IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Exploring Students’ Learning Experience in Intensive English Class Through Photovoice Lens
This study explores the learning experiences of students in an inten
sive English class at Antasari State Islamic University, Banjarmasin, using
the Photovoice method. The research aimed to uncover students' perspec
tives on their educational journey, challenges, and the effectiveness of the
program in enhancing their English language proficiency. Through partici
patory photography, ten participants documented their experiences and re
flected on aspects such as skill development, classroom dynamics, and per
sonal growth. Findings revealed that while the program provided a support
ive and engaging environment, fostering significant improvements in speak
ing, writing, and overall confidence, students faced challenges such as
grammatical limitations, test anxiety, and balancing academic responsibili
ties. Notably, the inclusion of TOEFL and IELTS tests was both a motivator
and a stressor. The Photovoice method effectively captured the complexities
of these experiences, emphasizing the importance of peer and instructor
support, structured learning activities, and reflective practices. This research
contributes to the understanding of intensive language learning environ
ments and highlights the value of incorporating student-centered approaches
in English learnin
Pola Komunikasi Keluarga pada Anak Remaja di Kelurahan Landasan Ulin Timur
Latar belakang pada penelitian ini adalah pentingnya pola
komunikasi keluarga pada anak remaja untuk membangun komunikasi yang
baik dan harmonis pada lingkungan keluarga. Rumusan masalah pada
penelitian ini adalah bagaimana pola komunikasi keluarga dan bagaimana
hambatan pola komunikasi keluarga pada anak remaja di Kelurahan
Landasan Ulin Timur. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengenal
dan memahami bagaimana pola komunikasi keluarga serta bagaimana
hambatan dalam komunikasi keluarga pada anak remaja di Kelurahan
Landasan Ulin Timur.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 18.513 jumlah
penduduk di Kelurahan Landasan Ulin Timur, peneliti menggunakan teknik
sampling non probability sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini
menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian mengklasifikasikan ada empat pola komunikasi
keluarga yang pertama pola komunikasi seimbang terpisah dimana berciri
memiliki kebebasan dalam berkomunikasi dan saling mempercayai akan
tetapi memiliki komunikasi yang sedikit, kedua pola komunikasi monopoli
dimana komunikasi yang mendominasi serta komunikasi searah, ketiga pola
komunikasi persamaan dimana setiap anggota memiliki hak dalam
kesetaraan, keempat pola komunikasi tak seimbang terpisah dimana
memiliki keterbatasan dalam berinteraksi.
Hambatan pola komunikasi seimbang terpisah memiliki faktor
kesibukan waktu, dan kesulitan emosional. Pola komunikasi monopoli
memiliki faktor dominasi kekuasaan, ketidak terbukaan komunikasi, dan
prasangka keluarga. Pola komunikasi persamaan ini memiliki kesulitan
emosional. Pola komunikasi tak seimbang searah memiliki prasangka
keluarga, perbedaan gaya komunikasi, ketidak terbukaan komunikasi,
kesibukan dan waktu, hambatan komunikasi verbal
Strategi Penyuluh Keluarga Berencana dalam Upaya Mendukung Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Teweh Tengah
Dalam Islam, orang tua dianjurkan untuk memberi perhatian kepada anak,
termasuk ketika menghadapi masalah dalam pertumbuhan dan perkembangannya.
Tingginya kasus stunting di Kabupaten Barito Utara terkhususnya di Kecamatan
Teweh Tengah menjadi permasalahan serius bagi perkembangan anak karena
berdampak panjang pada aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial. Untuk itu,
dilakukan berbagai upaya salah satunya oleh penyuluh keluarga berencana (PKB)
dengan penyuluhan, pembinaan, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui
kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan keikutsertaan
orangtua dalam menciptakan kondisi keluarga harmonis dan sejahtera, termasuk
yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak melalui program pencegahan stunting.
Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui strategi PKB
dalam upaya mendukung percepatan penurunan stunting di Kecamatan Teweh
Tengah.
