IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Problematika Siswa Pindahan dan Penanganannya oleh Guru BK di MAN 2 Banjar
Pendidikan merupakan aspek penting bagi pengembangan sumber daya
manusia, memiliki peranan besar dalam membangun dan mengembangkan
kemampuan kognitif, sosial dan emosional, sementara itu manusia merupakan
makhluk sosial yang banyak berinteraksi dalam kehidupan sehari-harinya, salah
satunya dalam lingkungan sekolah, seorang siswa harus mampu menyesuaikan
diri dengan baik, baik dengan teman, guru maupun lingkungannya, hal inilah yang
menjadi permasalahan 7 orang siswa pindahan di MAN 2 Banjar yang memiliki
sikap antisosial hingga tidak mampu menyesuaikan diri dan menimbulkan
permasalahan di MAN 2 Banjar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk, 1) mendeskripsikan permasalahan
siswa pindahan dan; 2) mengetahui penanganan guru BK terhadap permasalahan
siswa pindahan di MAN 2 Banjar. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu guru
BK dan 7 orang siswa pindahan.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan
kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui
wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik
analisis deskriptif. Validasi data dengan teknik triangulasi data untuk memperkuat
keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pindahan di MAN 2 Banjar
mengalami permasalahan terkait dengan penyesuaian diri yang disebabkan oleh
sikap antisosial yang ada di dalam diri mereka sendiri. Adapun penanganan dari
guru BK yaitu dengan melakukan konferensi kasus yang kemudian guru BK
menggunakan teknik menurut Gestalt dengan membuat pernyataan dan
kesepakatan didalamnya
Pemahaman Ulama Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara Terhadap Q.S. Al-Baqarah Ayat 233 Tentang Tanggung Jawab Keluarga
Latar belakang penelitian ini berfokus pada pemahaman ulama Sungai
Pandan dalam memahami konteks ayat Q.S al-Baqarah ayat 233 mengenai
tanggungjawab ayah dalam memberikan nafkah serta kewajiban ibu dalam
menyusui dan merawat anak.
Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan, pengumpulan data mengunakan wawancara mendalam. Tujuan dari
pendekatan ini adalah untuk mengali dan memahami secara mendalam
pemahaman ulama Sungai Pandan terhadap Q.S al-Baqarah ayat 233 tentang
tanggung jawab keluarga. Pendekatan kualitatif dipilih karena bersifat deskriptif
dan berupaya menjelaskan makna dalam konteks sosial-budaya dimasyarakat.
Hasil penelitian ini membahas tanggung jawab keluarga sebagaimana
dijelaskan dalam Q.S. al-Baqarah ayat 233, khususnya mengenai kewajiban orang
tua selama masa penyusuan anak. Ayat ini menegaskan bahwa ibu memiliki
kewajiban untuk menyusui anaknya selama dua tahun penuh bagi yang ingin
menyempurnakan penyusuan, sementara ayah bertanggung jawab memberikan
nafkah dan pakaian secara layak kepada ibu selama masa tersebut. Selain itu,
proses penyapihan anak harus dilandasi oleh kesepakatan kedua orang tua. Para
informan dalam penelitian ini umumnya memahami ayat tersebut sebagai
landasan moral dan finansial dalam pemenuhan hak anak dan ibu, serta sebagai
penguatan atas pentingnya peran ayah dalam menjaga kesejahteraan keluarga
selama masa menyusui.
Pemahaman ulama Sungai Pandan dalam kontekstualisasi di masyarakat
menekankan bahwa menyusui adalah hak penuh ibu terhadap anaknya. Tanggung
jawab ayah yang lebih ditekankan serta kemampuan untuk memberikan
kenyamanan bagi keluarga. Dalam konteks kekinian, para ulama memandang
bahwa pelaksanaan tanggung jawab ini perlu adanya pertimbangkan faktor
kesehatan, kondisi ekonomi, serta situasi masing-masing keluarga. Oleh karena
itu, peran ayah dan ibu tetap harus dijalankan sesuai dengan tuntunan Al-Qur‟an
namun dengan pendekatan yang realistis dan relevan dengan zama
Analisis Sikap Ilmiah Pada Pembelajaran Sains Terintegrasi Agama Islam di SMPIT Hidayatul Qur’an Boarding School Banjarbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap ilmiah peserta didik
terhadap pembelajaran sains terintegrasi agama islam. Penelitian dilaksanakan di
SMPIT Hidayatul Qur’an Boarding School Banjarbaru. Sekolah islam terpadu
merupakan lembaga pendidikan yang menggabungkan dua aspek penting dalam
pembelajaran, yaitu aspek umum salah satunya adalah sains dan aspek agama islam.
