IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Representasi Diskriminasi Perempuan dalam Film I Don't Fire Myself (Analisis Wacana Kritis Sara Mills)

    Get PDF
    Industri hiburan Korea Selatan telah mendunia, dengan film sebagai salah satu bentuk ekspresi budaya yang populer. Film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk menyampaikan pesan dan merefleksikan realitas sosial. Film I Don’t Fire Myself mengangkat tema diskriminasi terhadap perempuan di tempat kerja, sebuah isu yang masih relevan di Korea Selatan. Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang perempuan bernama Park Jeong-eun untuk mempertahankan pekerjaannya sambil menghadapi diskriminasi baik dari atasan maupun rekan kerjanya setelah dipindahkan ke perusahaan subkontrak yang didominasi oleh laki-laki. Tujuan dari penelitian ini menggambarkan representasi diskriminasi perempuan dalam film I Don’t Fire Myself menggunakan analisis wacana kritis model Sara Mills. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana kritis model Sara Mills. Dimana peneliti menganalisis tentang representasi diskriminasi perempuan dalam film I Don’t Fire Myself karya sutradara Lee Tae-gyeom. Metode analisis wacana Sara Mills ini menitikberatkan pada wacana mengenai perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, data online dan studi pustaka. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan adegan dan dialog terkait representasi diskriminasi perempuan dalam film I Don’t Fire Myself. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan dalam film I Don’t Fire Myself diposisikan sebagai objek yang menjadi korban diskriminasi, sedangkan laki-laki pada posisi subjek menggunakan posisi dan kekuasaannya untuk mendiskriminasi perempuan. Pada posisi penulis dan pembaca (penonton), penulis menempatkan penonton pada posisi Jeong-eun dengan menggunakan berbagai penyapaan/penyebutan sehingga penonton menempatkan diri pada posisi Jeong-eun sebagai objek diskriminasi dan merasakan empati kepadanya. Representasi diskriminasi perempuan dalam film I Don’t Fire Myself termanifestasi melalui stereotip negatif, marginalisasi, ketidakadilan, dan kekerasan. Hal tersebut bertentangan dengan prinsip Islam, karena Islam menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan antara laki-laki maupun perempuan

    Pendidikan Karakter Oleh Guru Akidah Akhlak Kelas XI di MAN 2 Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berakhlak mulia. MAN 2 Kota Banjarmasin sebagai lembaga pendidikan menengah keagamaan memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya religius, peduli sosial, dan peduli lingkungan kepada peserta didik. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai tantangan yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter yang diterapkan di MAN 2 Kota Banjarmasin serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses implementasinya. Fokus kajian ini menitikberatkan pada integrasi nilai-nilai karakter ke dalam proses pembelajaran dan budaya sekolah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter diterapkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan pembinaan yang berkelanjutan. Faktor pendukungnya meliputi peran aktif guru, program keagamaan, dan budaya sekolah yang mendukung. Sementara hambatan yang dihadapi antara lain lemahnya kedisiplinan siswa dan kurangnya keterlibatan orang tua. Evaluasi dan refleksi rutin menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi pendidikan karakter di madrasah

    Efektivitas Penggunaan Media Permainan Uno Balok pada Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab di MTs Miftahul Ulum Panyipatan

    Get PDF
    Penguasaan kosakata merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Arab. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengingat dan memahami kosakata baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media Uno Balok dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Arab siswa kelas VIII di MTs Miftahul Ulum Panyipatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media permainan Uno Balok dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas: kelas eksperimen (menggunakan media Uno Balok) dan kelas kontrol (tanpa media). Data dikumpulkan melalui tes pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan bantuan software JASP versi 19.3. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai post-test kelompok eksperimen dibanding kelompok kontrol, dengan rata-rata skor meningkat dari 62,19 menjadi 84,38. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -2.521 dan p = 0.012 (p < 0.05). Selain itu, diperoleh nilai effect size sebesar 1.000 menggunakan metode matched rank biserial correlation, yang menunjukkan tingkat efektivitas yang sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Uno Balok efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Arab siswa

