IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengaruh Productive Disposition Terhadap Kemampuan Penalaran Imitatif Matematis Siswa di Kelas XI pada Materi Matriks MAN 2 Banjarmasin Tahun Ajaran 2024/2025
Penulisan ini dilatar belakangi dengan belajar productive disposition atau berpikir positif terhadap matematika dan mampukah menuangkan kemampuan penalaran imitatifnya terhadap konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara productive disposition terhadap kemampuan penalaran imitatif matematis siswa di kelas XI pada materi matriks MAN 2 Banjarmasin Tahun Ajaran 2024/2025.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 2 Banjarmasin Tahun Ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling, sehingga diperoleh kelas XI A MAN 2 Banjarmasin sebagai sampel penelitian dengan jumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, tes, dokumentasi dan observasi. Kemudian data dianalisis menggunakan Teknik analisis data, yaitu uji normalitas, dan uji korelasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa productive disposition dan penalaran imitatif matematis siswa, keduanya termasuk kedalam tingkatan “Tinggi dan Sangat Baik” dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara productive disposition terhadap kemampuan penalaran imitatif matematis siswa di kelas XI pada materi matriks MAN 2 Banjarmasin Tahun Ajaran 2024/202
Kontribusi Efikasi Diri terhadap Stres Kerja Karyawan di PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ahmad Yani Banjarmasin
Stres kerja merupakan suatu kondisi yang dialami karyawan, disebabkan
oleh beban kerja yang berlebihan, kurangnya waktu dalam penyelesaian
pekerjaan, dan ketegangan emosional yang berdampak negatif terhadap kinerja
karyawan. Ketika seseorang tidak yakin atas tujuan apapun yang akan dicapainya,
maka stres dalam pekerjaanpun akan muncul yang juga dipengaruhi dengan
permasalahan, baik berasal dari dalam ataupun luar organisasi. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui tingkat efikasi diri dan stres kerja karyawan, serta kontribusi
efikasi diri terhadap stres kerja karyawan yang berada di PT. PLN (Persero) Unit
Layanan Pelanggan (ULP) Ahmad Yani Banjarmasin.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu penelitian
yang bersifat inferensial dengan berdasarkan hasil pengujian statistik terhadap
hipotesis, kemudian ditarik kesimpulan dengan menggunakan data empirik hasil
pengumpulan data melalui pengukuran. Responden pada penelitian ini adalah
karyawan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ahmad Yani, baik yang berada di
kantor ataupun lapangan. Analisis data menggunakan teknik regresi linear
sederhana dengan SPSS Statistic 29 untuk mengetahui kontribusi efikasi diri
terhadap stres kerja karyawan pada sampel penelitian.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri yang
dimiliki karyawan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ahmad Yani sebanyak 28,4%
karyawan memiliki tingkat efikasi diri rendah, tingkat sedang sebesar 63,7%, dan
tingkat tinggi sebesar 7,8%. Sedangkan tingkat stres kerja karyawan sebesar 9,8%
memiliki tingkat stres kerja rendah, tingkat sedang sebesar 70,6%, dan tingkat
tinggi sebesar 19,6%. Hasil kontribusi efikasi diri terhadap stres kerja karyawan di
PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ahmad Yani Banjarmasin
diperoleh dari nilai signifikansi tabel ANOVA sebesar 0,002 < 0,05. Besaran
kontribusi efikasi diri terhadap stres kerja diperoleh dari nilai koefisien
determinasi (R square) sebesar 0,088 yang berarti kontribusi variabel efikasi diri
terhadap stres kerja adalah sebesar 8,8%, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh
faktor lain
Dakwah Bil Hal Barisan Pemadam Kebakaran Kota Banjarmasin Dalam Tinjauan Manajemen
Dakwah Bil hal merupakan suatu tindakan nyata dalam melakukan
kebaikan. Dakwah Bil hal tidak hanya bisa dilakukan oleh orang yang mempunyai
kemampuan dalam berdakwah saja tetapi juga bisa dilakukan oleh semua orang.
Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang kegiatan yang dilakukan oleh barisan
pemadam kebakaran di Kota Banjarmasin yang sesuai atau relevan dengan kegi atan
Dakwah Bil hal.
