IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
The Analysis of Figurative Language In "Omniscient Reader's Viewpoint" Webtoon
This study aims to investigate the types of figurative language and the types
of meaning used in "Omniscient Reader's Viewpoint". It is important to learn
figurative language as it gives the language a deeper meaning. In teaching figurative
language to the students, there are a lot of approaches that can be used, one of them
is by using visualization. It helps the students to imagine and catch the language.
Teachers could use a media in teaching figurative language such as digital comic.
The researcher used qualitative approach with content analysis method. The results
are 8 figurative language types were used in 16 episodes of "Omniscient Reader's
Viewpoint", such as a total of 9 metaphors, 3 similes, 3 hyperboles, 3 onomatopoeia,
2 personifications, 2 litotes, 1 metonymy, and 1 allusion. For the meaning types,
there are 5 meaning types that were used. Such as a total of 10 connotative
meanings, 7 affective meanings, 5 conceptual meanings, 2 reflective meanings, and
1 social meaning. The results may highlight how important is figurative language
is in enhancing stories and building stronger bonds with the readers within modern
storytelling form like digital comic/webcomic
Relasi Makna Sabar dan Takwa dalam Tafsir al-Kasysyâf Karya al-Zamakhsyariy (Kajian Semantik Al-Qur’an)
Latar belakang penelitian ini berfokus pada relasi makna dari kata sabar dan
takwa. Kata sabar dan takwa seringkali disebutkan di dalam Al-Qur’an bahkan kedua
kata tersebut digabungkan dalam satu ayat di beberapa ayat dalam Al-Qur’an. Lantas
mengapa kedua kata tersebut saling disandingkan dalam Al-Qur’an yang terdapat di
dalam beberapa ayat yakni QS. Âli ‘Imrân ayat 120, 125, 186 dan QS. Yûsuf ayat 90.
Adapun yang menarik dari kajian ini adalah dengan penggunaan metode yang
diperkenalkan oleh Toshihiko Izutsu dalam memaknai suatu kata dalam konteks
religius dan budaya, yakni dengan mencari makna dasar, relasional, sinkronik,
diakronik serta weltanschauung dalam memaknai kata sabar dan takwa dalam Tafsir
al-Kasysyâf yang memiliki corak kebahasaan dan mengandung penjelasan yang lebih
ringkas daripada tafsir lainnya. Penelitian ini bertujuan memahami relasi makna sabar
dan takwa dalam Tafsir al-Kasysyâf secara lebih mendalam, serta memperkaya kajian
Al-Qur'an tentang nilai-nilai moral dan spiritual Islam melalui analisis semantik Al
Qur’an.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif berdasarkan
pada riset kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif dengan
menggunakan pendekatan lughawi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir al-Kasysyâf memberikan
pemahaman yang mendalam mengenai hubungan antara kesabaran dan ketakwaan
dengan aspek spiritual dan sosial dalam kehidupan umat Islam. Pertama, makna
sabar dalam tafsir al-Kasysyâf bermakna menahan diri, ketabahan, keteguhan hati
dalam menghadapi kesulitan, dan konsistensi dalam menjalankan ibadah. Sabar tidak
hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga dengan pengendalian emosi dan sikap
hati. Kedua, makna takwa diartikan sebagai kesadaran penuh terhadap kehadiran
Allah, yang tercermin dalam usaha untuk mentaati-Nya secara sempurna dan menjaga
diri dari perbuatan dosa. Takwa juga mengandung makna kehati-hatian dalam setiap
tindakan agar selalu berada di jalan yang diridhai-Nya. Ketiga, relasi sabar dan takwa
dalam Tafsir al-Kasysyâf bersifat saling melengkapi, yang mana sabar merupakan
syarat penting untuk mencapai takwa. Tanpa kesabaran seseorang akan sulit
menjalankan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya (takwa). Keduanya
membentuk fondasi utama dalam membentuk karakter seorang muslim agar tetap
beriman walau dalam kondisi apapun yang dihadapi
Analisis Nilai-nilai Dakwah pada Syair Nasihat Pengantin karya Ustadz Haji Abdul Hakim
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Syair Nasihat Pengantin
sebagai bagian dari syair berbahasa Arab Melayu yang memiliki fungsi sebagai
media penyampaian pesan moral dan dakwah. Syair ini memenuhi unsur-unsur
penting dalam syair, yaitu rima, irama, dan bahasa kiasan, yang menjadikannya
karya sastra dengan daya tarik estetika tinggi sekaligus sarana efektif untuk
menyampaikan nilai-nilai kehidupan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan
untuk menganalisis kandungan unsur syair dan nilai-nilai dakwah yang terdapat
dalam Syair Nasihat Pengantin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kajian literatur atau pustaka.
