IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Penerapan Konseling Kelompok dengan Teknik Self Management untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 1 Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu
Motivasi memberikan dampak pada pendidikan yaitu dalam proses belajar
mengajar. Adanya perilaku yang mencerminkan kurangnya motivasi belajar saat
pembelajaran menjadi tanda kurangnya motivasi intrinsik. Permasalahan ini apabila
tidak segera ditangani akan sangat berdampak menyebabkan tidak bisa bertanggung
jawab menekuni tugas yang diberikan, cepat putus asa dalam pengerjaan tugas dan
belajar, sampai menyontek. Dalam kajian bimbingan dan konseling sendiri banyak
jenis layanan maupun teknik bimbingan dan konseling yang dapat meningkatkan
motivasi belajar siswa. Teknik self management dinilai mampu untuk
meningkatkan motivasi belajar peserta didik khususnya motivasi intrinsik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada kelas
kontrol dan kelas eksperimen sebelum dan sesudah dilakukan konseling kelompok
dengan teknik self management serta menganalisis pengaruhnya pada siswa kelas
VII di SMP Negeri 1 Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
eksperimen berupa quasi eksperimen. Dengan subjek penelitian kelas VII
berjumlah 91 siswa. Teknik pengumpulan data dengan angket motivasi belajar dan
observasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan analisis statistik
deskriptif dan analisis statistik inferensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi belajar siswa
sebelum diberikan konseling kelompok dengan teknik self management pada kelas
eksperimen dan kontrol memiliki rata-rata nilai yang seimbang yaitu 73,3 untuk
eksperimen dan 72,3 untuk kontrol, setelah diberikan konseling kelompok dengan
teknik self management nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen
lebih tinggi atau meningkat yaitu 88,6 dibandingkan kelas kontrol yaitu 74, dan
pemberian konseling kelompok dengan teknik self management memberikan
pengaruh yang cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan N
Gain score 59,60
Analisis Putusan Mahkamah Kontitusi Nomor 5/Phpu.Wako-Xxiii/2025 Tentang Sengketa Hasil Pemilihan Kepala Daerah Kota Banjarbaru Tahun 2024
Pemilihan kepala daerah merupakan instrumen utama perwujudan
kedaulatan rakyat dalam demokrasi konstitusional Indonesia. Namun, praktik
penyelenggaraannya tidak selalu selaras dengan prinsip keadilan elektoral dan
perlindungan hak konstitusional. Pilkada Banjarbaru 2024 menjadi contoh nyata:
diskualifikasi salah satu pasangan calon membuat pemilihan berlangsung dengan
calon tunggal, tetapi surat suara tetap memuat calon yang didiskualifikasi sehingga
suara untuk mereka dinyatakan tidak sah meskipun berjumlah besar. Ketiadaan
kolom kosong yang sah untuk dipilih menutup peluang kemenangan kotak kosong
dan akhirnya memicu sengketa hasil yang diperiksa Mahkamah Konstitusi melalui
Putusan Nomor 5/PHPU.WAKO-XXIII/2025.
Penelitian ini menganalisis putusan Mahkamah Konstitusi yang
membatalkan hasil Pilkada Banjarbaru 2024 dan menilai relevansinya bagi
demokrasi konstitusional. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum
normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, dengan bahan
hukum primer berupa putusan Mahkamah Konstitusi dan regulasi terkait, serta
bahan hukum sekunder dari doktrin dan literatur akademik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan hasil pilkada dilakukan
karena pelanggaran substantif dan sistemik, terutama terkait terlanggarnya hak pilih
akibat absennya kolom kosong dan tingginya suara tidak sah. Mahkamah menilai
kondisi tersebut sebagai extraordinary circumstance yang membenarkan
pengutamaan keadilan substantif, termasuk dalam aspek legal standing pemohon.
Putusan ini memperkuat demokrasi konstitusional dengan menegaskan peran
Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi sekaligus penjaga demokrasi yang
tidak hanya menilai prosedur, tetapi memastikan kedaulatan rakyat dan hak
konstitusional tetap terlindungi dalam proses elektoral dengan melaksankan
pemungutan suara ulang diseluruh wilayah Kota Banjarbar
Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Upah Minimum Provinsi Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Berdasarkan Gender di Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2015-2024
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja menjadi indikator penting keterlibatan
penduduk usia kerja dalam aktivitas ekonomi. Dinamika Tingkat Partisipasi
Angkatan Kerja menjadi isu strategis dalam pembangunan ekonomi, di Kalimantan
Selatan ketimpangan gender dalam pasar tenaga kerja masih terlihat dari perbedaan
tingkat pendidikan dan upah minimum provinsi antara laki-laki dan perempuan.
