Jurnal Kesehatan Komunitas
Not a member yet
    548 research outputs found

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video terhadap Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Penularan Covid-19

    Get PDF
    COVID-19 was a global problem with the total number of cases found increasing every day. One of the actions to stop the increase in COVID-19 is the 5M effort (wearing masks, washing hands, maintaining distance, avoiding crowds, and reducing mobility) through education using video tools. The purpose of this research is to find out about changes in education using tools for public insight into preventing the spread of COVID-19 at the Sidomulyo Inpatient Health Center Pekanbaru. This type of research is quantitative, using the pre-experimental design method, one group pretest-posttest, and using a statistical analysis test depending on the sample t-test with 35 samples using Nonprobability Sampling. This study shows the characteristics of respondents with female gender totaling 29 (82.9%), high school education level amounting to 22 (62.9%), and housewife occupation amounting to 16 (45.7%). The results of this study obtained the mean pre-test (8.63) and the mean post-test (15.20) P value 0.000 <0.05, indicating that there is an effect of health education using video tools on public knowledge regarding the prevention of COVID-19 transmission. Health services should make health education an intervention to increase public knowledge. COVID-19 merupakan permasalahan dunia dengan total  kasus yang ditemukan meningkat tiap hari. Perbuatan agar menghentikan peningkatan COVID-19 salah satunya dalam upaya 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas) melalui edukasi menggunakan alat video. Tujuan meneliti ini agar tahu terkait perubahan edukasi menggunakan alat terhadap wawasan  masyarakat tentang  mencegah menularnya COVID-19 di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Jenis penelitian kuantitatif, menggunakan metode pre-exsperimental design one group pretest-posttest, dan menggunakan uji analisis statistik dependen sample t-test sebanyak 35 sampel menggunakan Nonprobability Sampling. Penelitian ini menunjukkan karakteristik responden dengan jenis kelamin perempuan berjumlah 29 (82,9%), tingkat pendidikan SMA berjumlah 22 (62,9%) dan  pekerjaan Ibu Rumah Tangga berjumlah 16 (45,7%). Hasil penelitian ini didapatkan nilai mean pre tet  (8,63) dan nilai mean post test (15,20)  P value 0,000 < 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan alat video terhadap pengetahuan masyarakat terkait pencegahan penularan COVID-19. Diinginkan bagi pelayanan kesehatan menjadikan pendidikan kesehatan sebagai suatu intervensi agar  meningkatkan pengetahuan masyarakat

    Dampak Pemberian Es Krim Buah Bit dan Jambu Biji Merah terhadap Kadar Haemoglobin Remaja Putri