Penelitian ini merupakan field research dengan metode pengumpulan
datanya yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasill penelitian ini
menunjukan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh BPK Kota Banjarmasin yaitu
berupa ikut serta dalam membantu musibah kebakaran, ikut serta dalam kegiatan
keagamaan dan ikut andil dalam kegiataan kemanusiaan dengan tinjauan
manajemen. Semua itu jika dikaitkan dalam dakwah Bil hal yang mana jika dilihat
pengertiannya bahwa Dakwah Bil hal merupakan aktualisasi kegiatan atau bentuk
nyata dalam melakukan kebaikan. Oleh karena itu kegiatan yang dilakukan BPK
Kota Banjarmasin sejalan dengan Dakwah Bil hal
Dampak Kenaikan Retribusi Parkir Berdasarkan Perda Nomor 15 Tahun 2023 Terhadap Pedagang Kaki Lima Di Banjarmasin
Hampir seluruh masyarakat Kota Banjarmasin memiliki kendaraan
pribadi seperti sepeda, sepeda motor, mobil, dan lain-lain, jika pertumbuhan
penduduk (kotamadya) mempunyai perekonomian yang cukup atau tingkat
pendapatan yang stabil, berarti dapat memiliki mobil pribadi model
transportasi dalam bentuk. Dalam upaya menangani permasalahan ini,
Pemerintah Kota Banjarmasin mengesahkan Peraturan Daerah (PERDA)
Nomor 15 Tahun 2023 tentang Retribusi Parkir. PERDA ini bertujuan untuk
meningkatkan pendapatan daerah melalui pengelolaan parkir yang lebih
baik, sekaligus menciptakan keteraturan di ruang publik.
Metode Penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah
penelitian hukum empiris. Dengan pendekatan sosiologis hukum, penelitian
ini menyediakan data deskriptif analitis, yaitu uraian tertulis atau lisan
tentang masing-masing objek penelitian dan perilaku sebenarnya.
Beberapa pedagang melaporkan bahwa kenaikan tarif parkir
menurunkan jumlah pengunjung, meskipun dampaknya cenderung
sementara. Pedagang lain justru menganggap kebijakan ini memberikan
manfaat dari aspek pengelolaan parkir yang lebih baik. Namun, secara
umum, kenaikan tarif parkir juga meningkatkan beban ekonomi pedagang
yang harus membayar pungutan tambahan seperti biaya kebersihan dan
keamana
Pengaruh Persepsi Kemudahan Brand Image dan Fitur Layanan terhadap Keputusan Mahasiswa/i UIN Antasasi Banjarmasin Bertransaksi Menggunakan Aplikasi DANA
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada era modern yang
dipadukan dengan perkembangan ekonomi khususnya di bidang finansial dan yang
akan memberikan kemudahan pada aspek layanan keuangan berbabasis digital.
Salah satu aplikasi dari fintech ini adalah DANA. Mahasiswa yang merupakan
mereka yang mengerti serta mengikuti perkembangan teknologi di era modern yang
salah satunya yaitu melakukan transaksi menggunakan aplikasi pembayaran digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh persepsi
kemudahan, brand image dan fitur layanan terhadap keputusan mahasiswa UIN
Antasari bertransaksi menggunakan aplikasi DANA.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitafif, dengan berfokus pada
pengaruh secara simultan (F) dan parsial (T). Data dianalisi dengan uji instrument,
uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda uji hipotesis dan uji koefisien
determinasi (R2). Survei dilakukan dengan menggunakan kuesiener sebagai metode
riset melalui kuesiener dengan menyebarkan google form kepada 100 mahasiswa/i
UIN Antasari yang bertransaksi menggunakan aplikasi DANA. Sampel diambil
dengan menggunakan teknik non-propability sampling dengan teknik accidental
sampling. Kemudian dilakukan pengujian dengan menggunakan program SPSS
versi 25.
Variabel persepsi kemudahan, brand image dan fitur layanan secara
simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan bertransaksi
menggunakan aplikasi. Secara parsial, hanya variabel brand image dan fitur
layanan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel keputusan
bertransaksi menggunakan aplikasi DANA. Sedangkan variabel persepsi
kemudahan hanya berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan
mahasiswa/i berransaksi menggunakan aplikasi DANA
Peran Guru dalam Mereduksi Perilaku Agresivitas Siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Teluk Tiram Darat Banjarmasin
Peran guru sangat penting dalam mengurangi perilaku agresif siswa, yang
dapat berdampak negatif pada teman-temannya dan menciptakan suasana sekolah
yang tidak nyaman. Faktor penyebab agresivitas ini meliputi pengaruh orang tua,
lingkungan, dan kurangnya komunikasi antara sekolah dan orang tua. Oleh karena
itu, guru wali kelas dihadapkan pada tantangan untuk memberikan stimulus agar
