IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Students’ Experience of Using Scanning Technique for Journal Reading

    Get PDF
    Reading skills are essential for students, requiring appropriate and precise techniques. Using scanning techniques can help students read journals more easily. The research questions are: a) What are the benefits of using scanning techniques for journal reading? b) What are the difficulties of using scanning techniques for journal reading?. The researcher employed a qualitative method with a narrative inquiry design. In-depth interviews were used as the data collection instrument. The participants in this study were students of UIN Antasari. Based on the findings, the researcher found that the experience of using scanning is an appropriate technique for reading journals because it helps some students find certain information, follow the reading flow, save time, motivate reading, improve skills and understanding, and eliminate boredom, making it more interesting. On the other hand, some others stated that they had difficulties in using scanning techniques to read journals, such as lack of knowledge, lack of motivation, lack of concentration, length of text, and failure to identify important information

    Implementasi Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah SMAN 1 Basarang Kabupaten Kapuas

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi terciptanya harmoni sosial di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural. Dalam konteks pendidikan, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), penerapan nilai-nilai moderasi beragama menjadi sangat krusial untuk membentuk karakter siswa yang toleran, inklusif, dan mampu menghargai perbedaan. Namun, implementasi moderasi beragama di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru, resistensi sebagian siswa, serta keterbatasan media pembelajaran yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMAN 1 Basarang, strategi yang digunakan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi, serta hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama di SMAN 1 Basarang dilakukan melalui pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai toleransi, dialog, dan anti-kekerasan, serta penggunaan metode pembelajaran partisipatif. Guru PAI juga berperan sebagai teladan dalam menerapkan sikap moderat di lingkungan sekolah. Dampaknya, siswa menunjukkan peningkatan sikap saling menghargai dan mampu berinteraksi secara harmonis dengan teman yang berbeda latar belakang agama dan budaya. Namun, ditemukan beberapa hambatan seperti masih adanya pandangan eksklusif di kalangan siswa dan keterbatasan sumber belajar yang kontekstual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMAN 1 Basarang telah berjalan cukup efektif, meskipun masih terdapat tantangan yang perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan bagi guru tentang moderasi beragama, pengembangan media pembelajaran yang relevan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif

    Unlocking English Fluency: Maximizing The ELSA Speak App for English Students to Overcome Speaking Barriers

    Get PDF
    Many English education students struggle with speaking skills, facing challenges such as incorrect pronunciation, limited vocabulary, and lack of confidence when speaking in class. To address these issues, this study examines the effectiveness of the ELSA Speak application in improving students’ speaking proficiency. The research uses an Explanatory Sequential Design, consisting of a quantitative phase followed by a qualitative phase. In the quantitative phase, students were given a pre-test and post-test to measure improvements in speaking skills. The results of the statistical analysis revealed that ELSA Speak significantly enhances speaking performance, particularly in pronunciation. In the qualitative phase, student interviews were conducted to explore their experiences using the application. The interview findings showed increased self-confidence and reduced language anxiety among students. Students also appreciated the app’s real-time pronunciation corrections and feedback system. Although some minor technical issues were reported, students still found ELSA Speak engaging and helpful. Overall, the study concludes that ELSA Speak is an effective tool for improving pronunciation, fluency, and confidence in English speaking. This demonstrates that structured digital learning can effectively complement traditional language instructio

    Manajemen Tata Ruang Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Manajemen tata ruang perpustakaan yang efektif sangat penting. Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru perlu menerapkan manajemen tata ruang yang baik untuk meningkatkan fungsi dan tujuan perpustakaan, serta meningkatkan minat pengunjung. Dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang tepat, perpustakaan dapat mencapai tujuan yang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen tata ruang yang ada di Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, kendala yang dihadapi dalam manajemen tata ruang, serta upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala dalam manajemen tata ruang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan manajemen tata ruang di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan kepala bidang bagian layanan, pustakawan dan pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen tata ruang di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru telah dirancang dan dijalankan secara terstruktur melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Perpustakaan telah menyediakan berbagai ruang layanan yang sesuai dengan prinsip tata ruang akan tetapi ruang perpustakaan secara keseluruhan kurang menarik karena kurangnya perhatian terhadap aspek estetika. Selain penyediaan ruang layanan, juga disediakan fasilitas fisik yang memadai, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Namun, masih terdapat kendala seperti minimnya anggaran dan kurangnya tenaga pustakawan profesional. Akan tetapi dilakukannya upaya untuk mengatasi kendala tersebut seperti optimalisasi anggaran dan berencana merekrut tenaga pustakawan professiona

    تعليم اللغة العربية في المعهد العصري الجوهر تنكاران مارتافورا = Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Modern Al-Jauhar Tungkaran Martapura