    Get PDF
    The emergence of nutritional problems in children is closely related to the preparation of a woman's health and nutrition to become a prospective mother, in this case, a young woman. The results of the Nutrition International survey in 2018 found cases of anemia in young women in West Java by 41.93%, this is in line with the target coverage of giving blood-added tablets to adolescent girls which is still low (25.2%) and still below the target of West Java. (52%). Intervention efforts are needed to prevent anemia by optimizing the provision of iron-containing foods in addition to giving blood-added tablets. The purpose of this research is to determine the effect of beetroot ice cream and red guava on the hemoglobin levels of adolescent girls. The method used is a quasi-experimental approach with a one-group pre-post design approach. The sample in this study was 30 respondents with a purposive sampling technique with inclusion criteria of mild and moderate anemia who did not suffer from a disease that could cause anemia. Determination of anemia by measuring hemoglobin levels using the POCT (Point of Care Testing) method. The analysis technique uses frequency distribution, normality test, and bivariate test using the Wilcoxon test through SPSS computer software. The results showed that all respondents (100%) had mild anemia before being given beetroot and red guava ice cream. There is a significant change with p-value 0.000 < alpha value (0.05). It can be concluded that giving beetroot ice cream and red guava if consumed regularly and appropriately can reduce the incidence of anemia, so it is hoped that this can be used as a policy toward intervention in adolescent girls with anemia.Perkembangan masalah gizi pada anak-anak terkait erat dengan persiapan kesehatan dan gizi seorang remaja putri untuk menjadi seorang ibu. Sesuai dengan target cakupan pemberian pil penambah darah pada remaja putri yang masih rendah (25,2%) dan masih di bawah target Jawa Barat (52%), data survei Nutrition International tahun 2018 menemukan kasus anemia pada perempuan di Jawa Barat sebesar 41,93%. Selain pemberian pil penambah darah, diperlukan tindakan intervensi untuk menghindari anemia dengan memaksimalkan ketersediaan makanan yang mengandung zat besi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana buah bit dan jambu biji merah dalam sediaan es krim mempengaruhi kadar hemoglobin remaja putri. Teknik yang digunakan adalah one-group pre-post design quasi-experimental method. Anemia dengan tingkat keparahan ringan sampai sedang tanpa kondisi yang dapat menyebabkan anemia merupakan kriteria inklusi untuk sampel 30 peserta dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan purposive sampling. Pengukuran anemia menggunakan POCT (Point of Care Testing), menentukan adanya anemia dengan menguji kadar hemoglobin. Metode analisis menggunakan distribusi frekuensi program komputer SPSS 20.0, uji normalitas, dan uji Wilcoxon bivariat. Sebelum menerima es krim bit dan jambu biji merah, semua responden (100%) mengalami anemia sedang, menurut temuan tersebut. Dengan p-value 0,000 dan nilai alpha (0,05)., terjadi pergeseran yang cukup besar Hal ini dimaksudkan agar dapat digunakan sebagai kebijakan intervensi pada remaja purii dengan anemia karena dapat disimpulkan bahwa pemberian es krim bit dan jambu biji merah, jika dikonsumsi secara konsisten dan benar, dapat menurunkan kejadian anemia

    Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kekambuhan Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta

    Get PDF
    Schizophrenia is a severe mental disorder that necessitates long-term care and treatment. One of the frequent problems encountered in the treatment and medication of schizophrenia patients is drug withdrawal (20%). Drug withdrawal occurs when patients fail to comply with their medication regimen, and it is recognized as a significant factor that causes relapse. People with schizophrenia who experience a relapse in the region are (10%). Objective of the research Investigate the relationship between medication adherence and relapse in the working area of Kasihan II Community Health Center, Bantul, Yogyakarta. This research is correlational research carried out by utilizing a quantitative method. A cross-sectional approach was employed as the research design. The research was conducted within the working area of Kasihan II Community Health Center in Bantul, Yogyakarta, encompassing a population of 238 respondents and a sample size of 78 respondents. The research employed purposive sampling as the sampling technique. Data collection was carried out through door-to-door interviews. A recurrence measurement questionnaire and a Medication Adherence Rating Scale (MARS-10). The data obtained were then analyzed using the Kendal Tau test. The research found that 50 respondents (64.1%) had a high level of medication adherence, while 50 respondents (64.1%) had a low level of relapse. Therefore, it is hoped that the provision of knowledge about drugs such as the effects, benefits, and functions of drugs to ODS will be given attention so that they can understand and understand the drugs they are taking.Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa berat yang membutuhkan perawatan dan pengobatan jangka panjang. Masalah yang sering muncul pada pasien skizofrenia di Wilayah Puskesmas Kasihan 2 adalah putus obat sebesar (20%). Putus obat terjadi karena pasien tidak patuh dalam meminum obat menjadi salah satu faktor paling berpengaruh penyebab dari kekambuhan. Orang Dengan Skizofrenia yang mengalami kekambuhan di Wilayah tersebut sebesar (10%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian yaitu korelasional dengan metode kuantitatif.  Rancangan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta dengan populasi 238 responden dan sampel sebanyak 78 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuisioner yang pengambilan datanya dilaksanakan secara door to door. Kuisioner yang digunakan adalah kuisioner mengukur kekambuhan dan kuisioner Medication Adherence Rating Scale (MARS-10) untuk mengukur kepatuhan dengan uji Kendal Tau. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan minum obat tinggi 50 responden (64,1%) dan kategori kekambuhan rendah 50 responden (64,1%). Hasil analisa Kendall Tau menunjukkan ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan (0,05 < 0,000). Penelitian ini menyimpulkan adanya hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan 2 Bantul. Maka dari itu diharapkan pemberian pengetahuan tentang obat seperti efek, manfaat dan fungsi obat kepada ODS diperhatikan agar dapat memahami dan mengerti tentang obat yang dikonsumsi

