IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    فعالية استخدام وسيلة الالغاز (Media Puzzle) في تعليم مهارة الكتابة لطلبة الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الاسلامية الحكومية ١ بنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Media Puzzle pada Pembelajaran Keterampilan Menulis Siswa Kelas 7 MTsN 1 Banjarmasin

    Get PDF
    Bahasa Arab merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran di madrasah, termasuk keterampilan menulis yang sering kali menjadi tantangan bagi siswa, khususnya di kelas 7 MTsN 1 Banjarmasin. Kurangnya variasi media pembelajaran membuat siswa kurang termotivasi dan mengalami kesulitan menulis dalam bahasa Arab. Peneliti memberikan Solusi untuk meningkatkan kemampuan menulis Bahasa arab dengan media pembelajaran yang aktif dan juga menarik, salah satunya dengan menggunakan media puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan media puzzle sebagai alat bantu pembelajaran menulis. Puzzle dinilai mampu meningkatkan motivasi, kreativitas, dan pemahaman siswa terhadap struktur bahasa Arab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media puzzle terhadap pembelajaran menulis Bahasa arab di kelas 7 MTSN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment. Dimana dua kelompok siswa (Kelas eksperimen dan Kelas Kontrol) diukur hasil belajarnya melalui pretest dan posttest. Kelas Eksperimen diberi perlakuan menggunakan media puzzle, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes Pretest dan Posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen, observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan analisis statistik dengan menggunakan uji beda Mann Whitney (Uji U). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol maka dapat dikatakan bahwa media puzzle efektif dalam pembelajaran keterampilan menulis Bahasa arab siswa kelas 7 MTsN 1 Banjarmasin dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Ha = diterima dan Ho = ditola

    ممارسة الكلام من خلال برنامج المحاضرة في معهد النجاح للبنات في شينداي ألوس بمرتابورا = Latihan Berbicara Melalui Program Muhadarah di Pondok Modern Annajah Cindai Alus Putri Martapura

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan latihan keterampilan berbicara mahārah al-kalām melalui program muḥāḍarah di Ma’had Annajah Putri, Cindai Alus, Martapura. Fokos utama penelitian ini tertuju pada latihan berbicara melalui Program Muhadarah sebagai objek penelitian. Program muḥāḍarah merupakan salah satu strategi pembelajaran yang difokuskan untuk meningkatkan kemampuan santriwati dalam berbicara bahasa Arab secara aktif, terstruktur, dan percaya diri. Subjek dari penelitn ini adalah para santriwati dari Pondok Pesantren Modern Annajah Cindai Alus Putri Martapura yang mengikuti program secara rutin. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya penguasaan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa Arab, serta perlunya metode pelatihan yang efektif dalam membangun keberanian dan kefasihan santriwati berbicara di depan umum. Selain itu, rendahnya kepercayaan diri sebagian santriwati dalam berbicara menunjukkan perlunya pembinaan melalui kegiatan nyata seperti muḥāḍarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pada proses perencanaan dan pelaksanaan program muḥāḍarah yang dilakukan oleh bagian ta’līm serta keterlibatan santriwati dalam berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dilaksanakan secara rutin: tiga kali seminggu untuk santriwati MA dan MTs, dan satu kali seminggu untuk santriwati SMP dan SMK. Pelaksanaannya dimulai dari penentuan tema oleh kelas enam, penulisan naskah selama tiga hari, kemudian dilanjutkan dengan proses hafalan selama dua hari. Dalam satu malam, tiga kelompok tampil dengan durasi 10–15 menit persantriwati. Program ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan mahārah al-kalām, terutama dalam aspek kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, ketepatan tata bahasa, dan peningkatan rasa percaya diri santriwati. Dengan demikian, program muḥāḍarah menjadi salah satu metode latihan yang relevan dan efektif dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di lingkungan pondok pesantren

    Nilai-Nilai Spiritual dalam Konten Bagi-Bagi Uang pada Akun TikTok MisterPiwPiw

    Get PDF
    Fenomena konten “bagi-bagi uang” di platform TikTok semakin populer dan menarik perhatian publik karena memadukan aspek hIburan dengan nilai sosial. Salah satu akun yang menonjol dalam tren ini adalah akun TikTok MisterPiwPiw, yang secara konsisten mengunggah video berbagi kepada masyarakat kecil. Di tengah maraknya konten digital yang berorientasi pada sensasi, muncul pertanyaan mengenai sejauh mana konten semacam ini mencerminkan nilai-nilai spiritual. Konten berbagi uang bukan hanya aksi filantropi, tetapi juga dapat dilihat sebagai refleksi dari nilai moral dan kemanusiaan yang tumbuh di era media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam konten berbagi uang pada akun TikTok MisterPiwPiw. Fokus utama adalah pada bagaimana nilai seperti empati, kesabaran, rasa syukur, kedermawanan, dan sikap pasrah terhadap ketentuan Tuhan ditampilkan dalam setiap video. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk memahami apakah konten semacam ini dapat menginspirasi tindakan positif dan memperkuat spiritualitas penontonnya, terutama generasi muda yang menjadi mayoritas pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi konten video dari akun TikTok MisterPiwPiw. Video yang dianalisis dipilih berdasarkan tema berbagi bantuan kepada individu yang membutuhkan. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi nilai-nilai spiritual yang ditampilkan, baik secara verbal dalam narasi maupun secara visual melalui interaksi yang terekam dalam video. Proses ini memungkinkan peneliti menafsirkan makna spiritual yang tersembunyi di balik tindakan berbagi yang dilakukan secara publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten yang dIbuat oleh MisterPiwPiw tidak sekadar menampilkan tindakan memberi, tetapi juga mengandung pesan moral yang kuat. Nilai-nilai seperti empati terhadap sesama, keikhlasan dalam membantu, serta ajakan untuk bersyukur dan berserah diri ditampilkan dengan cara yang menyentuh dan mudah dipahami. Walaupun kontennya dikemas secara ringan dan viral, makna spiritual yang disampaikan tetap kuat dan relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan nilai-nilai spiritual jika digunakan secara bijak dan tulus

