Jurnal Empirika
Not a member yet
115 research outputs found
Sort by
Anak Jalanan pada Masa Pandemi COVID-19 di Kota Palembang
Penelitian ini mengkaji tentang keberadaan anak jalanan pada masa pandemi Covid-19 yang semakin bertambah, dimana hal ini ditandai dengan terjadinya penambahan jumlah anak jalanan yang kebanyakan masih sekolah, penambahan lokasi penyebaran, dan penambahan variasi pekerjaan anak jalanan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan potret anak jalanan pada masa pandemi Covid-19 di Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan alat analisis berupa teori Fenomenologi dari Alfred Schutz. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan anak jalanan di Kota Palembang bermula dari latar belakang sosial ekonomi keluarga yang rendah, hingga kemudian membentuk munculnya motif yang mendorong mereka dalam memutuskan untuk turun ke jalanan yaitu because of motive dan in order to motive. Kehidupan sehari-hari anak jalanan pada masa pandemi Covid-19 beraktivitas sebagai penjual kantong asoy, nyilper, nyapu dan penjual jas hujan. Kemudian, anak jalanan dalam memaknai pengalaman sehari-harinya dari kegiatannya tersebut yaitu sebagai tindakan bermanfaat yang bisa menghasilkan uang, namun disamping itu menjadi anak jalanan juga dimaknai sebagai tindakan temporer.
GAYA HIDUP KONSUMSI FASHION MAHASISWA UNIVERSITAS SRIWIJAYA ASAL KABUPATEN MUARA ENIM
This research examines the "Fashion Consumption Lifestyle of Sriwijaya University Students from Muara Enim Regency". In this modern era, fashion is no longer done to fulfil primary needs but only to gain popularity among society or higher social status, including late teens, namely Sriwijaya University students from Muara Enim Regency. They constantly update their fashion by using trendy fashion. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, participant observation and documentation. This research uses Bourdieu's practice theory. The results of the study show that students at Sriwijaya University, Palembang campus, who come from Muara Enim Regency, are part of the fashion consumption lifestyle, who always consume fashion that is currently trending from local brands and well-known brands (branded) while always looking neat, fashionable and fashionable. They want to show their existence in society and to gain recognition within their circle of friends, especially within the Sriwijaya University Palembang Campus
FENOMENA OVERSHARING DI INSTAGRAM PADA GENERASI MUDA DI KOTA TANJUNG PINANG
The use of social media for the majority of the younger generation is in the stage of adjusting to society's life. When using a smartphone and connected to the internet, social media users can freely interact without being hindered by time and place. This causes oversharing in the younger generation, oversharing, namely individual behavior that is excessive in sharing something on their social media accounts, with this oversharing the young generation in Tanjungpinang City has a pattern in uploading photos or videos on Instagram accounts. Researchers used a type of qualitative research method, with the technique of determining the informant, namely purposive sampling technique. Researchers took as many as 6 informants. With data collection techniques using observation, interviews, and documentation as well as data analysis techniques in this study using concepts related to symbols, existence and taste. The results of this study show that there are young people in Tanjungpinang City who upload photos or videos through symbols and display activities that show the existence and tastes of the account owner
Pengaruh Intensitas Penggunaan Smartphone Terhadap Perilaku Prososial Pada Mahasiswa/i Universitas Sriwijaya
Penelitian ini membahas tentang “Pengaruh Intensitas Penggunaan Smartphone Terhadap Perilaku Prososial Pada Mahasiswa/i Universitas Sriwijaya†dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 34.164 mahasiswa Universitas Sriwijaya yang sedang menempuh pendidikan S1 dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 mahasiswa yang di dapatkan dengan menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan metode kuesioner yang menggunakan skala likert dengan lima kriteria jawaban. Hasil penelitian menuunjukkan bahwa intensitas penggunaan smartphone memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial pada mahasiswa Unsri, yang ditunjukkan dari uji product moment pearson diperoleh r hitung sebesar 0,282 > 0,195 (r tabel) dan uji koefisien determinasi menunjukkan besaran pengaruh dari intensitas penggunaan smartphone terhadap perilaku prososial pada mahasiswa/i Unsri hanya 7,9 % sedangkan 92,1 % dipengaruhi oleh faktor lainnya