    Konseling Teman tentang Keterampilan Reproduksi Kesehatan Remaja

    Get PDF
    ABSTRACT Background: Adolescence is the period of change in an individual from childhood to adulthood that occurs in several changes, which are biological, psychological, and social changes. In general, today’s Indonesian teenagers are experiencing vulnerability to health problems and threats, especially sexual, free sex, and reproductive health problems. The existence of the Information and Counseling Center is to meet the needs of adolescents with information on reproductive health and sexuality without hesitation and embarrassment because they will get the information from peer relations through peer counseling. Methods: The population used was the students of the Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember junior high school, a total of 80 students. The design of this study used a quasi-experiment with a non-equivalent control group pre-and post-test. The variables measured are knowledge, attitudes, and skills of adolescents related to reproductive health. Data was collected using questionnaires and observation sheets.  Results: The results of statistical tests using linear regression obtained peer counseling values for knowledge (p=0.000; R=0.254), attitudes (p=0.000; R square=0.432), and skills (p=0.000; R square = 0.191). Conclusion: Peer counseling can increase knowledge, attitudes, and skills in junior high school girls as well as drug and drug abuse. Hopefully, the school will continue to collaborate with health education institutions or services to continue the improvement of the abilities of counselors who attend peer counselingLatar Belakang: Masa remaja merupakan masa perubahan pada diri seseorang dari masa kanak-kanak hingga dewasa yang terjadi melalui beberapa perubahan, yaitu perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Secara umum remaja Indonesia saat ini sedang mengalami kerentanan terhadap permasalahan dan ancaman kesehatan, khususnya permasalahan seksual, seks bebas, dan kesehatan reproduksi. Keberadaan Pusat Informasi dan Konseling adalah untuk memenuhi kebutuhan remaja akan informasi kesehatan reproduksi dan seksualitas tanpa ragu dan malu karena informasi tersebut akan mereka peroleh dari teman sebaya melalui konseling sebaya. Metode: Populasi yang digunakan adalah siswa SMP Plus Miftahul Ulum Kalisat Jember yang berjumlah 80 siswa. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan non-equivalent control group pre-and post-test. Variabel yang diukur adalah pengetahuan, sikap, dan keterampilan remaja terkait kesehatan reproduksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan regresi linier diperoleh nilai konseling teman sebaya pada pengetahuan (p=0.000; R=0.254), sikap (p=0.000; R square=0.432), dan keterampilan (p=0.000; R square = 0.191). Kesimpulan: Konseling sebaya dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan pada siswi SMP serta penyalahgunaan narkoba dan narkoba. Diharapkan pihak sekolah terus menjalin kerjasama dengan lembaga atau layanan pendidikan kesehatan untuk terus meningkatkan kemampuan konselor yang mengikuti konseling sebaya

    Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Pasangan Usia Subur (PUS) Dimasa New Normal di Kabupaten Indragiri Hilir

