغة العربية في معهد تروبوس إيمان بتاناه غروغوت كاليمنتان الشرقية = Pelaksanaan Program Bahasa Arab di Pondok Pesantren Trubus Iman di Tanah Grogot Kalimantan Timur
Pondok Pesantren Trubus Iman mempunyai program yaitu program bahasa
Arab. Di Pondok Pesantren Trubus Iman awalnya para santriwati tidak begitu
menguasai bahasa Arab, sehingga diadakan program bahasa Arab. Ada peserta didik
yang kurang memahami dan menguasai dalam program Bahasa Arab dikarenakan ada
beberapa sebab yakni kemampuan pendidik dalam mengajar terlalu fokus pada materi
dan tidak menghiraukan paham atau tidaknya peserta didik dalam memahami materi
tersebut. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program
bahasa Arab di Pesantren Trubus Iman dan untuk mengetahui hasil dari program
kebahasaan bahasa Arab di Pesantren Trubus Iman.
penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik
pengolahan data yang digunakan adalah menurut miles dan hubermen: penyajian
data, reduksi data, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian ini adalah pelaksanaan program bahasa di pondok
pesantren Trubus Iman di Tanah Grogot Kalimantan Timur ada empat program yang
dijalankan yaitu: 1) Pemberian Mufradat bahasa Arab, 2) Istima’ video dan lagu
bahasa Arab, 3) Muhadasah bahasa Arab, 4) Muhadarah bahasa Arab yang
dilaksanakan oleh seluruh santriwati secara berkelompok. Hasil dari program bahasa
Arab di antaranya: peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab, peningkatan
kemampuan santriwati dalam memahami bahasa Arab lisan, peningkatan kemampuan
berbicara dalam bahasa Arab, baik secara individu maupun dalam konteks
percakapan kelompo
فعالية استخدام وسيلة الصور في تعليم المفردات العربية لطلبة الصف السابع في مدرسة الإستقامة المتوسطة الإسلامية ببنجارماسين = Efektivitas Penggunaan Media Gambar dalam Pembelajaran kosakata bahasa arab kelas VII MTs Al-Istiqamah Banjarmasin
Pelaksanaan pembelajaran kosakata di MTs Al-Istiqamah menggunakan metode
ceramah dan media yang digunakan masih berupa papan tulis. Hal ini menyebabkan siswa
mengalami rasa bosan, kurang tertarik dan kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran
bahasa Arab. Selain itu, mereka juga beranggapan bahwa mata pelajaran bahasa Arab itu
sulit. Maka dari itu, peneliti menawarkan media gambar sebagai solusi dalam permasalahan
tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa Efektif penggunaan media
gambar terhadap penguasaan kosakata bahasa Arab kelas VII MTs Al-Istiqamah
Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi
Eksperimental Design dengan menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design.
Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, wawancara, dokumentasi.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka nilai rata-rata Pre-test
kelas eksperimen dan kontrol adalah 32,04 kelas eksperimen dan 32,04 kelas kontrol
sedangkan nilai rata-rata Post-test kelas eksperimen dan kontrol adalah 71,36 kelas
eksperimen dan 36,81 kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas dan
homogenitas, maka data tersebut berdistribusi tidak normal dan homogen. Karena data tidak
normal dan homogen, maka peneliti menggunakan uji U dengan ketentuan: Jika nilai sig(2
tailed) 0,05 maka hipotesis ditolak.
Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS versi 22, maka diperoleh hasil nilai sig(2
tailed) 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya penggunaan Media Gambar
terhadap penguasaan Kosakata Bahasa Arab siswa kelas VII di MTs Al-Istiqamah
Banjarmasin adalah Efekti
Strategi Guru Al-Qur’an Hadis dalam Menumbuhkan Minat Belajar Peserta Didik pada Kurikulum Merdeka di MTsN 1 Kota Banjarmasin
Pendidikan dalam perspektif Islam memiliki fungsi yaitu mengubah
perkembangan alami menjadi perkembangan terarah dan tertuju, yang awalnya
berorientasi pada kehidupan duniawi menjadi berorientasi kehidupan akhirat.
Pendidikan Islam ialah sebuah proses bimbingan untuk mengembangkan diri dalam
aspek akal, jasmani, dan hati agar manusia dapat menjalankan tugasnya sebagai
khalifah di muka bumi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana strategi
guru Al-Qur’an Hadis pada kurikulum merdeka di MTsN 1 Kota Banjarmasin,
mendeskripsikan tentang minat belajar peserta didik terhadap mata pelajaran Al
Qur’an Hadis pada kurikulum merdeka di MTsN 1 Kota Banjarmasin dan
mendeskripsikan tentang strategi guru Al-Qur’an Hadis dalam menumbuhkan
minat belajar peserta didik pada kurikulum merdeka di MTsN 1 Kota Banjarmasin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan jenis
penelitian kualitatif. Pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Subjek penelitian ini adalah 30 peserta didik kelas VIII dan 2 guru Al-Qur’an Hadis.
