IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Kompleksitas Isbat Nikah dalam Menjamin Kepastian Hukum dan Hak Asasi Pasangan Nikah Siri di Hulu Sungai Utara

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika nikah siri di Hulu Sungai Utara yang menimbulkan dilema hukum, khususnya bagi pasangan tanpa anak akibat penolakan tajdidun nikah di KUA serta batasan ketat syarat isbat nikah dalam Pasal 7 ayat (3) KHI. Status hukum tersebut menyebabkan diskriminasi terhadap hak sipil pada pasangan tanpa anak, karena tidak mendapatkan urgensi hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompleksitas isbat nikah dalam menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Secara spesifik, penelitian ini bermaksud mengidentifikasi serta menganalisis peran Pengadilan Agama Amuntai dalam memberikan jaminan perlindungan hak sipil, sekaligus menganalisis kompleksitas isbat nikah untuk mendapatkan perlindungan hukum bagi pasangan nikah siri tanpa anak di Pengadilan Agama Amuntai. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris (field research) dengan pendekatan kasus (case approach). Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perlindungan hukum di Pengadilan Agama Amuntai masih terhambat oleh aturan administrasi yang kaku, di mana petugas sering membatasi pendaftaran isbat nikah bagi pasangan yang belum memiliki anak. Pembatasan ini disebabkan karena calon pemohon tersebut dianggap tidak memiliki kepentingan mendesak. Praktik ini akhirnya menghalangi hak warga untuk mendapatkan kepastian hukum, karena seharusnya keputusan diterima atau tidaknya sebuah perkara berada di tangan hakim melalui persidangan, bukan diputus di meja pendaftaran. Untuk itu, diperlukan kemudahan akses dan kerja sama antara petugas serta hakim agar setiap warga, tanpa kecuali, bisa mendapatkan keadilan dan perlindungan status hukum demi martabat mereka

    Literasi Mahasiswa terhadap Urgensi Integrasi Ilmu di Prodi PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Integrasi ilmu merupakan paradigma utama dalam pengembangan pendidikan tinggi keislaman, termasuk di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Keberhasilan integrasi ilmu tidak hanya ditentukan oleh konsep dan kebijakan institusional, melainkan juga oleh kesiapan literasi mahasiswa sebagai subjek pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis literasi mahasiswa terhadap integrasi ilmu, implikasi literasi mahasiswa terhadap paradigma berpikir integratif, dan tantangan bagi mahasiswa dalam memahami literasi integrasi ilmu di Prodi PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Dosen Pengajar Mata Kuliah Pengantar Integrasi Ilmu dan Mahasiswa PAI Semester 2 Tahun Akademik 2025/20226. Analisis data ini dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi mahasiswa terhadap urgensi integrasi ilmu di Prodi PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin meliputi literasi sains, literasi agama, literasi akademik, literasi digital dan literasi integratif. Mahasiswa mulai mengaitkan sains dengan nilai-nilai keislaman dengan kehidupan sehari-hari, serta memahami ajaran agama secara kontekstual dengan realitas sosial. Namun, pada aspek literasi akademik dan digital, mahasiswa masih cenderung bersifat konsumtif, bergantung pada sumber poprler dan AI tanpa proses verifikiasi kritis. Literasi tersebut berimplikasi pada berkembangnya pola pikir holistik, kritisi, dan reflektif yang tercermin dalam kebiasaan menghubungkan dalil keagamaan dengan bukti empiris, diskusi akademik, serta kemampuan menghasilkan karya tulis ilmiah bertema integrasi ilmu. Adapaun tantangan yang dihadapi mahasiswa meliputi keterbatasan pemahaman bahasa ilmiah dan asing, rendahnya minat baca terhadap literatur integratif berkualitas, sikap belajar pasif, ketergantungan pada AI, serta kesulitas mensisntesis perbedaan metodologi antara ilmu agama dan ilmu umum. Bagi peneliti selanjutnya berpeluang mengkaji pengembangan model pembelajaran integratif berbasis penguatan literasi akademik dan pengaruh literasi integratif terhadap capaian akademik mahasiswa

