IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Gaya Kepemimpinan Transformasional pada Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin
Perilaku Keagamaan Mahasiswa Studi Agama- Agama Yang Aktif Menggunakan Smartphone
Di kalangan mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin yang berkuliah di
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, dampak pemanfaatan Smartphone terhadap
Aktivitas Keagamaan mereka menjadi sumber keprihatinan para akademisi. Penulis
tertarik pada bagaimana penggunaan smartphone mahasiswa mempengaruhi
perilaku keagamaan mereka, yang meliputi partisipasi mereka dalam acara
keagamaan, sikap mereka (moral, etika), dan penampilan luar mereka. Fenomena
fenomena di atas membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan
judul Perilaku Keagamaan Mahasiswa Studi Agama Agama Yang Aktif
Menggunakan Smartphone.
Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran mahasiswa studi agama
agama yang aktif menggunakan smartphone dan mengetahui bentuk pemanfaataan
Smartphone mahasiswa studi agama-agama dalam aktivitas keagamaannya . Jenis
penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan (field
research) yaitu penelitian yang secara langsung turun ke lapangan untuk mendapat
data-data yang diperlukan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
psikologi Agama.
Hasil penelitian menerangkan pemanfaatan smartphone oleh mahasiswa
studi agama-agama dalam praktik keagamaan mereka memiliki berbagai dampak
baik positif maupun negatif, dari segi psikologis. Perspektif psikologi agama
memberikan wawasan penting tentang bagaimana teknologi dapat memfasilitasi
penguatan atau bahkan mengganggu pengalaman religius. Oleh karena itu,
pemanfaatan smartphone dalam konteks agama harus dilakukan secara bijak dan
terarah, dengan memperhatikan dampaknya terhadap perkembangan spiritual dan
psikologis mahasiswa. Mahasiswa Studi Agama-Agama menggunakan smartphone
sebagai media religius multifungsi yang memenuhi kebutuhan spiritual, sosial, dan
identitas diri. Intensitas penggunaan smartphone mahasiswa SAA rata-rata
berdurasi lebih dari 7 jam. Bentuk perilaku keagamaan mahasiswa SAA yang aktif
menggunakan smartphone meliputi salat, membaca al-Quran dan aplikasi
keagamaan lainnya, bersosial, berdzikir serta berpuas
Penguatan Literasi Membaca Melalui Perpustakaan Anak di TK Negeri Idaman Banjarbaru
Penguatan literasi membaca pada anak usia dini menjadi salah satu aspek penting
dalam pendidikan di era modern. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan
mengenal huruf dan kata, tetapi juga mencakup pemahaman isi bacaan, berpikir kritis,
serta membentuk kebiasaan membaca sejak dini. Salah satu sarana yang efektif untuk
menumbuhkan budaya literasi pada anak adalah perpustakaan anak. Melalui
perpustakaan, anak-anak dapat mengenal berbagai jenis bacaan yang sesuai dengan usia
dan tahap perkembangan mereka, sehingga dapat menumbuhkan minat baca dan
memperkuat kemampuan literasi dasar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan subjek anak-anak kelompok
A dan B, serta objek penelitian berupa aktivitas literasi membaca melalui perpustakaan
anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi
dokumentasi, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan
verifikasi kesimpulan. Validitas data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Kegiatan dilakukan secara
terencana dan melibatkan kepala sekolah, guru, serta pustakawan. Program literasi
dilaksanakan dua kali seminggu untuk masing-masing kelas, dengan kegiatan yang
mencakup penyediaan buku sesuai usia anak. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui
kunjungan terjadwal ke perpustakaan, membaca buku secara mandiri atau bersama guru,
serta diskusi ringan terkait isi cerita. Evaluasi dilakukan secara berkala oleh guru dan
pustakawan untuk memantau ketercapaian tujuan, dengan mengamati antusiasme,
keterlibatan, dan perkembangan minat baca anak Temuan ini menunjukan bahwa
penguatan literasi melalui perpustakaan memberikan dampak positif terhadap minat baca
dan kemampuan literasi anak di TK Negeri Idaman Banjarbar
Pengaruh Media Kartu Bilangan dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika Kelas III di SDN Kebun Bunga 6
Penelitian dilatar belakangi oleh proses kegiatan pembelajaran yang belum
efektif. Hal tersebut mengakibatkan anak mengalami kesulitan dalam belajar
terutama anak yang memiliki kemampuan rendah untuk memahami materi konsep
konsep pembelajaran matematika. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan
dalam pembelajaran materi matematika adalah dengan menggunakan media kartu
bilangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu
bilangan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas III
materi pecahan sederhana di SDN Kebun Bunga 6.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan
pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah eksperimen quarsi dengan
bentuk pre-test pos-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 19
siswa. Pengumpulan data yang digunakan: 1) pretest 15 soal 2) posttest 15 soal 3)
wawancara dan 4) dokumentasi. Setelah data terkumpul dilakukan perhitungan
statistik yang meliputi rata-rata (mean), standar deviasi, varians, uji normalitas, uji
wilcoxon (jika data tidak normal) dan uji mann Whitney (jika data tidak normal)
Analisis data menggunakan uji wilcoxom, Diketahui jika nilai Uji Wilcoxon
Asyim. Sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05, maka Ha ditolak dan Ho
diterima. Dengan ini, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara hasil pretest
dan posttest. Kemudian dilakukan Uji Nonparametrik Mann Whitney, untuk
melihat apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas
eksperimen yang diberlakukan media kartu bilangan. Hasil belajar kelas
eksperimen 94,62 dan hasil belajar kelas kontrol 68,36.Terdapat pengaruh yang
signifikan dari penggunaan media kartu bilangan yaitu 40,67 terhadap hasil belajar
siswa pada mata pelajaran matematika kelas III materi pecahan sederhana di SDN
Kebun Bunga 6 Banjarmasin
Studi Living Qur’an dalam Tradisi Tolak Bala di Masyarakat Gang Karya Kelurahan Kuin Cerucuk Banjarmasin Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ajaran Al-Qur’an dalam
tradisi Tolak Bala yang dilaksanakan oleh masyarakat Gang Karya, Kelurahan Kuin
Cerucuk, Banjarmasin Barat, serta untuk memahami makna fenomena “hantu api”
dalam konteks sosial dan budaya masyarakat setempat. Tradisi Tolak Bala adalah
upaya pencegahan musibah, terutama kebakaran, yang dilakukan melalui ritual doa
yang melibatkan pembacaan beberapa surah dari Al-Qur’an, seperti Al-Fâtihah, Al-
Ikhlâṣ, Al-Falaq, dan An-Nâs. Salah satu elemen penting dalam pelaksanaan tradisi
ini adalah adanya kepercayaan terhadap fenomena “hantu api”, yang dianggap
sebagai pertanda bahaya kebakaran yang disebabkan oleh kekuatan gaib.
Masyarakat percaya bahwa kemunculan api yang tidak diketahui asal-usulnya
menjadi tanda bahwa ada ancaman kebakaran yang harus segera dihadapi melalui
ritual Tolak Bala.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
untuk menggali lebih dalam bagaimana masyarakat Gang Karya mengaplikasikan
ajaran Al-Qur’an dalam tradisi ini dan bagaimana mereka memaknai fenomena
“hantu api”. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam
dengan enam orang informan yang terdiri dari tokoh agama, ketua RT, ibu RT,
marbot/langgar, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun
fenomena “hantu api” dianggap sebagai tanda bahaya gaib oleh masyarakat.
Pemahaman mereka lebih bersifat simbolik dan praktis untuk memperingatkan
adanya potensi kebakaran. Tradisi ini mengintegrasikan ayat-ayat Al-Qur’an dan
doa-doa sebagai bentuk ikhtiar spiritual yang dianggap mampu melindungi
merekna dari kebakaran.
Resepsi masyarakat terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi
ini adalah surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, dan Al-baqarah ayat 255.
Terutama terkait dengan upaya menghindari kebakaran, menunjukkan keterkaitan
yang erat antara pemahaman agama, budaya lokal, dan perlindungan sosial. Dengan
demikian, fenomena “hantu api” dalam tradisi ini lebih berfungsi sebagai simbol
dari kewaspadaan terhadap bahaya yang tidak dapat dijelaskan secara logika,
namun tetap dianggap sebagai peringatan yang perlu dihadapi dengan tindakan
spiritual dan sosial bersama
Pemahaman Orang Tua Terhadap Alasan Pengajuan Mendesak Dalam Dispensasi Kawin Di Kotabaru. Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
Penelitian ini membahas tentang pemahaman orang tua terhadap alasan
mendesak sebagai syarat pengajuan dispensasi kawin di Kabupaten Kotabaru,
Kalimantan Selatan. Dispensasi kawin merupakan permohonan kepada Pengadilan
Agama untuk memberikan izin pernikahan kepada calon mempelai yang belum
mencapai usia minimal 19 tahun sebagaimana diatur dalam Undang-Undang
Nomor 16 Tahun 2019. Alasan mendesak menjadi syarat utama dalam permohonan
ini, namun dalam praktiknya masih banyak orang tua yang belum memahami
makna dan kriteria alasan mendesak tersebut. Penelitian ini bertujuan ntuk
mengetahui pemahaman orang tua terhadap alasan pengajuan mendesak dalam
dispensasi kawin di Kotabaru, serta untuk mengetahui faktor penyebab dan dampak
dari pemahaman orang tua terhadap alasan pengajuan mendesak dalam dispensasi
kawin di Kotabaru.
Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan
sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan empat keluarga pemohon
dispensasi kawin di wilayah Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Kotabaru masih tidak
memahami makna alasan sangat mendesak dalam permohonan dispensasi kawin.
Umumnya, alasan yang diajukan berkisar pada lamaran yang sudah dilakukan,
kekhawatiran akan zina, dan kesiapan anak secara sosial, bukan karena adanya
keadaan darurat sebagaimana dimaksud oleh hukum. Kurangnya pemahaman ini
menyebabkan banyak permohonan dispensasi ditolak oleh pengadilan. Faktor
faktor yang memengaruhi pemahaman ini meliputi tingkat pendidikan, kondisi
ekonomi, pengaruh budaya, dan kurangnya akses informasi hukum. Dampak dari
kurangnya pemahaman ini menyebabkan permohonan dispensasi kawin ditolak
oleh pengadilan, yang dalam beberapa kasus berujung pada praktik nikah sir
Tafsir Ayat-Ayat Tentang Mimpi dalam Q.S. Yusuf Perspektif Tafsir Fi Zhilâl Qur’ân
Mimpi dalam Al-Qur’an, khususnya pada kisah Nabi Yusuf AS dalam
Q.S. Yusuf, memiliki kedudukan yang penting dan bukan sekadar bunga tidur
biasa. Mimpi dalam kisah tersebut merupakan bagian dari rencana ilahi yang
menjadi titik awal perjalanan kenabian, pembentukan karakter, dan strategi
dakwah. Penekanan terhadap makna spiritual, pendidikan, dan sosial dari mimpi
menjadikan kisah Nabi Yusuf sangat relevan dikaji, terutama dalam konteks
kehidupan modern. Pemahaman terhadap ayat-ayat mimpi ini juga memberikan
pelajaran penting tentang keimanan, kesabaran, serta keteguhan dalam
menghadapi ujian kehidupan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Sayyid Quthb
menafsirkan ayat-ayat mimpi dalam Q.S. Yusuf melalui karyanya Fi Zhilal al
Qur’an, serta menggali hikmah yang dapat dijadikan ibrah dalam kehidupan.
Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana tafsir tersebut merefleksikan nilai
nilai dakwah, spiritualitas, dan pembentukan karakter yang dibangun melalui
pengalaman mimpi Nabi Yusuf.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis kepustakaan
(library research) dengan metode tokoh, yang memusatkan kajian pada pemikiran
Sayyid Quthb. Data primer yang digunakan adalah Q.S. Yusuf ayat 4, 36–37, dan
43–49 serta tafsir Sayyid Quthb. Metode analisis yang digunakan adalah tafsir
tematik dan tahlili, dengan pendekatan dakwah dan sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sayyid Quthb menafsirkan mimpi
Nabi Yusuf sebagai bentuk wahyu dan bimbingan Allah. Tafsirnya menekankan
nilai keimanan, kesabaran, dan perjuangan, serta memiliki relevansi spiritual dan
sosial yang kuat bagi umat Islam masa kin
Pengembangan Buku Ilmiah Populer Uji Efektivitas Antibakteri Tumbuhan Sirih Cina (Peperomia pellucida (L.) Kunth) Terhadap Bakteri Genus Staphylococcus
Sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth) merupakan tanaman herbal
yang mudah ditemukan di lingkungan lembap dan teduh. Tanaman ini diketahui
mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang
berpotensi sebagai agen antibakteri alami.
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak sirih cina terhadap bakteri dari genus
Staphylococcus, khususnya Staphylococcus aureus dan Staphylococcus
epidermidis dan mengembangkan hasilnya menjadi Buku Ilmiah Populer (BIP)
yang tervalidasi.
