IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Kesetaraan Hak dan Kewajiban Bagi Para Penyandang Disabilitas dalam Perspektif Al-Qur’an

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis pandangan Al Qur’an tentang kesetaraan hak dan kewajiban bagi penyandang disabilitas, melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), dengan mengelompokkan ayat-ayat yang eksplisit maupun implisit terkait disabilitas, serta menafsirkannya berdasarkan konteks kebahasaan, asbabun nuzul, dan munasabah, untuk membangun konsep Islam yang inklusif dan adil terhadap penyandang disabilitas. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya kesenjangan antara ajaran Al-Qur’an yang menjunjung tinggi nilai keadilan dan inklusivitas dengan realitas sosial yang masih menunjukkan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas, baik dalam aspek pendidikan, aksesibilitas, hingga partisipasi sosial dan politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber utama adalah ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, ditafsirkan melalui literatur tafsir klasik dan kontemporer, serta diperkuat dengan data sosial dan regulasi seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an secara tegas menjamin hak penyandang disabilitas atas kesetaraan, martabat (al-kâramah), keadilan (al ‘adâlah), dan kesempatan berpartisipasi sosial (al-musâwah), sekaligus memberikan prinsip keringanan hukum (ar-rukḥṣah) dalam menjalankan kewajiban sesuai kemampuan. Ayat-ayat seperti QS. ‘Abasâ: 1–11, QS. al-Nûr: 61, dan QS. al-Fatḥ: 17 menunjukkan bahwa disabilitas bukanlah penghalang bagi pencapaian spiritual, melainkan bagian dari keragaman ciptaan Allah yang harus dihormati. Dengan demikian, Al-Qur’an mengajarkan konsep inklusivitas yang melindungi hak dan menyesuaikan kewajiban penyandang disabilitas secara adil dan berperikemanusiaan

    Upaya Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba Pada Siswa Di MTsN 2 Banjar.

    Get PDF
    Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba adalah upaya sistematis yang dilakukan untuk menghindarkan individu atau kelompok dari penggunaan, peredaran, dan ketergantungan Narkoba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Upaya guru BK dalam Mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa di MTsN2 Banjar dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat guru BK dalam Mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa di MTsN2 Banjar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini upaya guru bimbingan dan konseling dalam Mencegah penyelahgunaan narkoba pada siswa di MTsN2 Banjar. Subjek dalam penelitian ini adalah guru BK dan 5 siswa kelas IX di MTsN2 Banjar yang mengikuti layanan bimbingan klasikal dan konseling tentang Mencegah penyalahgunaan narkoba. Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman yaitu tiga kegiatan analisis data yang berlangsung secara interaktif dan berkelanjutan. Upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam Mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa di MTsN 2 Banjar yaitu dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok dengan menggunakan pendekatan behavioral. Faktor pendukung guru bimbingan dan konseling di MTsN 2 Banjar melakukan kerjasama dengan Kamad, Wakamad, Wali Kelas, Guru Mapel, orang tua siswa, dan masyarakat lingkungan sekolah. Faktor penghambatnya adalah kebiasaan buruk siswa yang telah berlangsung lama, pengaruh lingkungan pergaulan, dan faktor keluarga seperti kurangnya perhatian orang tua serta tekanan ekonomi, yang mendorong siswa melakukan penyalahgunaa

    Pelaksanaan Sistem Mutasi Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 24 Banjarmasin