Dalam studi ini dilakukan field research dengan metode deskriptif
kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi kepada subjek penelitian, yaitu penyuluh KB, koordinator satuan
layanan penyuluh KB, dan Kepala Dinas Dalduk KB P3A. Adapun data yang telah
terkumpul dianalisis dengan tiga tahap, meliputi reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upaya percepatan penurunan
stunting, PKB Kecamatan Teweh Tengah memiliki 10 strategi, meliputi pendekatan
tokoh formal, pendataan dan pemetaan, pendekatan tokoh informal, pembentukan
kesepakatan, pemantapan kesepakatan, KIE oleh tokoh masyarakat, pembentukan
kelompok pelopor, pelayanan KB, pembinaan peserta, serta evaluasi, pencatatan,
dan pelaporan.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam upaya ini juga diiringi
dengan faktor pendukung dan penghambat, terdapat dua faktor pendukung yaitu
adanya bantuan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana(BOKB) yang
diberikan oleh pemerintah pusat dan program Orang Tua Asuh Stunting(OTA)
yang didanai oleh Tim PKK Kabupaten Barito Utara. Selanjutnya juga terdapat dua
faktor penghambat yaitu keterbatasan tenaga penyuluh dan karakteristik atau
mindset sebagian masyarakat yang masih terbatas terhadap permasalahan stunting
pada anak
Pengaruh Kualitas Jasa Layanan SISKOHAT Seksi PHU Terhadap Kepuasan Jemaah Haji di Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya jumlah pendaftar haji setiap
tahunnya, khususnya jemaah haji di Kabupaten Tanah Bumbu. Peningkatan
registrasi jemaah haji hal itu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas jasa
layanan SISKOHAT Seksi PHU di Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu.
Oleh sebab itu, kualitas Jasa Layanan SISKOHAT perlu ditingkatkan, sebab hal itu
akan terus berpengaruh terhadap tingkat kepuasan para jemaah haji.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh
kualitas pelayanan terhadap kepuasan jemaah haji. Dalam mengukur kualitas
pelayanan terdapat lima dimensi kualitas pelayanan yang digunakan diantaranya
keandalan, daya tanggap, asuransi, empati, sarana-prasarana. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini sebanyak 41 responden. Pada penelitian ini
digunakan data primer yang diperoleh dari penelitian lapangan dengan responden
jemaah haji Kabupaten Tanah Bumbu yang berangkat tahun 2022.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, proses penelitian
bersifat deduktif dimana untuk menjawab rumusan masalah digunakan konsep atau
teori sehingga dapat dirumuskan hipotesis, hipotesis selanjutnya diuji melalui
pengumpulan data lapangan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian inferensial yaitu penelitian yang bertujuan untuk menguji
hipotesis dan menarik kesimpulan, kemudian jenis penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah penelitian survey. Penelitian survey adalah penelitian
yang mengambil sampel dari suatu populasi (jemaah haji Kabupaten Tanah Bumbu)
dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data pokok.
Hasil penelitian ini menunjukkan, berdasarkan uji F-Test didapatkan nilai
signifikansi sebesar 0,000 dimana angka tersebut lebih kecil dari 0,05 maka hal ini
berarti variabel X (kualitas pelayanan) secara bersama-sama memiliki pengaruh
signifikan terhadap variabel Y (kepuasan jemaah). Pada hasil uji T-Test variabel
keandalan memiliki signifikansi sebesar 0,049, daya tanggap memiliki signifikansi
sebesar 0,006, jaminan memiliki signifikansi sebesar 0,000, empati memiliki
signifikansi sebesar 0,000 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima, dan sarana
prasarana memiliki signifikansi sebesar 0,458 yang artinya H0 diterima dan Ha
ditolak. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan jemaah haji yaitu
sebesar 96,9% dan sisanya sebesar 3,1% adalah pengaruh diluar dari penelitian ini
إبداع إدارة الصف في تعزيز دافعية تعلم اللغة العربية لدى طلاب المدرسة الابتدائية الإسلامية = Kreativitas Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa MIN 9 Banjar
Motivasi belajar siswa pada pelajaran Bahasa Arab di MIN 9 Banjar
awalnya tergolong rendah, sebagaimana ditemukan pada observasi 25 Februari
2023 di kelas 3. Siswa terlihat kurang fokus, beberapa bercanda atau berbicara, serta
minim antusiasme terhadap pembelajaran. Faktor seperti penataan ruang kelas yang
