IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Praktik Pernikahan Siri Oleh Penghulu Ilegal di Kecamatan Selat Kelurahan Selat Utara Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pernikahan siri yang dilakukan oleh penghulu ilegal di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Fokus utama penelitian ini meliputi alur atau tata cara pelaksanaan pernikahan siri, serta faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat memilih jalur pernikahan tanpa pencatatan resmi. Permasalahan ini muncul karena masih tingginya angka pernikahan yang tidak tercatat, meskipun hal tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan serta Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan penghulu ilegal, pasangan yang menikah siri, serta tokoh masyarakat seperti ketua RT. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan tingginya intensitas praktik pernikahan siri, terutama di kalangan pasangan muda dan masyarakat dengan keterbatasan akses layanan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur praktik pernikahan siri di Kelurahan Selat Utara dimulai dari penentuan mahar atau jujuran, penyerahan dokumen pendukung (KTP, KK, akta lahir) kepada ketua RT, kemudian terpenuhinya rukun pernikahan seperti calon mempelai suami dan istri, 2 orang saksi, wali nasab dari pihak perempuan, serta ijab dan qabul yang harus terpenuhi, rekomendasi penghulu ilegal, pelatihan akad atau ijab qabul di rumah penghulu, pelaksanaan akad nikah secara agama, hingga walimatul ‘ursy sebagai pengumuman sosial. Praktik ini berlangsung di luar pengawasan negara dan tanpa pencatatan resmi di KUA. Adapun faktor-faktor pendorong praktik ini antara lain: rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pencatatan pernikahan, keterbatasan ekonomi, usia calon mempelai yang belum memenuhi syarat hukum, jauhnya akses ke KUA, serta tekanan sosial dan budaya yang mengutamakan kehormatan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat mengenai pentingnya pencatatan pernikahan serta dampak dari praktik ini sangat dirasakan terutama oleh perempuan dan anak, yang kehilangan perlindungan hukum seperti akta kelahiran, hak waris, dan perlindungan hukum saat terjadi konflik rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi hukum secara menyeluruh, penyediaan program nikah gratis bagi masyarakat tidak mampu, kemudahan administrasi, serta peningkatan peran negara dalam pengawasan dan pemberdayaan hukum pernikaha

    Pengaruh Sukuk Negara Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Periode 2019-2023

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sukuk negara terhadap kinerja keuangan perbankan syariah, khususnya pada Bank Muamalat Indonesia selama periode 2019–2023. Sukuk negara merupakan salah satu instrumen pembiayaan syariah yang diterbitkan oleh pemerintah, dan dalam konteks ini, berperan sebagai alternatif investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Adapun kinerja keuangan perbankan syariah diukur menggunakan dua indikator utama, yaitu Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis regresi linier sederhana. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa nilai penjualan sukuk ritel dan sukuk tabungan, serta laporan keuangan tahunan Bank Muamalat Indonesia untuk memperoleh data ROA dan ROE selama periode 2019–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan sukuk negara tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ROA maupun ROE Bank Muamalat. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi uji t yang melebihi 0,05 serta nilai R Square yang sangat kecil, yakni 0,000 untuk ROA dan 0,027 untuk ROE. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan jumlah penjualan sukuk negara tidak secara langsung mempengaruhi kinerja keuangan perbankan syariah dalam periode penelitian

    Pengamalan Beragama dalam Mewujudkan Keharmonisan Keluarga di Kecamatan Banjarmasin Timur

