IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran PAI di SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin
Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata
pelajaran PAI di SDIT Ukhuwah 2 Kota Banjarmasin, dengan fokus pada upaya
peningkatan pelaksanaan pembelajaran dan keterlibatan siswa. Latar belakang
penelitian menunjukkan bahwa keberagaman karakteristik dan potensi siswa
merupakan aspek krusial yang seringkali belum mendapat perhatian maksimal dalam
proses pembelajaran. Padahal, pengakuan terhadap keunikan setiap individu siswa
sangat penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal. untuk mengakomodasi
kebutuhan belajar yang beragam dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mediskripsikan bagaimana pelaksanaan
pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PAI di SDIT Ukhuwah 2
Banjarmasin, bagaimana pihak sekolah dan guru PAI merencanakan, melaksanakan dan
mengevaluasi pembembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PAI untuk
mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam dan meningkatkan kualitas
pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitati, dengan jenis penelitian
studi kasus (case study). Informan dan responden penelitian ini adalah guru PAI,
Kepala Sekolah, dan Siswa kelas V di SDIT Ukhuwah 2 Banjarmasin. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan data
di analisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi
pada pembelajaran PAI di SDIT Ukhuwah 2 Kota Banjarmasin sudah berjalan cukup
baik. Namun, untuk mencapai tingkat optimal di setiap kelas, diperlukan kematangan
yang lebih dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sekolah telah
menunjukkan perannya dalam mendukung peningkatan ini, khususnya dalam upaya
penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta memfasilitasi pendidik untuk
mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri terkait pembelajaran berdiferensias
Implementasi Adab Dalam Menciptakan Suasana Belajar yang Kondusif pada Siswa Kelas X di SMA PGRI 2 Banjarbaru
Penurunan sikap adab siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurang
menghargai guru, mengabaikan peraturan kelas, serta rendahnya disiplin belajar,
menjadi perhatian utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif di
lingkungan sekolah. Pendidikan adab merupakan solusi strategis untuk
membangun karakter siswa yang berakhlak. Hal ini juga mendukung keberhasilan
proses pendidikan secara holistik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana
implementasi adab dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif pada siswa
kelas X di SMA PGRI 2 Banjarbaru serta mengidentifikasi faktor-faktor
pendukung dan penghambat dalam proses implementasinya. Fokus penelitian
diarahkan pada lima bentuk implementasi adab, yaitu adab terhadap guru, sesama
siswa, lingkungan belajar, proses pembelajaran, dan terhadap ilmu itu sendiri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas,
wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta dokumentasi. Analisis
data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan, dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah
menerapkan nilai-nilai adab seperti menghormati guru, bekerjasama dengan
teman, menjaga kebersihan lingkungan, serta menunjukkan kedisiplinan dan
tanggung jawab dalam belajar. Namun demikian, masih ditemukan beberapa
pelanggaran adab, seperti berbicara saat guru menjelaskan dan tidak menyapa
guru. Faktor yang mempengaruhi implementasi adab mencakup faktor internal
(motivasi diri, kesadaran spiritual, dan kebiasaan pribadi) serta faktor eksternal
(keteladanan guru, budaya sekolah yang religius, dan dukungan orang tua).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan yang konsisten dan keteladanan
dari lingkungan sekolah merupakan kunci utama dalam menanamkan adab siswa
untuk menciptakan suasana belajar yang harmonis dan kondusif
Disiplin Kerja dalam Upaya Meningkatkan Produktvitas Karyawan PT Asuransi Jasa Raharja Putera Cabang Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangai oleh pengamatan sementara penulis
tentang disiplin kerja yang ada di PT Asuransi Jasa Raharja Putera cabang
Banjarmasin yaitu disiplin kerja yang masih perlu ditingkatkan oleh karyawan
perusahaan, belum disediakannya absen untuk karyawan honor, dan pekerjaan
yang tidak diselesaikan dengan cepat atau ditunda. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis terkait disiplin kerja yang diterapkan oleh PT.