    Analisis Sosiologis Yuridis Pelayanan Isbat Nikah Massal Oleh Pengadilan Agama Tanjung di kecamatan Bintang Ara Kab. Tabalong

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Analisis Sosiologis-Yuridis terhadap Pelayanan Isbat Nikah Massal oleh Pengadilan Agama Tanjung di Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong.” Latar belakang penelitian ini adalah masih maraknya praktik perkawinan tidak tercatat (nikah sirri) di wilayah pedesaan akibat faktor ekonomi, jarak geografis, dan rendahnya pemahaman hukum masyarakat. Kondisi tersebut menimbulkan permasalahan hukum terkait status istri dan anak. Untuk mengatasinya, Pengadilan Agama Tanjung melaksanakan program Isbat Nikah Massal melalui gerakan GEMPAR (Gerakan Melayani Masyarakat Pencari Keadilan dari Desa Terluar) sebagai bentuk pelayanan hukum terpadu bagi masyarakat terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan isbat nikah massal di Kecamatan Bintang Ara tahun 2021 serta menganalisisnya dari sisi sosiologis yuridis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan hakim Pengadilan Agama, Kepala KUA, aparat desa, dan peserta isbat nikah massal, serta dokumentasi dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan isbat nikah massal dilakukan secara terpadu dan sistematis melalui tahapan koordinasi (16 Februari 2021), pendataan peserta (10–16 Februari 2021), sidang lapangan (18 Februari 2021), dan penyerahan dokumen (25 Februari 2021) dengan jumlah peserta 41 pasangan suami istri. Dari aspek yuridis, pelaksanaan isbat nikah massal merupakan implementasi Pasal 2 dan 7 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 serta Pasal 7 KHI yang memberikan dasar hukum bagi Pengadilan Agama untuk menetapkan keabsahan perkawinan yang belum tercatat. Dari aspek sosiologis, kegiatan ini mencerminkan adaptasi sosial masyarakat terhadap hukum formal dan peningkatan kesadaran hukum. Dengan demikian, isbat nikah massal tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga berperan sebagai sarana perubahan sosial dan pelayanan hukum yang humanis, inklusif, dan berkeadilan bagi masyarakat pedesaa

    Penanaman Akhlak Terpuji Terhadap Guru Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Slb Negeri 2 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di lapangan yang menunjukkan bahwa masih terdapat siswa tunagrahita yang belum mampu menerapkan akhlak terpuji kepada guru secara optimal. Hal ini terlihat dari berbagai perilaku, seperti kurang santun dalam berkomunikasi, tidak membiasakan diri memberi salam atau menyapa guru, berbicara ketika proses pembelajaran sedang berlangsung, serta belum menunjukkan sikap hormat secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa penanaman nilai-nilai akhlak pada siswa tunagrahita memerlukan pendekatan yang lebih terarah, sistematis, dan berkesinambungan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SLB Negeri 2 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam proses penanaman akhlak terpuji kepada guru pada siswa tunagrahita dalam pembelajaran PAI, sekaligus mengkaji berbagai faktor yang menjadi pendukung maupun penghambat dalam pelaksanaannya. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menggambarkan praktik pembelajaran, tetapi juga memberikan gambaran kontekstual mengenai dinamika yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi guru PAI, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Objek penelitian mencakup perencanaan pembelajaran, metode, strategi, media, serta pendekatan yang digunakan guru dalam menanamkan akhlak terpuji kepada siswa tunagrahita. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menyusun perencanaan pembelajaran yang inklusif dan menyesuaikan dengan kemampuan siswa. Dalam pelaksanaannya, guru menggunakan strategi variatif, keteladanan, media yang sesuai, serta pendekatan emosional, dengan evaluasi melalui pengamatan dan penilaian individual. Namun, penanaman akhlak terpuji masih terkendala oleh pergaulan peserta didik dan ketidakkonsistenan keteladanan sebagian guru, sehingga menghambat proses internalisasi nila

