IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Penerapan Prinsip Syariah pada Wisata Ziarah Makam Datu Kelampayan di Martapura (Studi Implementasi Fatwa DSN-MUI No.108/DSN MUI/X/2016)
Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip syariah pada wisata ziarah
Makam Datu Kelampayan di Kelampayan, Kabupaten Banjar, berdasarkan Fatwa
DSN-MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah. Kabupaten Banjar, terutama di Martapura
dikenal sebagai "Kota Serambi Mekkah," memiliki tradisi keagamaan yang kental,
dengan destinasi wisata religius yang banyak dikunjungi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pengelolaan dan
aktivitas di lokasi tersebut dengan prinsip syariah. Metode penelitian
menggunakan pendekatan deskriptif dengan data primer dan jenis penelitian
empiricial legal research, dari observasi dan wawancara terhadap juru pelihara
makam dan pedagang sekitar. Data dianalisis berdasarkan ketentuan Fatwa DSN
MUI, khususnya terkait destinasi wisata syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar prinsip syariah telah
diterapkan, seperti kemaslahatan umum, keamanan, kebersihan, dan fasilitas
ibadah yang memadai. Namun, ditemukan kendala dalam sertifikasi halal produk
makanan dan minuman yang dijual pedagang, serta kurangnya pemisahan gender
selama kegiatan ziarah. Beberapa pedagang belum memiliki sertifikat halal MUI
karena kurangnya pemahaman dan anggapan bahwa produk mereka sudah halal.
Penerapan prinsip syariah di Makam Datu Kelampayan secara umum memenuhi
standar Fatwa DSN-MUI, namun perlu peningkatan kesadaran tentang sertifikasi
halal dan penataan ulang terkait pemisahan gende
Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Kelas 5 MIN 2 Banjarmasin
Literasi merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting
dalam pendidikan, banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam
memahami dan mengaplikasikan berbagai bentuk teks, baik itu bacaan naratif
maupun deskriptif. Oleh karena itu, upaya guru sangat krusial dalam menciptakan
metode pembelajaran yang efektif, menarik, dan mampu merangsang minat serta
kemampuan literasi siswa. Tantangan yang dihadapi oleh guru di MIN 2
Banjarmasin meliputi keterbatasan sumber daya, pendekatan pengajaran yang
kurang variatif, serta kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dalam
mengembangkan kebiasaan membaca di luar kelas. Semua hal ini berpotensi
memengaruhi hasil literasi siswa yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui upaya dan hambatan guru dalam meningkatkan kemampuan literasi
siswa kelas 5 MIN 2 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian atau orang
yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah wali kelas 5A dan 5B,
sedangkan objek penelitian yang dikaji yaitu upaya guru dalam meningkatkan
kemampuan literasi siswa kelas 5 MIN 2 Banjarmasin., Pengumpulan data
dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis
data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian yang didapat pada upaya guru dalam meningkatkan
kemampuan literasi siswa di kelas 5 MIN 2 Banjarmasin, terkait dengan motivasi
dan keteladanan guru terhadap siswa dengan cara melaksanakan program membaca
15 menit setiap pagi, mengidentifikasi kebutuhan literasi siswa metode yang
digunakan antara lain membaca bersama, mengintegrasikan literasi dalam berbagai
mata pelajaran, kolaborasi antara guru, dan kepala sekolah, serta melibatkan orang
tua untuk memperkuat pengembangan literasi melalui integrasi literasi dalam
berbagai mata pelajaran dan kegiatan membaca bersama di rumah. Secara
keseluruhan, pendekatan ini memberikan dampak positif signifikan terhadap
keterampilan literasi siswa.
Faktor penghambat guru dalam meningkatkan
kemampuan literasi siswa kelas 5 MIN 2 Banjarmasin adalah meliputi keterbatasan
waktu, rendahnya minat baca, dan kebiasaan membaca mandiri yang kurang.
