IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pengaruh Sumber Belajar Berbasis Dongeng Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas III MI Muhammadiyah Kertak Hanyar

    Get PDF
    Kegiatan pembelajaran langsung dan tidak langsung dalam lingkungan belajar dapat mencakup instruktur, siswa, serta materi pembelajaran. Untuk menunjang pembelajaraan salah satu yang dapat digunakan dalam peningkatan pembelajaran yaitu dengan menggunakan sumber belajar berbasis dongeng dapat dipilih dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penggunaan sumber belajar demensi berbasis dongeng terhadap kemampuan membaca siswa kelas III MI Muhammadiyah Kertak Hanyar dan mengetahui pengaruh media Big Book dua demensi berbasis dongeng terhadap kemampuan membaca siswa kelas III MI Muhammadiyah Kertak Hanyar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research yang dilakukan peneliti dengan cara terjun langsung, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisa data secara perhitungan angka yang terstruktur dan Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-Experimental Design dengan jumlah sampel penelitian 20 orang siswa menggunakan pretest dan postest one group design dan pengolahan data menggunakan teknik statistik deskriptif serta inferensial. Hasil Penelitian ini menunjukan pengaruh pembelajaran menggunakan sumber belajar berbasis dongeng memiliki angka peningkatan sebelum menggunakan adalah sebesar 62%, setalah digunakan dongeng meningkat menjadi 89% Dengan jumlah 20 siswa sebanyak 3 siswa terletak pada kategori tinggi dan 17 siswa terletak pada kategori sangat tinggi Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan sumber belajar berbasis dongeng dapat meningkatkan kemampuan dan membaca siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiya

    Tinjauan al-Qur'an terhadap Fenomena Childfree (Studi Tafsir Tematik dengan Pendekatan Teori Maqâsid)

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul, ”Tinjauan al-Qur'an terhadap Fenomena Childfree (Studi Tafsir Tematik dengan Pendekatan Teori Maqâsid)”, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tinjauan al-Qur'an terhadap fenomena childfree. Beberapa tahun terakhir, childfree mendapat banyak perhatian masyarakat, dan menjadi sebuah fenomena sosial. Hal ini menjadikan beberapa masyarakat Indonesia kemudian mulai mempertimbangkan untuk memilih childfree dalam pernikahan mereka sebagai bentuk kebebasan dalam menentukan hidup. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) menggunakan penafsiran tematik dengan pendekatan teori maqâsid. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis ayat-ayat al-Qur’an yang menekankan pentingnya perlindungan terhadap keturunan (hifz al-nasl) dan menjaga keberlangsungan umat manusia sebagai tujuan utama dari pernikahan yang terdapat dalam Q.S. an-Nisa/4: 1, Q.S. al-Furqan/25: 74, Q.S. Maryam/19: 3-6, Q.S. asy-Syura/42: 49, Q.S. at-Thur/52: 21, Q.S. ar-Ra’d/13: 38, dan Q.S. ar-Rum/30: 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an menekankan pentingnya memiliki keturunan sebagai fitrah manusia dan juga sebagai anjuran dari Allah Swt. dalam pernikahan. Fenomena childfree tidak sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pernikahan. Lahirnya keturunan adalah sebagai regenerasi manusia, agar tetap terjaga kelangsungannya di muka bumi. Apabila fenomena childfree ini terus berlanjut, maka akan terjadi ketidak seimbangan sumber daya manusia, bahkan akan terjadi kepunahan manusia dalam 20-40 tahun akan datang. Dengan demikian, larangan memilih untuk childfree dalam perspektif al-Qur’an bukan hanya karena memiliki anak dianjurkan dalam pernikahan. Lebih dari itu, keturunan merupakan bagian terpenting dalam ajaran Islam yang memberi penekanan pada perlindungan terhadap keberlangsungan umat Islam

    Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Aspek Beriman, Bertakwa, Dan Berakhlak Mulia Di SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin

