IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Fenomena Belanja Daring Dan Perilaku Konsumtif: Analisis Herbert Marcuse
Pada saat ini kehadiran teknologi yang semakin canggih telah mengubah pola
konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat dikarenakan beberapa hal
mempengaruhi, salah satunya adalah gaya hidup yang glammour. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis fenomena belanja daring dan perilaku konsumtif
dengan menggunakan analisis dari tokoh filsuf Herbert Marcuse. Fokus kajiannya
terletak pada fenomena yang terjadi di masyarakat yang bisa dilihat dan juga
diamati menggunakan analisis dari Herbert Marcuse tersebut. Metode penelitian
yang dilakukan kuesioner dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka menggunakan
pendekatan reflektif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa belanja daring dan perilaku
konsumtif tentang masyarakat pengguna aplikasi belanja onlin
Penggunaan Surah Al-Anbiya Ayat 69 untuk Mengobati Penyakit oleh Guru Hasbullah di Desa Pembuang Hulu II Kec. Hanau, Kab. Seruyan, Kalimantan Tengah.
Al-Qur‟an sebagai kitab suci umat Islam tidak hanya berfungsi sebagai
pedoman hidup, tetapi juga diyakini memiliki kekuatan spiritual untuk
menyembuhkan berbagai penyakit, baik fisik maupun psikis. Keyakinan ini telah
hidup dan berkembang dalam masyarakat Muslim, termasuk di Desa Pembuang
Hulu II, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan. Salah satu praktik nyata dari
keyakinan ini adalah penggunaan Surah Al-Anbiya ayat 69 oleh Guru Hasbullah
sebagai media pengobatan terhadap penyakit.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara penggunaan Surah
Al-Anbiya ayat 69 sebagai media pengobatan penyakit oleh Guru Hasbullah di
Desa Pembuang Hulu II, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan
Tengah. Surah Al-Anbiya ayat 69 dan manfaat dalam penggunaan Surah Al
Anbiya ayat 69 sebagai media pengobatan penyakit yang diyakini sebagai ayat
yang memiliki kekuatan spiritual untuk meredakan gejala penyakit yang bersifat
panas, seperti demam dan sebagainya.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan
lapangan (Field research). Penelitian ini berlokasi di Desa Pembuang Hulu II,
Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Data dikumpulkan
melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung terhadap subjek
penelitian, yakni Guru Hasbullah, serta 4 orang dari masyarakat yang terlibat
dalam praktik pengobatan ini sebagai informan pendukung. Analisis data terdiri
dari empat tahapan yaitu editing, klasifikasi data dan interpretasi data dan
kesimpulan.
Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ayat tersebut
dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara membacakannya kemudian
ditiupkan ke media air dan diminumkan, atau dibacakan langsung ke bagian tubuh
yang sakit. Praktik ini didasarkan pada keyakinan bahwa ayat tersebut, yang
secara tekstual merupakan perintah Allah kepada api agar menjadi dingin bagi
Nabi Ibrahim, memiliki muatan spiritual yang dapat ditransfer kepada pasien.
Adapun manfaatnya, yang pertama, selain menyembuhkan secara fisik,
pengobatan dengan ayat Al-Qur‟an ini juga membuat merasa lebih tenang, damai,
dan merasa lebih dekat kepada Alla
Integrasi Dimensi Fiqih dan Tasawuf dalam Pendidikan Shalat pada Pondok Pesantren Kalimantan Selatan
Penelitian ini mengkaji integrasi dimensi fiqih dan tasawuf dalam pendidikan shalat
pada tiga tipologi pondok pesantren di Kalimantan Selatan: tradisional (Darussalam),
modern (Darul Hijrah), dan semi-modern (Al Falah). Fokus utama penelitian adalah
mengidentifikasi pola dan wujud integrasi kedua dimensi tersebut dalam sistem pendidikan
shalat di masing-masing pesantren.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif,
serta mengacu pada kerangka teori integrasi-interkonektif Amin Abdullah sebagai landasan
teoritis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara sistematis.
Hasil penelitian menemukan bahwa integrasi fiqih dan tasawuf dalam pendidikan
shalat bervariasi berdasarkan tipologi pesantren yang berjalan secara alamiah sesuai
dengan kurikulum masing-masing. Penelitian ini juga mengungkapkan ada tiga pola
integrasi distingtif: hierarkis-komplementer (Darussalam), simultan-dialogis (Darul
Hijrah), dan hierarkis-transformatif (Al Falah). Wujud integrasi ini termanifestasi dalam
tiga aspek pembelajaran: materi, metode, dan evaluasi.
Temuan ini menegaskan adanya korelasi signifikan antara tipologi pesantren dengan
pendekatan integrasi fiqih dan tasawuf yang digunakan. Pesantren modern cenderung
menerapkan dimensi spiritual yang bersifat general dan fleksibel, sementara pesantren
tradisional dan semi-modern menekankan dimensi spiritual partikular yang lebih rinci dan
mendalam.