    Peran Remaja Masjid dalam Memakmurkan Masjid Al-Faizun Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan

    Get PDF
    Remaja masjid merupakan generasi muda yang memiliki peran strategis dalam mengembangkan dan memperkuat kehidupan keagamaan di lingkungan masjid dan sekitarnya. Keberhasilan mereka dalam aktivitas ibadah, keagamaan, dan sosial sangat bergantung pada peran mereka dalam memakmurkan masjid, seperti yang terlihat pada remaja Masjid Al-Faizun Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas berbagai aktivitas dakwah yang berlangsung di masjid, menganalisis peran yang mereka jalankan, serta mengkaji faktor yang mendukung dan menghambat keterlibatan mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengurus, remaja masjid, jemaah serta dokumentasi dari berbagai sumber relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja Masjid Al-Faizun memiliki kontribusi yang cukup baik dalam menghidupkan aktivitas ibadah, keagamaan dan sosial di lingkungan masjid, meskipun tingkat partisipasi mereka masih terbatas. Peran utama mereka meliputi menginisiasi, menggerakkan kegiatan keagamaan, meningkatkan partisipasi remaja masjid, serta membantu penyelenggaraan berbagai aktivitas ibadah, keagamaan dan sosial di lingkungan masjid. Faktor-faktor yang mendukung keterlibatan remaja masjid dalam kegiatan ibadah, keagamaan dan sosial di lingkungan masjid antara lain dukungan dari pengurus masjid, jemaah dan masyarakat sekitar itu sendiri, ketersediaan sarana dan prasarana masjid yang memadai, serta kesadaran remaja masjid dalam berkegiatan di lingkungan masjid. Penelitian ini menegaskan bahwa peran remaja masjid sangat penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah, keagamaan, sosial, dan keberdayaan masjid sebagai pusat pembinaan spiritual di masyaraka

    Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Lahei Kabupaten Barito Utara

    Get PDF
    Pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan profil pelajar Pancasila yang mempunya akhlak mulia dan taat pada norma serta prinsip yang kuat. Dalam kurikulum Merdeka projek penguatan profil pelajar Pancasila menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila pada kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Lahei Kabupaten Barito Utara serta untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat dalam penerapan profil pelajar pancasila dalam pembelajaran PAI. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru mata pelajaran PAI, peserta didik, sedangkan objeknya adalah implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila pada kurikulum merdeka dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Lahei Kabupaten Barito Utara. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila pada kurikulum merdeka dalam pembelajaran PAI, dilakukan melalui pemahaman guru mengenai P5, adanya beberapa upaya dalam penerapan P5 dalam pembelajaran PAI, dan penyusunan modul ajar, serta upaya dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila pada pembelajaran PAI. Faktor pendukung adalah kesiapan guru, dukungan sarana dan prasarana, dan kebijakan sekolah. Faktor penghambatnya adalah kurangnya pemahaman guru, kurangnya pelatihan dan pendampingan bagi guru, dan keterbatasan waktu

    Pelaksanaan Kegiatan Creative Thinking, Critical Thinking, Communication, and Collaboration (4C) Sebagai Implementasi kurikulum merdeka dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MAN 3 Banjarmasin