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah tingkat
pendidikan dan upah minimum provinsi secara bersama-sama berpengaruh positif
dan signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Provinsi Kalimantan
Selatan periode 2015-2024.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber
data berasal dari data skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui
teknik dokumentasi dengan mengambil data yang berasal dari website resmi Badan
Pusat Statistik dan dianalisis menggunakan Eviews 12.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan upah
minimum provinsi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan
terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Kalimantan Selatan periode 2015
2024. Selain itu, hasil variabel dummy menunjukkan adanya perbedaan tingkat
partisipasi angkatan kerja berdasarkan gender, di mana tingkat partisipasi angkatan
kerja laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan
Manajemen Program Muhadharah dalam Mengembangkan Kemampuan Dakwah Santri di Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Alalak Tengah Kota Banjarmasin
Berbicara dan berdakwah merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki
santri sebagai calon da’i. Di lingkungan pesantren, kegiatan muhadharah berfungsi
sebagai sarana pembinaan keberanian, keterampilan komunikasi, dan adab berdakwah.
Namun, pelaksanaan muhadharah di Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Alalak Tengah Kota
Banjarmasin belum sepenuhnya berjalan optimal. Permasalahan yang ditemukan meliputi
belum tersusunnya perencanaan program secara tertulis, ketidakkonsistenan jadwal,
kesiapan materi santri yang rendah, serta lemahnya dokumentasi dan evaluasi
perkembangan kemampuan dakwah santri. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan
antara potensi strategis muhadharah sebagai media pembinaan dakwah dengan praktik
pengelolaannya di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
manajemen program muhadharah dalam mengembangkan kemampuan dakwah santri,
serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian
meliputi wakil kepala kesiswaan, penanggung jawab muhadharah, ketua OSIS, dan ketua
bidang keagamaan OSIS Pesantren Tarbiyatul Islamiyah. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh
dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui teknik
triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan validitas temuan penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program muhadharah dilaksanakan secara
rutin dua minggu sekali setelah salat Zuhur di Masjid Tughfaturraghibin dan dikelola
dengan menerapkan fungsi manajemen POAC. Perencanaan dilakukan melalui
penyusunan jadwal dan penugasan santri oleh OSIS bidang keagamaan. Pengorganisasian
diwujudkan melalui pembagian peran antara pembina dan pengurus OSIS. Pelaksanaan
muhadharah menjadi sarana latihan komunikasi dan keberanian santri dalam berdakwah.
Pengawasan dilakukan melalui evaluasi lisan oleh pembina terkait intonasi, penguasaan
materi, serta adab dakwah. Faktor pendukung kegiatan ini adalah kerja sama antara
pembina dan pengurus OSIS, sedangkan faktor penghambat meliputi ketidakkonsistenan
jadwal dan kurangnya dokumentasi perkembangan santri. Secara keseluruhan, program
muhadharah berkontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan dakwah santri
melalui latihan yang berkelanjutan
Manajemen Strategi Masjid Hasanuddin Madjedie dalam Menarik Minat Jamaah Tahun 2025
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena banyaknya jamaah yang
datang ke Masjid Hasanuddin Madjedie bukan hanya untuk beribadah tetapi juga
sebagai pusat dakwah dan juga kegiatan-kegiatan sosial yang dilaksanakan di
masjid. Manajemen strategi merupakan gambaran besar untuk mengidentifikasi
tujuan organisasi yang dapat mengolah sumber dayanya secara efektif. Oleh karena
itu penerapan manajemen strategi yang tepat dibutuhkan untuk menarik minat
jamaah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Manajemen Strategi Masjid
Hasanuddin Madjedie Dalam Menarik Minat Jamaah Tahun 2025. Serta
mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses menarik
minat jamaah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan
menekankan pada sumber data lapangan sebagai data primer, serta data sekunder
untuk melengkapi data. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik berupa
teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan penarikan kesimpulan pada studi
kasus di Masjid Hasanuddin Madjedie.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi masjid
Hasanuddin Madjedie dalam menarik minat jamaah mengacu pada tiga tahapan
yaitu: Strategi formulasi, penyusunan visi dan misi sampai dengan proses
perencanaan berbagai kegiatan. Implementasi strategi, dilakukan melalui kegiatan
kegiatan yang dijalankan secara rutin seperti, pelaksanaan shalat 5 waktu, tausiyah
rutin, kultum ba’da tarawih dan ba’da subuh satu bulan Ramadhan, santunan
dhuafa, klinik gratis, sarapan gratis subuh Ahad, makan gratis setelah zuhur, buka
puasa sunnah bersama Senin dan Kamis, sahur bersama di 10 hari terakhir bulan
Ramadhan. Evaluasi strategi, yaitu dilakukan guna untuk memperbaiki program
atau kegiatan untuk yang akan datang. Manajemen strategi yang digunakan
tentunya dengan penerapan analisis SWOT. Faktor pendukung antara lain dari
tingginya partisipasi jamaah, pengelolaan keuangan, kegiatan keagamaan dan