Jenis penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR). Metode
yang dipakai untuk pengambilan data penelitian yaitu metode eksperimen dengan
pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data penelitian dijabarkan, kemudian data
dianalisis, dan dibuat menjadi sebuah BIP, sedangkan teknik pengumpulan data
meliputi observasi, dokumentasi, dan angket. Proses evaluasi dilakukan
menggunakan evaluasi formatif Tessmer yang dibatasi pada tahap dibatasi sampai
uji pakar (Expert Review).
Hasil penelitian diketahui bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak sirih
cina (Peperomia pellucida L. Kunth) yang digunakan, maka semakin besar
diameter zona hambat yang terbentuk terhadap bakteri genus Staphylococcus. Hal
ini menunjukkan bahwa efektivitas antibakteri meningkat seiring dengan
peningkatan dosis ekstrak. Kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan
saponin dalam sirih cina berperan dalam merusak dinding sel bakteri sehingga
menghambat pertumbuhannya. Berdasarkan hasil tersebut, Buku Ilmiah Populer
(BIP) yang dikembangkan memperoleh rata-rata nilai validasi kelayakan sebesar
87,03% (sangat valid), dapat digunakan sebagai sumber referensi khalayak luas
Analisis Kesulitan Kemampuan Membaca di Kelas Tinggi pada Siswa di MI TPI Keramat Banjarmasin Timur
Kemampuan membaca merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar
yang menjadi dasar bagi penguasaan pengetahuan di semua bidang studi. Namun,
di lapangan masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca
terutama pada siswa kelas IV MI TPI Keramat Banjarmasin Timur. Oleh karena
itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan
membaca yang dialami siswa, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta
mendeskripsikan strategi yang diterapkan guru dalam menangani permasalahan
tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi terhadap kegiatan pembelajaran di kelas,
wawancara mendalam dengan guru kelas, serta dokumentasi untuk melengkapi
data lapangan, teknik analisis data ini menggunakan Data Reduction(Reduksi
Data) dan Data Display(Penyajian Data). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari
satu orang guru dan dua orang siswa. Objek yang diteliti dalam penelitian ini
adalah kesulitan membaca pada peserta didik di MI TPI Keramat Banjarmasin
Timur
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk
kesulitan membaca, di antaranya kesalahan dalam melafalkan kata, kesulitan
mengenali huruf, dan kurangnya pemahaman terhadap isi bacaan. Faktor
penyebab kesulitan tersebut antara lain rendahnya minat baca siswa, kurangnya
dukungan dari lingkungan keluarga, serta penggunaan metode pembelajaran yang
monoton. Guru berupaya mengatasi hal tersebut melalui pendekatan individual,
penggunaan media pembelajaran visual, pembiasaan membaca rutin, serta kerja
sama dengan orang tua. Temuan ini menggaris bawahi pentingnya strategi
pembelajaran yang adaptif dan dukungan lingkungan untuk meningkatkan
kemampuan membaca siswa di sekolah dasar
Pengembangan Pariwisata Halal : Analisis Potensi di Destinasi Wisata Makam Sultan Suriansyah Banjarmasin
Pariwisata
halal
merupakan bentuk layanan pariwisata yang
mengakomodasi kebutuhan wisatawan Muslim, baik dari sisi spiritual maupun
gaya hidup. Makam Sultan Suriansyah di Banjarmasin merupakan salah satu
destinasi wisata religi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai wisata
halal. Namun, sejauh mana destinasi ini memenuhi unsur-unsur wisata halal, serta
bagaimana tantangan dan strategi pengembangannya, masih menjadi persoalan
yang belum banyak diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang untuk
merumuskan bagaimana implementasi konsep pariwisata halal di Makam Sultan
Suriansyah dilihat dari standar Global Muslim Travel Index (GMTI), serta
menganalisis potensi dan hambatan yang dihadapi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan berdasarkan empat indikator Global Muslim Travel Index (GMTI),
yaitu akses, lingkungan, layanan, dan komunikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Sultan Suriansyah telah
memenuhi sebagian besar aspek layanan wisata halal, seperti ketersediaan
makanan halal, fasilitas ibadah, sanitasi yang layak, serta tidak adanya kegiatan
yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Namun, masih terdapat sejumlah
tantangan seperti kurangnya infrastruktur pendukung, keterbatasan sumber daya
manusia yang terlatih, Oleh karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi dan
peningkatan kapasitas layanan agar destinasi ini dapat berfungsi secara optimal
sebagai wisata halal yang berdaya sain