    Penerapan Metode Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan metode pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak secara efektif dalam pembelajaran Aqidah Akhlak. Berdasarkan observasi awal di Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin, ditemukan bahwa meskipun materi Aqidah Akhlak telah disampaikan secara teoritis, tidak seluruh siswa menunjukkan pemahaman dan penghayatan nilai yang optimal dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu menyentuh aspek afektif dan membangun keterlibatan aktif peserta didik dengan menggunakan berbagai metode dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak serta mengidentifikasi hambatan dan solusi dalam pelaksanaannya di Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru Aqidah Akhlak serta 6 siswi kelas XI dan XII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran dilakukan dengan mengombinasikan beberapa metode dalam proses pembelajaran melalui penyampaian materi, tanya jawab, ceramah, diskusi, serta penyampaian metode bercerita seperti contoh atau kisah yang relevan dengan materi. Hambatan yang ditemukan meliputi menurunnya konsentrasi siswa, kondisi kelas yang kurang kondusif, serta rasa malu dan kurang percaya diri siswa ketika diminta berpartisipasi dalam pembelajaran. Solusi yang dilakukan guru antara lain mengombinasikan beberapa metode pembelajaran, mengatur durasi dan teknik penyampaian materi, serta melibatkan siswa secara bertahap untuk meningkatkan keberanian dan partisipasi aktif

    Implementasi Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan di SMA Negeri 7 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Manajemen Mutu Terpadu (MMT) dalam meningkatkan kualitas layanan dan proses pembelajaran secara berkelanjutan di lembaga pendidikan. Pendekatan MMT menekankan prinsip perbaikan terus-menerus melalui siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA). SMA Negeri 7 Banjarmasin merupakan salah satu sekolah yang telah mengimplementasikan berbagai program peningkatan mutu, sehingga menarik untuk dikaji secara komprehensif berdasarkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan perencanaan Implementasi Manajemen Mutu Terpadu di SMA Negeri 7 Banjarmasin, menjelaskan pelaksanaan Manajemen Mutu Terpadu, menguraikan pelaksanaan evaluasi dalam implementasi Manajemen Mutu Terpadu, serta mendeskripsikan tindak lanjut hasil evaluasi dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua dengan total 10 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Manajemen Mutu Terpadu di SMA Negeri 7 Banjarmasin telah berjalan secara sistematis melalui penerapan siklus PDCA. Pada tahap Plan, sekolah melakukan perencanaan program melalui evaluasi dan refleksi kegiatan tahun sebelumnya serta penyusunan rencana kerja dan anggaran sekolah. Pada tahap Do, pelaksanaan mutu diwujudkan melalui penguatan program kurikulum, kegiatan kesiswaan, pengembangan sarana prasarana, serta pembinaan karakter peserta didik. Pada tahap Check, sekolah melaksanakan evaluasi secara berkala melalui supervisi akademik, rapat evaluasi, dan penilaian kinerja. Selanjutnya pada tahap Act, sekolah melakukan tindak lanjut berupa perbaikan dan penyempurnaan program berdasarkan hasil evaluasi sebagai bentuk penerapan prinsip perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian implementasi Manajemen Mutu Terpadu berbasis siklus PDCA pada jenjang SMA, khususnya di Kalimantan Selatan

    فعالية استخدام وسيلة العجلة الدوّارة في تعليم مهارة الكلام لطلبة الصف العاشر بالمدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية 2 بنجرماسين = Efektivitas Media Roda Putar (Spin Wheel) dalam Pembelajaran Maharah Kalam untuk Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 2 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara (maharah kalam) siswa dalam pembelajaran Bahasa Arab sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media Roda Putar (Spin Wheel) dalam pembelajaran maharah kalam dengan membandingkan hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan media tersebut dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Data diperoleh melalui tes dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan melalui uji instrumen, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,017 pada kelas kontrol yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Sedangkan pada kelas eksperimen diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan posttest. Dan Uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,458, yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, hipotesis nol (H0) diterima, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media roda putar tidak efektif dalam meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas X di MAN 2 Banjarmasin

    Rancangan Manajemen Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di MAN Tanah Laut