fasilitas yang memadai. Faktor penghambat yang ditemukan yaitu tidak ada,
dikarenakan kegiatan yang sudah direncanakan pasti akan terlaksana, penghambat
yang dimaksud mungkin adanya sedikit kendala yang bisa diselesaikan tanpa
menghambat kegiatan yang ad
Implementasi Tradisi Mujâhadah dalam Pemeliharaan Hafalan Al-Qur`an di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya
Penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya tingkat murâja’ah di
kalangan penghafal Al-Qur`an, sehingga banyak hafalan yang melemah dan
berpotensi terlupakan. Sebagian penghafal lebih menekankan pada penambahan
hafalan baru dibandingkan pemeliharaan hafalan yang telah dimiliki. Hal ini
menunjukan perlunya praktik pemeliharaan hafalan yang bersifat terus-menerus
dan bernilai spiritual.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tradisi mujâhadah
diimplementasikan sebagai pemeliharaan hafalan Al-Qur`an di Pondok Pesantren
Al-Ittifaqiah Indralaya serta untuk mengetahui sejauh mana keefektivitasan tradisi
ini dalam meningkatkan kualitas hafalan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi
wawancara mendalam dengan lima informan dari berbagai latar belakang sebagai
sumber data. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan teori
implementasi George C. Edward III dan efektivitas pembelajaran yang diukur
dengan menggunakan standar internal Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk implementasi tradisi mujâhadah
dilakukan dengan tiga tahapan yaitu mujâhadah al-ûla, pada tahap ini peserta
kembali menyetorkan hafalan kepada tiga pembina secara bersamaan dengan
masing-masing pembina wajib mengkhatamkan minimal satu kali. Kedua yaitu
mujâhadah tsâni, pada tahap ini peserta diharuskan berpuasa selama empat puluh
hari berturut-turut dengan disertai berpuasa, bagi peserta putri jikalau dalam
keadaan haid maka mujâhadahnya dihentikan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan
kembali ketika masa suci. Ketiga yaitu mujâhadah kubrô, pada tahap ini peserta
mengkhatamkan Al-Qur`an bi al-ghaib dengan maksimal waktu lima belas jam.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa faktor pendukung terlaksananya
pemeliharaan ini karena adanya guru yang kompeten, lingkungan pondok yang
kondusif, dan sebagainya, sedangkan faktor penghambatnya yaitu kondisi fisik
yang kurang stabil dan rendahnya motivasi internal. Hasil penelitian ini juga
menunjukan bahwa tradisi mujâhadah berfungsi secara efektif sebagai
pemeliharaan hafalan Al-Qur`a
Pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Rasio (DER) Terhadap Harga Saham pada Perusahaan Sektor Manufaktur yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2022–2024
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt
to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar
di Jakarta Islamic Index (JII) untuk periode 2022-2024. Masalah utama yang
diangkat adalah untuk menentukan apakah terdapat pengaruh individu dan simultan
dari Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham di
sektor dan periode tersebut.
Jenis penelitian yang digunakan adalah teknik asosiatif dengan pendekatan
deskriptif kuantitatif, di mana data sekunder diperoleh dari laporan keuangan
triwulan pada perusahaan manufaktur yang berjumlah 4 yang dipilih menggunakan
teknik purposif sampling dari 17 populasi pada perusahaan manufaktur di JII, dan
dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS Statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsiaL Current Ratio (CR)
berpengaruh signifikan terhadap harga saham, demikian pula Debt to Equity Ratio
(DER) terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan,
Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) bersama-sama berpengaruh
signifikan terhadap harga saham perusahaan manufaktur yang terdaftar di Jakarta
Islamic Index (JII) pada periode penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa
kondisi Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) merupakan faktor
penting yang dipertimbangkan investor dalam menilai harga saham
Peran dan Evaluasi LKBH Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin Dalam Penyelenggaraan Pos Bantuan Hukum di Pengadilan Agama Kapuas Kelas II
Indonesia sebagai negara hukum menjunjung tinggi prinsip equality before
the law bagi seluruh warga negara, termasuk Masyarakat kurang mampu. Namun
dalam praktiknya, keterbatasan ekonomi dan rendahnya pemahaman hukum sering
menjadi hambatan bagi masyarakat miskin dalam memperoleh akses keadilan. Oleh
karena itu keberadaan lembaga bantuan hukum melalui penyelenggaraan Pos
Bantuan Hukum (Posbakum) di lingkungan peradilan menjai sarana penting dalam
pemenuhan hak konstitusional warga negara. Lembaga Konsultasi dan Bantuan
Hukum (LKBH) fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin merupakan salah satu
lembaga yang berperan dalam memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma
melalui kerjasama dengan Pengadilan Agama Kapuas Kelas II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan evaluasi LKBH
Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin dalam penyelenggaraan Posbakum di
Pengadilan Agama Kapuas Kelas II, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi
dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi terhadap pengurus LKBH Fakultas Syariah, petugas
Posbakum serta aparatur Pengadilan Agama Kapuas Kelas II. Analisis data
dilakukan secara kualitatif dengan metode induktif.