    Get PDF
    The long-term contraceptive method (MKJP) is a contraceptive used to delay, space out pregnancy, and stop fertility that is used long term, which includes IUD (Intra Uterine Device) Implant (KB) and steady contraception, while the new normal is a new order of life during the Covid-19 pandemic. The proportion of MKJP usage in Indragiri Hilir Regency (2019) was 9.97%, far below the national standard of 16.47% (Indragiri Hilir was the lowest achievement in the use of MKJP in Riau Province). The new normal during the COVID-19 pandemic with restrictions on community activities so that the intensity of husband-and-wife relations increases. The purpose of this study was to determine the determinants that affect the use of MKJP in Couples of Childbearing Age (EFA) in the new normal period. The results of this study are significant as evidence for policy determination in improving family planning programs in Riau Province. This type of research was quantitative analytic research using a cross-sectional study design. The location of this research is Indragiri Hilir Regency which has 20 sub-districts with 158 respondents. Data analysis using logistic regression. Results People with a negative attitude have a 3.11 times higher risk of not using the MKJP than people with a positive attitude. The statistical test showed significant results (p-value = 0.001 and 95% CI = 1.81-5.34). Those with low knowledge are at a 1.9 times higher risk of not using the Long-Term Contraceptive Method (MKJP) than those with good knowledge. The statistical test showed significant results (p-value = 0.016 and 95% CI = 1.13-3.22). The variable that was inversely related to the use of MKJP in Indragiri Hilir Regency was the officer's role variable with OR = 0.5 and Access to Family Planning Services OR = 0.26. The public health center must provide good communication on family planning services and supporting facilities, especially queues at the public health center so that people want to implement family planning.Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah alat kontrasepsi untuk menunda, menjarangkan kehamilan, serta menghentikan kesuburan dalam jangka panjang, yang meliputi IUD (Intra Uterine Device) Implant (susuk KB) dan kontrasepsi mantap sedangkan new normal merupakan tatanan kehidupan baru pada saat pandemi Covid-19. Proporsi MKJP di Kabupaten Indragiri Hilir (2019) sebesar 9,97% di bawah standar nasional 16,47% (Kabupaten Indragiri Hilir terendah di Provinsi Riau). New normal dengan pembatasan aktivitas masyarakat sehingga intensitas hubungan suami istri makin meningkat. Tujuan penelitian ini mengetahui determinan penggunaan MKJP pada Pasangan Usia Subur (PUS) di masa new normal. Hasil Penelitian ini sebagai eviden based penentuan kebijakan perbaikan program KB di Provinsi Riau. Jenis penelitian analitik kuantitatif, desain study cross sectional. Lokasi penelitian di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 20 kecamatan dan 158 orang responden. Analisis data menggunakan regresi logistik.. Hasil Masyarakat yang memiliki Sikap negatif berisiko 3,11 kali untuk tidak dengan Pemakaian MKJP   dibandingkan orang yang memiliki sifat positif. Uji statistisk menunjukkan hasil yang signifikan (p-value = 0,001 dan CI 95% = 1,81-5,34). Mereka yang pengetahuan rendah berisiko 1,9 kali tidak menggunakan Pemakaian MKJP dibandingkan yang memiliki pengetahuan baik. Uji statistik menunjukkan hasil yang signifikan (p-value = 0,016 dan CI 95% = 1,13-3,22). Variabel yang berhubungan terbalik dengan Pemakaian MKJP adalah variabel Peran Petugas dengan OR = 0,5 dan Akses Pelayanan KB OR = 0,26. Puskesmas harus memberikan komunikasi yang baik terhadap pelayanan KB dan fasilitas yang mendukung terutama antrian di puskesmas sehingga masyarakat mau melaksanakan KB

    Analisis Konten Rokok di Situs Web Berbagi Video YouTube: User Engagement Analysis