Asuransi Jasaraharja Putera cabang Banjarmasin dalam upaya meningkatkan
produktivitas karyawan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menerapkan
pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi langsung ke tempat penelitian
selama satu bulan diperkuat dengan hasil wawancara oleh narasumber yang
terpercaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Asuransi Jasa Raharja Putera
cabang Banjarmasin mempunyai peraturan tentang disiplin kerja akan tetapi
peraturan tersebut bersifat internal, di perusahaan tersebut juga tidak hanya
mempunyai peraturan saja, akan tetapi mereka mempunyai kebijakan dari kepala
cabang yang menyesuaikan dengan kondisi para karyawan. Kebijakan yang
diterapkan oleh kepala cabang dapat meningkatkan ke produktivitas an karyawan
dikarenakan para karyawan tidak terganggu saat bekerja dengan perut lapar, tidak
sedikit orang yang kehilangan fokus saat bekerja akibat perut kosong. Kebijakan
yang lain yaitu tentang briefing, kebijakan ini baru awal tahun 2025 diadakan dan
pastinnya akan meningkatkan ke produktivitas an karyawan, di dalam briefing
tersebut diselipi kata-kata motivasi, reminder-reminder tentang pekerjaan masing
masing karyawan yang diingatkan oleh kepala cabang dan itu dilakukan setiap
hari sebelum pekerjaan dimula
Praktik Refund Hotel pada Aplikasi Traveloka (Studi Kasus Kota Banjarmasin)
Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam sistem
pemesanan akomodasi, salah satunya melalui aplikasi agen perjalanan daring
seperti Traveloka. Platform ini memudahkan pengguna dalam memesan hotel
secara praktis tanpa harus datang langsung ke lokasi. Namun, dalam praktiknya,
muncul permasalahan terkait mekanisme pengembalian dana (refund) akibat
pembatalan oleh penyewa. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian
mekanisme tersebut dengan hukum positif dan hukum Islam, khususnya dalam
konteks pelaksanaan di Kota Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan
pengelola Hotel SAS Syariah dan DWD Hotel serta konsumen, observasi, serta
dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Penelitian
ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Lokasi
pelaksanaan penelitian berada di Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data
yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu,
teknik analisis data dilakukan melalui telaah terhadap konsep-konsep yang
ditemukan dalam penelitian, kemudian disusun secara sistematis berdasarkan data
yang diperoleh dari hasil wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan, jika pembatalan melewati batas waktu yang
ditentukan, biaya tidak dikembalikan secara utuh, makanya hal ini berisiko
merugikan konsumen maupun pihak hotel. Yang mana terdapat klausula baku
dalam praktik refund hotel pada aplikasi Traveloka. Hal ini bertentangan dengan
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 yang melarang adanya klausula baku.
Dalam hal pembatalan, pengguna dapat membatalkan dalam akad Istiṣnā’
dan Ijārah jika memiliki uzur syar’i yang dibenarkan syariah, seperti sakit atau
tugas dinas mendadak, sehingga dibolehkan untuk membatalkan akad tanpa beban
kewajiban penuh. Sementara itu, potongan refund yang dikenakan Traveloka
hanya sah secara syariah jika didasarkan atas kerugian riil yang dapat dibuktikan,
seperti biaya operasional. Namun jika potongan tersebut didasarkan pada kerugian
potensial (opportunity loss), maka hal itu tidak dibenarkan menurut konsep
ta’widh karena bersifat spekulatif, sebagaimana ditegaskan dalam Fatwa DSN
MUI dan pandangan Wahbah Az-Zuhaili
Manajemen Majelis Taklim Banatusshofa di Kecamatan Banjarmasin Selatan
Majelis Taklim Banatusshofa di Kecamatan Banjarmasin Selatan merupakan
majelis taklim yang berperan sebagai pendidikan non-formal yang aktif
menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan sosial, khususnya bagi perempuan dari
berbagai kelompok usia. Sebagai organisasi yang berkembang, efektivitas
pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen sangat diperlukan agar seluruh kegiatan
berjalan optimal dan tujuan dapat tercapai. Dengan adanya kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya pemahaman agama islam mendorong tmbuhnya berbagai
majelis taklim di Indonesia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam
bagaimana penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan di Majelis Taklim Banatusshofa,
serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam menerapkan fungsi manajemen.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi.