Data utama yang digunakan adalah teks Syair Nasihat Pengantin yang dianalisis
berdasarkan struktur sastra dan nilai-nilai dakwah yang terkandung di dalamnya.
Data dikumpulkan melalui pembacaan mendalam, kemudian dipilah, dianalisis
dengan, dan disimpulkan sesuai dengan tujuan penelitian.
Penelitian ini menemukan bahwa Syair Nasihat Pengantin memiliki 20 bait
yang tersusun, memenuhi unsur rima yang teratur, menciptakan keharmonisan dan
daya tarik tersendiri. Irama Nahawand yang digunakan memberikan alunan yang
enak didengar dan mudah diingat. Selain itu, penggunaan bahasa kiasan menambah
kedalaman makna, memungkinkan penyampaian pesan yang bersifat
multiinterpretatif. Nilai-nilai dakwah dalam Syair Nasihat Pengantin mencakup
perintah untuk ma'ruf seperti perintah untuk pemuda yang mampu untuk menikah,
dan perintah menjauhi kemunkaran seperti larangan sering menikah lalu cerai
تطبيق استراتيجية التعلم التفاعلي بطريقة المحادثة في تعليم اللغة العربية لترقية مهارة الكلام في الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية "القلم" بنجرماسين = Penerapan Strategi Belajar Interaktif dengan Metode Muhadtsah dalam Pembelajaran Bahasa Arab untuk Meningkatkan Keterampian Bicara Bahasa Arab Kelas Tujuh Madrasah Tsanawiyah Al-Qalam Banjarmasin
نفذ هذا البحث بهدف حل المشكلات في تعلم الكلام في الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية القلم بنجرماسين باستخدام استراتيجية التعلم التفاعلي على أسلوب المحادثة.
هذا البحث هو بحث عملي في الفصل الدراسي (classroom action research) تم تنفيذها بمدرسة القلم بنجرماسين بدورتين بحثيتين، كل دورة مكونة من لقاء واحد والمخصص الزمني لكل لقاء 120 دقيقة.
كان موضوع البحث جميع طلاب الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية القلم بنجرماسين باستخدام أساليب جمع البيانات بالاختبار القبلي والإختبار البعدي وبالإضافة إلى الملاحظة والمقابلة.
تثبت نتائج البحث أن استراتيجية التعلم التفاعلي يمكن أن تزيد من الكفاءة في مهارة الكلام، ويمكن ملاحظة ذلك من بيانات نتائج الاختبار القبلي والبعدي.
في نتائج الاختبار القبلي، كان معدل درجة الطلبة 31/100، ثم في الدورة الأولى ارتفع معدل درجة الطلبة إلى 54/100، ثم في الدورة الثانية/ الاختبار البعدي ارتفع و أصبح معدل درجة الطلبة إلى 69/100
Analisis Kesalahan Menyelesaikan Soal Matematika Materi Transformasi Geometri Berdasarkan Prosedur Newman pada Siswa Kelas IX MTs Muhammadiyah Al Furqan Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan siswa
dalam menyelesaikan soal matematika pada materi transformasi geometri
berdasarkan Prosedur Newman di MTs Muhammadiyah Al Furqan Banjarmasin.
Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi
transformasi geometri, yang terlihat lebih dari 50% siswa memiliki nilai harian
yang tidak mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM).