    Get PDF
    Penetration of the internet and social media in Indonesia is increasing, with the most significant percentage of its users coming from the youth. The internet and social media can be a medium for promoting and selling products to youth. This study aimed to identify and describe videos potentially suggested when users enter the keyword "rokok" in a search on YouTube. We hypothesized that tobacco-related videos on YouTube could contain materials that either refer to (1) tobacco advertising, promotion, and sponsorship (TAPS); or (2) Non-TAPS categories. Both types of materials could have different engagement from the viewers. A YouTube search was performed in October 2022, and we only consider the videos published during June 2022. We assigned our team to classify the video content to the TAPS and Non-TAPS categories based on its title and description. We analyzed the number of views, likes, and comments of each video descriptively. We obtained 210 videos and excluded 24 videos unrelated to the study objectives in terms of the context or the language used. Most videos are related to TAPS (84%), and very few contain Non-TAPS (16%), in particular anti-smoking, including Public Service Advertisements (3%). Non-TAPS-related videos were mainly published by News Channels and the Government Public Relations Office Channels (57%), while individuals, including MSMEs and retailers, seemingly published most TAPS-related videos (78%). In addition, TAPS-related videos tend to have a higher number of likes and comments from viewers. YouTube is a potential medium to attract viewers and promote health, but TAPS-related videos are much easier to find. Public health agencies should establish a more significant presence on YouTube to reach more people and engage in broader partnerships to promote health educational material.Penetrasi internet dan media sosial di Indonesia semakin meningkat, dengan persentase pengguna terbesar berasal dari kaum muda. Internet dan media sosial dapat menjadi wahana untuk mempromosikan dan menjual produk kepada kaum muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan video di YouTube yang potensial didapatkan oleh seorang pengguna ketika menggunakan kata kunci "rokok" dalam pencarian. Kami berhipotesis bahwa video terkait rokok di YouTube dapat berisi materi yang mengacu pada kategori (1) tobacco advertising, promotion and sponsorship (TAPS); atau (2) Non-TAPS. Penelusuran YouTube dilakukan pada Oktober 2022, dan kami hanya mempertimbangkan video yang dipublikasikan selama Juni 2022. Kami mengklasifikasikan konten video ke dalam kategori TAPS dan Non-TAPS berdasarkan judul dan deskripsinya. Selanjutnya, Kami menganalisis jumlah yang melihat, menyukai, dan memberi komentar dari setiap video secara deskriptif. Kami memperoleh 210 video dan mengecualikan 24 video yang tidak terkait dengan tujuan studi. Sebagian besar  video masuk dalam kategori  TAPS (84%) dibandingkan dengan Non-TAPS (16%). Pada video Non-TAPS terdapat Iklan Layanan Masyarakat Anti Rokok (3%). Video yang masuk dalam kategori Non-TAPS sebagian besar diterbitkan oleh kanal Berita dan kanal Pemerintah (57%), sedangkan individu, termasuk UMKM dan pengecer, sebagian besar membuat video terkait TAPS (78%). Video terkait TAPS cenderung lebih banyak disukai dan dikomentari oleh pemirsa. YouTube adalah media potensial untuk mempromosikan kesehatan, sayangnya video terkait TAPS jauh lebih mudah ditemukan. Institusi kesehatan masyarakat perlu menghadirkan lebih banyak video terkait promosi kesehatan di YouTube agar mudah dijangkau oleh lebih banyak pemirsa, serta melibatkan kemitraan yang lebih luas untuk mempromosikan materi pendidikan kesehatan

    Hubungan Pola Asuh Orangtua dengan Kejadian Pelecehan Seksual

    Get PDF
    Sexual harassment is the misuse of the relationship between a woman and a man that harms one of the parties. Based on data reports on cases of violence in Lampung Province in 2022, there were 41% cases of sexual harassment. One of the factors that influence the incidence of sexual harassment is parenting style. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting style and the incidence of sexual harassment at SMP X Pesisir Barat Regency in 2023. This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The population in this study were all class VIII teenagers at SMP X Pesisir Barat District with a total of 150 people. The sampling technique used is total sampling. Data collection techniques using a questionnaire. Data analysis using chi-square. The results of this study indicated that there were 38 (25.3%) respondents who had experienced sexual harassment and 112 (74.7%) respondents who had never experienced sexual harassment. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between authoritarian parenting styles (p=0.001; 0.008), democratic fathers (p=0.024), negligent parenting (p=0.039; 0.029), and spoiling parents (p=0.042; 0.045). with incidents of sexual harassment. Meanwhile, the mother's democratic parenting style (p=0.791) was not related to the incidence of sexual harassment. It is hoped that health workers can be educated about boundaries in sexuality so that adolescents understand boundaries that can be guarded and considered private.Pelecehan seksual merupakan penyalahgunaan hubungan perempuan dan laki-laki yang merugikan salah satu pihak. Berdasarkan laporan data kasus kekerasan di Provinsi Lampung tahun 2022 terdapat 41% kasus pelecehan seksual. Faktor yang mempengaruhi kejadian pelecehan seksual salah satunya adalah pola asuh orangtua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan kejadian pelecehan seksual di SMP X Kabupaten Pesisir Barat tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja kelas VIII di SMP X Kabupaten Pesisir Barat dengan jumlah 150 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 38 (25,3%) responden yang pernah mengalami pelecehan seksual dan 112 (74,7%) responden tidak pernah mengalami pelecahan seksual. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pola asuh otoriter ayah ibu (p=0,001; 0,008), demokratis ayah (p=0,024), lalai ayah ibu (p=0,039; 0,029), dan memanjakan ayah ibu (p=0,042; 0,045) dengan kejadian pelecehan seksual. Sedangkan pola asuh demokratis ibu (p=0,791) tidak berhubungan dengan kejadian pelecehan seksual. Diharapkan petugas kesehatan dapat edukasi mengenai batasan-batasan dalam seksualitas sehingga remaja mengerti batasan-batasan yang dapat dijaga dan dianggap privasi