Fasilitas dan bahan bacaan yang terbatas juga memperburuk kondisi ini, ditambah
dengan dukungan orang tua yang terbatas dan koordinasi antar guru yang kurang
optimal
Persepsi Siswa Terhadap Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sarana Belajar di SMAN 1 Beruntung Baru Kabupaten Banjar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh para siswa SMAN 1 Beruntung Baru
Kabupaten Banjar dilihat dari buku kunjungan pemustaka ke perpustakaan secara
langsung untuk minat membaca masih kurang bahkan pada saat istirahat ataupun
jam pelajaran kosong, peserta didik lebih memilih tetap berada di kelas untuk
bermain bersama teman sebayanya dan ada pula para siswa memanfaatkan
perpustakaan sebagai sarana belajar untuk menambah pengetahuan mereka
dengan berkunjung pada waktu istirahat dan untuk mencari referensi dari tugas
tugas yang diberikan oleh para guru, baik itu tugas individu maupun kelompok.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap
pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sarana belajar dan faktor pendorong
siswa dalam memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sarana belajar di
SMAN 1 Beruntung Baru Kabupaten Banjar.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Beruntung Baru Kabupaten
Banjar yang berjumlah 221 orang siswa. Penentuan sampel pada penelitian ini
menggunakan rumus slovin sebanyak 69 responden. Teknik pengambilan sampel
pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Teknik
pengumpulan data melalui angket dan dokumen. Teknik pengolahan dan analisis
data menggunakan editing, coding, dan tabulasi data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap
pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sarana belajar di SMAN 1 Beruntung
Baru Kabupaten Banjar berada pada kategori sangat setuju dengan nilai rata-rata
4.27. Indikator tertinggi terdapat pada persepsi siswa terhadap pemanfaatan
perpustakaan sebagai sumber belajar berada dalam kategori sangat setuju dengan
nilai skor rata-rata 4.37. Sedangkan indikator terendah terdapat pada persepsi
siswa terhadap pemanfaatan perpustakaan sebagai meningkatkan kebiasaan
membaca yang berada dalam kategori setuju dengan nilai skor rata-rata 4.1
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. BTN Syariah KC Banjarmasin
Karyawan adalah pemegang peranan yang sangat penting dalam perusahaan oleh sebab
itu kepemimpinan transformasional mempunyai dampak besar terhadap kinerja
karyawan selain faktor dari kepemimpinan di tempat kerja, stres kerja juga tidak kalah
pentingnya terhadap upaya peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk
untuk mengetahui apakah kepemimpinan transformasional dan stres kerja berpengaruh
secara parsial terhadap kinerja karyawan pada PT BTN Syariah KC Banjarmasin dan
untuk mengetahui apakah kepemimpinan transformasional dan stres kerja berpengaruh
secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PT. BTN Syariah KC Banjarmasin.
Metode studi menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian lapangan.
Populasi nya karyawan BTN Syariah KC Banjarmasin. Jumlah sampel 46 orang
dengan teknik pengambilan sampling jenuh data dianalisis dengan analisis regresi
berganda dengan bantuan aplikasi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kepemimpinan transformasional berpengaruh secara parsial terhadap kinerja
karyawan, dan stres kerja tidak berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan.