KONTROL SOSIAL UPTD KPH LIWA TERHADAP PERAMBAHAN HUTAN LINDUNG BUKIT PALAKIAH REG 48 B WILAYAH TANJUNG RAYA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Penelitian ini membahas mengenai kontrol sosial Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Liwa terhadap perambahan hutan lindung Bukit Palakiah Reg 48 B Wilayah Tanjung Raya Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini akan membahas isu penelitian melalui teori kontrol sosial Soekanto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Peneliti menggunakan strategi penelitian studi kasus untuk menggali kasus kontrol sosial UPTD Lima terhadap perambah hutan lindung. Hasil penelitian menunjukkan ada lima bentuk kontrol sosial UPTD KPH Liwa, yaitu (1) feedforwad control melalui citra satelit, (2) Penyuluhan terhadap masyarakat perambah hutan lindung, (3) Patroli dalam kawasan hutan lindung, (4) Mitra UPTD KPH Liwa dan, (5) Pemberian sanksi pidana. Ada lima hambatan kontrol sosial UPTD KPH Liwa, seperti (1) status lahan, (2) perbedaan kepentingan antar kelompok, (3) keterbatasan sarana dan prasarana, (4) keterbatasan dana oprasional, serta (5) kurangnya pegawai profesional. Dalam melakukan kontrol sosial UPTD KPH Liwa perlu untuk lebih terorganisir lagi tertutama jadwal waktu pelaksanaan kegiatan-kegiatan kontrol sosial serta mekanisme kegiatan kontrol sosial
Etika Subsistensi Petani Rawa Lebak di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir
Penelitian ini bertujuan menggambarkan etika subsistensi petani rawa lebak di Desa Ibul Besar I Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melaui observasi, wawancara dan dokumentasi serta alat analisis menggunakan teori etika subsistensi James Scott. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadaan ekonomi petani yang miskin dipengaruhi oleh tingginya kebergantungan terhadap keadaan alam yang tidak menentu dan mahalnya ongkos produksi turut menjadi beban ekonomi yang pada akhirnya menguras hasil panen petani. Dalam upaya memenuhi kebutuhan keluarga, terdapat dua opsi yang lazim dilakukan petani yaitu secara swadaya mengambil pekerjaan-pekerjaan sektor informal dengan menjadi buruh, kerja serabutan serta merantau ke daerah lain. Risikonya, opsi ini menuntut petani untuk senantiasa bekerja tanpa henti. Kemudian mengambil opsi meminta bantuan kepada sanak saudara atau tetangga saat kehabisan pangan dan saat akan mengawali proses menanam padi. Risikonya Petani tidak dapat memperoleh bantuan sesuai dengan yang mereka harapkan, sedangkan meminjam beras ke pabrik memungkinkan pihak pabrik mengambil keuntungan yang besar dari kondisi sulit petani. Dengan demikian, etika subsistensi petani di Desa Ibul Besar I tercermin dalam prinsip mereka saat mengambil keputusan, yakni lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan subsisten daripada keuntungan yang besar dari produksinya
Tranformasi Pengobatan Oukup Rando sebagai Bentuk Eksistensi Sosial Pengobatan Tradisional Suku Batak Karo di Era Modern
Oukup merupakan pengobatan tradisional suku batak Karo dengan menggunakan teknik penguapan dari rebusan air yang berisikan rempah-rempah alami. Dengan berbagai jenis penyakit dapat disembuhkan melalui pengobatan oukup. Maka dari itu oukup sampai saat ini masih terus berkembang dan diminati dari berbagai kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui eksistensi sosial oukup pengobatan tradisional suku batak Karo di era modernisasi. (2) Untuk mengetahui faktor yang membuat oukup adasampai saat ini. (3) Untuk mengetahui strategi dalam mempertahankan eksistensi sosial oukup di era modernisasi seperti ini. Metode penelitian menggunakan kualitatif bersifat deskriftif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 10 informan dengan kategori 1 pendiri usaha rumahan oukup Rando, 3 karyawan oukup dan 6 pengguna oukup. Penelitian ini penting untuk dilakukan agar dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait oukup sebagai pengobatan tradisional suku batak Karo dalam mempertahankan eksistensi sosialnya di era modernisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi sosial obat tradisional yang memadai bagi masyarakat batak karo masih tetap eksis di tengah persaingan obat modern. Ada beberapa faktor yang menyebabkan oukup masih ada sampai saat ini, yaitu didukung dengan modal sosial. Faktor lainnya seperti warisan leluhur, pertimbangan ekonomis, faktor sosial yang menyebarkan informasi dari satu orang ke orang lain, peran media massa, pengobatan tradisi alternatif untuk kesehatan, dan strategi dalam mempertahankan oukup