    Pengaruh Pijat Akupresur Laktasi (Akuprelaktasi) terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas di Kabupaten Tegal

    Get PDF
    In Tegal Regency in 2022, the coverage of babies aged under 6 months who receive exclusive breastfeeding is 67.96%. Tegal Regency Government is currently continuing to strive for 2026 coverage of babies aged under 6 months who receive exclusive breast milk of 85%. This research aims to determine the effect of lactation acupressure massage on breast milk production in postpartum mothers. Quantitative research uses a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The population in this study was postpartum mothers in the Tegal Regency, namely 100 postpartum mothers. The sampling period was from November until December 2023; the samples used were all postpartum mothers on days 1-3. The sampling technique used a cluster sampling technique; 50 postpartum mothers were in the treatment group, and 50 postpartum mothers were in the control group. The results of statistical tests using Wilcoxon obtained a P-value of 0.000 at a significance level of 5% (0.000<0.005), in this case indicating that the research hypothesis was accepted, meaning that there was an effect of lactation acupressure massage on breast milk production in postpartum mothers.Di Kabupaten Tegal tahun 2022 cakupan bayi dibawah 6 bulan yang hanya mendapat ASI ekslusif sebesar 67,96%, Pemerintah kabupaten Tegal saat ini terus berupaya untuk tahun 2026 cakupan bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI ekslusif sebesar 85%. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh pijat akupresure laktasi terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian dengan metode kuantitatif memakai rancangan quasy experimental design dengan desain non equivalent control grup design.  Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas di Kabupaten Tegal yaitu 100 orang ibu nifas. Periode pengambilan bulan November-Desember 2023, sampel yang digunakan seluruh ibu nifas hari ke 1-3, Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling, 50 ibu nifas pada kelompok perlakuan dan 50 ibu nifas pada kelompok kontrol. Hasil uji statistic menggunakan Wilcoxon didapatkan P-value 0,000 pada derajat kemaknaan 5% (0,000<0,005), dalam hal ini menunjukan bahwa hipotesis penelitian diterima artinya ada pengaruhnya pijat Akupresure laktasi terhadap produksi ASI ada ibu nifas

    Analisis Penerapan Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, Shitsuke, dan Good Manufacturing Practices Unit Blow Molding PT. X