Serta kepemimpinan transformasional dan stress kerja berpengaruh secara simultan
terhadap kinerja karyawan
أساليب الاستفهام في رواية "ليطمئن قلبي" أدهم شرقاوي (قس بن ساعدة) وعلاقتها بالقيم التربوية (دراسة تحليلية بلاغية) = Uslub-uslub Istifham didalam novel “ Liyathmainna Qalbii ” Karya Adham Syarqawi (Qass bin Sa’adah) dan Hubungannya dengan Nilai-Nilai Pendidikan (Penelitian Analisis Balaghah)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa istifham dalam
novel Li Yatmainna Qalbi karya Adham Sharqawi serta mengungkap nilai-nilai
Pendidikan karakter yang terkandung didalamnya. Gaya bahasa istifham
merupakan bagian dari ilmu balghah, khususnya dalam cabang Ilmu Ma’ani, yang
memiliki peran penting dalam membentuk makna dan keindahan bahasa dalam
karya sastra. Novel ini dipilih karena ceritanya menyajikan cerita yang menarik,
tetapi juga menyajikan nilai-nila Pendidikan yang bernuansa keagamaan dan moral.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui teknik dokumentasi yaitu
mengumpulkan kutipan kalimat yang mengandung uslub-uslub istifham dan nilai
nilai Pendidikan karakter. Analisis data menggunakan metode analisis isi (content
analysis) menurut Klaus Krippendorff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam
novel Li Yatmainna Qalbi peneliti menemukan 79 uslub istifham, diantaranya 46
bermakna haqiqi, adawatul istifham: hamzah, hal, ma, man, mata, kaifa, aina,
ayyun, dan 33 bermakna majazi, 9 inkar, 11 taqrir, 13 ta’ajjub. Nilai Pendidikan
yang terkandung didalam novel yaitu nilai pendidikan ruhiyyah, ijtimaiyyah dan
‘aqliyyah yang dihadirkan melalui tokoh-tokoh dan alur cerita dalam novel. Dengan
demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi terhadap kajian
balaghah dalam sastra Arab modern, tetapi juga memberikan wawasan pendidikan
yang bermanfaat bagi pembentukan karakter pembaca
Dampak Keberadaan Objek Wisata Goa Liang Bangkai Terhadap Pendapatan Pedagang Di Sekitar Kawasan Wisata Desa Dukuh Rejo Kab. Tanah Bumbu (Perspektif Ekonomi Islam)
Pariwisata memiliki pengertian perjalanan yang dikerjakan seseorang dari satu
tempat ke tempat lain. Pariwisata merupakan sebuah faktor yang mampu
menghasilkan banyak devisa untuk negara. Salah satu contoh objek wisata yang
berada di Desa Dukuh Rejo adalah Objek Wisata Goa Liang Bangkai, kunjungan
wisatawan yang berfluktuasi mengakibatkan pendapatan pedagang yang tak
menentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah
keberadaan Goa Liang Bangkai berdampak terhadap pendapatan pedagang di
sekitar Kawasan wisata dan untuk mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi
kunjungan wisatawan ke Objek Wisata Goa Liang Bangkai Ini
Jenis penelitian yang akan dilaksanakan adalah Field Research atau
penelitian lapangan. Peneliti turun secara langsung ke masyarakat guna
memperoleh data kaitannya dengan dampak keberadaan objek wisata Goa Liang
bangkai terhadap pendapatan masyarakat di sekitar kawasan wisata ditinjau dari
perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu
meneliti secara mendalam dan terbuka tentang segala tanggapan.
Keberadaan Objek Wisata Goa Liang Bangkai telah memberikan dampak
positif bagi perekonomian masyarakat sekitar, seperti peningkatan pendapatan
pedagang, penciptaan lapangan kerja baru, dan perbaikan infrastruktur. Namun,
pengelola juga perlu memperhatikan aspek lingkungan untuk memastikan dampak
positif yang merata dan jangka panjang bagi seluruh masyarakat sekitar.
Faktorfaktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Goa Liang Bangkai
meliputi aksesibilitas, promosi yang menarik, daya tarik alam dan keunikan,
fasilitas yang memadai, kebersihan, keamanan, harga tiket yang wajar, kegiatan
tambahan, dan peran aktif komunitas lokal dalam pengelolaan wisat
Pengembangan Video Pembelajaran Pencegahan Bullying Pada Anak Usia Dini Di TK Pinang Indah
Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang dapat berdampak
negatif pada perkembangan anak, terutama di usia dini. Sayangnya, pencegahan
bullying di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih kurang optimal
akibat minimnya media pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan dan menguji efektivitas video animasi sebagai media
pembelajaran pencegahan bullying di TK Pinang Indah.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development
(R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara dengan guru, serta validasi dari ahli media dan ahli materi. Selain itu,
keefektifan media diuji melalui desain one-group pretest-posttest pada 10 anak usia
5-6 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi yang dikembangkan
efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang bullying . Terbukti dari
peningkatan skor rata-rata anak dalam posttest dibandingkan dengan pretest.
