IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pembacaan Ayat Kursi pada Awal bulan Muharram di Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru Studi Living Qur’an

    Get PDF
    Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai bacaan suci, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang dihidupkan dalam berbagai tradisi keagamaan umat Islam. Salah satu bentuk pengamalan tersebut adalah pembacaan Ayat Kursi, ayat yang dikenal memiliki keutamaan besar sebagai sumber perlindungan dan penguatan iman. Dalam konteks masyarakat pesantren, praktik ini sering dikaitkan dengan tradisi keagamaan yang bernilai spiritual tinggi. Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru merupakan salah satu lembaga yang masih melestarikan tradisi pembacaan Ayat Kursi setiap tanggal awal bulan Muharram sebagai bentuk penyambutan tahun baru Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pembacaan Ayat Kursi pada awal bulan Muharram di Pondok Pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru melalui pendekatan studi Living Qur’an. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu pelaksanaan tradisi, pemaknaan oleh ustaz, dan motivasi santri dalam mengikuti kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan Ayat Kursi dilaksanakan secara berjamaah setiap tanggal awal bulan Muharram setelah shalat Dhuha, dipimpin oleh ustaz, dan diikuti oleh seluruh santri dengan jumlah bacaan sebanyak 360 kali. Kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan yang terpelihara dan bermakna bagi seluruh orang pesantren. Ustaz memaknai pembacaan Ayat Kursi sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT, penguatan spiritual, serta pembuka tahun baru Islam dengan amalan kebaikan. Sementara itu, motivasi santri dalam mengikuti pembacaan tersebut bersifat beragam, mencakup motivasi biogenetis, sosiogenetis, dan teogenetis; serta dalam analisisnya meliputi kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri menurut teori Maslow; dan dorongan jismiyah, nafsiyah, dan rûhiyah menurut perspektif Islam. Tradisi ini mencerminkan implementasi nyata konsep Living Qur’an, di mana ayat suci tidak hanya dibaca, tetapi juga dihidupkan dalam bentuk praktik sosial keagamaan

    Validitas Bip Untuk Efektivitas Batang Eceng Gondok Sebagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram

    Get PDF
    Batang eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan salah satu bahan organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif media tanam dalam budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Tanaman ini mengandung senyawa penting seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang berfungsi sebagai penyedia sumber karbon serta energi bagi pertumbuhan miselium jamur. Kandungan tersebut menjadikan eceng gondok sebagai bahan yang ekonomis dan mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media tana, batang eceng gondok terhadap pertumbuhan jamur tiram, sekaligus mendeskripsikan validitas Buku Ilmiah Populer (BIP) hasil efektivitas batang eceng gondok sebagai media tanam pertumbuhan jamur tiram. Jenis penelitian yang digunakan adalah Educational Design Research (EDR) model Plomp & Nieeven dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode eksperimen dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan 3 pengulangan, sehingga diperoleh 9 baglog media tanam. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan miselium, tinggi jamur tiram, lebar tudung, jumlah tubuh buah, dan berat basah jamur tiram. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk melihat perbedaan antarperlakuan, dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) untuk mengetahui perlakuan yang memberikan pengaruh paling signifikan. Selanjutnya, hasil penelitian dikembangkan menjadi BIP yang divalidasi menggunakan desain evaluasi formatif menurut Tessmer hingga tahap uji pakar dengan instrumen angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batang eceng gondok basah memberikan hasil pertumbuhan jamur tiram paling efektif dibandingkan dua perlakuan kering dan campuran. Produk BIP yang dihasilkan memperoleh skor kevalidan sebesar 87,36% dengan kategori sangat valid, sehingga valid dijadikan referensi pembelajaran dan sumber informasi bagi masyarakat mengenai efektivitas batang eceng gondok sebagai media tanam jamur tiram