    Get PDF
    Di era pendidikan sekarang, Pancasila menjadi fokus utama dalam pendidikan, dibuktikan dengan adanya Profil Pelajar Pancasila. Dimensi profil beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia mengamalkan nilai- nilai agama dan tercermin dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penerapan pemahaman terhadap ajaran agamanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila beriman, bertakwa dan berakhlak mulia serta mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila kelas 1 beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah wali kelas 1, guru bta, guru pai dan kepala sekolah SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin, yang berperan sebagai partisipan. Teknik keabsahan data yaitu menggunakan triangulasi dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Implementasi profil pelajar Pancasila kelas 1 dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin ini dimulai dari Perencanaan yang dilakukan diawali dengan menentukan tujuan pembelajaran, merancang indikator kemampuan, merancang modul pembelajaran, mengembangkan topik dan alur pembelajaran, dan mengolah hasil asesmen. menerapkan pembiasan berperilaku yang baik seperti mengucapkan salam, mengajaran hormat pada guru, diajarkan untuk jujur, sholat dzuhur berjamah dan pembelajaran tahfidz terdapat didalam profil pelajaran Pancasila yaitu beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Kami mengevaluasi anak-anak dengan bentuk kontrol memastikan anak-anak itu sudah berhasil memenuhi nilai. Faktor pendukungnya adalah sarana prasarana, selanjutnya pada saat jumat taqwa disediakan tikar, mic, soundsistem. Adapun faktor penghambatnya adalah waktu yang sangat singkat disekolah karena lebih banyak waktu saat dirumah dan lingkungan disekitar sekola

    السجع في الأمثال العربية التربوية في كتاب معجم المحفوظات = As-Saja’ pada Pepatah Arab Edukatif di dalam Buku Kamus Mahfuzhat

    Get PDF
    Penggunaan bahasa Arab dalam dunia pendidikan Islam memiliki nilai estetika tersendiri, salah satunya melalui ilmu balaghah, khususnya cabang ilmu badi’, yang mana di dalamnya terdapat dua muhassinat, namun penelitian ini berfokus pada pembahasan muhassinat lafdziyyah yaitu as-saja’. Karena, kajian tentang unsur keindahan as-saja’ dalam mahfuzhat masih belum banyak diteliti, begitu pula dengan pepatah Arab edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk as-saja’ di dalam Kamus Mahfuzhat, mengklasifikasikan jenis-jenisnya, serta menggali nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam bait-bait mahfuzhat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) dan analisis isi (content analysis). Data dikumpulkan melalui dokumentasi terhadap bait-bait mahfuzhat yang mengandung as-saja’, kemudian dianalisis berdasarkan ilmu balaghah dan pendidikan Islam. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dalam tiga tahapan, reduksi data untuk memilih data yang relevan dengan objek penelitian. Klasifikasi data disusun dalam bentuk tabel agar memudahkan analisis. Terakhir penarikan kesimpulan as-saja’ dan nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam mahfuzhat. dibuat deskripsi kemudian dihubungkan dengan teori-teori yang relevan. Peneliti menemukan bahwa dalam penelitian ini terdapat tiga jenis as-saja’ di dalam Kamus Mahfuzhat, yaitu saja’ al-mutharraf, al murasha, dan al-mutawazi. Selain itu, mahfuzhat yang mengandung as-saja’ memuat nilai-nilai pendidikan Islam berupa pendidikan akhlak, ibadah, dan aqidah. Mahfuzhat berperan penting dalam memperindah bahasa sekaligus membentuk karakter islami siswa melalui pesan-pesan bijak yang disampaikan secara esteti