    Get PDF
    Mutasi peserta didik merupakan salah satu mekanisme yang mendukung mobilitas tersebut. Mutasi ini terjadi karena berbagai alasan, seperti perpindahan tempat tinggal orang tua, kebutuhan peserta didik untuk mendapatkan lingkungan belajar yang lebih kondusif, atau faktor kapasitas daya tampung sekolah. Namun, pelaksanaan sistem mutasi di tingkat SMPN menghadapi berbagai tantangan. Penelitian sebelumnya menunjukkan adanya kendala seperti kurangnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur mutasi, kesenjangan daya tampung antara sekolah asal dan tujuan, hingga belum optimalnya teknologi dalam mendukung administrasi mutasi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan sistem mutasi peserta didik dan juga mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan sistem mutasi peserta didik yang ada di SMPN 24 Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, melalui penelitian lapangan. Subjek penelitian ini mencakup Kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, operator dapodk, kepala tata usaha, staf tata usaha, siswa, dan wali siswa di SMPN 24 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan sistem mutasi di SMPN 24 Banjarmasin telah berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dalam teori administrasi pendidikan. Setiap langkah, mulai dari pengecekan kuota rombongan belajar, verifikasi dokumen, hingga pembaruan data dalam sistem Dapodik, dilaksanakan secara sistematis dan profesional. Praktik administrasi yang diterapkan menunjukkan ketertiban, ketepatan, dan konsistensi dalam menjalankan kebijakan mutasi. Selain itu, keterlibatan aktif berbagai pihak termasuk orang tua, sekolah asal, dan sekolah tujuan serta koordinasi yang intensif, mencerminkan kemampuan sekolah dalam mengelola proses mutasi secara efektif, efisien, dan berorientasi pada kelancaran layanan pendidikan bagi peserta didik baru. Faktor internal dan eksternal sangat memengaruhi proses mutasi peserta didik di SMPN 24 Banjarmasin. Secara internal, sekolah mempertimbangkan kondisi riil dan berupaya menjaga efektivitas pengelolaan kelas serta kualitas pembelajaran. Sementara secara eksternal, kebijakan zonasi, arahan dari dinas pendidikan, dan keterbatasan daya tampung sekolah di sekitar menjadi acuan penting dalam pengambilan keputusan. Dengan mengedepankan prinsip kehati hatian, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi, sekolah memastikan proses mutasi berjalan adil dan sesuai ketentuan yang berlak

    Hukum Pernikahan Wali ‘Adhal Tanpa Surat Penetapan dari Pengadilan Agama Menurut Pandangan Ulama Kabupaten Tapin

    Get PDF
    Penelitian ini membahas hukum pernikahan yang dilaksanakan karena wali nasab enggan atau menolak menikahkan anak perempuannya (wali ‘adhal) tanpa adanya surat penetapan dari Pengadilan Agama. Permasalahan ini penting diteliti karena dalam masyarakat masih terdapat praktik pernikahan dengan wali hakim tanpa melalui mekanisme hukum yang berlaku, serta terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama Kabupaten Tapin terkait keabsahan pernikahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang mendalam dengan jenis penelitian yaitu hukum empiris dan dengan pendekatan yuridis sosiologis, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap tujuh ulama di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kelompok pandangan: pertama, ulama yang berpendapat bahwa pernikahan tetap sah secara syar’i selama rukun dan syarat pernikahan terpenuhi, khususnya apabila wali ‘adhal terbukti melakukan penolakan tanpa alasan syar’i; kedua, ulama yang menilai bahwa pernikahan tersebut tidak sah secara hukum negara karena tidak melalui proses penetapan wali hakim oleh Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam dan PMA No. 30 Tahun 2005. Perbedaan pandangan ini mencerminkan adanya ketegangan antara pelaksanaan hukum Islam secara substantif dan hukum positif secara formal di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan agar masyarakat lebih memahami prosedur hukum yang berlaku dalam kasus wali ‘adhal dan mendorong kolaborasi antara tokoh agama dan lembaga negara dalam memberikan solusi yang maslahat dan sah secara hukum

    Komunikasi Visual Kaligrafi sebagai Media Dakwah pada Dua Karya Kontemporer Oleh Anggota Sanggar Seni Lukis dan Kaligrafi Al-Banjary