    Promosi iKalsel Sebagai Perpustakaan Digital di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi layanan perpustakaan dari sistem konvensional menjadi digital. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan memperkenalkan aplikasi iKalsel sebagai perpustakaan digital untuk memperluas akses literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat. Namun, tanpa promosi yang optimal, potensi pemanfaatan aplikasi belum dapat dimaksimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk dan pelaksanaan promosi iKalsel sebagai perpustakaan digital, dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat promosi. Objek penelitian ini adalah promosi iKalsel, dan subjek penelitian meliputi pustakawan yang terlibat dalam promosi aplikasi iKalsel di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari literatur terkait promosi perpustakaan dan perpustakaan digital. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi iKalsel dilakukan melalui berbagai media, seperti brosur, poster, news letter, pembatas buku, buku panduan, website, Facebook, Instagram, aplikasi iKalsel, dan brosur. Promosi juga diperluas melalui kerja sama dengan media massa berupa publikasi berita dan liputan kegiatan dan kolaborasi dengan perpustakaan daerah melalui sosialisasi dan kegiatan literasi bersama. Faktor penghambat utama dalam promosi meliputi keterbatasan anggaran dan kurangnya sumber daya manusia yang menangani kegiatan promosi aplikasi iKalsel. Secara umum, promosi digital efektif menjangkau masyarakat luas meskipun promosi secara langsung masih terbatas. Dengan perencanaan yang terarah dan dukungan kebijakan berkelanjutan, aplikasi iKalsel berpotensi menjadi sarana untuk meningkatkan literasi masyaraka

    Komunikasi Transendental Dalam Proses Ruqyah Syar’iyyah (Studi Pada Rumah Ruqyah Nursyifallah Kota Banjarmasin)

    Get PDF
    Ruqyah Syar’iyyah adalah metode pengobatan yang berlandaskan pada Al-Qur’an dan hadis, di mana praktik ini tidak hanya melibatkan interaksi fisik tetapi juga aspek spiritual antara peruqyah, pasien, dan Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi transendental yang terjadi dalam ruqyah Syar’iyyah di Rumah Ruqyah Nursyifallah Kota Banjarmasin. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini berfokus pada dinamika komunikasi antara peruqyah dan pasien, serta pemahaman mereka terhadap dimensi spiritual yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi transendental dalam ruqyah Syar’iyyah di Rumah Ruqyah Nursyifallah terwujud melalui tiga bentuk utama: (1) komunikasi verbal berupa doa dan ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan oleh peruqyah; (2) komunikasi nonverbal melalui sentuhan dan isyarat tangan yang dimaksudkan untuk memberikan sugesti positif ; dan (3) komunikasi intrapersonal berupa keyakinan dan kepasrahan pasien kepada Allah SWT. Komunikasi ini membangun interaksi spiritual yang bertujuan menyembuhkan pasien dari gangguan fisik maupun nonfisik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi dalam ruqyah Syar’iyyah merupakan sebuah proses komunikasi transendental yang holistik, di mana keyakinan pasien dan peruqyah kepada Allah SWT menjadi fondasi utamany

    Manajemen Pelatihan Berbasis Kebutuhan Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 1 Banjarmasin

    Get PDF
    Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena bahwa pelatihan khusus bagi tenaga kependidikan masih minim dilakukan di tingkat sekolah, dan sebagian besar bergantung pada program yang diselenggarakan oleh instansi eksternal seperti dinas pendidikan. Hal ini menimbulkan kesenjangan antara tuntutan kompetensi tenaga kependidikan dengan fasilitas pengembangan profesional yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pelatihan berbasis kebutuhan tenaga kependidikan di SMA Negeri 1 Banjarmasin, yang meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, tenaga kependidikan, pustakawan, tim IT, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Identifikasi kebutuhan pelatihan belum dilakukan secara sistematis, sehingga kebutuhan tenaga kependidikan tidak terdokumentasi secara jelas; (2) Perencanaan pelatihan di sekolah masih terfokus pada guru, sedangkan tenaga kependidikan lebih mengandalkan rekomendasi pelatihan dari instansi eksternal; (3) Pelaksanaan pelatihan bagi tenaga kependidikan berjalan terbatas dan belum selaras dengan analisis kebutuhan; (4) Tindak lanjut pelatihan belum terstruktur dan belum diintegrasikan ke dalam evaluasi kinerja tenaga kependidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pelatihan berbasis kebutuhan bagi tenaga kependidikan di SMA Negeri 1 Banjarmasin masih belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan needs assessment yang sistematis, perencanaan program internal sekolah, serta evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan dan kualitas layanan administrasi pendidikan

    Implementasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Tabalong

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Tabalong Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B), yang dilatarbelakangi oleh meningkatnya alih fungsi lahan akibat pembangunan serta kedekatan Kabupaten Tabalong dengan kawasan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. Kondisi tersebut menuntut adanya perlindungan lahan pertanian guna menjaga ketahanan pangan dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Perda tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat implementasinya. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dengan Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Tabalong serta para petani, dan dokumentasi. Pendekatan yuridis sosiologis dilakukan dengan cara memandukan kajian terhadap ketentuan hukum positif, asas hukum, serta data lapangan yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentai, khususnya terkait pelaksanaan kebijakan perlindungan lahan pertanian di tingkat daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda telah dilakukan melalui penetapan KP2B dan LP2B, pemberian bantuan kepada petani, serta pengawasan alih fungsi lahan, namun belum berjalan optimal. Kendala yang dihadapi meliputi minimnya sosialisasi, rendahnya kesadaran hukum petani, keterbatasan sarana irigasi, serta belum diterbitkannya peraturan pelaksana berupa Peraturan Bupati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Perda Nomor 1 Tahun 2023 berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian dan ketahanan pangan, namun memerlukan penguatan regulasi, penegakan hukum yang konsisten, serta peningkatan partisipasi masyarakat agar implementasinya lebih efektif

    Pengaruh Self Awareness terhadap Orientasi Masa Depan Siswa Kelas XI di MAN 2 Banjarmasin

    Get PDF
    Siswa merupakan individu yang berada pada tahap remaja yang diketahui sebagai periode perkembangan yang sangat kritis dalam rentang kehidupan individu. Melihat hal tersebut, maka remaja perlu memikirkan masa depannya secara sungguh-sungguh. Kemampuan remaja untuk bisa memikirkan dan merencanakan masa depan ini disebut sebagai orientasi masa depan. Orientasi masa depan adalah cara pandang atau gambaran seseorang terhadap masa depannya terkait harapan dan tujuan. Kesadaran diri atau self awareness merupakan kemampuan individu untuk dapat mengetahui perasaan dirinya sendiri dan menggunakannya untuk membantu diri ketika mengambil sebuah keputusan dan memiliki tolak ukur yang realistis atas kemampuan diri dan memiliki kepercayaan diri yang kuat. Jika individu mempunyai tingkat kesadaran diri yang tinggi, maka ia memiliki kendali terhadap dirinya sendiri yang berkaitan dengan tujuan hidup Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan uji regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin yang berjumlah 335. Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan pada teknik simple random sampling. Kemudian didapatkan sampel yang berjumlah 150 responden. Adapun Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala self awareness dan skala orientasi masa depan yang kemudian hasilnya dianalisis menggunakan aplikasi komputer SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Tingkat self awareness siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin berada pada kategori tinggi sebesar 52,7% sebanyak 79 siswa, pada kategori sedang sebesar 47,3% sebanyak 71 siswa, sedangkan pada kategori rendah tidak ada (2) Tingkat orientasi masa depan siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin berada pada kategori tinggi sebesar 56% sebanyak 84 siswa, pada kategori sedang sebesar 44% sebanyak 66 siswa, sedangkan pada kategori rendah tidak ada. (3) Pengaruh self awareness terhadap orientasi masa depan siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin didapati adanya pengaruh yang positif. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi < 0.05 (0.000 < 0.05) maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Kemudian pengaruh self awareness terhadap orientasi masa depan sebesar 55,3% dan sisanya dijelaskan oleh faktor lain diluar penelitian

    Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Socio-Scientific Issue pada Materi Pemanasan Global

