IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Kontribusi Kecerdasan Emosional Terhadap Kecenderungan Kecanduan Game Online pada Siswa SMP Negeri 18 Banjarmasin
Seiring perkembangan zaman, tidak bisa terbantahkan bahwa perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi berlangsung semakin cepat dan pesat serta
penggunaannya dapat dijangkau oleh berbagai lapisan kehidupan dari segala bidang,
usia dan tingkat pendidikan. Game online adalah teknologi dari pada genre, sebuah
mekanisme untuk menghubungkan pemain bersama daripada pola tertentu gameplay.
biasanya pada internet. Salah satu keuntungan dari game online adalah kemampuan
untuk terhubung ke permainan multiplayer Banyaknya siswa yang memainkan game
online yang sudah menjadi bagian kegiatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kecerdasan Emosional terhadap
kecenderungan kecanduan Game online.
. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian
korelasional. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel
penelitian sebanyak 161 siswa Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan
skala sikap model Likert yang di bagikan secara offline . Metode yang analisis data
yang digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui kontribusi masing-masing
variabel.
Hasil penelitian ini menunjukkan siswa SMP Negeri 18 Banjarmasin
memiliki tingkat Kecerdasan Emosional yang sedang menuju tinggi yakni di angka
68.3%. Sedangkan pada tingkat Kecanduan Game Online yang sedang menuju tinggi
yakni di angka 75.2%.Taraf signifikansi variabel Kecerdasan Emosional dengan
variabel Kecanduan Game Online sebesar 0,002, hal ini menunjukkan bahwa ada
kontribusi yang signifikan antara variabel Kecerdasan Emosional (X) dan variabel
Kecanduan Game Online (Y) sebab signifikansi kurang dari 0,05Korelasi bernilai -
0,246 yang mana bernilai negatif, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat
Kontribusi negatif yang signifikan antara Kecerdasan Emosional dan variabel
Kecanduan Game Online. Dengan nilai r hitung -0,246 atau -24,6% artinya
Kecerdasan Emosional memberikan dampak negatif untuk terbentuknya Kecanduan
Game Online yaitu semakin tinggi Kecerdasan Emosional maka akan menurunkan
sebesar 24,6% kecanduan terhadap game online, untuk sisa 75,4% adalah
dipengaruhi oleh variabel lain
Pembelajaran Baca Al-Qur’an Bagi Orang Dewasa di Rumah Qur’an Aisyah As-Syifa dan Griya Qur’an Al-Fajar Banjarmasin
Pembelajaran baca al-Qur'an bagi orang dewasa memiliki tantangan
tersendiri, terutama terkait dengan kesibukan, gaya belajar, serta tingkat
pemahaman yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran baca al-Qur'an di Rumah
Qur'an dan Griya Qur'an bagi peserta didik dewasa.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan
deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan
dengan menyusun visi, misi, kurikulum, serta strategi pembelajaran yang
disesuaikan dengan kebutuhan orang dewasa. Ada yang tertulis ada juga tidak
tertulis. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan Metode Griya al-Qur’an dengan
pendekatan
yang bervariasi, seperti talaqqi, tilawah, tahapan penyampaian
pembelajaran di mulai dengan salam, berikan, ulangi, berikan, uji, hamdalah dan
penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Evaluasi dilakukan secara
bertahap melalui tes bacaan, pemantauan perkembangan peserta, serta umpan balik
dari pengajar.