    Dampak Judi Online Terhadap Kehidupan Rumah Tangga (Studi Kasus di Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi pada meningkatnya praktik judi online yang berdampak negatif terhadap kehidupan rumah tangga, khususnya di Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Fenomena judi online telah menjadi masalah yang semakin meluas dan mudah diakses melalui internet, yang tidak hanya mempengaruhi aspek ekonomi keluarga, tetapi juga menimbulkan ketidakstabilan dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Banyak keluarga yang mengalami kerugian finansial akibat keterlibatan salah satu anggota keluarga dalam judi online, yang sering kali mengakibatkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran dan dampak judi online terhadap kehidupan rumah tangga. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum dengan jenis penelitian hukum empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar kondisi rumah tangganya berekonomi lemah dan para pelaku judi online adalah kepala keluarga yang sebelumnya dikenal bertanggung jawab, namun tergoda dengan jalan pintas melalui permainan judi online. Dampak yang dari judi online dalam penelitian ini menyebabkan pengabaian kewajiban suami, hilangnya kepercayaan istri terhadap suami, hilangnya peran ayah dll

    Peran Dinas Sosial Kota Banjarmasin dalam Pemberdayaan Lanjut Usia Terlantar di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Jumlah lansia di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, yang turut berdampak pada meningkatnya jumlah lansia terlantar. Sebagai kelompok rentan, lansia membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah, terutama mereka yang berada dalam kondisi terlantar. Skripsi ini berfokus pada peran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertanggung jawab dalam upaya menyejahterakan lansia terlantar. Dengan mengambil studi kasus pada Dinas Sosial Kota Banjarmasin, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan peran tersebut serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Skripsi ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris serta pendekatan sosiologi hukum. Data diperoleh secara langsung dari lapangan melalui observasi dan wawancara terhadap 14 informan, yang terdiri atas staf Dinas Sosial Kota Banjarmasin, pegawai rumah singgah, para lansia terlantar, dan para pendamping lansia. Penelitian dilaksanakan pada April hingga Mei 2025 di Kota Banjarmasin. Data yang terkumpul diolah dalam bentuk narasi deskriptif dan dianalisis dengan menggunakan perspektif Jim Ife dan Frank Tesoriero tentang peran. Berdasarkan hasil penelitian, upaya Dinas Sosial Kota Banjarmasin dalam menyediakan fasilitas dan bantuan bagi lansia terlantar telah dilaksanakan, namun distribusinya masih belum merata dan belum optimal. Dinas ini menjalankan empat peran utama, yaitu: (1) peran fasilitatif yang mencakup penyediaan rumah singgah, pemenuhan kebutuhan sandang dan pangan, layanan kesehatan, penyediaan alat bantu, serta bantuan uang tunai melalui Program Keluarga Harapan (PKH); (2) peran edukatif dengan memberikan bimbingan sosial dan keagamaan bagi lansia terlantar maupun keluarganya; (3) peran representasional, yaitu mewakili lansia terlantar dalam menjalin kerja sama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan lembaga terkait lainnya guna memenuhi kebutuhan kesehatan serta mental-spiritual lansia terlantar; dan (4) peran teknis yang meliputi pengelolaan dan analisis data lansia terlantar di Kota Banjarmasin. Ketidakmerataan dan belum optimalnya upaya tersebut terutama disebabkan oleh keterbatasan pendanaan dalam penyediaan fasilitas bagi lansia terlanta

    Penanaman Karakter Mandiri Anak Di PAUD Terpadu Telkom Banjarbaru Kecamatan Banjarbaru Utara Kotamadya Banjarbaru

    Get PDF
    Penanaman karakter mandiri pada anak usia dini merupakan tahapan krusial dalam membentuk pribadi anak yang percaya diri dan tangguh. Karakter ini mendorong anak untuk mampu mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, dan bertanggung jawab atas tindakannya sendiri. Penelitian ini bertujuan mengetahui penanaman karakter mandiri dilakukan pada anak kelompok A di PAUD Terpadu Telkom Banjarbaru, termasuk faktor yang pendukung maupun penghambat proses tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian mencakup tiga guru dari kelompok A serta anak anak di kelas A1, A2, dan A3. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Banjarbaru Utara. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Milles dan Huberman yang terdiri dari tahapan reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Triangulasi dilakukan untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penanaman karakter mandiri dilakukan dengan menyesuaikan modul ajar berdasarkan kebutuhan anak pada penanaman karakter mandiri anak kelompok A. Pelaksanaan penanaman karakter mandiri anak melalui pembiasaan dengan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), anak-anak dibiasakan melakukan tugas secara mandiri seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan, bertanggung jawab atas dirinya, serta mandiri dalam mengambil keputusan. Penilaian dilakukan melalui observasi dengan teknik ceklis, foto berseri, catatan anekdot, dan dokumentasi hasil karya. Faktor pendukung meliputi kerja sama antar guru dan orang tua, fasilitas memadai, serta metode pembiasaan. Sementara itu, hambatan utama berasal dari perbedaan karakter anak dan pola asuh orang tua di ruma