kurang menarik dan penggunaan media pembelajaran yang terbatas turut
memengaruhi hal ini. Namun, observasi lanjutan pada 15 Oktober 2024,
menunjukkan perubahan signifikan: Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan
bersemangat. Hal ini mendorong penelitian lebih lanjut tentang kreativitas guru
dalam pengelolaan kelas dan dampaknya pada motivasi belajar siswa. Penelitian ini
bertujuan mendeskripsikan kreativitas guru dalam pengelolaan kelas pada
pembelajaran Bahasa Arab di MIN 9 Banjar serta dampaknya terhadap motivasi
belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru meliputi
penataan ruang dan tempat duduk yang menarik, penggunaan media pembelajaran
inovatif, serta pengelolaan emosional siswa. Guru juga menerapkan metode seperti
diskusi kelompok dan permainan edukatif, menciptakan suasana belajar yang
menyenangkan. Upaya ini terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa, terlihat
dari perhatian, partisipasi aktif, dan hasil belajar yang meningkat. Penelitian
menyimpulkan bahwa kreativitas pengelolaan kelas berperan penting dalam
meningkatkan motivasi belajar siswa. Direkomendasikan agar sekolah mendukung
pelatihan guru dan menyediakan fasilitas untuk menciptakan lingkungan belajar
yang kondusif
Pola Asuh Orangtua yang Memiliki Anak Down Syndrome di Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orangtua Anak dengan Down Syndrome (PIK POTADS) Kalimantan Selatan
Pengasuhan anak dengan down syndrome memerlukan perhatian khusus
karena adanya tantangan dalam perkembangan fisik, mental, dan sosial mereka.
Pola asuh orang tua menjadi faktor utama yang memengaruhi proses tumbuh
kembang anak, baik dalam aspek kemandirian maupun kemampuan bersosialisasi.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa kasus kelahiran
anak dengan down syndrome terus meningkat, termasuk di Indonesia, yang
mencatat lebih dari 300 ribu penderita. Perbedaan dalam pola asuh seperti otoritatif,
permisif, atau demokratis serta faktor-faktor pendukungnya, seperti lingkungan dan
pendidikan orang tua, menjadi aspek penting dalam upaya meningkatkan
kesejahteraan anak.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola asuh orangtua
yang memiliki anak dengan down syndrome di Pusat Informasi dan Kegiatan
Persatuan Orangtua Anak Dengan Down Syndrome (PIK POTADS) Kalsel dan
faktor yang mempengaruhi pola asuh tersebut. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada 3
orangtua yang memiliki anak down syndrome. Pengumpulan data menggunakan
observasi dan wawancara. Adapun teknik analisis data yang didapat di lapangan
ialah dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pola asuh orangtua dengan
anak down syndrome menunjukan pola asuh yang berbeda-beda. Subjek T lebih
menjalankan pola asuh otoriter, orangtua dengan memberikan beberapa peraturan
serta memberikan hukuman. Subjek NA lebih menerapkan pola asuh permisif,
orangtua yang selalu memprioritaskan kebahagiaan anaknya. Subjek CDT
menerapkan pola asuh demokratis, orangtua yang selalu mengdepankan
komunikasi dua arah antara orangtua dan anak. Dalam penelitian ini menunjukan
bahwa meskipun sama-sama memiliki anak dengan down syndrome tetapi dalam
pengasuhan orangtua tentu berbeda. Adapun Faktor-faktor yang mempengeruhi
pola asuh meliputi usia pernikahan, dukungan keluarga, cara pengasuhan orangtua
sebelumnya, pendidikan orangtua dan dukungan lingkungan sosial
Akad Wadiah Yad Dhamanah pada Perbankan Syariah Menurut Muhammad Syafi’i Antonio dan Ammi Nur Baits
Akad wadiah yad dhamanah dalam produk perekonomin Syariah telah
menjadi salah satu instrumen yang populer. Jenis wadiah ini, yang memberikan
kewenangan kepada penerima titipan untuk memanfaatkan harta titipan, telah
mengalami evolusi signifikan seiring dengan perkembangan industri perbankan
syariah. Muhammad Syafi’i Antonio dan Ammi Nur Baits merupakan dua tokoh
Ulama di Indonesia yang ahli tentang hukum ekonomi Syariah telah menuangkan
pikiran atau gagasan terhadap produk akad wadiah yad dhamanah pada perbankan
Syariah. Terdapat perbedaan yang mencolok diantara kedua tokoh Ulama tersebut
terkait perkara ini bahwa menurut Muhammad Syafi’i Antonio, wadiah terbagi
menjadi dua yaitu wadiah yad Amanah dan wadiah yad dhamanah. Sedangkan
Ammi Nur Baits berpendapat bahwa wadiah sifatnya hanya yad amanah, tidak ada
wadiah yad dhamanah.
Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif deskriptif dengan
pendekatan komparatif. Penelitian ini menyelidiki buku-buku hukum Islam,
terutama yang berkaitan dengan masalah yang diangkat oleh penulis yaitu akad
wadiah yad dhamanah perbankan Syariah menurut Muhammad Syafi’i Antonio dan
Ammi Nur Baits dan kitab-kitab fikih muamalah khususnya yang berkaitan dengan
permasalahan tersebut bahan hukum.
Berdasarkan hasil penelitian Muhammad Syafi’i Antonio mengakui adanya
wadiah yad dhamanah sebagai bentuk inovasi hukum untuk memenuhi kebutuhan
transaksi perbankan modern. Sedangkan Ammi Nur Baits memiliki pandangan
yang berbeda. Ia tidak mengakui adanya wadiah yad dhamanah karena konsep
wadiah adalah amanah yaitu uang yang ditipkan tidak boleh dimanfaatkan serta
pihak yang dititipi tidak menanggung resiko apapun. Jika bank memanfaatkan uang
yang ditipkan, maka itu bukanlah wadiah, melainkan berubah menjadi akad qard
(pinjaman). Dasar hukum yang digunakan oleh Muhammad Syafi’i Antonio yang
menyatakan adanya akad wadiah yad dhamanah adalah hadits Riwayat Muslim dari
Abu Rafie tentang memberi bonus berbeda dengan bunga dan Fatwa DSN MUI
tentang tabungan dan giro wadiah. Sementara itu, dasar argumentasi Ammi Nur
Baits yaitu hadits yang diriwayatkan al-Baihaqi dalam al-Kubro tentang penerima
wadiah tidak menanggung resiko dan pernyataan di ensiklopedia fiqih tentang
wadiah hanya amanah bukan dhamanah. Dengan demikian, terdapat perbedaan
antara Muhammad Syafi’i Antonio dan Ammi Nur Baits tentang konsep wadiah
yad dhamanah, yang masing-masing didasarkan pada argumentasi dan dasar
hukum yang berbeda
Habituasi Religius Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik SDN Landasan Ulin Utara Banjarbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan habituasi religius di SDN
Landasan Ulin Utara Banjarbaru. Mendeskripsikan dan menganalisis pembentukan
karakter disiplin peserta didik melalui habituasi religius di SDN Landasan Ulin
Utara. Mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat
dalam habituasi religius untuk membentuk karakter disiplin peserta didik di SDN
Landasan Ulin Utara Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, termasuk jenis penelitian
lapangan (field research) dengan metode penelitian desktiptif. Subjek dalam
penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa di SDN Landasan Ulin Utara.
Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Kemudian analisis data dengan menggunakan data reduction, data display, dan
conclusion drawing/verification.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Habituasi religius di SDN 1
Landasan Ulin Utara Banjarbaru yaitu shalat dhuha sesuai jam mapel, Shalat juhur,
Membaca surah-surah pendek, Membaca surah yasin, Mendengarkan ceramah dari
guru PAI, dan Kamis berkah (sumbangan suka rela), SDN 2 Landasan Ulin Utara
yaitu Shalat juhur berjama’ah, Pembacaan surah-surah pendek, Kegiatan hari besar
Islam (Maulid Nabi dan Isra Mi’raj) dan Kultum Jum’at, SDN 3 Landasan Ulin
Utara yaitu Shalat Juhur, Pembacaan surah-surah pendek, Membaca Yasin,
Membaca shalawat, Membaca doa sebelum dan sesudah belajar, 2) Pembentukan
karakter disiplin peserta didik melalui habituasi religius di SDN Landasan Ulin
Utara yaitu disiplin waktu, displin kegiatan pembelajaran dan disiplin berpakaian,
3) Faktor pendukung dan penghambat dalam habituasi religius untuk membentuk
karakter disiplin peserta didik di SDN Landasan Ulin Utara Banjarbaru yaitu faktor
kerjasama guru dan orang tua, faktor dari siswa sendiri dan faktor lingkungan
sekita
Analisis materi Pembelajaran Fikih Tentang Zakat Fitrah Dalam Kitab Pedoman Berhari Raya Karya Mualim H. Asy’ȃri Sulaiman
Zakat fitrah memiliki peran sosial dan ekonomi yang penting, terutama
dalam ibadah Ramadan. Namun, pemahaman masyarakat terhadap hukum dan nilai
zakat fitrah masih kurang, yang dapat memengaruhi pelaksanaannya. Pedoman
Berhari Raya karya Muallim Asy’ȃri Sulaiman menjadi rujukan penting, namun
belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dan mendokumentasikan materi pembelajaran fikih tentang zakat fitrah dalam kitab
tersebut guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran umat Islam.