Meskipun banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam melafalkan
huruf dan memahami hukum tajwid, dukungan dari pengajar dan lingkungan belajar
yang kondusif membantu meningkatkan kemampuan mereka secara signifikan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan yang sistematis, metode yang
sesuai, serta dukungan motivasional berperan penting dalam keberhasilan
pembelajaran baca al-Qur’an bagi orang dewas
Korelasi Disiplin Belajar Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Fiqih Di Madrasah Aliyah Darussalam Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut
Penelitian ini dilatar belakangi karena diduga kurangnya disiplin belajar
khususnya peserta didik pada mata pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah Darussalam,
padahal disiplin belajar peserta didik itu sangat penting untuk mencapai hasil
belajar atau prestasi belajar yang sebaik mungkin serta mampu meningkatkan diri
peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana disiplin belajar
peserta didik, bagaimana hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih dan
korelasi atau hubungan disiplin belajar peserta didik terhadap hasil belajar mata
pelajaran fiqih di Madrasah Aliyah Darussalam Kecamatan Bati-Bati Kabupaten
Tanah Laut.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau secara langsung melalui
pendekatan kombinasi atau gabungan antara kuantitatif dengan kualitatif dengan
desain korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X, XI,
XII Madrasah Aliyah Darussalam tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 76
peserta didik. Adapun untuk sampel yang digunakan yaitu seluruh peserta didik
atau 76 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah dengan Teknik angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data
kemudisn dianalisis menggunakan sttistik korelasi dengan rumus korelasi produc
moment.
Berdasarkan hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin
belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih di sekolah Madrasah Aliyah
Darussalam berada pada tingkat “sedang” yaitu dengan skor rata-rata 102 dengan
skor maksimal 128. Sedangkan untuk prestasi belajarnya berada pada tingkat
“sedang” yaitu dengan skor rata-rata 77 dengan skor maksimal 90. Adapun pada uji
hipotesis bahwa tidak terdapat korelasi atau hubungan antara disiplin belajar
dengan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih di sekolah Madrasah
Aliyah Darussalam Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut
العوامل المؤثرة على العملية ونتائج تعليم اللغة العربية لدى طلبة الصف الثاني عشر بالمدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية بنجرماسين = Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Pembelajaran Bahasa Arab pada Siswa Kelas XII IPA MAN 3 Banjarmasin
MAN 3 Banjarmasin, khususnya kelas XII IPA tidak hanya diberlakukan
pembelajaran bahasa arab wajib tetapi juga ada bahasa arab peminatan untuk setiap siswa.
Secara garis besar, minat adalah hal yang diinginkan oleh siswa dalam artian bagi siapa yang
ingin mengikuti. Akan tetapi disekolah ini peminatan tersebut diwajibkan karena hal
pewajiban ini apakah ada hasil yang sangat signifikan berawal dari peminatan yang
diwajibkan atau sebaliknya. Bahasa arab peminatan 2024 diterapkan kurikulum merdeka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses pembelajaran bahasa arab siswa
kelas XII IPA MAN 3 Banjarmasin dan faktor yang mempengaruhi, (2) Hasil pembelajaran
bahasa arab siswa kelas XII IPA MAN 3 Banjarmasin dan faktor yang mempengaruhi.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis pendekatan penelitian yang
digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu analisis data yang diperoleh (berupa gambar atau
kata-kata maupun perilaku) dan tidak dituangkan dengan angka atau rumus statistik,
melainkan dengan memberikan paparan atau penggambaran mengenai situasi atau kondisi
yang diteliti dalam bentuk uraian naratif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat faktor yang mempengaruhi proses
belajar-mengajar bahasa arab kelas XII IPA MAN 3 Banjarmasin yakni faktor psikologi dan
faktor lingkungan sekolah (2) Terdapat faktor yang mempengaruhi hasil pembelajaran bahasa
arab peminatan yakni faktor psikologi dan faktor lingkungan sekolah. Dari dua faktor yang
mempengaruhi siswa yang berasal dari upaya guru dan lingkungan sudah cukup membantu
meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa, siswa
dapat mempertahankan hasil pembelajarannya meskipun guru, materi pembelajaran yang
berbeda
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Interaktif Terhadap Kemampuan High Order Thingking Skills (HOTS) Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak MI Thalabul Khair
Relevansi Kebolehan Investasi Emas Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Fatwa Dsn Nomor: 77/DSN-MUI/V/2010)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya penetapan fatwa terhadap
kebolehan investasi emas sebagaimana dinyatakan pada fatwa DSN Nomor:
77/DSN-MUI/V/2010 Tentang Jual-Beli Emas Secara Tidak Tunai. Oleh karena
itu, penulis melakukan analisis terhadap apa saja dalil-dalil yang mendasari
penetapan Fatwa tersebut dan bagaimana relevansi kebolehan investasi emas
perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Metode yang digunakan menurut jenisnya adalah Penelitian kualitatif
normatif. Sedangkan sifatnya menggunakan penelitian analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Ketentuan Fatwa DSN
Nomor: 77/DSN-MUI/V/2010 didasarkan pada dalil Al-Qur'an Q.S. Al
Baqarah/2:275, hadis riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Muslim, Abu Daud,
Tirmizi, dan Nasa'i. Selain itu, kaidah ushul dan kaidah fikih, serta fatwa dari para
ulama seperti Ibnul Qayyim, Imam Ibn Taimiyah, Syaikh ‘Ali Jumu’ah, dan Syekh
Wahbah al-Zuhaily, menjadi dasar kebolehan investasi emas melalui jual beli
secara tidak tunai dengan menggunakan akad murabahah, jual beli wakalah, dan
rahn selama emas tidak menjadi alat tukar yang resmi (uang). Kedua, dalam
perspektif hukum ekonomi syariah, adanya fatwa ini adalah sah dan relevan,
karena emas dianggap sebagai barang (sil’ah) dan bukan lagi sebagai alat
pembayaran (tsaman).
Kepada akademisi disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut
mengenai penerapan Fatwa DSN Nomor: 77/DSN-MUI/V/2010 dalam berbagai
konteks ekonomi yang berbeda. Penelitian ini dapat mencakup studi kasus di
berbagai wilayah atau industri untuk memahami dampak dan efektivitas fatwa
tersebu
Pelayanan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan di SD Plus Citra Madinatul Ilmi Banjarbaru
Pelayanan administrasi memegang peranan penting dalam aktivitas pemenuhan
kebutuhan yang ada disekolah. Namun nyatanya dalam proses pelayanan
administrasi, ketatausahaan hanya sebatas komponen pendukung disekolah. kondisi
ini terlihat di SD Plus Citra Madinatul Ilmi yang dijalankan hanya memiliki tenaga
administrasi yang terdiri 3 orang staf tata usaha, yang masing-masing dari mereka
memiliki peranan ganda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai aspek
pelayanan administrasi persuratan dan pengarsipan di SD Plus Citra Madinatul Ilmi,
yang memiliki jumlah staf tata usaha terbatas.
Jenis penelitian ini adalah kaulitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek
dan objek penelitian ini adalah Kepala Tata Usaha dan 2 Staf Tata Usaha dalam
kegiatan pelayanan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Adapun teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan/program pelayanan
persuratan dan pengarsipan di SD Plus Citra Madinatul Ilmi berdasarkan jangka
waktu yaitu (1) harian, menunjukkan bagaimana kegiatan surat masuk dan keluar,
dan arsip berupa kegiatan menggandakan surat untuk diarsip (2) mingguan,
kegiatannya tidak berbeda jauh dengan kegiatan harian, dan arsip berupa kegiatan
mengklasifikasi surat hasil kegiatan harian ditempat arsip (3) bulanan, kegiatannya
lebih kepada rapat dan pembuatan laporan, dan hasil pembuatan laporan tersebut
diserahkan ke dinas dan bagian kepegawaian lalu menyimpannya dalam bentuk
soft file, (4) tahunan, membuat rencana kerja tahunan terkhusus di bidang tata
usaha. Selain itu ada juga hal-hal yang mempengaruhi pelayanan administrasi
persuratan dan pengarsipan, seperti fasilitas dan terbatasnya jumlah staf dalam
melaksanakan pelayanan disekolah
Pembinaan Adab Sopan Santun Peserta Didik Terhadap Guru di Sekolah SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh degradasi moral yaitu penurunan atau
kemerosotan nilai nilai moral dan akhlak seorang peserta didik yang terjadi di
sekolah, sehingga adab sopan santun menjadi sesuatu yang krusial pada saat ini
untuk dibahas, dan sekolah adalah salah satu tempat untuk mendidik dan
membimbing peserta didik dalam pembinaan adab sopan santunnya.