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep komunikasi visual dan seni kaligrafi sebagai media dakwah Islam berdasarkan pendekatan kepustakaan. Kaligrafi, sebagai seni menulis huruf Arab yang indah, memiliki potensi besar dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, yaitu menelaah literatur-literatur akademik, artikel ilmiah, dan dokumen-dokumen yang relevan dengan topik yang dikaji. Dengan menganalisis berbagai sumber tertulis, penelitian ini berusaha memahami bagaimana unsur-unsur komunikasi visual digunakan dalam seni kaligrafi, serta bagaimana bentuk seni ini dapat berfungsi sebagai media yang efektif dalam menyampaikan pesan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaligrafi tidak hanya memperindah pesan-pesan Islam, tetapi juga memperkuat makna spiritual dan identitas budaya Islam, menjadikannya sarana yang relevan untuk dakwah di era moder

    Praktik Pemberian Upah Kepada Tukang Bangunan Sebelum Pekerjaan Dilakukan di Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas

    Get PDF
    Latar belakang ini di dasari karena kebutuhan mendesak yang dialami oleh si tukang tersebut sehingga mengharuskannya meminta pembayaran upahnya di awal yang sudah jelas bahwa pekerjaan tersebut belum sama sekali dia kerjakan. Dalam Islam, konsep upah atau ujrah merupakan bagian dari fikih muamalah yang menekankan keadilan dan kesepakatan antara kedua belah pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pemberian upah kepada tukang bangunan sebelum pekerjaan dilakukan, serta mengidentifikasi permasalahan yang timbul dari praktik tersebut. Diharapkan hasil penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan sistem upah yang adil dan memperbaiki hubungan kerja antara kedua belah pihak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas. Adapun mengenai teknik pengumpulan data yaitu, wawancara dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data dilakukan dengan menelaah konsep hasil penelitian yang kemudian disusun dengan sistematika dari data yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu yang pertama faktor penyebab pemberian upah di awal karena kondisi ekonomi masyarakat yang rendah, adanya kebutuhan mendesak dari pihak buruh, kurangnya pemahaman tentang mekanisme akad dan risiko dari pemberian upah sebelum pekerjaan selesai, serta akad lisan di masyarakat sekitar sudah menjadi kebiasaan dan sah saja. Kedua, menurut hukum Islam akad upah-mengupah (ijarah) diperbolehkan selama memenuhi rukun dan syarat sahnya akad. Pemberian upah di awal boleh dilakukan selama ada kesepakatan dan tidak ada penipuan (gharar)

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MAN 3 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MAN 3 Banjarmasin serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi peningkatan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make A Match mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan interaktif. Siswa menjadi lebih antusias, mudah memahami materi, serta terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi dan kerja sama kelompok. Faktor pendukung keberhasilan model ini antara lain suasana pembelajaran yang fleksibel dan terarah, interaksi positif antar siswa, serta kemudahan dalam memahami materi. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan tingkat pemahaman siswa, potensi kegaduhan di kelas akibat aktivitas yang interaktif, serta kebutuhan waktu yang relatif lama sehingga siswa dapat kehilangan konsentrasi. Secara keseluruhan, model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, meskipun memerlukan persiapan yang matang dan pengelolaan kelas yang baik agar hambatan yang muncul dapat diminimalisi

    Strategi Komunikasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika Dan Persandian Kabupaten Balangan Dalam Penyebaran Informasi Publik Di Media Sosial