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi bahwa keharmonisan rumah tangga merupakan fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia. Di tengah zaman modern yang sarat akan tekanan ekonomi, perbedaan nilai, serta pengaruh budaya luar banyak rumah tangga yang mengalami konflik yang dapat mengarah pada perceraian maupun keretakan hubungan antaranggota keluarga.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana keharmonisan keluarga di di Kecamatan Banjarmasin Timur? 2) bagaimana pengamlan beragama dalam mewujudkan keharmonisan keluarga di Kecamatan Banjarmasin Timur? 3) apa kendala dalam mengamalkan ajaran agama di keluarga di Kecamatan Banjarmasin Timur? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen terhadap pasangan yang tinggal di Kecamatan Banjarmasin Timur yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengamalan nilai-nilai beragama memainkan peran yang sangat signifikan dalam membangun suasana rumah tangga yang harmonis. Praktik keagamaan seperti berdo’a bersama, membaca Al-Qur’an, menghadiri kegiatan keagamaan, serta penerapan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, seperti menanamkan sikap sabar, jujur, saling menghormati dan saling memaafkan terbukti mampu menciptakan hubungan yang lebih erat antara suami, istri dan anak-anak. Penelitian ini juga menemukan bahwa pasangan yang konsisten menjalankan ajaran agama cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengelola konflik rumah tangga, mengdepankan komunikasi yang sehat, serta mengatasi berbagai perbedaan dan maslaah dengan cara yang konstruksi dan penuh kasih sayang. Dari penelitian ini, dapat disimpulkam bahwa pengamalan beragama yang diterapkan secara aktif dalam kehidupan sehari-hari memiliki peran penting dalam menciptakan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera bahagia. Oleh karena itu, penting bagi setiap pasangan untuk mengintegrasikan ajaran agama dalam interaksi sosial dan keluarga mereka sebagai upaya untuk memperkuat hubungan dan menjaga keharmonisan rumah tangga

    Analisis Potensi Green sukuk sebagai Akselerator dalam Mendukung Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

    Get PDF
    Green sukuk merupakan instrument keuangan berbasis syariah yang dirancang untuk mendukung proyek-proyek berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dalam konteks pembangunan ekonomi berkelanjutan, green sukuk memiliki potensi besar sebagai akselerator dalam pembiayaan proyek hijau yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi green sukuk dengan meninjau aspek penerbitan, manfaat, tantangan, serta efektivitasnya dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literature dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green sukuk memiliki potensi signifikan dalam mendorong investasi hijau dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan pemahaman investor, regulasi yang perlu diperkuat, serta risiko terkait transparansi dan akuntabilitas proyek yang didanai. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sektor keuangan, dan investor untuk mengoptimalkan peran green sukuk dalam pembangunan ekonomi berkelanjuta

    Strategi Bersaing Usaha Kuliner (Studi pada CV. Catering Singgah Helo Marabahan)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan dalam industri kuliner, khususnya pada usaha catering di Marabahan. CV. Catering Singgah Helo telah beroperasi selama lebih dari dua dekade dan mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan bisnis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bersaing yang diterapkan oleh CV. Catering Singgah Helo Marabahan dalam mempertahankan eksistensinya serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan bisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori strategi bersaing dari Michael Porter dan perspektif bisnis dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Catering Singgah Helo menerapkan berbagai strategi bersaing, seperti menjaga kualitas makanan, memberikan pelayanan yang baik, menerapkan harga yang kompetitif, serta melakukan inovasi dalam menu dan layanan. Selain itu, usaha ini juga menjalankan prinsip bisnis dalam Islam dengan menekankan keberkahan dalam setiap aspek usaha, tidak melakukan persaingan tidak sehat, dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Dengan strategi-strategi tersebut, CV. Catering Singgah Helo mampu mempertahankan usahanya hingga saat ini meskipun menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan persaingan yang semakin ketat. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar CV. Singgah Helo Catering terus meningkatkan inovasi produk dan layanan agar mampu bersaing secara berkelanjutan di tengah perkembangan tren kuliner. Selain itu, perlu adanya perluasan strategi pemasaran terutama melalui media digital agar dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen

    Implementasi Model Pembelajaran Inside and Outside Circle (IOC) terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di MIN 10 Barito Kuala