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pembinaan apa saja yang
dilakukan sekolah SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu dalam
membina adab sopan santun peserta didik, serta untuk mengetahui faktor
pendukung dan penghambat dalam Pembinaan Adab Sopan Santun Peserta Didik
Terhadap Guru Di SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.
Penulisan ini menggunakan jenis penulisan lapangan melalui metode
kualitatif. Subjek dalam penulisan ini adalah pendiidk, dan peserta didik di SMPN
4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Sedangkan objek dalam penulisan
ini adalah Pembinaan Adab Sopan Santun Peserta Didik Terhadap Guru Di SMPN
4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu serta faktor pendukung dan
penghambatnya. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi,
dan dokumen. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah koleksi data,
editing, pengklasifikasian data, dan interpretasi. Sedangkan teknik analisis data
menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.
Berdasarkan hasil penulisan, pembinaan adab sopan santun peserta didik
yang dilakukan di SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu adalah
dengan membuat program atau kegiatan pembiasaan sekolah dengan pembiasaan
spontan, keteladanan, kedisiplinan, dan pemberian nasehat. Faktor pendukung
dalam pembinaan adab sopan santun adalah dari pendidik, lingkungan, dan peserta
didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah dari sosial media
Efektivitas Komunikasi Guru dalam Penyampaian Materi Agama Islam di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas Tahun 2024
Dalam konteks ilmu komunikasi, komunikasi yang efektif antara guru dan siswa
sangat penting untuk memastikan pemahaman pesan yang disampaikan, terutama
dalam mata pelajaran agama Islam yang terkandung nilai-nilai moral dan spiritual.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi guru agama
Islam, dalam menyampaikan materi atau pesan-pesan agama Islam kepada siswa
kelas XI F. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model
komunikasi Harold D. Lasswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi
yang dilakukan oleh Guru Agama Islam sudah efektif, terlihat dari penerapan
pesan-pesan agama Islam oleh siswa, seperti menjaga lisan dan berperilaku jujur.
Metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang digunakan berhasil menciptakan
proses komunikasi yang lebih interaktif dan kondusif. Penelitian ini memberikan
kontribusi penting dalam pengembangan ilmu komunikasi dan merekomendasikan
peningkatan efektivitas komunikasi dalam penyampaian pesan keagamaan. Secara
keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi sangat
bergantung pada kemampuan komunikator untuk menyampaikan pesan secara
jelas, memilih saluran komunikasi yang tepat, memahami karakteristik audiens, dan
menciptakan dampak positif dari pesan tersebut
Layanan Disabilitas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan
Dengan adanya akses informasi yang setara dapat membantu penyandang
disabilitas untuk meningkatkan kemandirian, produktivitas, dan kreativitasnya.
Sebagai respon terhadap permasalahan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Provinsi Kalimantan Selatan menghadirkan layanan untuk penyandang disabilitas
yaitu dengan dibangun dan beroperasinya Perpustakaan Khusus untuk Penyandang
Disabilitas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait layanan apa saja yang
dilakukan perpustakaan disabilitas guna mewujudkan layanan inklusi, melalui
berbagai perwujudan layanan dan fasilitas yang disediakan. Pendekatan penelitian
yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan disabilitas di Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan selatan, Faktor keberhasilan ini
meliputi adanya koleksi khusus bagi penyandang disabilitas seperti buku braile,
audio book, perangkat khusus untuk dapat membantu para disabilitas, serta
diadakannya pelatihan untuk pustakawan sehingga mereka mampu memahami
keinginan pemustaka tanpa terkendala. Namun, terdapat kendala utama yaitu
keterbatasan koleksi serta fasilitas yang masih belum lengkap karena gedung ini
masih baru, serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebutuhan informasi
akan penyandang disabilitas