    Keberlakuan Pasal 16 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Terhadap Kebijakan Hukum Indonesia dalam Perspektif Majelis Ulama Indonesia

    Get PDF
    Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan hak fundamental yang melekat pada setiap individu secara universal, termasuk hak untuk menikah dan membentuk keluarga sebagaimana diatur dalam Pasal 16 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM). Ketentuan tersebut menjamin kebebasan bagi setiap orang dewasa untuk menikah tanpa batasan ras, kebangsaan, atau agama. Namun, penerapannya di Indonesia menunjukkan adanya ketidaksesuaian terutama dalam konteks perkawinan antar umat berbeda agama. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tidak mengatur perkawinan lintas agama, dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa perkawinan lintas agama bertentangan dengan hukum agama yang dianut masing-masing pihak dan dinyatakan tidak sah. Berlatar belakang masalah ini, penulis tertarik untuk meneliti berkaitan dengan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberlakuan Pasal 16 DUHAM dalam sistem hukum Indonesia melalui pendekatan yuridis-normatif, dengan merujuk pada pandangan hukum Islam melalui fatwa MUI Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan studi pustaka. Pendekatan ini bertujuan untuk menghimpun informasi serta data yang relevan dalam bahan-bahan hukum yang terkait dengan pokok persoalan yang dikaji. Data diperoleh dari literatur hukum, peraturan perundang-undangan, ketentuan resmi, buku-buku ilmiah, artikel dalam jurnal akademik, hasil-hasil penelitian terdahulu, dan dokumen lain, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Seluruh informasi tersebut dianalisis untuk memperoleh dasar teoritis serta jawaban hukum atas permasalahan yang menjadi fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Perkawinan lintas agama, khususnya antara Muslim dan non-Muslim, dinyatakan bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam dan tidak sah menurut hukum agama maupun hukum nasional. Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang mensyaratkan keabsahan perkawinan berdasarkan hukum masing-masing agama. Oleh karena itu, implementasi Pasal 16 DUHAM di Indonesia tidak bersifat mutlak, melainkan dibatasi aturan negara yang diadopsi dari ajaran-ajaran keagamaan dan nilai-nilai normatif masyarakat. Meskipun terdapat kesamaan dalam hal penghargaan terhadap institusi keluarga dan perlindungan negara terhadapnya, perbedaan dalam syarat keagamaan mencerminkan adanya tantangan dalam harmonisasi antara nilai nilai universal HAM dan konteks religius masyaraka

    Peran BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Masalah stunting merupakan tantangan serius yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang, tetapi juga berkaitan erat dengan aspek kemiskinan dan ketimpangan sosial. Dalam konteks ekonomi Islam, zakat memiliki peran strategis sebagai instrumen distribusi kekayaan yang mampu mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Banjarmasin, serta bentuk pendistribusian dana zakat yang dilaksanakan dalam mendukung program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan jenis penelitian hukum empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pihak BAZNAS, mustahik penerima manfaat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif, dengan menekankan pada pola-pola temuan lapangan dan narasi dari para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan menjalankan program pencegahan dan penanganan stunting melalui dua skema utama, yakni “Program Ibu Sehat” bagi ibu hamil dan “Logistik Anak Sehat” bagi anak-anak yang terindikasi stunting. Program tersebut dilaksanakan dengan menyalurkan zakat konsumtif dalam bentuk paket gizi seperti telur, susu, biskuit, dan vitamin, serta disertai edukasi kesehatan kepada mustahik. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bekerja sama dengan BKKBN, Dinas Kesehatan, AIMI, dan lembaga terkait lainnya untuk memastikan ketepatan sasaran serta efektivitas program. Temuan menunjukkan bahwa BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan cukup sangat berperan dalam pecegahan dan penanganan untuk permasalahan stunting ini, bantuan yang diberikan mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak dan berat badan, meskipun distribusi bantuan umumnya bersifat sekali (tidak berkelanjutan)