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan
subjek penelitian adalah 3 siswa kelas IX. Data dikumpulkan melalui tes tertulis
dan wawancara, serta dianalisis menggunakan Prosedur Newman yang terdiri dari
lima tahapan: membaca (reading), memahami (comprehension), transformasi
(transformation), keterampilan proses (process skill), dan penulisan jawaban akhir
(encoding).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi
melakukan 2 jenis kesalahan, pada tahapan keterampilan proses yaitu salah ketika
melakukan pengoperasian pada saat menyelesaikan soal dan pada tahapan
penulisan jawaban akhir yaitu salah dalam menentukan jawaban akhir dan
keimpulan. Siswa berkemampuan rendah melakukan 4 jenis kesalahan, pada
tahapan kesalahan membaca, memahami, keterampilan proses dan penulisan
jawaban akhir. Siswa berkemampuan rendah melakukan kesalahan pada semua
tahapan. Faktor penyebab kesalahan siswa dapat dikategorikan ke dalam dua aspek
utama, yaitu internal yang meliputi kurangnya pemahaman konsep dasar dan
rendahnya motivasi belajar, dan eksternal yang meliputi kurangnya variasi metode
pembelajaran yang digunakan oleh guru serta minimnya latihan soal yang
diberikan
Pengembangan KIT Praktikum Hukum Bernoulli Berbantuan LKPD Berbasis Discovery Learning
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh ketersediaan alat praktikum
yang kurang mencukupi, sehingga terkadang tidak semua materi dapat melakukan
praktikum, terutama pada materi hukum Bernoulli. Adapun tujuan penelitian ini
yaitu untuk mengetahui validitas KIT praktikum dan Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD) berbasis Discovery Learning, serta untuk mengetahui respon peserta didik
terhadap KIT praktikum dan LKPD yang dikembangkan oleh peneliti.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode yang
digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan
model ADDIE dengan langkah-langkah kegiatan meliputi: Analysis, Design,
Development, Implementation, Evaluation. Penilaian validasi terdiri dari 2 orang
dosen fisika dan 1 orang guru fisika, serta 30 peserta didik kelas XI SMAN 13
Banjarmasin untuk mengetahui respon siswa terhadap KIT Praktikum dan LKPD
berbasis Discovery Learning. Instrumen penelitian ini berupa angket validitas dan
angket respon peserta didik. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik
analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil penilaian validator, tingkat kevalidan KIT praktikum
Hukum Bernoulli berada pada kategori sangat valid dengan persentase rata-rata
sebesar 81,66%. Adapun tingkat kevalidan LKPD berbasis Discovery Learning
berada pada kategori sangat valid dengan persentase rata-rata sebesar 83,33%.
Berdasarkan hasil penilaian respon peserta didik, setelah menggunakan KIT
praktikum Hukum Bernoulli berbantuan LKPD berbasis Discovery Learning
berada pada kategori bagus dengan persentase rata-rata sebesar 72,14%. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa menggunakan KIT praktikum Hukum Bernoulli
berbantuan LKPD berbasis Discovery Learning ini dinyatakan layak digunakan dan
mendapatkan respon bagu
Mediasi dalam Sengketa Suami Istri di Masyarakat Adat Dayak Maanyan (Studi di Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur)
Masyarakat yang bersengketa terkhusus suami istri yang menuju
perceraian pada umumnya akan melaksanakan perceraian di depan sidang
pengadilan dan akan menempuh mediasi. Namun pada masyarakat adat Dayak
Maanyan, mereka tidak langsung menempuh jalan perceraian di pengadilan, tapi
mereka harus melalui proses perceraian adat dan melalui proses mediasi atau yang
lebih dikenal dengan istilah Musyawarah Mufakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang persengketaan
yang menjadi sebab mediasi dilaksanakan, untuk mengetahui proses mediasi
dalam sengketa suami istri di masyarkat adat Dayak Maanyan, dan untuk
mengetahui dampak dari dilaksanakannya mediasi dalam sengketa suami istri di
masyarakat adat Dayak Maanyan tersebut.
Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris
(field research) dan menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Teknik
pengolahan data dengan cara menyatukan data dan memilih data, kemudian
menyajikan data dengan cara medeskripsikan, setelah itu menganalisis data secara
deskriptif kualitatif.
Hasil temuan dan analisis penelitian ini adalah dapat diketahui bahwa latar
belakang penyebab umum terjadinya sengketa suami istri pada masyarakat adat
adat Dayak Maanyan, yaitu: ekonomi, KDRT, dan perselingkuhan. Proses yang
dilakukan mereka sejalan dengan kebiasaan penyelesaian sengketa yang telah
dilakukan sejak dulu. Dan dampak dari pelaksanaan mediasi tersebut, masyarakat
adat sangat terbantu untuk menyelesaikan sengketa. Mediasi tersebut ada yang
berdampak positif yaitu berhasil mendamaikan suami istri yang bersengketa dan
dapat mengelak perceraian, dan ada yang berdampak negatif yaitu para pihak
yang bersengketa tetap bercerai, perceraian tersebut dianggap sah menurut hukum
adat namun belum sah secara hukum negara atau belum masuk dalam catatan sipil
sehingga belum bisa memiliki akta cerai