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi karena guru belum pernah menggunakan E LKPD interktif dan belum ada E-LKPD interaktif berbasis socio scientific-issue yang dikembangkan oleh gurunya khususnya pada materi pemanasan global. Adapun tujuan penelitin ini secara khusus adalah: (1) Mendeskripsikan validitas E-LKPD Interaktif berbasis Socio-Scientific Issue pada materi Pemanasan Global, (2) Mendeskripsikan respon peserta didik terhadap E-LKPD Interaktif berbasis Socio-Scientific Issue pada materi Pemanasan Global, (3) Mengetahui hasil belajar kognitif peserta didik setelah menggunakan E-LKPD Interaktif berbasis Socio Scientific Issue pada materi Pemanasan Global. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D (Research and Development), desain penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tempat penelitian ini adalah SMA Negeri 10 Banjarmasin pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian ini terdiri atas 5 orang validator ahli, yaitu 2 dosen pendidikan fisika sebagai validator instrumen dan 2 dosen pendidikan fisika dan 1 guru fisika sebagai validator produk, serta peserta didik kelas XI-A SMA Negeri 10 Banjarmasin sebagai responden 31 orang. Pengumpulan data pada menelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, angket dan tes. Data dianalisis secra deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase validasi E-LKPD oleh para ahli materi dan ahli media masing-masing memperoleh persentase sebesar 83% dengan kriteria sangat valid. Respon peserta didik terhadap penggunaan E-LKPD interaktif berbasis socio-scientific issue pada materi pemanasan global memperoleh persentase skor sebesar 81% dengan kriteria sangat baik. Hasil belajar kognitif peserta didik setelah menggunakan E-LKPD interaktif berbasis socio-scientific issue pada materi pemanasan global mendapatkan kategori “cukup” dengan persentase skor sebesar 45%. Berdasarkan hasil ini dapat diketahui bahwa E-LKPD interaktif berbasis socio-scientific issue pada materi pemanasan global layak untuk digunakan

    Implementasi Strategi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII MTs Syarif Ali Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu

    Get PDF
    Dalam rangka menyelenggarakan pembelajaran yang optimal setiap pendidik dituntut untuk memiliki kompetensi untuk membangun semangat dan kreativitas siswa di dalam kelas sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi efektif, tidak monoton dan siswa lebih mudah dalam memahami materi. Salah satu strategi yang dapat dimanfaatkan dalam aktivitas belajar mengajar adalah Mind Mapping. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Implementasi Strategi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Siswa Kelas VIII MTs Syarif Ali Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu serta faktor-faktor pendukung dan menghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan enam orang siswa. Objek dalam penelitian ini adalah Implementasi Strategi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah melalui tahapan koleksi, editing dan klasifikasi data, kemudian dianalisis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Strategi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII MTs Syarif Ali satu kali pertemuan pada tahap perencanaan RPP. Secara umum, peserta didik menunjukkan antusiasme dan semangat pada fase pelaksanaan, meskipun ada sebagian kecil yang mengalami hambatan dalam memvisualisasikan ide. Tahap evaluasi mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Faktor yang memperkuat implementasi ini adalah pengalaman guru yang sudah mengajar selama tiga tahun dan sudah menerapkan variasi belajar. antusiasme siswa serta lingkungan kelas yang bersih dan nyaman. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari alokasi waktu yang terbatas dan siswa yang kesulitan dalam memvisualisasikan id

    تحليل كتاب تعليم اللغة العربية في منهج ISMUBA للصف الخامس بالمدرسة الابتدائية المحمدية التاسعة ببنجرماسين = Analisis Buku Ajar Pembelajaran Bahasa Arab dalam Kurikulum ISMUBA Kelas V di Sekolah Dasar Muhammadiyah 9 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan buku ajar Bahasa Arab Kurikulum ISMUBA kelas V yang digunakan di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya bahan ajar yang sesuai dengan standar buku teks nasional guna menunjang efektivitas pembelajaran Bahasa Arab di sekolah dasar. Penilaian kelayakan buku ajar mengacu pada standar Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang meliputi aspek kelayakan isi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian, dan kelayakan kegrafikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan teknik analisis isi (content analysis). Instrumen penelitian berupa lembar penilaian buku teks berdasarkan kriteria BSNP dengan kategori penilaian “layak” dan “tidak layak”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar Bahasa Arab Kurikulum ISMUBA kelas V dinyatakan layak pada keempat aspek penilaian. Pada aspek kelayakan isi, materi telah sesuai dengan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, dan karakteristik peserta didik sekolah dasar sehingga masuk kategori layak. Pada aspek kelayakan bahasa, penggunaan bahasa dinilai komunikatif, jelas, dan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa, sehingga termasuk kategori layak. Aspek kelayakan penyajian menunjukkan bahwa materi disusun secara sistematis, runtut, serta dilengkapi latihan yang mendukung pemahaman siswa, sehingga dinilai layak. Sementara itu, pada aspek kelayakan kegrafikan, buku ajar juga berada pada kategori layak meskipun masih terdapat beberapa kekurangan minor pada tata letak dan desain visual. Dengan demikian, buku ajar tersebut layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran Bahasa Arab di sekolah dasa

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