    Get PDF
    Kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dapat menjadikan peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran. Model pembelajaran Inside and Outside Circle adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Pada model pembelajaran Inside and Outside Circle ini, peserta didik berdiskusi bertukar informasi dengan teman-temannya dengan membentuk lingkaran dalam dan lingkaran luar, sehingga siswa merasa dilibatkan secara langsung dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Inside and Outside Circle terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV mata pelajaran Pendidikan Pancasila di MIN 10 Barito Kuala, dan faktor pendukung dan penghambat apa saja yang mempengaruhi implementasi model pembelajaran Inside and Outside Circle terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV mata pelajaran Pendidikan Pancasila di MIN 10 Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV MIN 10 Barito Kuala. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.. Pada implementasi model pembelajaran Inside and Outside Circle terdapat tahapan yang dilakukan guru kelas IV yaitu separuh siswa membentuk lingkaran kecil menghadap keluar, dan separuh lainnya membentuk lingkaran luar menghadap ke dalam. Lingkaran dalam melakukan rotasi dan mendapatkan pasangan, lalu siswa dari lingkaran dalam membagikan informasi kepada pasangannya. Setelah itu, lingkaran luar melakukan rotasi untuk membentuk pasangan baru, lalu giliran siswa dari lingkaran luar yang membagikan informasi, dan proses ini diulang sebanyak 4 kali sebanyak pertanyaan pada LKPD. Aspek keaktifan belajar siswa yang muncul saat implementasi model IOC yaitu turut serta dalam melaksanakan tugas belajarnya terlibat dalam pemecahan masalah, bertanya kepada siswa lain atau kepada guru apabila tidak memahami persoalan yang dihadapinya dan melaksanakan diskusi kelompok sesuai dengan petunjuk guru. Adapun faktor pendukung yaitu suasana pembelajaran menjadi interaktif, alokasi waktu yang cukup dan siswa memahami materi dengan baik. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu ruang kelas yang sempit dan suasana kelas menjadi kurang kondusif

    Pengaruh Persepsi Risiko Para Relawan Pemadam Kebakaran di Kelurahan Kebun Bunga Banjarmasin Terhadap Minat Menjadi Nasabah BPJS Kesehatan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persepsi risiko yang berkaitan dengan minat menjadi nasabah BPJS Kesehatan, dimana risiko yang di hadapi oleh para relawan pemadam kebakaran sangat tinggi sehingga perlu adanya perlindungan. Risiko yang kemungkinan akan terjadi menjadi pertimbangan yang dianggap serius oleh para relawan pemadam kebakaran karena pekerjaannya sebagai simpatisan yang tidak tau kapan dan kadang kala tak terduga kejadiannya sehingga memungkinkan terjadinya kecelakaan ataupun musibah menjadi alasan para relawan pemadam kebakaran berminat menjadi nasabah BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi risiko para relawan pemadam kebakaran di kelurahan kebun bunga banjarmasin terhadap minatnya menjadi nasabah BPJS Kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner baik melalui Google Form maupun Print Out yang dibagikan kepada para relawan pemadam kebakaran dan di dokumentasikan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier sederhana dan pengujian data menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistics 25 For Windows. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi risiko berpengaruh 14,2% terhadap minat menjadi nasabah BPJS Kesehatan, sisanya yaitu sebanyak 85,8% dipengaruhi faktor lain selain penelitian ini. Berdasarkan pengujian regresi linier sederhana dan uji signifikansi secara parsial (t) diketahui bahwa nilai sig. sebesar 0,004 < 0,05, temuan uji-t parsial menunjukkan nilai thitung sebesar 2,989 lebih besar dari ttabel sebesar 2,006 (2,989 > 2,006) yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, oleh karena itu maka dapat diketahui variabel persepsi risiko (X) berpengaruh terhadap minat (Y) menjadi nasabah BPJS Kesehatan

    Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Terhadap Bilangan Bulat Kelas VII di SMP Islam Nurul Hijrah Jorong Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Kesulitan belajar yang dialami siswa dalam memahami operasi bilangan bulat masih menjadi permasalahan umum di tingkat sekolah dasar. Permasalahan ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya pemahaman konsep dasar, metode pembelajaran yang kurang efektif, dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Oleh karena itu, peran guru sangat penting dalam mengidentifikasi serta mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar siswa dalam operasi bilangan bulat serta menganalisis peran guru dalam membantu mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VII dan guru mata pelajaran Matematika di SMP Islam Nurul Hijrah Jorong Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam hal memahami konsep bilangan negatif, melakukan operasi hitung campuran, serta menerapkan bilangan bulat dalam soal cerita. Guru berperan aktif dalam mengatasi kesulitan tersebut melalui pemberian contoh konkret, penggunaan media pembelajaran, serta bimbingan secara individual. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan guru yang responsif dan strategi pengajaran yang variatif dapat membantu mengatasi hambatan belajar siswa secara signifika

    Preferensi Masyarakat Terhadap Asuransi Syariah dan Tabungan Syariah sebagai Pilihan Instrumen dalam Perencanaan Keuangan Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Preferensi masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah terus mengalami perkembangan seiring dengan meningkatnya kesadaran akan prinsip prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi preferensi masyarakat Kota Banjarmasin dalam memilih asuransi syariah dan tabungan syariah sebagai instrumen dalam perencanaan keuangan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis faktor. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang diambil menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Variabel yang dianalisis mencakup pemahaman syariah, sikap konsumen, religiositas, faktor sosial, budaya, harga, dan faktor psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kota Banjarmasin memiliki preferensi yang positif terhadap asuransi syariah dan tabungan syariah. Faktor dominan yang memengaruhi preferensi ini adalah pemahaman syariah dan Religiositas dengan nilai percentage of variance sebesar 55,801%. Faktor lain yang juga berpengaruh adalah faktor sosial, budaya, dan harga (5,128%), faktor psikologis dan pribadi (3,697%), serta faktor pribadi dan religiositas (3,252%). Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi lembaga keuangan syariah dalam meningkatkan pemahaman dan literasi keuangan syariah di masyarakat

    Faktor–Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Riba Masyarakat Desa Teluk Aru pada Praktik Utang Piutang

    Get PDF
    Di desa Teluk Aru masih sangat marak praktik utang piutang berbunga (riba), meskipun masyarakatnya mayoritas beragama Islam dan mengetahui bahwa riba dilarang dalam Islam. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat Desa Teluk Aru dalam melakukan praktik riba serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, seperti tekanan ekonomi, budaya lokal, dan rendahnya literasi keuangan syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan lima informan yang merupakan warga Desa Teluk Aru, serta studi dokumentasi pendukung. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. perilaku riba dalam praktik utang piutang masih marak terjadi di kalangan masyarakat Desa Teluk Aru, meskipun mereka menyadari bahwa riba dilarang dalam Islam. Terdapat lima faktor utama yang memengaruhi perilaku ini, yaitu kebutuhan ekonomi mendesak seperti biaya pendidikan dan kesehatan, rendahnya literasi keuangan syariah, kemudahan akses terhadap pinjaman berbunga dari rentenir dan bank konvensional, tingkat pendidikan masyarakat yang rendah, serta tekanan sosial dan budaya lokal yang mempertahankan kebiasaan tersebut. Ketidaksesuaian antara keyakinan agama dan tindakan ekonomi juga terlihat melalui adanya konflik batin (disonansi kognitif) yang dirasakan sebagian masyarakat, namun tetap melakukan pinjaman berbunga demi kelangsungan hidup. Selain itu, tidak tersedianya lembaga keuangan syariah di desa serta jauhnya akses ke layanan keuangan yang sesuai syariah turut memperburuk keadaan, mendorong masyarakat memanfaatkan pinjaman berbunga untuk modal usaha maupun kebutuhan poko

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