Studi ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan model pendidikan shalat
yang adaptif dan kontekstual, yang mampu mengintegrasikan dimensi eksoteris dan
esoteris secara seimbang. Kontribusi penelitian ini signifikan bagi studi pendidikan Islam,
khususnya dalam merumuskan pendekatan integratif untuk pembinaan spiritual santri di
lingkungan pesantre
Gambaran Motivasi Berprestasi Siswa SMKN 1 Banjarbaru Selama Magang Di Airport Administrasion Division PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin
Pendidikan formal seringkali belum cukup untuk membekali individu
menghadapi kompleksitas dunia kerja, sehingga program magang penting untuk
pengalaman praktis, aplikasi teori, pengembangan keterampilan, dan wawasan
dinamika pekerjaan. Peneliti melakukan observasi secara langsung kepada siswa
magang SMKN 1 Banjarbaru di Airport Administrasion Division PT Angkasa
Pura Indonesia Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin. Mereka tetap
semangat dan berkembang selama magang di segala tantangan selama magang.
Penelitian ini bertujuan menggambarkan motivasi berprestasi dan faktor yang
mempengaruhi motivasi berprestasi siswa magang SMKN 1 Banjarbaru selama
program magang di Airport Administration Division PT Angkasa Pura Indonesia
Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif yang berlokasi di Airport Administration Division PT Angkasa Pura
Indonesia Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin. Subjeknya adalah tiga
siswa magang dari SMKN 1 Banjarbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data diolah
dan dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Keabsahan data dipastikan dengan teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan siswa magang SMKN 1 Banjarbaru
memiliki perpaduan motivasi yang kuat. Need for Achievement terbukti dari
keinginan berkembang, mengaplikasikan ilmu, dan mengatasi tantangan kreatif.
Need for Power tercermin dari inisiatif mengambil tanggung jawab, memimpin
rekan, serta membimbing peserta magang baru, didukung pengakuan positif. Need
for Affiliation ditunjukkan melalui upaya menjaga komunikasi dan keharmonisan
dengan mentor serta rekan kerja. Motivasi berprestasi mereka secara dinamis
dipengaruhi faktor intrinsik (rasa ingin tahu, keinginan berkembang) dan
ekstrinsik (bimbingan mentor, lingkungan magang suportif). Interaksi harmonis
faktor internal dan eksternal ini berhasil menumbuhkan dan memperkuat motivasi
intrinsik berprestasi para pesert
Kekalahan Umat Islam dalam Perang Uhud Perspektif Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab
Penelitian ini menelaah kekalahan Umat Islam dalam Perang Uhud perspektif Tafsir
Al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Perang Uhud dipandang bukan sekadar
peristiwa militer, melainkan pengalaman tarbiyah yang mengandung pelajaran
keimanan dan etika. Fokus penelitian adalah bagaimana Quraish Shihab menafsirkan
ayat-ayat terkait Perang Uhud (Surah Ali `Imran 121–180) .
Tujuan penelitian mencakup pemaparan penafsiran Shihab terhadap ayat-ayat
kekalahan Umat Islam dalam perang Uhud, analisis faktor penyebabnya, identifikasi
hikmah, dan eksplorasi relevansinya bagi umat Islam masa sekarang. Metode yang
digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis isi teks Tafsir al-Misbah,
menitikberatkan pada nilai-nilai moral seperti disiplin, solidaritas, dan pengendalian
diri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab menafsirkan
kekalahan Uhud sebagai tarbiyah Ilahiyah: bukan semata kegagalan militer,
melainkan konsekuensi pelanggaran perintah Nabi, cinta dunia, dan kurang sabar.
Kekalahan diartikan sebagai ujian untuk menguji keikhlasan dan loyalitas umat
kepada Allah dan Rasul. Dalam konteks modern, hikmah Perang Uhud menurut
Shihab relevan untuk membangun kepemimpinan adil, kesadaran kolektif, dan
kekuatan moral menghadapi tantangan zaman. Tafsir al-Misbah berfungsi sebagai
rujukan inspiratif untuk muhasabah dan rekonstruksi nilai Qur’ani dalam kehidupan
bermasyarakat,berbangsa, dan bernegara
استخدام طريقة الحفظ في تعليم المفردات لطلبة مدرسة الإخوان المتوسطة الاسلامية بنجرماسين = Penggunaan Metode Menghafal Dalam Pembelajaran Mufradat Untuk Siswa Kelas Sembilan di MTs Al-ikhwan Banjarmasin
Penelitian ini menjelaskan tentang penggunaan Metode menghafal dalam
pembelajaran bahasa Arab untuk siswa kelas 9 MTs Al-Ikhwan Banjarmasin.