Penggabungan ini diwujudkan melalui rancangan kurikulum yang menjadi
pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan. Dalam praktiknya, kurikulum di
sekolah islam terpadu memasukkan nilai keislaman pada setiap mata pelajaran
umum, contohnya adalah integrasi antara ilmu sains dengan aspek agama islam.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan menggunakan pendekatan studi
kasus dengan model Interakif Miles dan Huberman yang di dalamnya terdapat 4
aktivitas yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan atau verifikasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik
kelas IX C SMPIT Hidayatul Qur’an Boarding School Banjarbaru. Teknik
pengumpulan data berupa observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ilmiah peserta didik pada
pembelajaran sains terintegrasi agama islam adalah baik. Berdasarkan observasi
dan wawancara, ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap sikap ilmiah
peserta didik pada pembelajaran sains terintegrasi agama islam yaitu faktor
penjelasan dari guru itu sendiri, peserta didik sangat antusias jika guru
menggunakan metode yang menarik dan mereka sangat tertarik jika guru mengajak
mereka untuk berdiskusi serta melaksanakan praktikum. Di sisi lain, mereka sering
merasa bosan jika guru mengajar, hal itu dikarenakan guru seringkali menggunakan
metode ceramah saat mengajar. Namun, hal tersebut tidak melemahkan tekad
mereka untuk menjadi peserta didik yang aktif saat pembelajaran sains berlangsun
Pemikiran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Tentang Zakat dan Relevansi dengan Fungsi Sosial Bank Syariah
Pemikiran Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tentang zakat merupakan
bagian penting dalam ajaran islam, Salah satu kitab klasik yang membahas hal ini
secara mendalam dalam kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad
Al-Banjari, seorang ulama besar Nusantara abad ke-18.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur penyajian zakat dalam
kitab
Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan
mengungkap keunikan metode penyajian zakat yang digunakan oleh Syekh
Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam kitab Sabilal Muhtadin.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library
research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi
literatur dari berbagai sumber, termasuk kitab Sabilal Muhtadin, sementara data
sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan, seperti buku-buku, artikel,
jurnal ilmiah, dan referensi pendukung lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Sabilal Muhtadin menyajikan
zakat secara sistematis dan instrumen relevansi dengan nilai-nilai zakat dengan
fungsi sosial bank syariah, zakat sebagai pilar pembangunn ekonomi berbasis
syariah
Strategi Travel Alhafiz Jaya Borneo Dalam Menarik Minat Jemaah Umrah Di Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi yang tepat dalam
menghadapi persaingan bisnis perjalanan umrah yang semakin meningkat di Kota
Banjarmasin. Travel Alhafiz Jaya Borneo merupakan salah satu biro perjalanan
yang mampu menarik perhatian masyarakat melalui pendekatan spiritual dan
pelayanan yang amanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang
diterapkan oleh travel tersebut dalam menarik minat jemaah serta untuk
mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Travel Alhafiz Jaya Borneo
dalam menarik minat jemaah umrah dilaksanakan melalui tiga tahapan strategi
manajemen: perumusan, implementasi, dan evaluasi. Strategi utama yang
dilakukan meliputi promosi melalui media sosial, kerja sama dengan tokoh agama
memiliki pengaruh, pelayanan spiritual dan ramah, serta penawaran sistem
pembayaran yang fleksibel. Strategi ini mampu membangun kepercayaan dan
kedekatan emosional dengan calon jemaah. Namun, promosi belum dilakukan
secara profesional.
Adapun peluang yang dimanfaatkan travel ini adalah kedekatan dengan
tokoh agama, penggunaan media digital yang aktif, serta jaringan agen lokal.
Sementara tantangan yang dihadapi meliputi persaingan dengan travel berskala
besar, keterbatasan promosi, dan tingginya ekspektasi jemaah terhadap fasilitas
mewah dengan harga terjangkau
Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup Terhadap Minat Penggunaan Fintech Peer To Peer (P2P) Lending Syariah dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi pada Generasi Z di Kota Banjarmasin
Pesatnya perkembangan teknologi keuangan telah menghadirkan layanan
pinjaman digital berbasis prinsip syariah seperti fintech peer to peer (P2P) lending
syariah. Meskipun kehadirannya menawarkan kemudahan dan akses yang luas,
minat generasi Z terhadap penggunaan layanan ini masih belum optimal. Kondisi
tersebut mendorong perlunya kajian terhadap faktor-faktor yang memengaruhi
kecenderungan penggunaan layanan ini, terutama pada kalangan generasi muda
yang terbiasa dengan ekosistem digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana literasi keuangan
dan gaya hidup berpengaruh terhadap minat generasi Z di Kota Banjarmasin dalam
menggunakan layanan fintech P2P lending syariah. Penelitian ini juga mengkaji
apakah religiusitas mampu memoderasi hubungan antara kedua variabel bebas
tersebut dengan minat penggunaan.
Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik
analisis data melalui SmartPLS menggunakan metode bootstrapping. Hasil analisis
menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
minat penggunaan layanan P2P lending syariah (koefisien 0,458; t-statistik 2,229;
p-value 0,026). Demikian pula, gaya hidup memiliki pengaruh positif dan
signifikan (koefisien 0,509; t-statistik 2,386; p-value 0,017). Namun, variabel
religiusitas tidak menunjukkan peran moderasi yang signifikan pada hubungan
antara literasi keuangan maupun gaya hidup terhadap minat penggunaan layanan
P2P lending syariah
Peran Ustadz Helmi Kasyful Anwar Dalam Membina Keagamaan Pada Kajian Kitab At-Tadzkirah Al-Hadhramiyah di Majelis Taklim Baiti Jannati Kabupaten Batola
Penelitian ini dilatar belakangi oleh peran seorang ustadz Helmi sebagai
pembimbing dan dalam menyampaikan fiqih tasawuf Wanita di Majelis
Taklim Baiti Jannati. Ustadz Helmi Kasyful Anwar adalah salah satu tokoh
agama yang aktif membantu jamaah belajar tentang agama. Kajian kitab
At-Tadzkirah Al-Hadhramiyah ini menjadi sarana utama untuk
meningkatkan pemahaman tentang fiqih tasawuf wanita, memperkuat
nilai-nilai spiritual, dan membentuk perilaku religius jamaah. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ustadz Helmi Kasyful Anwar
dalam membina keagamaan pada kajian kitab At-Tadzkirah Al
Hadhramiyah di Majelis Taklim Baiti Jannati Kabupaten Batola.
Penelitian ini berjenis penelitian lapangan (file research) dengan
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di
Majelis Taklim Baiti Jannati dengan subyek ustadz Helmi Kasyful Anwar
sebagai tokoh utama yang memiliki peran aktif di Majelis Taklim Baiti
Jannati. Adapun yang menjadi objek ialah pembinaan keagamaan pada
kajian kitab At-Tadzkirah Al-Hadhramiyah di Majelis Taklim Baiti Jannati
Kabupaten Batola. Sasarannya adalah jamaah ibu-ibu yang mendengarkan
ceramah agama ustadz Helmi, yang dibahas dalam kajian kitab At
Tadzkirah Al-Hadhramiyah. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,
wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ustadz Helmi Kasyful Anwar
berperan sebagai pengajar (Muallim) dengan memberikan penjelasan yang
mudah dipahami untuk membantu jamaah memahami fiqih tasawuf
wanita, dan sebagai pembina keagamaan dengan mendorong jamaah untuk
menjadi lebih baik kedepannya. Peran beliau tidak hanya menyampaikan
isi agama secara teoritis, tetapi juga mengajarkan jamaah bagaimana
melaksanakan fiqih tasawuf wanita dalam kehidupan sehari-har
Hubungan Persepsi Dukungan Organisasi terhadap Kesejahteraan Psikologis Karyawan Generasi Z di Abude Group
Kesejahteraan psikologis karyawan merupakan bagian penting dalam
mendukung keberlangsungan organisasi. Salah satu faktor yang diyakini
berhubungan dengan kesejahteraan psikologis adalah persepsi dukungan
organisasi, yaitu sejauh mana karyawan merasa dihargai dan diperhatikan oleh
pihak manajemen. Generasi Z, sebagai kelompok tenaga kerja muda yang kini
mendominasi dunia kerja, memiliki karakteristik unik yang menjadikan dukungan
organisasi sebagai kebutuhan mendasar. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan kesejahteraan
psikologis karyawan Generasi Z di Abude Group Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei
korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 45 orang, seluruhnya
merupakan karyawan Generasi Z dan dijadikan sampel menggunakan teknik total
sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala persepsi dukungan organisasi
(Eisenberger) dan skala kesejahteraan psikologis (Ryff). Teknik analisis data
menggunakan regresi linear sederhana melalui bantuan perangkat lunak SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan : (1) Tingkat persepsi dukungan organisasi
yang dirasakan oleh karyawan Generasi Z di Abude Group berada pada kategori
sedang, dengan persentase sebesar 55,6% atau sebanyak 25 orang dari total 45
responden. (2) Tingkat kesejahteraan psikologis karyawan Generasi Z juga berada
pada kategori sedang, dengan persentase sebesar 84,4% atau sebanyak 38 orang.