    Analisis Survei Tingkat Motivasi Kerja Guru dan Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah pada SMPIT Robbani Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi kesenjangan antara motivasi kerja dengan strategi kepemimpinan di lapangan. Hal ini ditunjukkan bagaimana pemimpin melakukan berbagai pendekatan melalui berbagai cara tetapi motivasi intrinsik para guru tidak selalu naik. Dengan upaya pendekatan dilakukan untuk meningkatkan motivasi para guru agar selalu semangat dalam bekerja ataupun kesungguhannya dalam melakukan pekerjaannya yang berkaitan dilingkungan kerja. Di luar tujuan dirinya sendiri guna mencapai sebuah tujuan bersama yang telah ditetapkan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar tingkat motivasi kerja guru dan bagaimana strategi kepemimpinan kepala sekolah di SMP-IT Robbani Banjarbaru dalam upaya peningkatannya. Dengan bagaimana memberikan kebutuhan – kebutuhan yang mendasar dalam peningkatan motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method dengan desain Sequential explanatory, yaitu pendekatan kuantitatif ditahap awal yang dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif untuk memperkuat hasil data. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan secara offline kepada 36 guru, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan 2 narasumber pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja guru tergolong tinggi, baik dari segi intrinsik maupun ekstrinsik. Kepala sekolah menerapkan strategi transformasional yang ditandai dengan komunikasi terbuka, pemberian motivasi, serta penghargaan terhadap kinerja guru. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru (rho = 0,856 untuk intrinsik, rho = 0,600 untuk ekstrinsik dengan p<0,01). Hasil kualitatif mendukung hasil kuantitatif, di mana kepala sekolah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan membangun melalui pembinaan dan evaluasi berkelanjutan. Serta adanya pendukung berupa pemberian reward sebagai bentuk upaya penghargaan para guru dalam menjalankan tugasnya. Sehingga penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah mempunyai pengaruh besar dalam membentuk dan meingkatkan motivasi kerja. Gaya kepemimpinan yang kolaboratif dan humanis sangat diperlukan dalam menciptakan budaya kerja yang produktif di lingkungan sekolah. Selain itu, motivasi kerja guru dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan peningkatan sekolah

    مشكلات تعليم مهارة القراءة وحلها للتغلب عليها لدى طلاب الصف العاشر في المدرسة الحامد الثانوية الإسلامية الأهلية بنجرماسين = Problematika Pembelajaran Keterampilan Membaca dan Upaya Mengatasinya pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Swasta Al-Hamid Banjarmasin

    Get PDF
    Pembelajaran keterampilan membaca dalam bahasa Arab (maharah qira’ah) merupakan bagian penting dalam penguasaan bahasa Arab di jenjang Madrasah Aliyah. Namun, pada praktiknya, siswa kelas X Madrasah Aliyah Swasta Al-Hamid Banjarmasin masih menghadapi berbagai kendala dalam memahami teks-teks berbahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika yang dihadapi siswa dalam keterampilan membaca serta mengungkap upaya yang dilakukan oleh guru dan siswa dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru bahasa Arab dan siswa kelas X di madrasah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem utama dalam pembelajaran keterampilan membaca meliputi kesulitan dalam pengucapan huruf Arab (ashwat), kurangnya penguasaan kosakata, lemahnya pemahaman terhadap struktur kalimat dan kaidah nahwu-sharaf, serta rendahnya motivasi dan minat baca siswa. Faktor eksternal seperti keterbatasan media pembelajaran, metode yang monoton, dan latar belakang pendidikan siswa turut memperparah kondisi ini. Sebagai upaya solutif, guru menerapkan berbagai strategi seperti penggunaan media digital, variasi metode pembelajaran, pembimbingan tambahan, serta melibatkan orang tua dalam proses belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran membaca yang lebih efektif di madrasah, guna meningkatkan kompetensi literasi siswa dalam bahasa Arab

    Pengaruh Social Media Marketing, Perceived Usefulness dan Lifestyle terhadap Keputusan Penggunaan QRIS pada Generasi Z di Banjarmasin

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam sektor keuangan, termasuk munculnya sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS menjadi solusi efisien dan praktis dalam transaksi sehari-hari, terutama di era digital yang serba cepat. Generasi Z, yang dikenal sebagai generasi digital native, menjadi target potensial dalam adopsi teknologi ini karena mereka tumbuh dalam era serba digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Perceived Usefulness, dan Lifestyle terhadap keputusan penggunaan QRIS pada Generasi Z di Banjarmasin. Data pada penelitian ini dianalisis melalui SPSS 22 dengan uji data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dengan kriteria generasi Z di Banjarmasin dan pernah menggunakan QRIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing, Perceived Usefulness, dan Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Temuan ini menunjukkan pentingnya strategi pemasaran digital dan persepsi manfaat serta gaya hidup dalam mendorong adopsi teknologi pembayaran di kalangan anak muda

    Pengaruh Model Contekstual Teaching Learning (CTL) Berbasis Etnomatematika Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Materi Bangun Ruang di SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin

    Get PDF
    Dalam pembelajaran matematika, banyak siswa yang masih banyak kesulitan dalam memecahkan soal matematika. Oleh karena itu, guru perlu memahami lebih dalam kesulitan yang dialami peserta didik dalam proses pemecahan soal selama pembelajaran disekolah. Untuk mengetahui kesulitan tersebut guru dapat memberikan pertanyaan ataupun tes mengenai materi yang sudah dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Contekstual Teaching Learning (CTL) serta pengaruh model Contextual Teaching Learning (CTL) berbasis etnomatematika pada materi bangun ruang di SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendeketan kuantitatif menggunakan design one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 peserta didik kelas IV di SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui dokumentasi dan test. Posttest dilaksanakan dengan \ud menggunakan soal berbentuk pilihan ganda berjumlah 10 soal diambil dari instrumen soal yang telah dilakukan uji ahli, uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan inferensial melalui uji prasyarat analisis (Uji normalitas, uji homogenitas) dan uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon. Hasil temuan menunjukan bahwa hasil belajar siswa pada nilai Pretes kelas IV diperoleh nilai rata-rata sebesar 41,54 (Kategori rendah). Sedangkan nilai posttest kelas IV diperoleh nilai rata-rata sebesar 83,46 (Kategori sangat tinggi). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dalam penerapan model Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN Tanjung Pagar 4 Banjarmasin. Berdasarkan hasil hipotesis yang ditunjukan melalui uji hipotesis yakni 0.000, dibuktikan bahwa nilai sig(2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig. lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, H0 di tolak dan Ha diterima

    Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Pada Materi Bentuk Aljabar Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Pelaihari Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat kemampuan literasi numerasi siswa, terutama dalam memahami materi bentuk aljabar. Di samping itu, model pembelajaran konvensional yang masih bersifat umum dan belum memperhatikan kebutuhan belajar masing-masing individu turut menjadi hambatan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi serta seberapa efektif pendekatan tersebut dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa kelas VII SMP Negeri 5 Pelaihari pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah quasi experimental design dengan model pretest-posttest control group. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 5 Pelaihari dengan populasi sebanyak 51 siswa kelas VII. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, satu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dan satu kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional, yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi lembar observasi, tes pretest dan posttest, wawancara serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji gain, uji normalitas, homogenitas, dan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran berdiferensiasi terlaksana dengan sangat baik, dengan skor keterlaksanaan mencapai 100%. Nilai rata-rata posttest siswa di kelas eksperimen tercatat sebesar 68,04 dari nilai pretest sebesar 51,52 yang menunjukkan peningkatan kemampuan literasi numerasi. Hasil analisis menggunakan uji independent sample t-test, menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Artinya, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Temuan ini juga diperkuat dengan hasil uji gain pada kelas eksperimen yang menunjukkan skor sebesar 0,3584 yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi efektif terhadap kemampuan literasi numerasi pada materi bentuk aljabar siswa kelas VII SMP Negeri 5 Pelaihar

    Pengelolaan Arsip Dinamis Inaktif pada Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Pengelolaan arsip dinamis inaktif merupakan kegiatan memelihara arsip dinamis yang dikategorikan inaktif dan masih berharga oleh organisasi. Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan merupakan lembaga yang mengelola arsip dari lembaga-lembaga setingkat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan terutama arsip dinamis inaktif untuk pengelolaan arsip dinamis inaktif tetap dijalankan sesuai peraturan yang berlaku dan bisa dimanfaatkan oleh pemilik arsip, organisasi lain, peneliti, dan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah proses pengelolaan arsip dinamis inaktif dan kendala yang dihadapi pada Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan yang terdiri dari tahap penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, penggunaan, penyusutan, dan pemusnahan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah staf pengelola dan arsiparis yang terlibat dalam pengelolaan arsip dinamis inaktif di Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik Miles dan Huberman yang melalui tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pengelolaan arsip dinamis inaktif pada Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, melalui analisis dari pengamatan dan wawancara atas proses penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, penggunaan, penyusutan, dan pemusnahan arsip dinamis inaktif yang dilakukan pada Depot Arsip. Terdapat tiga kendala yang dihadapi pada proses pengelolaan arsip dinamis inaktif yaitu kurangnya kesadaran dalam mengelola arsip, pada bagian kebersihan ruangan penyimpanan, kurang sumber daya dan pasokan listrik yang tidak stabil

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