Subjek penelitian ini terdiri dari ketua, sekretaris, dan pengurus majelis, sedangkan
objek penelitian difokuskan pada manajemen kegiatan majelis taklim. Data
dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan kondensasi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Validitas data diuji
menggunakan metode tringulasi sumber.
Hasil penelitian ini meunjukkan bahwa Majelis Taklim Banatusshofa telah
menerapkan keempat fungsi manajemen secara efektif dimulai dari fungsi
perencanaan yang terstruktur melalui penyusunan agenda rutin, pengorganisasian
dijalankan dengan pembagian tugas yang jelas antar pengurus, penggerakan
berjalan sesuai dengan jadwal, dan pengawasan dilakukan melalui evaluasi berkala.
Hal ini membuktikan dnegan penerapan manajemen yang baik dapat meningkatkan
kualitas kegiatan keagamaan dan memperkuat peran majelis taklim dalam hal
membimbing uma
Pembelajaran Fiqih Ibadah Bagi Remaja Di Majelis Al-Misbah Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan keadaan zaman sekarang, yaitu
betapa pentingnya remaja memiliki pengetahuan yang mendalam tentang
keagamaan. Remaja adalah generasi penerus yang tidak hanya menentukan masa
depan keluarga, tetapi juga bangsa dan negara. Oleh sebab itu, peneliti mengangkat
judul pembelajaran fiqih ibadah bagi remaja Di Majelis Al-Misbah Kelurahan
Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat untuk menggali peran Majelis ini
dalam membentuk remaja yang religius dan berkualitas.
Penelitian ini yang bertujuan untuk meneliti pelaksanaan pembelajaran fiqih
ibadah di Mejelis Al-misbah di Kelurahan Teluk Tiram Kecematan Banjarmasin
Barat pada Pimpinan K.H Ahmad Zuhdi Kecamatan Banjarmasin Barat dan
motivasi remaja dalam mengikuti pembelajaran fiqih ibadah bagi remaja di Mejelis
Al-misbah di Kelurahan Teluk Tiram Kecematan Banjarmasin Barat Pada
Pimpinan K.H Ahmad Zuhdi Kecamatan Banjarmasin Barat.