(3) Adanya hubungan yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dan
kesejahteraan psikologis, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05) dan
koefisien determinasi (R²) sebesar 0,055 sehingga penelitian memiliki hubungan
sebesar 5,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi persepsi
dukungan yang diterima karyawan, maka semakin tinggi pula kesejahteraan
psikologis yang dimilikinya
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Di Bank Syariah Kecamatan Banjarmasin Timur
Bank Islam disebut dengan bank syariah, adalah bank yang beroperasi tanpa
mengandalkan bunga. Bank syariah juga dapat diartikan sebagai lembaga
keuangan/perbankan yang operasional dan produknya dikembangkan berlandaskan
Al-Quran dan hadis.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dalam bidang ekonomi
perbankan. Karenanya, untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis
melakukan pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan dokumentasi.
Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental
sampling. Jumlah sampl yang digunakan sebanyak 50 resonden. Analisis data yang
digunakan adalah regresi linier sederhana.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dibuktikan, maka
kesimpulan dari penelitian ini adalaah kualitas layanan memiliki nilai P-Value
0,000 dimana nilai probabilitas ini dibawah 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa
variabel kualitas layanan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Kecamatan
Banjarmasin Timur, dan Kontribusi Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan
nasabah Bank Syariah Kecamatan Banjarmasin Timur adalah sebesar 94,7%,
sedangkan sisanya 5,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diungkap dalam
penelitian in
Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Menurut Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. PM.04/UM.001/MKP/08 tentang Sadar Wisata Dalam Perspektif Siyasah Syar’iyyah
Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah.
Sumber daya ini menjadi salah satu penopang utama potensi kekayaan nasional,
yang juga dapat dijadikan modal penting untuk mendorong pembangunan negara.
Berbagai aspek seperti sosial, budaya, dan lainnya turut mendukung kemajuan
bangsa. Di antara sektor-sektor tersebut, pariwisata menjadi salah satu yang paling
potensial dalam memanfaatkan kekayaan alam Indonesia.
Salah satu upaya pemerintah dalam melestarikan objek wisata adalah
membentuk menekankan konsep Sadar Wisata terhadap masyarakat, salah satunya
dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kelompok ini
berkontribusi pada pembangunan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Pokdarwis terdiri dari masyarakat yang memahami tantangan dan perkembangan
pariwisata. Dengan kesadaran tersebut, mereka dapat berperan aktif serta
memanfaatkan potensi pariwisata di daerahnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Sadar Wisata
yang beracu pada Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No.
PM.04/UM.001/MKP/08 tentang Sadar Wisata, serta pandangan Islam khususnya
Siyasah Syar’iyyah terhadap konsep Sadar Wisata dalam lingkup Wisata Religi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi
kepustakaan (library research) dan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dari
berbagai sumber seperti buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, yang
berkaitan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif
kualitatif terhadap dokumen hukum dan analisis yang menjadi fokus kajian.
Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) merupakan kelompok masyarakat yang
dibentuk secara sukarela untuk mengelola dan mengembangkan pariwisata lokal,
dengan dasar hukum Permenbudpar No. PM.04/UM.001/MKP/08 Tahun 2008.
Dalam wisata religi, Pokdarwis tidak hanya mengelola secara teknis, tetapi juga
menjaga nilai spiritual dan budaya setempat. Namun, mereka masih menghadapi
kendala seperti rendahnya kapasitas manajerial dan kurangnya dukungan
pemerintah.
Siyasah Syar’iyyah, sebagai prinsip pengelolaan publik yang berlandaskan
syariat, tercermin dalam peran Pokdarwis yang mengedepankan kemaslahatan,
keadilan, dan partisipasi. Dalam konteks pariwisata, Pokdarwis menjadi agen
ix
edukasi nilai-nilai Islam serta pelestarian budaya lokal, mencegah komersialisasi
berlebihan, dan mendorong distribusi manfaat yang adil. Negara berkewajiban
memberdayakan Pokdarwis sebagai bagian dari pembangunan partisipatif yang
selaras dengan nilai-nilai keislaman dan sosia