siswa dapat mengembangkan perilaku dan akhlak yang baik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif yang memberikan gambaran tentang peranan guru dalam mereduksi
perilaku agresivitas. Terdapat tiga orang subjek dan dua orang significant others
pada penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan
wawancara mendalam dengan para guru. Adapun teknik analisis data yang
dilakukan di lapangan yaitu dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan
kesimpulan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan peran guru
dalam mereduksi perilaku agresivitas siswa dan mendeskripsikan faktor
pendukung serta faktor penghambat yang dihadapi guru dalam mereduksi perilaku
agresivitas siswa di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Teluk Tiram Darat
Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukan bahwa guru sangat berperan dalam mereduksi
perilaku agresif siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar tetapi juga
sebagai pembimbing, pendidik, informator, fasilitator, pelatih, penilai, dan
evaluator pada saat mendampingi siswa yang memiliki perilaku agresif. Subjek
memberikan tindakan preventif dalam mereduksi perilaku agresivitas siswa di
antaranya melakukan latihan peran untuk membantu mereka memahami perasaan
orang lain tentang pentingnya empati, merencanakan kegiatan yang melibatkan
nilai-nilai Islam, seperti saling menghormati dan berbuat baik kepada teman,
dapat memahami dan menghindari perilaku agresif siswa
الأخطاء الشائعة في نطق الأصوات العربية لدى طلبة المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الأولى تابين = Kesalahan Umum dalam Pelafalan Huruf-Huruf Arab pada Peserta Didik Madrasah Aliyah Negeri 1 Tapin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan pelafalan yang
benar dalam bahasa Arab, karena pelafalan yang tepat merupakan dasar utama
dalam memahami teks dan berkomunikasi secara efektif dalam bahasa tersebut. Di
MAN 1 Tapin, ditemukan berbagai kesalahan pelafalan huruf-huruf Arab yang
cukup signifikan. Kesalahan pelafalan ini sering kali disebabkan oleh
percampuran suara antara huruf-huruf yang mirip, yang menjadi tantangan
tersendiri bagi siswa dalam membedakan suara-suara tersebut dengan benar.
Dialek lokal yang digunakan sehari-hari oleh siswa sering kali mempengaruhi
cara mereka melafalkan huruf Arab, yang menyebabkan kesalahan dalam
pengucapan yang berimbas pada pemahaman makna. Tujuan penelitian ini adalah
untuk menganalisis kesalahan umum dalam pelafalan huruf Arab, faktor-faktor
yang mempengaruhi kesalahan pelafalan, serta upaya guru dalam memperbaiki
kesalahan tersebut pada siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus,
di mana sumber data utama adalah siswa MAN 1 Tapin. Sumber data penelitian
meliputi guru bahasa Arab dan siswa di dalam kelas. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung dalam kegiatan belajar
mengajar di kelas. Teknik analisis data diawali dengan reduksi data, penyajian
data, lalu penarikan kesimpulan.
أ
" ,"
Hasil studi menunjukkan bahwa: 1) Kesalahan umum dalam pengucapan
huruf adalah penggantian suara yang mirip dalam pengucapan, seperti " ع"
menjadi "
ق
" menjadi "ن", dan "ص" menjadi "ط", yang memerlukan
pemahaman akan karakteristik setiap huruf untuk memperbaikinya; 2) Faktor
yang mempengaruhi kesalahan dalam pengucapan disebabkan olehkebingungan
antara makhraj huruf yang serupa, pemahaman fonetik yang lemah, efek dialek
lokal, kurangnya pelatihan praktis, kesalahan yang dihasilkan dari makhraj huruf
yang berbeda; 3) Guru berupaya dengan berbagai cara pendidikan untuk
meningkatkan pengucapan siswa melalui metode fonologis, pelatihan intensif, dan
penggunaan teknolog
Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Mata Pelajaran Fikih Siswa Madrasah Aliyah Negeri Paser Kalimantan Timur
Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat diperlukan
dalam mata pelajaran fikih karena dengan kemampuan berpikir kritis dapat
membantu siswa untuk tidak mudah mengikuti informasi-informasi yang
didapatkanya yang mungkin tidak sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist. Penelitian
ini bertujuan untuk Mendeskripsikan Kemampuan berpikir kritis dalam Mata
Pelajaran Fikih Siswa Madrasah Aliyah Negeri Paser Kalimantan Timur serta untuk
Mendeskripsikan Faktor Pendukung dan Penghambat Kemampuan berpikir kritis
dalam Mata Pelajaran Fikih Siswa Madrasah Aliyah Negeri Paser Kalimantan
Timur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research)
dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 28 peserta
didik kelas XI F, guru mata pelajaran fikih serta petugas tata usaha di MAN Paser.
Objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dalam mata pelajaran fikih
siswa Madrasah Aliyah Negeri Paser Kalimantan Timur. Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi dan studi dokumenter. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan berpikir kritis siswa Madrasah
Aliyah Negeri Paser Kalimantan Timur pada mata pelajaran fikih secara
keseluruhan adalah 68,30%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa Madrasah Aliyah
Negeri Paser Kalimantan Timur memiliki kemampuan berpikir kritis dalam mata
pelajaran fikih. Hal ini dilihat dari beberapa indikator yaitu, kemampuan siswa
mengenal secara rinci bagian-bagian dari keseluruhan dalam sebuah narasi pada
mata pelajaran fikih, kemampuan siswa mendeteksi inti permasalahan dalam
sebuah narasi pada mata pelajaran fikih, kemampuan siswa membedakan gagasan
yang relevan dengan gagasan yang tidak relevan dalam sebuah narasi serta
kemampuan siswa membedakan fakta dan pendapat dalam sebuah narasi pada mata
pelajaran fikih. Faktor pendukung kemampuan berpikir kritis siswa yaitu, metode
pengajaran guru dan motivasi siswa. Adapun faktor penghambat kemampuan
berpikir kritis siswa yaitu, kondisi fisik dan emosional siswa serta kesulitan
memahami konsep dan istilah seperti istilah-istilah fikih yang sulit dipahami dan
kesulitan memahami suatu dalil karena tidak bisa berbahasa arab
Tinjauan Filosofis Terhadap Penundaan Pembagian Harta Bersama Demi Kepentingan Anak (Analisis SEMA Nomor 1 Tahun 2022)
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya SEMA Nomor 1 Tahun
2022 mengatur penundaan pembagian harta bersama demi kepentingan anak.
Dengan aturan ini pasangan tidak dapat membagi harta bersama yang terbukti
satu-satunaya tempat tinggal hingga anak dewasa atau sudah menikah. Perlunya
telaah secara filosofis sejauh mana pengaturan tersebut benar-benar dianggap adil
bagi mantan pasangan dan kepentingan terbaik bagi anak.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan
pendekatan perundang-undangan (statue approach). Bahan hukum utama yang
digunakan adalah SEMA Nomor 1 Tahun 2022. Adapun analisa dilakukan dengan
teknik deskriptif dan statue approach.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara filosofis, epistemologi harta
bersama di Indonesia mengacu pada konsep kepemilikan harta dalam Al-Qur‟an
dan kebiasaan („urf) masyarakat Indonesia yang kemudian dikodifikasi melalui
Undang-Undang Perkawinan dan KHI. Ontologi harta bersama menjelaskan
bahwa harta tersebut adalah kekayaan yang diperoleh selama perkawinan, yang
menjadi milik bersama suami istri dan dapat dibagi ketika terjadi perceraian.
Aksiologi harta bersama berfokus pada nilai keadilan, keseimbangan, dan
kepentingan sosial. Adapun epistemologi SEMA Nomor 1 Tahun 2022 memiliki
landasan kebiasaan (‘urf) masyarakat untuk menunda pembagian harta karena
anak dan juga kewenangan Mahkamah Agung untuk membuat hukum sendiri bagi
lembaga peradilan di bawahnya. Ontologi kebijakan ini berfokus pada eksistensi
harta bersama yang berfungsi sebagai tempat tinggal, yang memiliki nilai penting
bagi kelangsungan hidup anak. Dalam aksiologi, kebijakan ini mengedepankan
nilai keadilan substantif, di mana pembagian harta bersama ditunda untuk
melindungi kepentingan anak (the best interest of the child)
Efektivitas Penggunaan Media Peta Puzzle Pada Pembelajaran IPAS Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Di MI TPI Keramat Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang terjadi dalam
pembe;ajaran IPAS, yaitu hasil belajar siswa rendah, siswa kesulitan memahami
materi. Metode pembelajaran yang konvensional, kurangnya variasi media
pembelajaran, dan keterbatasan sumber belajar seringkali membuat siswa merasa
bosan dan kurang termotivasi dalam belajar IPAS. Maka dari itu, perlu adanya
Media Peta Puzzle yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar sebelum,sesudah dan
efektivitas penggunaan media Peta Puzzle Pada Pembelajaran IPAS Dalam
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Di MI TPI Keramat Banjarmasin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu eksperimen,
menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan
yaitu quasi experimental. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 siswa. Teknik
sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan tes (pretest dan posttest), wawancara, dan dokumentasi. Pengujian
hipotesis menggunakan uji-t dan uji N-Gain dengan bantuan SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa sebelum
menggunakan media peta Puzzle berada pada kategori “Kurang” dengan
perolehan nilai rata-rata sebesar 52,60. Hasil belajar siswa sesudah menggunakan
media peta Puzzle yaitu sebesar 84,00 dengan kategori “Amat Baik” nilai tersebut
menunjukkan peningkatan. Hasil uji T memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed)
0,000 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah
menggunakan media Peta Puzzle. Adapun hasil uji N-Gain tingkat efektivitasnya
berada pada kategori “Sedang” dengan perolehan nilai 0,68. Berdasarkan hasil
tersebut dapat disimpulkan bahwa media peta Puzzle efektif dalam meningkatkan
hasil belajar siswa di kelas IV diMI TPI Keramat Banjarmasi