    Get PDF
    Pendidikan masa kini perlu membekali siswa dengan keterampilan Creative Thinking, Critical Thinking, Communication, and Collaboration (4C) agar siap menghadapi tantangan zaman yang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dan Kurikulum Merdeka. Meskipun penting, Pendidikan 4C dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis seringkali masih teoritis dan kurang menarik, padahal materi ini sangat membantu kemampuan berpikir mendalam dan penerapan praktis. Berdasarkan observasi awal di MAN 3 Banjarmasin yang melaksanakan aspek 4C namun juga menghadapi problematika yang dirasakan oleh pengajar dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Pelaksanaan Kegiatan 4C di MAN 3 Banjarmasin. Selain itu, penelitian ini juga ingin mencari tahu apa saja problematika dan upaya dalam pelaksanaan kegiatan 4C tersebut. Penelitian ini termasuk Penelitian lapangan (field research) dengan jenis pendekatan kualitatif. Pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah sembilan orang terdiri dari satu orang staf tata usaha, tiga orang Pengajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadis dan lima orang siswa sebagai tambahan informasi. Sedangkan objek penelitiannya adalah Pelaksanaan Kegiatan 4C di MAN 3 Banjarmasin. Serta problematika dan upaya dalam Pelaksanaan Kegiatan Creative Thinking, Critical Thinking, Communication, and Collaboration (4C) MAN 3 Banjarmasin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan 4C menunjukkan keberagaman dalam pelaksanaannya. Keberagaman ini terjadi karena perbedaan pendekatan mengajar dari masing-masing pengajar, yang secara langsung berdampak pada bagaimana siswa terlibat dalam kegiatan 4C. Problematika yang dihadapi juga beragam, mencakup tantangan dalam merancang pembelajaran yang efektif, mengintegrasikan 4C, keterbatasan waktu, dan perbedaan pemahaman konsep 4C antar pengajar. Upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan 4C meliputi pelatihan Pengajar, penyediaan sumber belajar yang relevan, dan kolaborasi antar pengajar

    Peran Asatidz Dalam Meningkatkan kemampuan Berkomunikasi Santri di Pondok Pesantren Al-Asmaul Husna Tanah Bumbu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran asatidz dalam meningkatkan kemampuan komunikasi santri di Pondok Pesantren Al-Asmaul Husna Kota Banjarmasin. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kemampuan komunikasi interpersonal bagi santri sebagai bekal berdakwah dan berinteraksi sosial, namun pada kenyataannya masih ditemukan kendala seperti rendahnya kepercayaan diri dan minimnya pengalaman santri dalam menyampaikan pendapat secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asatidz memainkan peran strategis sebagai pembimbing, motivator, dan teladan dalam membentuk kemampuan komunikasi santri. Bentuk-bentuk pembinaan yang dilakukan antara lain melalui kegiatan muhadharah, latihan pidato, pembiasaan berbicara di depan umum, serta pemberian umpan balik positif. Kendala yang dihadapi antara lain kurangnya motivasi internal santri dan keterbatasan fasilitas pendukung. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa komunikasi interpersonal yang dibina secara intens oleh asatidz mampu meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan komunikasi santri secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi asatidz serta penguatan kurikulum komunikasi bagi santr

    Pola Komunikasi Orang Tua Dengan Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Penanaman Nilai-Nilai Agama Di Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama anak berkebutuhan khusus serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama proses komunikasi tersebut di Kecamatan Haur Gading. Komunikasi antara orang tua dan anak berkebutuhan khusus merupakan tantangan tersendiri karena perbedaan kemampuan komunikasi dan persepsi anak, sehingga dibutuhkan pendekatan yang tepat, sabar, dan konsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Analisis data mengacu pada model komunikasi Wilbur Schramm yang mencakup unsur sumber, pesan, encoding, decoding, saluran, umpan balik, gangguan, dan bidang pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menggunakan pola komunikasi demokratis dan menerapkan metode pembiasaan, keteladanan, serta visualisasi dalam menyampaikan nilai agama

    فعالية لعبة تخمين الكلمات على إتقان المفردات لدى طلاب الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية السابعة بنجرسونجاي تابوك = Efektifitas Permainan Tebak Kata Terhadap Penguasaan Mufradat Kelas VIII di MTsN 7 Banjar Sungai Tabuk

    Get PDF
    Pelaksanaan pembelajaran kosakata di MTsN 7 Banjar Sungai Tabuk menggunakan metode qawaid wa tarjamah. Hal tersebut menyebabkan siswa mengalami rasa bosan, kurang tertarik dan kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran bahasa Arab. selain itu, mereka juga beranggapan bahwa mata pelajaran Bahasa Arab itu sulit. Di MTsN 7 Banjar Sungai Tabuk menerapkan kurikulum 2013, siswa dituntut untuk berpikir kreatif, inovatif, cepat dan tanggap dalam proses pembelajaran. Maka dari itu, peneliti menawarkan metode Permainan Tebak Kata sebagai solusi dalam permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa Efektif Permainan Tebak Kata Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Kelas VIII di MTsN 7 Banjar Sungai Tabuk. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental Designs dengan menggunakan desain Pretest Posttest Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII di MTsN 7 Banjar dengan jumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara observasi dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka nilai rata-rata Pre-test kelas eksperimen dan kontrol adalah 53,84 kelas eksperimen dan 59,53 kelas kontrol sedangkan nilai rata-rata Post-test kelas eksperimen dan kontrol adalah 79,32 kelas eksperimen dan 65,05 kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas dan homogenitas, maka data tersebut berdistribusi tidak normal dan homogen. Karena data tidak normal dan homogen, maka peneliti menggunakan uji U dengan ketentuan; Jika nilai sig(2-tailed) < 0,05 maka hipotesis diterima Jika nilai sig(2-tailed) > 0,05 maka hipotesis ditolak. Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS versi 25, maka diperoleh hasil nilai sig(2-tailed) 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya Permainan Tebak Kata Terhadap Penguasaan kosakata bahasa arab Kelas VIII di MTsN 7 Banjar Sungai Tabuk adalah Efekti

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