    Get PDF
    Di tengah tuntutan keterbukaan informasi dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), media sosial menjadi alat penting dalam menjangkau masyarakat secara cepat dan dua arah. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Balangan berperan strategis dalam menyebarkan informasi publik kepada masyarakat sebagai bentuk pelayanan informasi dan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi dalam penyebaran informasi publik di media sosial yang digunakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian Kabupaten Balangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model strategi komunikasi dalam manajemen strategis Fred R David yang mencakup tahapan perencanaan strategi, pelaksanaan strategi dan evaluasi strategi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa strategi komunikasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi berjalan sesuai dengan teknis dan kebijakan yang ada di instansi, Bidang PIKP dan tim Media Center Diskominfosan Kabupaten Balangan memiliki peran yang krusial dalam aktivitas pelayanan informasi dan penyebaran informasi melalui media sosial. Tahap perencanaan menunjukkan sebuah rumusan tujuan, visi dan misi, mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yang ada dalam menentukan kebutuhan dan upaya pelayanan informasi kepada masyarakat serta proses rencana pengelolaan informasi dan komunikasi publik. Tahap pelaksanaan menunjukkan upaya penyebaran informasi melalui berbagai saluran komunikasi khususnya platform media sosial utama yaitu YouTube, Instagram, Facebook dan TikTok serta website dan portal berita. Tahap evaluasi menunjukkan efektivitas komunikasi pengelolaan serta penyebaran informasi publik di beberapa sosial media melalui indikator data analitik media sosial yang digunakan, namun masih terdapat kekurangan serta hambatan yang mempengaruhi penyebaran informasi publik di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memaksimalkan strategi komunikasi yang digunakan oleh Humas Pemerintahan seperti Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian Kabupaten Balangan khususnya penyebaran informasi publik di media sosia

    Persepsi Gen Z Dalam Penggunaan M-Banking Sebagai Media Pembayaran di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Seiring dengan pengembangan dan perluasan teknologi informasi, telah terlihat pertumbuhan yang meroket di periode modern. Salah satunya adanya mobile banking sebagai media pembayaran. Kemudian generasi Z yang lahir di era perkembangan teknologi yang semakin maju hal ini menjadikan kalangan generasi Z telah menggunakan mobile banking sehingga menjadikan penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai persepsi gen z dalam penggunaan m-banking sebagai media pembayaran di Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini generasi Z, objek penelitin ini adalah keputusan Generasi Z dalam menggunakan Mobile Banking sebagai media pembayaran di Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi yang dirasakan oleh gen Z dalam penggunaan m-banking sebagai media pembayaran di kota Banjarmasin meliputi seleksi persepsi seperti promo dan kemudahan, distorsi persepsi seperti pengaruh berita dan cerita teman, dan retensi persepsi seperti pengalaman positif. Kelebihan mobile banking yang dirasakan meliputi keamanan, kemudahan, efisiensi waktu dan tenaga, dan fleksibilitas dalam bertransaksi pembayaran Kekurangannya mencakup ketergantungan jaringan internet, gangguan teknis, keterbatasan jam operasional transaksi dan biaya admin

    Representasi Wanita muslimah dalam Film Horor Indonesia "Munkar" Tahun 2024 (Analisis Semiotika Roland Barthes)

    Get PDF
    Industri film horor Indonesia berkembang pesat semng waktu, sejak diperkenalkan pada 1934 dengan tema-tema mistis dan legenda yang dominan hingga era 1990-an, lalu mengalami modemisasi tema yang juga mempengaruhi nilai, citra, dan fungsi film sebagai media hiburan sekaligus refleksi dinamika sosial-politik. Film horor menjadi ruang bagi ideologi dan pemikiran, di mana perubahan cerita turut berdampak pada penyebaran nilai dan ideologi. Karakter perempuan kerap dieksploitasi sebagai subjek utama hantu atau makhluk paranormal, membangun stereotip gender yang menegaskan ketimpangan dan ketidakadilan di masyarakat akibat patriarki. Barbara Creed dalam "The Monstrous Feminine" menegaskan, film horor mewadahi kecemasan dan ketakutan laki-laki terhadap seksualitas perempuan. Perkembangan film horor Indonesia juga mulai memasukkan unsur religius sejak 1970-an, memperkenalkan tokoh agama sebagai penengah konflik. Representasi dalam film, menurut Hall, meliputi aspek intensional, reflektif, dan konstruksionis, sedangkan analisis semiotika Roland Barthes membantu mengkaji makna denotatif, konotatif, dan mitologis yang dibangun film. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka untuk mengurai bagaimana konstruksi gender dan makna sosial direpresentasikan dalam film horor Indonesia

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