Hasil penelitian menunjukka bahwa LKBH Fakultas Syariah berperan
cukup signifikan dalam penyelenggaraan Posbakum di Pengadilan Agama Kapuas
Kelas II, terutama dalam penyediaan petugas, pembinaan serta pelaksanaan
monitoring dan evaluasi. Posbakum berkontribusi dalam membantu masyarakat
pencari keadilan melalui layanan konsultasi hukum dan pembuatan dokumen
perkara. Namun demikian, pelaksanaanya masih menghadapi keterbatasan
anggaran, jarak lokasi, keterbatasan sumber daya manusia, serta kualitas
penyusunan dokumen belum optimal, sehingga diperlukan evaluasi dan
peningkatan pembinaan berkelanjutan
Pengaruh Religiusitas Terhadap Minat Mahasiswa Prodi Asuransi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin Berkarier di Lembaga Asuransi Syariah
Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia mengalami
peningkatan yang signifikan, namun minat generasi muda, khususnya mahasiswa,
untuk berkarier di lembaga asuransi syariah masih tergolong rendah. Kondisi ini
menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat
tersebut, terutama dari sisi religiusitas individu. Mahasiswa dengan tingkat
religiusitas yang tinggi diharapkan memiliki orientasi karier yang sejalan dengan
nilai-nilai Islam, termasuk dalam memilih pekerjaan di sektor keuangan syariah.
Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh religiusitas terhadap minat mahasiswa Program Studi Asuransi Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin untuk berkarier di
lembaga asuransi syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
lapangan. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi
Asuransi Syariah angkatan 2020–2021 yang berjumlah 51 orang. Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiustas berpengaruh signifikan
terhadap minat mahasiswa untuk berkarier di lembaga asuransi syariah.
Berdasarkan hasil uji t, diperoleh t hitung 5.080 dengan t tabel sebesar 1,676
dengan nilai signifikansi (Sig. = 0,000 < 0,05), yang berarti hipotesis diterima.
Nilai koefisien determinasi (R² = 33,2) menunjukkan bahwa 33,2% variasi minat
berkarier mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel religiusitas, sedangkan sisanya
66,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Mahasiswa menunjukkan
penerimaan kuat terhadap prinsip syariah dalam asuransi, seperti tolong
menolong, tabarru‟, dan mudharabah, yang dianggap selaras dengan nilai Islam.
Religiusitas tinggi mendorong preferensi karir pada lembaga asuransi syariah,
sehingga menjadikannya lebih menarik dibandingkan asuransi konvensional bagi
generasi muda
Analisis Nilai Harga Wajar Saham Consumer Goods yang Terdaftar di JII70 Menggunakan Metode Valuasi Dividend Discount Model Pada Tahun 2024
Harga saham di pasar tidak selalu mencerminkan nilai harga wajar yang
sesungguhnya. Oleh karena itu, diperlukan analisis valuasi untuk menilai apakah
saham tersebut tergolong murah (undervalued) atau mahal (overvalued). Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis nilai wajar saham-saham sektor consumer goods
yang tergabung dalam indeks JII70 pada tahun 2024 menggunakan metode valuasi
Dividend Discount Model (DDM).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder
berupa laporan keuangan dari lima perusahaan sektor consumer goods yang
terdaftar di JII70 pada tahun 2024. Metode analisis yang digunakan berupa
perhitungan valuasi nilai harga wajar Dividend Discount Model (DDM).
Hasil analisis menunjukkan klasifikasi saham menjadi dua kategori, yaitu
undervalued (harga pasar di bawah nilai wajar) yang terdapat pada satu dari lima
saham yang diuji, dan overvalued (harga pasar di atas nilai wajar) yang terdapat
pada empat dari lima saham yang diuj