NIKAH MUDA DALAM PANDANGAN MASYARAKAT DESA KEPULAUAN SIMEULUE (Studi Kasus di Desa Lubuk Baik, Kec. Alafan, Simeulue, Aceh)
Young marriage, in the view of the Simeulue community, is a new fact that is present today in a society that aims to avoid violence among teenagers. Young marriage is a sacred bond performed by a pair of teenage men and women who should not be married yet. The purpose of this study is to explain the views of the Simeulue community about the factors that influence the rise of young marriage and the social impact of young marriage. This research uses qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that the factors that influence parents to allow children to marry young are economic factors and environmental factors. Meanwhile, the impact that occurs due to young marriage is the disconnection of children's education and the family's economic conditions that are far from sufficient to meet family needs and cause disharmonious households, even divorce
Pengaruh Intensitas Penggunaan Fitur Tiktok Shop Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Generasi Z (Studi Di Desa Batu Ampar Baru Kabupaten Ogan Komering Ilir)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh penggunaan fitur TikTok shop terhadap perilaku konsumtif pada generasi Z. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif dengan sifat penelitian asosiatif. Teori uses and effect dari Sven Windahl (1979) ialah teori yang digunakan dalam penelitian ini, yang menyatakan bahwa kebutuhan hanya salah-satu dari faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penggunaan media. Dalam penelitian ini data diperoleh dengan menyebar kuesioner penelitian kepada 80 informan yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat korelasi yang positif serta signifikansi antara intensitas penggunaan fitur TikTok shop terhadap perilaku konsumtif pada generasi Z dengan hasil uji hipotesis Pearson Product Moment (rhitung) sebesar 0,500 yang lebih besar dari rtabel (0,220) dengan signifikansi 0,05 dan hasil nilai thitung > ttabel atau 5,099 > 1,990. Kemudian diketahui persentase besaran pengaruh intensitas pengunaan fitur TikTok terhadap perilaku konsumtif pada generasi Z yaitu dengan menghitung koefisien determinasi (R2) yaitu memperoleh hasil sebesar 25% yang dapat diartikan bahwa 25% perilaku konsumtif ditentukan oleh besarnya intensitas penggunaan fitur TikTok shop dan 75% ditentukan oleh faktor lainnya
Peran Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam Menyelesaikan Perkara Sako dan Pusako di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Kerapatan Adat Nagari (KAN) dalam menyelesaikan perkara sako dan pusako di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan strategi etnografi. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 11 informan, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kerapatan Adat Nagari Sulit Air sudah berupaya dalam menjalankan perannya menyelesaikan perkara sako dan pusako sesuai dengan hukum adat istiadat yang berlaku. Sebagaimana dalam peraturan daerah yang sudah ditetapkan bahwa penyelesaian perkara diselesaikan dengan proses bajanjang naik batanggo turun. Kemudian masyarakat dan Pemerintah Nagari Sulit Air memiliki harapan yang besar terhadap Kerapatan Adat Nagari agar bisa menyelesaikan perkara sako dan pusako sehingga dapat membuat keputusan yang jelas. Namun dalam proses penyelesaian ini masih ada beberapa perkara yang belum bisa diselesaikan oleh Kerapatan Adat Nagari dan belum bisa memberikan keuputusan yang jelas terhadap suatu perkara. Kemudian masyarakat dan Pemerintah Sulit Air menilai bahwa Kerapatan Adat Nagari sudah berupaya menjalankan perannya walaupun masih jauh dari harapan yang mereka inginkan