    Get PDF
    Penelitian skripsi ini membahas tentang proses pembelajaran bahasa Arab di Pondok Modern Al-Jauhar Tungkaran Martapura. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab di pondok tersebut, mulai dari metode yang digunakan, pendekatan yang diterapkan oleh guru, hingga peran lingkungan pondok dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab sehari-hari bagi para santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang guru bahasa Arab serta beberapa santri sebagai informan di Pondok Modern Al-Jauhar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab di Pondok Modern Al-Jauhar mengadaptasi kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al Islamiyah (KMI) dari Pondok Modern Darussalam Gontor. Metode utama yang digunakan adalah metode langsung (direct method), yaitu santri dibiasakan menggunakan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pondok juga menerapkan lingkungan berbahasa (al-bi’ah al-‘arabiyyah) untuk mendukung penguasaan keterampilan bahasa Arab. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi secara bertahap juga mulai dikembangkan untuk menunjang efektivitas pengajaran

    Analisis Kepuasan Pengguna Layanan Gofood dengan Metode Importance Performance Analysis di Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pengguna layanan Gofood dengan metode Importance Performance Analysis di Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah masyarakat Kota Banjarmasin. Sampelnya yaitu masyarakat yang sedang atau tinggal di Banjarmasin dan pernah pesan makanan atau minuman di aplikasi Gofood minimal 2 kali dalam 3 bulan terakhir. Hasil survei kemudian dianalisis dengan metode Importance Performance Analysis. Berdasarkan temuan dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata tingkat kesesuaian antara kepentingan atau harapan dan kinerja layanan Gofood yaitu sebesar 93,08%. Hasil ini termasuk dalam kategori sangat puas. Namun, berdasarkan hasil analisis menggunakan metode Importance Performance Analysis ditemukan beberapa indikator yang kinerjanya harus diperbaiki, hal ini dapat dilihat dari diagram kartesius kuadran 1 sebagai prioritas utama yang harus diperbaiki oleh pihak Gofood, yaitu kesesuaian dengan klasifikasi produk, perintah/ketentuan berlaku sesuai janji, adanya mekanisme dalam penanganan masalah, pengembalian uang, dan ketersediaan customer service melalui telepon

    Program Emergent Literacy Skill AUD di Kids Library Palnam Banjarmasin

    Get PDF
    Program literasi pada anak sangatlah penting dalam meningkatkan minat baca anak dan kemampuan literasi melalui kegiatan di perpustakaan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kemampuan anak yang masih belum mampu menyimak, mendengar, berbicara dan membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Program Emergent Literacy Skill AUD Di Kids Library Palnam Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah para staf pelayanan anak di area sirkulasi di kids library palnam Banjarmasin. Objek penelitian adalah program emergent literacy skiil AUD di kids library palnam Banjarmasin. Teknik pengumpulan data ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini antara lain pada program emergent literacy skill AUD di kids library palnam Banjarmasin, pada perencanaan berupa kunjungan sekolah setiap hari, dongeng nasional, layanan peminjaman dan pengembalian buku, pembuatan kartu anggota dan tersedianya berbagai fasilitas bermain anak di kids library palnam. Pada pelaksanaan, diadakan dongeng setiap hari untuk kunjungan sekolah, dongeng nasional untuk hari tertentu saja sperti hari anak atau dongeng, layanan peminjaman dan pengembalian dan kunjungan umum. Adapun media yang digunakan visual contohnya seperti video tron atau LED (Light Emitting Diode), boneka dan membaca nyaring. Tersedia alat bermain misalnya permainan outdoor dan indoor seperti perosotan, rumah-rumahan, lego trampolin, jungkat-jungkit dan lain-lain

    Strategi Komunikasi Dakwah Guru Muhammad Arsyad Dalam Majelis Taklim Masjid Al-manar di Desa Pulau Sugara Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi dakwah Guru Muhammad Arsyad dalam Majelis Taklim Masjid Al-Manar di Desa Pulau Sugara Kabupaten Barito Kuala dalam menyampaikan pesan-pesan agama, selain mengetahui strategi komunikasi dakwah juga mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru Muhammad Arsyad dan Jama’ah Majelis Taklim Masjid Al-Manar dan objek penelitian adalah Strategi Komunikasi Dakwah yang disampaikan oleh Guru Muhammad Arsyad. Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa strategi komunikasi dakwah Guru Muhammad Arsyad menggunakan strategi sentimentil (al-manhâj al-athifi) melalui pemberian nasehat yang mengesankan, memanggil dengan kelembutan serta strategi rasional (al-manhâj al-aqli) yang memfokuskan pada aspek akal pikiran. Selain itu, strategi sensorik (al-manhaj al-hissi) juga digunakan melalui ibadah shalat-shalat sunnah dan pembacaan syair-syair maulid. Dalam pelaksanaan komunikasi dakwahnya beliau melakukan perencanaan dengan mempelajari isi kitab, menyampaikan pesan dakwah sesuai dengan kitab yang telah dipelajari, dan mengevaluasi setelah selesai majelis taklim selesai. Faktor pendukung Guru Muhammad Arsyad dalam menyampaikan pesan pesan agama memiliki kepribadian yang baik dan mempunyai wawasan agama yang luas, respon masyarakat Pulau Sugara yang luar biasa. Faktor Penghambat Guru Muhammad Arsyad adalah pada kurangnya jama’ah memiliki kitab yang dikaji dan keberadaan anak-anak sering bermain di lingkungan Masjid menjadi kurangnya fokus jama’ah mendengarkan pesan dakwah yang disampaikan

    Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

    Get PDF
    Kemajuan teknologi dan globalisasi menuntut lembaga pendidikan untuk terus beradaptasi, sehingga peningkatan mutu pendidikan menjadi prioritas. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mengelola sekolah serta mendukung pencapaian delapan standar nasional pendidikan. Salah satu faktor penentu mutu pendidikan adalah kinerja guru, yang sangat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah. Kepala sekolah yang mampu membimbing dan memberdayakan guru menjadi kunci dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini untuk menjawab fokus penelitian mengenai peran kepala sekolah, faktor pendukung dan faktor penghambat peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 2 Kandangan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diperoleh dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan menjadikan informan utama kepala sekolah dan guru serta informan tambahan seperti pengawas, siswa, tenaga administrasi, komite sekolah dan orang tua/wali siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru secara keseluruhan tergolong dengan baik, hal ini terbukti dari guru menyusun RPP, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran dengan memberikan remedial kepada siswa dan membimbing dan melatih siswa melalui pendekatan personal dan motivasi. Kepala sekolah berhasil mengimplementasikan tujuh peran EMASLIM (Edukator, Manajer, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator dan Motivator) secara optimal. Sebagai edukator, kepala sekolah menyelenggarakan pelatihan dan evaluasi rutin, sebagai manajer, mengembangkan kurikulum, mendorong inovasi, dan menjalin kolaborasi eksternal, sebagai administrator, memastikan transparansi administrasi dan digitalisasi, sebagai supervisor, melaksanakan supervisi akademik dan pembinaan melalui komunitas belajar, sebagai leader, membangun budaya sekolah yang kondusif dan inspiratif, sebagai inovator, menggagas pengembangan sarana dan kompetensi guru, dan sebagai motivator, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan sistem reward and punishment berbasis kinerja. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kepribadian baik dan keteladanan kepala sekolah, pelatihan, motivasi, sarana prasarana memadai, hubungan harmonis, serta dukungan eksternal. Penelitian ini tidak menemukan hambatan signifikan, namun mencatat adanya hambatan seperti ketidaksesuaian bidang ajar, keterbatasan penguasaan teknologi dan kurangnya dukungan dari berbagai pihak. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru

    Hubungan Tingkat Hafalan Perkalian Siswa dengan Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Operasi Hitung Pembagian pada Siswa Kelas IV MIN 8 HST

    Get PDF
    Perkalian dan pembagian dalam matematika saling berkaitan. Pemahaman konsep perkalian dapat membantu dalam pemecahan masalah pembagian, yaitu dengan cara mengingat hafalan perkalian yang dimiliki. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat hafalan perkalian siswa kelas IV MIN 8 HST, untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pembagian pada kelas IV MIN 8 HST, serta untuk mengetahui hubungan antara tingkat hafalan perkalian siswa dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pembagian pada kelas IV MIN 8 HST. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV di MIN 8 HST Tahun Ajaran 2023/2024 yang berjumlah 149 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling yaitu kelas IVB yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, tes, dan dokumentasi. Tenik analisis data dengan menggunakan uji normalitas, linearitas, dan uji korelasi sederhana menggunakan SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hafalan yaitu 20,59% siswa sangat kurang, 17,65% siswa kurang, 38,23% siswa cukup, 17,65% baik, bahkan terdapat 5,88% siswa sangat baik menguasai hafalan perkalian. Hasil tes dalam menyelesaikan operasi hitung pembagian menunjukkan 32,35% siswa sangat baik, 17,65% siswa baik, 17,65% siswa cukup baik, 14,7% siswa kurang baik, serta 17,65% siswa mendapat hasil yang sangat kurang. Terdapat hubungan antara tingkat hafalan perkalian siswa dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan operasi hitung pembagian pada kelas IV MIN 8 HST, dibuktikan dari hasil uji korelasi Pearson dengan nilai Sig. 0,00<0,05 juga dari nilai korelasi Pearson sebesar 0,761 yang berarti korelasi kuat. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