Adanya pembelajaran mufradat yang khusus ini selain dengan tujuan memperlancar
percakapan siswa juga sebagai perantara untuk mempermudah para siswa dalam
mempelajari bahasa Arab khususnya membaca teks berbahasa Arab.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dan
jenisnya penelitian bersifat kualitatif. Dan mendapatkan data dalam penelitian,
Peneliti menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah guru menggunakan metode hafalan dalam
mengajarkan kosakata dan ada beberapa proses diantaranya: guru dan siswa
membaca mufradat bersama-sama, guru menanyakan arti dari mufradat tersebut,
siswa menulis ulang mufradat yang telah diajarkan oleh guru, guru akan menyuruh
membuat satu kalimat dari mufradat yang telah diajarkan, dan menghafalkan
mufradat yang telah dipelajari.
Menggunakan metode menghafal dalam evaluasi pembelajaran mufradat
dengan tujuan agar memudahkan mereka melakukan percakapan dengan bahasa
Arab selain itu memudahkan murid dalam membaca beberapa teks bahasa arab
yang ada didalam buku khususnya bagian hiwar dengan qiraah dan hukumannya
adalah berdiri didepan kelas jika tidak menghafal mufradat.
Disisi lain ada faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penggunaan
metode menghafal dalam pembelajaran mufradat yaitu dari faktor pendukung
adalah banyaknya minat terhadap mata pelajaran bahasa arab dan bisa membantu
dalam melakukan percakapan (hiwar) teks bahasa Arab dalam buku. Sedangkan
faktor penghambat adalah ada beberapa siswa yang tidak lancar berbahasa Arab
dikarenakan kurang lancarnya membaca Al-Quran bahkan sampai ada yang tidak
bisa baca sama sekali, selain itu ada murid yang kurang minat dan tidak serius
belajar bahasa Arab.
Dalam penelitian tersebut menjelaskan bagaimana proses pembelajaran
mufradat dengan menggunakan metode menghafal yang dimana menemtepatkan
metode manghafal kedalam evaluasi mereka beserta dengan faktor pendukung dan
faktor penghambat dalam menggunakan metode tersebut dalam pembelajaran
mufrada
Pengembangan Buku Saku Pestisida Nabati Ekstrak Daun Sirsak Terhadap Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi
Pestisida nabati merupakan pestisida yang berasal dari bahan alami, salah
satunya ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) yang digunakan untuk
mengendalikan hama walang sangit pada tanaman padi. Daun sirsak mengandung
senyawa metabolit sekunder seperti acetogenins, flavonoid, saponin, tanin, dan
alkaloid yang mampu mengganggu sistem metabolisme, pencernaan, serta
pernapasan serangga sehingga menyebabkan kematian hama tersebut. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pestisida nabati ekstrak daun sirsak
terhadap hama walang sangit dan mendeskripsikan validitas buku saku berjudul
“Pestisida Nabati Ekstrak Daun Sirsak Terhadap Hama Walang Sangit pada
Tanaman Padi”.
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research yang terdiri dari
tiga tahapan, yaitu tahap pendahuluan (Preliminary Research), tahap
pengembangan atau pembuatan prototipe (Development or Prototying Phase),
tahap evaluasi atau penilaian (Assesment Phase) namun, dibatasi hanya pada
pengembangan atau pembuatan prototipe (Development or Prototying Phase).
Penelitian ini menghasilkan produk berupa buku saku yang dikembangkan
berdasarkan hasil eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan 6 perlakuan, konsentrasi yang digunakan yaitu K, P1: 2%, P2: 5,6%, P3:
10%, P4: 20%, P5: 40%. Buku saku kemudian di evaluasi dengan menggunakan
desain evaluasi formatif tessmer yang dibatasi pada tahap uji pakar. Data
dianalisis secara kuantitafif dengan menggunakan uji probit LC50 untuk menguji
keefektifan pestisida nabati ekstrak daun sirsak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak efektif
meningkatkan mortalitas hama walang sangit, dengan konsentrasi 40% sebagai
konsentrasi terbaik dalam memberikan pengaruh terhadap kematian hama.