    Get PDF
    The manufacturing industry must have competent and qualified human resources to be able to produce products that meet standards so that the company can the highest possible profit. Companies must not only be supported by adequate infrastructure, but also by a good and optimal work culture. The form of support provided is the implementation of 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, Shitsuke) and GMP. (Good Manufacturing Practices). The study aims to analyze the application of 5S and GMP to the Blow Molding Unit at Company X. This is a quantitative descriptive study. The study was conducted in an observational manner aimed at observing the working environment conditions of the Blow Molding Unit directly according to the actual conditions. The research location is one of the plastic manufacturing companies that manufactures cosmetic packaging. The research was conducted in December 2023. Data collection is done by observation methods, interviews, and documentation. The results of this study show that applications with the category "Good" (≥ 85) were obtained on the aspects of Seiri, Seiton, Shitsuke, and Good Manufacturing Practices. This research concludes that the application of Seiri, Seiton, Shitsuke, and Good Manufacturing Practices has met the targets set by the company. The advice from this study is to optimize the implementation of internal audits, monitor operators, and reward operators who successfully implement 5S and GMP.Industri manufaktur harus memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas untuk dapat menghasilkan produk yang sesuai standar sehingga perusahaan dapat mencapai keuntungan setinggi-tingginya. Perusahaan tidak hanya didukung dari infrastruktur yang memadai, tetapi juga harus didukung oleh adanya budaya kerja yang baik dan optimal. Bentuk dukungan yang diberikan adalah adanya penerapan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu, Shitsuke) dan GMP (Good Manufacturing Practices). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan 5S dan GMP pada Unit Blow Molding di Perusahaan X. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan secara observasional yang bertujuan untuk mengamati kondisi lingkungan kerja pada Unit Blow Molding secara langsung sesuai keadaan aktual. Lokasi penelitian berada di salah satu perusahaan manufaktur plastik yang memproduksi kemasan kosmetik. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2023. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan dengan kategori “Baik” (≥ 85) diperoleh pada aspek Seiri, Seiton, Shitsuke, dan Good Manufacturing Practices. Penerapan dengan kategori “Cukup” (65-84) diperoleh pada aspek Seiso dan Seiketsu. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan Seiri, Seiton, Shitsuke, dan Good Manufacturing Practices sudah memenuhi target yang ditetapkan perusahaan. Saran dari penelitian ini adalah mengoptimalkan pelaksanaan audit internal, melakukan monitoring pada para operator, dan memberikan reward terhadap operator yang berhasil menerapkan 5S dan GMP dengan baik

    Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Sosial Berkaitan dengan Keikutsertaan Masyarakat pada Program Vaksinasi COVID-19 di Tulehu, Maluku Tengah

    Get PDF
    Data on vaccination coverage in Central Maluku Regency is the Regency with the second lowest percentage after West Seram. Tulehu Village is one of two villages with low vaccination rates in Salahutu District with a vaccine percentage of 35.59%. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge, attitudes, and social support with community participation in COVID-19 vaccination in Tulehu Village, Central Maluku Regency in 2022. This study was a quantitative analytical study with a cross-sectional approach and a sample of 106 respondents. This research uses a purposive sampling technique. The results of the research conducted showed a relationship between knowledge (p = 0.022), attitude (p = 0.048), and social support with community participation in Tulehu Village in the COVID-19 vaccination program (p = 0.027). The results of this study indicate a relationship between the dependent and independent variables. These results can be concluded that the better a person's knowledge, attitudes, and social support, the better one's participation in the COVID-19 vaccination will be. It is recommended to increase education and support to the community regarding COVID-19 vaccination.Data cakupan vaksinasi Kabupaten Maluku Tengah merupakan Kabupaten dengan persentase terendah kedua setelah  Seram bagian Barat. Desa Tulehu merupakan salah satu dari dua desa dengan angka vaksinasi rendah di Kecamatan Salahutu dengan persentase vaksin sebanyak 35,59%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan sosial dengan keikutsertaan masyarakat pada vaksinasi COVID-19 di Desa Tulehu Kabupaten Maluku Tengah tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel sebanyak 106 responden. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan hubungan  pengetahuan (p=0,022), sikap  (p=0,048), dukungan sosial dengan keikutsertaan masyarakat di Desa Tulehu pada program vaksinasi COVID-19 (p=0,027). Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara variabel dependen dan independen, Hasil ini dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan, sikap dan dukungan sosial seseorang maka keikutsertaan seseorang dalam vaksinasi COVID-19 akan semakin baik juga. Disarankan untuk meningkatkan edukasi dan dukungan kepada masyarakat terkait vaksinasi COVID-19

    444

    full texts

    548

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Komunitas
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