Analisis Hukum Pemikiran Qirā’ah Mubādalah Menurut Faqihuddin Abdul Kodir
Faqihuddin Abdul Kodir memperkenalkan konsep qira'ah mubādalah
sebagai bentuk kerja sama dan kesalingan antara laki-laki dan perempuan sebagai
relasi yang setara termasuk dalam rumah tangga. Konsep ini menyetarakan laki-laki
dan perempuan dalam hal hak rumah tangga khususnya ekonomi, sehingga isteri
memiliki hak yang sama dengan suami dalam hal pekerjaan dan penghasilan.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsep isteri sebagai kepala rumah
tangga menurut Faqihuddin Abdul Kodir dan analisis hukumnya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan
case approach. Bahan hukum utama yang digunakan adalah buku Faqihuddin
Abdul Kodir berjudul “Qirā’ah mubādalah”. Pengumpulan bahan menggunakan
studi dokumen dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif
kualitatif.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa isteri dapat berperan sebagai kepala
rumah tangga menurut Faqihuddin Abdul Kodir, dengan andil dalam ekonomi dan
tanggung jawab penuh terhadap keberlangsungan keluarga. Dalam analisis hukum
mubādalah, konsep qirā’ah mubādalah memungkinkan isteri mengambil peran
aktif jika suami tidak mampu menjalankan kewajibannya, meskipun status kepala
keluarga tidak dapat dihilangkan kepada suami sebagai bentuk kewajibannya atas
nafkah. Dari segi hukum perkawinan di Indonesia, konsep ini sejalan dengan
Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, yang mengakui
kesalingan dan kerja sama antara suami dan isteri dalam rumah tangga, konsep ini
juga telah tercermin dalam mekanisme aturan harta bersama di Indonesia
Pendapat Hakim Tentang Pengakuan Anak Zina Dari Ayah Biologis Di Pengadilan Agama (Banjarmasin, Banjar Baru, Martapura)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hakim Pengadilan Agama di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura mengenai pengakuan anak zina dari ayah biologis. Fokus utama penelitian adalah bagaimana hakim menafsirkan dan menerapkan hukum yang mengatur pengakuan anak di luar pernikahan, khususnya Pasal 100 Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Pasal 43 UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974, serta faktor etika, sosial, dan kesejahteraan anak yang mempengaruhi pertimbangan hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan analisis dari pendapat hakim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas hakim menerapkan ketentuan hukum yang ada, di mana anak zina hanya diakui memiliki hak nafkah dari ayah biologis tanpa hak keperdataan penuh, termasuk hak waris. Beberapa hakim mempertimbangkan kesejahteraan anak sebagai prioritas, meskipun keterbatasan hukum membatasi ruang untuk memberikan pengakuan lebih luas. Selain itu, ditemukan adanya perbedaan pandangan di antara hakim terkait urgensi reformasi hukum untuk meningkatkan perlindungan bagi anak di luar pernikahan. Sebagian hakim mendukung reformasi yang lebih inklusif, sementara yang lain mempertahankan batasan hukum untuk menjaga nilai-nilai agama dan sosial yang berlaku.
Penelitian ini merekomendasikan adanya reformasi hukum yang memperhatikan kesejahteraan anak tanpa mengabaikan prinsip-prinsip hukum Islam, serta pedoman yang lebih jelas bagi hakim dalam menangani kasus anak zina. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan hukum yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan perlindungan anak di luar pernikahan
Efektivitas Tata Kelola Ruang dalam Mendukung Perkembangan Kota (Studi Kasus di Kota Barabai)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara efektif untuk bisa
menciptakan pembangunan kota yang maju dengan lebih efektif dan mengetahui
kendala apa saja yang dihadapi dari pelaksanaan pembangunan Kota Barabai.
Sesuai dengan Teori perencanaan tata ruang merupakan salah satu kerangka
konseptual yang mendukung pengaturan dan pengelolaan penggunaan ruang
perkotaan secara terencana, komprehensif, dan berkelanjutan. Teori ini
menekankan pentingnya memiliki strategi perencanaan yang menyeluruh dalam
mengatur tata ruang perkotaan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan,
sosial, dan ekonomi. Dan dengan itulah jika pemerintah bekerjasama dengan
masyarakat dan memaksimalkan hal tersebut maka akan memberikan
perkembangan kota yang lebih efektif juga efisien.
Metode penelitian yang peneliti lakukan adalah dengan metode penelitian
Hukum Empiris yang di analisis dengan teori Efektivitas tata kelola ruang
perkotaan yaitu, perencanaan tata ruang, governance dan manajemen perkotaan,
pembangunan berkelanjutan, partisipasi masyarakat, teknologi informasi dan
komunikasi dalam pengelolaan tata ruang perkotaan. Berdasarkan uraian yang
telah di jelaskan oleh peneliti, maka hasil yang didapatkan bisa di sampulkan
sebagai berikut.
Dinyatakan bahwa dalam pengaplikasian Peraturan Bupati Hulu Sungai
Tengah Nomor 5 Tahun 2024 belum diterapkan secara menyeluruh dan belum
bersifat efektif untuk mengembangkan pembangunan Kota Barabai, namun jika di
kelola dengan lebih optimal lagi kemungkinan besar hal ini bisa menciptakan
perkembangan Kota Barabai yang pesat