Sedangkan objek penelitian ini adalah strategi guru Al-Qur’an Hadis, minat belajar
peserta didik terhadap mata pelajaran Al-Qur’an Hadis, serta strategi guru Al
Qur’an Hadis dalam menumbuhkan minat belajar peserta didik di MTsN 1 Kota
Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Strategi pembelajaran guru
Al-Qur’an Hadis mendukung Kurikulum Merdeka dengan menerapkan strategi
pembelajaran yang sejalan dengan teori konstruktivisme, pembelajaran kolaboratif,
dan multiple intelligences. Kedua, Minat belajar siswa dipengaruhi oleh minat
personal, situsional, dan psikologikal. Ketiga, Strategi guru berhasil mengubah
persepsi negatif terhadap mata pelajaran, melalui pendekatan kontekstual,
pemanfaatan media digital, dan integrasi proyek seperti P5, guru berhasil mengubah
pandangan bahwa Al-Qur’an Hadis hanya berfokus pada hafalan
Manajemen Pembentukan Karakter Peserta Didik dengan Program Tahfidz Al-Qur’an di MTsS Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen
pembentukan karakter peserta didik dengan program tahfidz al-Qur’an dan
mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen pembentukan karakter
peserta didik dengan program tahfidz al-Qur’an di MTsS Muhammadiyah 3 Al
Furqan Banjarmasin.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui obervasi, wawancara,
dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan 4 subjek penelitian
yaitu Kepala Madrasah, Pembimbing Tahfidz, dan siswa. Analisis data
menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Sedangkan teknik
keabsahan data menggunakan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembentukan
karakter
peserta didik dengan program tahfidz al-Qur’an di MTsS
Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin bisa berjalan melalui perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Kegiatan program tahfidz al-Qur’an di Madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa/i
MTsS mulai dari kelas VII – IX. Di dalam pelaksanaannya dibimbing oleh
pembimbing tahfidz beserta dewan guru untuk membantu melaksanakan kegiatan
program tahfidz tersebut. Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam
manajemen pembentukan karakter peserta didik dengan program tahfidz al
Qur’an yaitu sarana dan prasarana yang memadai, siswa/i-nya yang memiliki
minat dan semangat yang tinggi, serta lingkungan yang mendukung. Sedangkan
faktor penghambatnya adalah terletak pada peserta didik itu sendiri. Dibalik minat
dan semangat mereka yang tinggi, tetap tak jarang kadang ada beberapa yang
masih takut dan cemas tidak mampu menghafal, fokus dan suasana hati mereka
yang mudah berubah, serta kadang mudah jenuh. Sehingga dari yang demikian itu
diberikannya pengawasan ekstra
Strategi Majelis Taklim Adh Dhiyaa Ul Musthofa dalam Meningkatkan Partisipasi Jemaah di Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara
Penelitian Strategi Majelis Taklim Adh Dhiyaa Ul Musthofa dalam
Meningkatkan Partisipasi Jemaah di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser
Utara dilatarbelakangi oleh pentingnya keberadaan majelis taklim sebagai sarana
pembinaan keagamaan masyarakat secara nonformal, terutama di wilayah yang
mayoritas penduduknya beragama Islam. Di tengah perkembangan zaman yang penuh
tantangan, seperti kemajuan teknologi, perubahan sosial, serta rendahnya tingkat
partisipasi jemaah. Selain itu, kendala fisik berupa keterbatasan infrastruktur dan
aksesibilitas lokasi juga menjadi faktor yang memengaruhi efektivitas kegiatan.
Namun demikian, Majelis Taklim Adh Dhiyaa Ul Musthofa tetap aktif
menyelenggarakan kegiatan rutin setiap Senin sore dan saat hari besar Islam, meskipun
berada di lokasi yang sulit dijangkau. Fenomena meningkatnya partisipasi jemaah
dalam kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk diteliti.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami strategi
peningkatan partisipasi jemaah serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat
pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber
dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan mencakup tiga
tahap utama, yakni perumusan strategi dengan penetapan visi dan misi, implementasi
dengan pendekatan kultural dan pemanfaatan media digital, serta evaluasi secara
berkala baik informal maupun formal. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan
partisipasi jemaah secara signifikan. Faktor pendukung meliputi antusiasme
masyarakat, keterlibatan tokoh agama, dan dukungan donatur. Sebaliknya, hambatan
yang dihadapi mencakup struktur kepengurusan yang terbatas, sulitnya akses menuju
lokasi, serta minimnya sarana penunjang. Namun demikian, strategi yang dijalankan
terbukti cukup efektif dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan
keagamaan yang diselenggarakan