Penelitian ini merupakan Penelitian lapangan (Field Research) dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengolahan data yang dilakukan dengan langkah
langkah koleksi, pengeditan, dan klasifikasi data. Subjek penelitian ini adalah
guru/ustadz dan jamaah remaja di Majelis Al-Misbah Banjarmasin Barat. Adapun
pembelajaran Fiqih Ibadah bagi remaja di Majelis Al-Misbah Kelurahan Teluk
Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan
langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan Pelaksanaan pembelajaran fikih ibadah di
Majelis Al-Misbah dilangsungkan rutin dengan pendekatan tradisional. Metode
yang digunakan meliputi bandongan dan ceramah, disertai dengan diskusi. Motivasi
remaja untuk mengikuti pembelajaran fikih ibadah di Majelis Al-Misbah dari faktor
internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kesadaran pribadi akan pentingnya
ilmu agama sebagai bekal hidup dan akhirat, pengalaman hidup yang menggugah
kesadaran spiritual, serta keinginan berbakti kepada orang tua. Sedangkan faktor
eksternal terdiri atas dorongan dari orang tua, pengaruh teman sebaya, serta
lingkungan sosial yang mendukung perubahan positif
Tahadduts bi al-Ni’mah dalam Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 sebagai Ekspresi Rasa Syukur: Kajian tentang Tafsir Al Azhar, Karya Buya HAMKA
Di era perkembangan informasi dan media sosial saat ini telah mengubah
cara manusia mengekspresikan dirinya, termasuk dalam menunjukkan nikmat dan
pencapaian yang diperoleh, kecenderungan manusia untuk memamerkan
pencapaian dan kekayaan semakin marak terjadi. Hal ini menjadi fenomena yang
sering kali disamarkan sebagai bentuk rasa syukur, tebih tepatnya dikenal dengan
istilah tahadduts bi al-ni’mah, Melalui fenomena tersebut timbul pertanyaan
tentang makna tahadduts bi al-ni’mah agar dalam pengamalannya tidak bergeser
menjadi tindakan riya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tahadduts bi
al-ni’mah sebagai ekspresi rasa syukur, menurut penafsiran Buya HAMKA,
terhadap Q.S. Al-Dhuha [93]: 11 dalam Tafsir Al-Azhar. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah kajian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis
teks yang terdiri dari dua tahap utama: Pengumpulan data dan analisis. Sumber
utama yang digunakan pada tahap pengumpulan data adalah Tafsir Al-Azhar. Selain
itu, data sekunder yang digunakan dalam diperoleh dari penelitian yang telah
dilakukan sebelumnya seperti artikel, buku, dan materi lain yang relevan dengan
tahadduts bi al-ni’mah. Tahap kedua, analisis teks dan isi yang mencakup tinjauan
terhadap teks Tafsir Al-Azhar dengan menggunakan teori tafsir kontekstual untuk
mendapatkan sudut pandang penafsiran yang relevan dengan fenomena masa kini
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukakan, maka diperoleh hasil bahwa dalam
penafsiran Buya HAMKA terhadap Q.S. Al-Dhuha [93]: 11, yaitu tahadduts bi al
ni’mah tidak hanya bermakna literal, tetapi juga kontekstual, yang diwujudkan
dalam amal nyata seperti memperbanyak sedekah. Selain itu, tahadduts bi al
ni’mah harus berlandaskan niat yang lurus untuk menghindari sikap riya, serta
mengandung dimensi sosial, bukan sekedar tindakan pamer. Kontribusi penelitian
ini terletak pada upaya memahami rasa syukur yang bersifat transformatif.
Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya penguatan nilai tahadduts bi al-ni’mah
dalam pendidikan karakter dan dakwah Islam, khususnya dalam membentuk
masyarakat yang bersyukur, produktif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi
Pengaruh Penggunaan Media Komik Berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama Terhadap Keterampilan Menulis dan Minat Belajar Siswa Kelas IV pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN SN Kelayan Barat 2 di Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan menulis dan
minat belajar siswa kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN SN
Kelayan Barat 2, disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik.
Selama ini, pembelajaran bahasa Indonesia hanya mengandalkan buku teks tanpa
adanya media pendukung yang menarik. Penelitian ini mengusulkan penggunaan
komik berbasis nilai moderasi beragama untuk meningkatkan pemahaman dan
keterampilan menulis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan
menulis dan minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media komik
berbasis nilai-nilai moderasi beragama serta pengaruh media komik berbasis nilai
nilai moderasi beragama terhadap keterampilan menulis dan terhadap minat
belajar siswa di SDN SN Kelayan Barat 2.
Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yaitu pre-eksperiment design
dengan desain One-Group Pre-test-Post-test Design, yaitu penelitian yang
dilakukan untuk satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas
IVA SDN SN Kelayan Barat 2 yang berjumlah 16 siswa dan sampel di ambil
seluruh dari populasi. Adapun teknik pengumpulan data yaitu : tes, angket,
dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, uji
univariat, dan uji multivariat.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh media komik terhadap
keterampilan menulis dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 kurang dari 0,05
artinya H0 di tolak dan Ha diterima dengan perbedaan nilai hasil pre-test memiliki
nilai rata-rata 54,38. Sedangkan hasil post-test memiliki nilai rata-rata 77,69. Dan
terdapat pengaruh media komik terhadap minat belajar siswa dilihat dari nilai Sig
(2- tailed) sebesar 0,000 kurang dari 0,05 artinya H0 di tolak dan Ha diterima
dengan perbedaan nilai hasil pre-test memiliki nilai rata-rata 60,50 dan posttest
70,31. Hasil uji regresi multivariat diperoleh nilai Wilks’ Lambda sebesar 0,000
dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, media komik berbasis
nilai-nilai moderasi beragama terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan
menulis dan meingkatkan minat belajar siswa
Students’ Perception on Using Twitter for Learning English
Twitter, sebagai platform micro blogging, menyediakan fitur-fitur yang
dapat mendukung pembelajaran bahasa Inggris. Studi ini bertujuan untuk
mengeksplorasi persepsi mahasiswa dalam menggunakan Twitter sebagai alat
untuk belajar bahasa Inggris dan bagaimana hal itu berkontribusi pada
keterampilan bahasa mereka. Studi ini menggunakan metode kualitatif, dengan
data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 54 mahasiswa yang
aktif menggunakan Twitter. Kuesioner tersebut berisi pertanyaan untuk menilai
persepsi, manfaat, dan tantangan siswa dalam menggunakan Twitter untuk belajar
bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memandang Twitter
secara positif sebagai alat tambahan untuk belajar bahasa Inggris. Manfaat utama
meliputi pengembangan kosakata, peningkatan pemahaman membaca, dan
peningkatan keterampilan menulis akibat paparan yang sering terhadap konten
bahasa Inggris autentik dan fitur interaktif. Siswa juga melaporkan peningkatan
motivasi dan keterlibatan, karena Twitter menyediakan lingkungan belajar yang
menyenangkan dan informal. Namun, tantangan seperti pemahaman slang,
kurangnya struktur pembelajaran, dan keterbatasan latihan berbicara juga dicatat.
Kesimpulannya, Twitter berfungsi sebagai platform yang efektif dan mudah
diakses untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris, terutama dalam konteks
informal dan mandiri. Studi ini menyarankan bahwa mengintegrasikan media
sosial lain ke dalam strategi pendidikan dapat meningkatkan keterampilan bahasa
siswa sambil mengatasi keterbatasannya melalui penggunaan yang terara
Pengaruh Promosi, Kelengkapan Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Aulia Ponsel Rantau Di Kabupaten Tapin
Bisnis ponsel menghadapi persaingan ketat,menjadikan konsumen sebagai kunci
keberhasilan dan keberatan usaha. Kepuasan Konsumen di pengaruhi oleh
Promosi,Kelengkapan Produk, dan kualitas pelayanan yang harus dikelola secara optimal.
Tujuan penelitian untuk mempelajari pengaruh Promosi,Kelengkapan Produk, dan
Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Aulia Ponsel Rantau secara simultan
dan parsial.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan metode pendekatan
kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner,dokumentasi dan barcode yang dibagikan
kepada 100 responden, yaitu pelanggan Aulia Ponsel Rantau Di Kabupaten Tapin. Yang
jumlah populasinya tidak terbatas. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
Sampling dan menentukan ukuran sampel menggunakan rumus Lemeshow.
Berdasarkan hasil penelitian ini secara parsial diharapkan dapat menjadi evaluasi
dan dasar pengambilan keputusan strategis bagi manajemen Aulia Ponsel untuk
meningkatkan kepuasan Konsumen, secara simultan penelitian ini diharapkan dapat
berkontribusi pada ilmu pemasaran, khususnya dalam konteks usaha kecil dan menengah (
UKM