    Get PDF
    Rendahnya motivasi belajar peserta didik berkaitan dengan manajemen kelas yang belum optimal. Terlihat dari kurangnya keaktifan, ketidakpatuhan terhadap aturan kelas, serta rendahnya tanggung jawab dalam mengerjakan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa suasana kelas belum mampu mendorong perhatian, keterlibatan, dan minat belajar peserta didik. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan manajemen kelas yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tertib, dan kondusif. Dengan pengelolaan kelas yang baik, hambatan dalam pembelajaran dapat diminimalkan sehingga motivasi dan kemampuan peserta didik dapat berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rancangan manajemen kelas dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MAN Tanah Laut dan mengetahui strategi manajemen Kelas dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MAN Tanah Laut. Metode penelitian yang digunakan untuk jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kepala Madrasah, guru dan peserta didik yang memberikan informasi tentang data yang digali. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan manajemen kelas yang dirancang dan diterapkan secara efektif mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penerapan aturan dan prosedur yang jelas, penguatan positif, konsekuensi yang bersifat mendidik, pengelolaan waktu yang baik, serta penataan ruang kelas yang nyaman menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendorong peserta didik untuk lebih fokus dan termotivasi. Selain itu, strategi manajemen kelas melalui penataan lingkungan belajar, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta pembimbingan perilaku dan pemberian motivasi oleh guru berperan penting dalam meningkatkan partisipasi, rasa percaya diri, dan semangat belajar peserta didik. Dengan demikian, manajemen kelas yang baik menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran

    Pengaruh Social Media Marketing terhadap Brand Evangelist Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan strategi pemasaran, termasuk dalam konteks institusi pendidikan tinggi. Social media marketing (SMM) dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi strategis untuk membangun hubungan emosional, keterlibatan dan citra positif institusi. Dalam persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, kemampuan mahasiswa untuk berperan sebagai brand evangelist menjadi aset penting karena mereka secara sukarela menyebarkan pengalaman positif dan rekomendasi melalui word of mouth (WOM). Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi tingkat aktivitas elemen social media marketing serta menganalisis pengaruh social media marketing terhadap brand evangelist mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain prediktif kausalitas. Metode survei diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 415 mahasiswa sebagai responden, yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4.0.9.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan penilaian yang cukup baik terhadap aktivitas social media marketing dan brand evangelist dengan nilai rata-rata sebesar 3,26. Hasil pengujian struktural membuktikan bahwa dimensi entertainment, interaction dan trendiness berpengaruh signifikan terhadap brand evangelist, sedangkan dimensi customization tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten media sosial yang menghibur, interaktif dan relevan dengan tren terkini berperan penting dalam mendorong mahasiswa menjadi brand evangelist Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasi

    Layanan Referensi di Perpustakaan (Studi Deskriptif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan)

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang layanan referensi di dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi Kalimantan Selatan dan Kendala yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan layanan referensi pada dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi Kalimantan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah Mendiskripsikan bagaimana layanan referensi pada dinas perpustakaan dan kearsipan daerah provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan layanan referensi serta Mendiskripsikan kendala apa saja yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan layanan referensi pada perpustakaan dan kearsipan daerah provinsi Kalimantan Selatan. Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sementara teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan referensi pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat melalui peningkatan aksebilitas, penyediaan koleksi yang beragam, serta komitmen pustakawan dalam memberikan pelayanan yang akurat, ramah, dan profesional. Layanan ini didukung dengan jam operasional yang luas, prosedur pelayanan yang sederhana, juga upaya berkelanjutan dalam memperbaiki kinerja pustakawan, memperbaharui koleksi, dan mendokumentasikan seluruh kegiatan layanan. Meskipun layanan referensi masih bersifat offline dan menerapkan sistem tertutup, pemanfaatan katalog online serta inovasi ruang layanan menunjukkan adanya perkembangan positif. Namun disamping itu, ada kendala yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan layanan referensi pada dinas perpustakaan dan kearsipan daerah provinsi Kalimantan Selatan seperti perbedaan ekspetasi pemustaka dalam sistem layanan tertutup. Kendala ini menjadi tantangan bagi pustakawan dalam menjaga agar pengalaman pengguna tetap nyaman. Diperlukan strategi komunikasi dan inovasi layanan lebih lanjut untuk menjembatani antara prosedur operasional perpustakaan dan ekspektasi pemustaka. Hal ini menjadi perhatian agar pengalaman pemustaka atau pengguna tetap optimal

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