    Utang Piutang Hasil Penjualan Batu Bicros Di Desa Rejosari Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu

    Get PDF
    Utang piutang dalam Islam disebut dengan qardh, qardh merupakan upaya memberikan pinjaman kepada orang lain dengan syarat pihak peminjam harus mengembalikan gantinya. Utang piutang adalah penyerahan harta milik seseorang yang diutangkan kepada pihak lain untuk dikembalikan pada waktunya dengan nilai yang sama. Utang piutang akan berdampak positif jika dapat dilunasi dengan jangka waktu yang telah disepakati, namun jika salah satu pihak lalai akan kewajibannya hal tersebut dapat menimbulkan kerugian bahkan perselisihan antara para pihak. Pada praktiknya utang piutang hasil penjualan batu bicros di Desa Rejosari ini dalam perjanjian yang disepakati ada yang diberi batas waktu pembayaran dan ada juga yang tidak diberi batas waktu pembayaran. Jika ada yang terlambat membayarkan maka akan dikenakan biaya tambahan 20.000/1 rit dari batu bicros tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian hukum empiris. Dalam penelitian hukum empiris data yang diperoleh lebih dititik beratkan pada data primer atau data yang diperoleh langsung dari masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang merupakan salah satu prosedur penelitian yang dimaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami orang-orang yang dijadikan subjek penelitian, seperti perilaku, motivasi dan sebagainya Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, hasil penelitian ini adalah: Pada 4 kasus utang piutang hasil penjualan batu bicros, ditemukan 2 praktik yang berbeda ada yang diberi batas waktu pembayaran dan ada yang tidak diberi batas waktu pembayaran. Berdasarkan hukum islam praktik utang piutang hasil penjualan batu bicros di Desa Rejosari hukumnya boleh (mubah) karena diantara pemberi utang dan penerima utang saling ridha dalam transaksi, seperti pada kasus I. Pada kasus II dan III mengandung unsur riba qardh atau juga bisa disebut riba jahiliyah. Dalam kasus ke IV terdapat ketidakjelasan waktu pembayaran sehingga mengakibatkan kerugian pada pihak pemberi utang. Pihak yang berutang menunda pelunasan utang dan menghindar dari utangnya, hal tersebut tergolong perbuatan zali

    تطبيق تعليم القواعد بطريقة المفتاح في معهد الشّهدآء الإسلاميّ فليهاري = Implementasi Pembelajaran Qawaid dengan Metode Al-Miftah di Pondok Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari

    Get PDF
    Ilmu tata bahasa atau ilmu gramatikal bertujan untuk mencegah kesalahan lisan dan tulisan dalam pengucapan kata-kata bahasa Arab, serta sebagai sarana untuk memahami Hadits dan AlQur'an maupun ilmu keislaman lainnya. Dalam hal pengajaran qawaid dengan metode Al-Miftah Lil-Ulum dapat membantu santri untuk mudah dan cepat membaca kitab kuning. Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran qawāʿid menggunakan metode Al-Miftāḥ di Pondok Pesantren Asy-Syuhada Pelaihari pada tingkat ula dan wustho. 2. Untuk mengetahui hasil kemampuan pemahaman santri dalam pembelajaran qawaid dengan metode al-miftah di tingkat ula dan wustho pondok pesantren asy-syuhada pelaihari. 3. Untuk mengetahui tantangan-tantangan dalam pembelajaran qawaid dengan metode al-miftah di tingkat ula dan wustho pondok pesantren asy-syuhada pelaihari. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi,dan kemudian dianalisis dengan pendekatan Millies dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Al-Miftāḥ diterapkan melalui beberapa tahapan: persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan penutup. Adapun tingkat pemahaman santri di tingkat ula dan wustho tergolong baik. namun tingkat pemahaman santri di tingkat wustho belum menunjukkan keberagaman kemampuan secara lengkap (tidak mencakup santri berkategori tinggi maupun rendah). Tantangan dalam pembelajaran pembelajaran qawaid dengan metode al-miftah Di tingkat Ula berasal dari faktor internal santri. Sementara itu, di tingkat Wustho, tantangan utama berasal dari faktor internal dan eksternal

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