Validasi ahli juga menunjukkan bahwa video ini memiliki tingkat kelayakan cukup
tinggi , dengan persentase kelayakan 88% untuk materi dan 77,5% untuk media.
Selain itu, video ini membantu meningkatkan keterlibatan anak dalam
pembelajaran dan mempermudah guru dalam menyampaikan materi.
Berdasarkan temuan ini, penggunaan video animasi sebagai media
pembelajaran direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas dalam program
PAUD guna menanamkan nilai-nilai anti-bullying sejak dini. Pengembangan lebih
lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan unsur interaktif dan memperluas
cakupan mater
Pelaksanaan Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Materi Sejarah Kebudayaan Islam di SMPN 4 Banjarmasin
Pelaksanaan Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Materi Sejarah Kebudayaan Islam Di SMPN 4 Banjarmasin, yang selama ini pembelajaran hanya berlangsung secara teacher-centered, berfokus pada guru dan murid tidak mampu mengingat tokoh, peristiwa dan tempat kejadian, serta tahun peristiwa sejarah ketika diberi pertanyaan kesejarahan.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam materi Sejarah Kebudayaan Islam di SMPN 4 Banjarmasin, selain itu juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam materi Sejarah Kebudayaan Islam di SMPN 4 Banjarmasin.
Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian dengan pendekatan kualitatif, pendekatan kualitatif adalah suatu pendekatan yang berorientasi fenomena dan gejala bersifat alamiah. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dilakukan analisis data dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Temuan penelitian dalam pelaksanaan pembelajaran terdiri dari pertama, tahap perencanaan dengan menyusun KOSP, modul Ajar dan P5. Kedua tahap pelaksanaan dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti (berbasis proyek, esensial, berdeferensiasi, dan elemen 4C dan kegiatan penutup. Ketiga, tahap asesmen yang mencakup formatif menggunakan metode tanya jawab terstruktur. sumatif, menggunakan buku paket LKS dan modul ajar sebagai alat bantu evaluasi diagnostik untuk mencapai KKM. Adapun faktor yang mempengaruhinya terdiri dari: pertama, faktor Internal, berupa kondisi fisik dan psikologis seperti rasa lelah, lesu, lapar, dan potensi penurunan konsentrasi. Kedua, faktor eksternal, berupa tata letak ruang kelas dan kebersihan kelas. Dan ketiga, faktor instrumental, mencakup sumber belajar, infrastruktur teknologi, dan keterampilan guru dalam mengoperasikan perangkat digital. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman kurikulum merdeka dan faktor yang mempengaruhinya pembelajaran itu adanya usaha perbaikan dari pihak sekolah
Novel The Forty Rules of Love Karya Elif Shafak Perspektif Rabi’ah al-Adawiyah: Studi Keabadian Cinta
Penelitian ini membahas konsep keabadian cinta dalam novel The Forty
Rules of Love karya Elif Shafak, dengan pendekatan pemikiran Rabi‟ah al
Adawiyah tentang mahabbah (cinta Ilahi). Dalam novel ini, cinta tidak hanya
digambarkan sebagai relasi antar manusia, tetapi juga sebagai jalan menuju cinta
hakiki kepada Tuhan. Keabadian cinta dalam novel ini tampak dalam perjalanan
spiritual para tokohnya, yang menunjukkan bahwa cinta sejati tidak berakhir
dengan kematian atau perpisahan, melainkan terus hidup dalam kesadaran dan
transformasi jiwa. Konsep ini memiliki keterkaitan erat dengan ajaran mahabbah
Rabi‟ah al-Adawiyah, yang menekankan bahwa cinta yang abadi adalah cinta
yang membawa seseorang semakin dekat kepada Tuhan, bukan sekadar
keterikatan kepada makhluk.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian
kepustakaan (library research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah
novel The Forty Rules of Love, sedangkan sumber sekunder meliputi berbagai
literatur yang berkaitan dengan tasawuf, khususnya pemikiran Rabi‟ah al
Adawiyah tentang mahabbah. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi
(content analysis) dengan pendekatan eksplanatif, yang bertujuan untuk menggali
makna dan relevansi ajaran mahabbah terhadap perjalanan cinta dan spiritual
tokoh-tokoh dalam novel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perjalanan cinta dalam novel ini
merefleksikan prinsip-prinsip mahabbah yang diajarkan oleh Rabi‟ah al
Adawiyah. Ella Rubinstein yang awalnya terjebak dalam kehidupan yang
monoton, mengalami transformasi setelah bertemu dengan Aziz Z. Zahara. Aziz
mengajarkan bahwa cinta sejati tidak hanya terbatas pada hubungan duniawi,
tetapi merupakan jalan menuju Tuhan. Kematian Aziz tidak mengakhiri
perjalanan spiritual Ella, melainkan menjadi awal pemahaman yang lebih
mendalam tentang hakikat cinta yang abadi. Demikian pula, hubungan antara
Jalaluddin Rumi dan Shams Tabrizi, menggambarkan bagaimana cinta sejati
membawa seseorang menuju kesadaran ketuhanan. Kehilangan Shams justru
menjadi titik balik bagi Rumi, untuk menemukan cinta yang lebih tinggi, yang
kemudian ia tuangkan dalam syair-syair sufinya. Novel The Forty Rules of Love
tidak hanya mengisahkan perjalanan cinta biasa, tetapi juga merepresentasikan
konsep keabadian cinta yang sesuai dengan perspektif mahabbah Rabi‟ah al
Adawiyah. Cinta yang benar-benar abadi bukanlah yang bergantung pada kehadiran fisik seseorang, tetapi yang terus hidup dalam spiritualitas dan
membawa seseorang semakin dekat kepada Tuhan
Isbat Nikah Poligami Siri Dalam Presfektif Undang-Undang (Studi Penetapan Nomor: 540/Pdt.P/2023/PA.Bjm, Dan Penetapan Nomor: 21/Pdt.P/2024/PA.Bjb)
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perkara mengenai isbat nikah
poligami siri, pada penetapan Pengadilan Agama Banjarmasin Nomor:
540/Pdt.P/2023/PA.Bjm, di mana pada perkara ini hakim mengabulkan
permohonan isbat nikah pemohon, dan penetapan Nomor: 21/Pdt.P/2024/PA.Bjb.
hakim menolak permohonan isbat nikah pemohon. Perbedaan ini tentunya sangat
menarik untuk dikaji dan diteliti, mengingat posita para pemohon itu sama, tetapi
majelis hakim pada tiap penetapan berbeda dalam memberikan argumentasi pada
dasar pertimbangan dan amar penetapan.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif, yaitu penelitian
yang menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersiser. Bersifat
preskriptif dan menggunakan pendekatan perundang-undangan/ yuridis normatif
(statute approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach).
Menggunakan teknik pengumpulan bahan hukum studi dokumen dan studi pustaka,
diolah dengan tahap sistematis dan dianalisis dengan menggunakan medote
kualitatif.
Hasil penelitian ini, menunjukkan adanya disparitas dalam penerapan
hukum terhadap permohonan isbat nikah poligami. Pada Penetapan Nomor:
540/Pdt.P/2023/PA.Bjm, Majelis Hakim menerima permohonan dengan lebih
menitikberatkan pada pemenuhan rukun dan syarat perkawinan tanpa
memperhatikan ketentuan administratif dalam hukum nasional, sehingga berpotensi
menciptakan ketidakpastian hukum. Sebaliknya pada penetapan Nomor:
21/Pdt.P/2024/PA.Bjb, Majelis Hakim menolak permohonan karena tidak
memenuhi syarat poligami sesuai dengan Undang-Undang Perkawinan, Kompilasi
Hukum Islam, dan SEMA Nomor 3 Tahun 2018. Hal ini menunjukkan majelis
hakim lebih mengutamakan kepastian hukum dengan berpegang pada peraturan
perundang-undangan, termasuk SEMA Nomor 3 Tahun 2018, serta menegaskan
bahwa perkawinan poligami siri yang tidak memenuhi ketentuan hukum tidak layak
mendapatkan perlindungan huku