Berdasarkan penelitian tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui materi pembelajaran fikih tentang zakat fitrah dalam Kitab Pedoman
Berhari Raya karya Mualim Asy’ȃri Sulaiman.
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan
pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai
sumber, termasuk Kitab Pedoman Berhari Raya karya Muallim Asy’ȃri Sulaiman
serta referensi pendukung lainnya. Fokus penelitian ini adalah analisis terhadap
materi pembelajaran fikih tentang zakat fitrah dalam kitab tersebut guna memahami
konsep dan implementasinya dalam kehidupan umat Islam.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kitab Pedoman Berhari Raya
karya H. Asy’ȃri Sulaiman menyajikan pemahaman mendalam mengenai hukum,
tata cara, dan hikmah zakat fitrah, menekankan peran sosialnya dalam
meningkatkan kesejahteraan umat. Meskipun demikian, masih terdapat
kesenjangan pemahaman di masyarakat yang menyebabkan praktik zakat fitrah
tidak selalu sesuai tuntunan syariah. Oleh karena itu, penggunaan kitab ini sebagai
sumber utama dalam pembelajaran fikih di lembaga pendidikan Islam sangat
dianjurkan guna memperbaiki pemahaman dan pelaksanaan zakat fitrah
Kontribusi Keterbukaan Diri Terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Asing Di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Pendidikan kini sudah tidak lagi hanya berkisar dalam cakupan nasional
saja, tetapi kini sudah banyak yang menempuh pendidikan dalam cakupan
internasional. Mahasiswa asing yang berada di negara yang berbeda dengan budaya
negara asalnya akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan
baru, berinteraksi dengan orang-orang dilingkungan barunya, serta menerima nilai
nilai baru yang terdapat dalam negara tersebut. Kesulitan-kesulitan ini terjadi
akibat adanya culture shock, yaitu proses awal dari masuknya individu ke
lingkungan baru yang tidak familiar dengan lingkungannya sehari
hari.penyesuaian diri menjadi bagian yang penting dalam proses adaptasi
lingkungan. Penyesuaian diri dapat dimulai dengan keterbukaan diri mahasiswa
asing.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seberapa tinggi tingkat
kertebukaan diri dan penyesuaian diri mahasiswas asing, dan untuk menganalisis
apakah ada kontribusi keterbukaan diri terhadap penyesuaian diri mahasiswa asing
di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
korelasional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan sampel
penelitian sebanyak 41 mahasiswa asing. Teknik pengumpulan data dilakukan
menggunakan skala sikap model Likert yang disebarkan secara daring. Metode
analisis data yang digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui kontribusi
masing-masing variabel, adalah teknik analisis regresi linier sederhana
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan diri mahasiswa asing di
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin berada pada kategori tinggi
sejumlah 4 mahasiswa asing dengan persentase 10%, kemudian kategori sedang
sejumlah 37 mahasiswa asing dengan persentase sebesar 90%. Untuk penyesuaian
diri mahasiswa asing pada kategori tinggi ada 9 orang dengan persentase 22%,
kategori sedang ada 30 orang dengan persentase sebesar 73%, dan kategori remdah
ada 2 orang dengan persentase sebesar 5%. Dari hasil uji korelasi Regresi Linier
Sederhana diperoleh hasilnya menyatakan adanya kontribusi variabel keterbukaan
diri terhadap penyesuaian diri mahasiswa asing dilihat dari nilai sig yaitu sebesar
0,492 yang terdapat di antara 0,40 – 0,599. Dan nilai Koefisien Determinasi (R
Square) sebesar 0,242 hal ini menunjukkan kontribusi dari keterbukaan diri
terhadap penyesuaian diri sebesar 24,2%, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh
faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian maka dapat disimpulkan terdapat
kontribusi positif yang sedang antara keterbukaan diri terhadap penyesuaian diri
mahasiswa asin