Senyawa acetogenins, flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid dalam ekstrak daun
sirsak bekerja secara sinergis dalam mengganggu fisiologi, metabolisme, dan
pencernaan serangga. Hasil uji validitas buku saku yang dikembangkan pada
aspek bahasa diperoleh persentase 84%, aspek materi diperoleh persentase 84%,
aspek media diperoleh persentase 84% dengan persentase rata-rata sebesar 84%
dengan kategori cukup valid artinya buku saku dapat digunakan namun perlu
revisi kecil
Analisis Framing Pemberitaan Haul Ke 20 Guru Sekumpul di Situs Pojokbanua.com
Pemberitaan mengenai Haul Guru Sekumpul ke-20 menjadi perhatian luas
di media online, mengingat acara ini melibatkan jutaan jemaah dari berbagai
daerah. Media massa memiliki peran penting dalam membentuk opini publik
melalui teknik framing yang digunakan dalam pemberitaan. Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana media online melakukan
framing terhadap pemberitaan Haul Guru Sekumpul ke-20. Tujuan utama
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana media online pojokbanua.com
mengemas pemberitaan mengenai Haul Guru Sekumpul ke-20, serta bagaimana
elemen-elemen framing digunakan dalam menyajikan berita. Jenis penelitian ini
adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang
digunakan adalah model framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki, yang
mencakup empat struktur analisis, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pojokbanua.com membingkai Haul Guru
Sekumpul ke-20 dengan menonjolkan kebersamaan, gotong royong masyarakat,
serta dukungan pemerintah dalam menyukseskan acara. Berita yang
dipublikasikan cenderung menggunakan gaya bahasa yang menggugah emosi dan
menampilkan sisi human interest, seperti kisah jemaah yang melahirkan saat haul
atau lonjakan penggunaan kelotok oleh jemaa
Perubahan Masyarakat dalam Al-Qur'an
Fenomena perubahan masyarakat merupakan realitas yang tidak
terpisahkan dari kehidupan manusia. Dalam konteks keislaman, Al-Qur’an tidak
hanya berfungsi sebagai pedoman ibadah, tetapi juga sebagai sumber nilai dalam
membangun masyarakat yang adil dan beradab. Karena itu, kajian terhadap ayat
ayat Al-Qur’an menjadi penting untuk memahami bagaimana Al-Qur’an
memandang proses perubahan masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan masyarakat dalam
perspektif Al-Qur’an dengan fokus pada tiga aspek, yaitu peran manusia sebagai
agen perubahan, faktor penyebab terjadinya perubahan, dan tujuan perubahan
masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
tafsir tematik, yaitu menghimpun dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang
berkaitan dengan perubahan masyarakat, kemudian dikaji berdasarkan penafsiran
para mufasir klasik dan kontemporer.
Sumber data primer penelitian ini adalah Q.S ar-Ra’d/13:11 dan Q.S al
Anfal/8:53. Q.S ar-Ra’d/13:11 menegaskan perubahan yang bersifat internal
bahwa perubahan masyarakat bergantung pada perubahan diri manusia, sementara
Q.S al-Anfal/8:53 menekankan bahwa nikmat atau musibah merupakan akibat
atas perubahan kolektif suatu kaum. Dengan demikian, kedua ayat ini
memberikan fondasi yang komprehensif dalam memahami perubahan. Data
sekunder diperoleh dari berbagai literatur tafsir, buku sosiologi Islam, dan karya
ilmiah terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manusia memiliki posisi penting
sebagai agen perubahan. Perubahan tidak terjadi tanpa kesadaran dan usaha
manusia untuk memperbaiki diri. Faktor penyebab perubahan mencakup aspek
internal seperti moralitas dan spiritualitas, serta aspek eksternal seperti
kepemimpinan dan kondisi sosial. Tujuan perubahan menurut Al-Qur’an tidak
hanya bersifat material, tetapi juga moral dan spiritual, yakni mewujudkan
masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai ilahiah.
Dengan demikian, Al-Qur’an memandang perubahan masyarakat sebagai
proses menyeluruh yang melibatkan perubahan pada individu dan kolektif menuju
kehidupan yang lebih baik, dengan manusia sebagai subjek aktif dalam
merealisasikan kehendak Allah
Tingkat Literasi Dan Kesadaran Berzakat Pertanin Masyarakat Desa Sungai Habaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi dan kesadaran
berzakat pertanian masyarakat Desa Sungai Habaya, Kecamatan Rantau Badauh,
Kabupaten Barito Kuala. Dalam penelitian ini, digunakan lima indikator untuk
mengukur literasi zakat pertanian, dan untuk kesadaran berzakat pertanian indikator
yang dipakai yaitu: pandagan zakat sebagai investasi akhirat dan keyakinan bahwa
harta itu bergulir, tidak ditimbun.
Penelitian kuantitatif deskriptif yaitu jenis penelitian yang digunakan pada
penelitian ini. Informasi untuk penelitian ini menggunakan data primer dan
sekunder. Data primer didapat secara langsung dari responden melalui penyebaran
kuesioner kepada masyarakat di Desa Sungai Habaya dan data sekunder didapat
melalui jurnal dari penelitian sebelumnya, buku, internet, dan sumber lain yang
berkaitan dengan penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis
frekuensi dan mean dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk tingkat literasi masyarakat
mengenai zakat pertanian berada pada kategori rendah dengan nilai sebesar 59%,
dan untuk tingkat kesadaran berzakat pertanian berada pada kategori tinggi dengan
nilai sebesar 87,4