Jurnal Keperawatan
Not a member yet
    128 research outputs found

    HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN GADGET DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK SISWA SISWI KELAS IV DAN V DI SEKOLAH DASAR NEGERI BUKUR KABUPATEN MADIUN

    Get PDF
    Lama penggunaan gadget dapat mempengaruhi pada prestasi belajar pada anak sekolah dasar karena pertumbuhan dan peerkembangan mulai dari bayi sampai lanjut usia memiliki pemahaman yang berbeda. Pada zaman sekarang anak sekolah dasar sudah sering main gadget dan orang tua kurang memberikan perhatian kepada anaknya sehingga prestasi belajar menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama penggunaan gadget dengan prestasi belajar pada anak siswa siswi kelas IV dan V di SDN Bukur Kabupaten Madiun.   Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian sejumlah 41 responden dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan lama penggunan gadget yang rata-rata 4,50 jam dan prestasi belajar rata-rata 82,96. Hal ini sesuai dengan bahwa p-value = 0,293 > 0,05 artinya H0 diterima berarti tidak ada hubungan lama penggunan gadget dengan prestasi belajar pada siswa di sekolah dasar. Dalam penelitian ini belajar di rumah selama 2 jam dan pada waktu belajar malam mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB pada saat proses belajar diharapkan tanpa menggunakan gadget. Sehingga lama penggunaan gadget tidak berpengaruh pada prestasi belajar dan disarankan kepada orang tua untuk lebih meningkatkan proses belajar anak dan lebih memperhatikan anaknya

    HUBUNGAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID-19 DENGAN KECEMASAN SAAT AKAN MENJALANI VAKSINASI COVID-19

    Get PDF
    Pandemi covid-19 yang terjadi saat ini memicu terjadinya perubahan pada kehidupan masyarakat dan memaksa pemerintah untuk menerapkan berbagai kebijakan guna mengatasi penyebaran covid-19 di Indonesia. Salah satu program yang digagas untuk mengatasi covid-19 adalah dengan mengupayakan adanya kekebalan komunitas (herd immunity) melalui program vaksinasi covid-19. Namun program vaksinasi covid-19 yang dilakukan pemerintah masih mengalami hambatan karena banyaknya informasi salah terkait dengan vaksin itu sendiri sehingga memicu terjadinya kecemasan pada masyarakat dan persepsi yang beragam. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat RW.01 Desa Bangkok Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 142 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah persepsi masyarakat tentang vaksin covid-19, dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah kecemasan saat akan menjalani vaksinasi Covid-19. Untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat tentang vaksin covid-19 dengan kecemasan saat akan menjalani vaksinasi covid-19 di Desa Bangkok Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan, maka akan dilakukan uji Koefisien Kontingensi dengan bantuan SPSS dengan tingkat kemaknaan α = 0.05. Dari hasil uji koefisien kontingensi dengan signifikasi α (0,05) didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < signifikasi α (0,05) maka hipotesis penelitian diterima yang berarti ada hubungan antara persepsi masyarakat tentang vaksin covid-19 dengan kecemasan saat akan menjalani vaksinasi Covid-19 di Desa Bangkok Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. Dibutuhkan kerjasama berbagai pihak yaitu pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, perangkat desa dan tokoh agama untuk saling bersinergi guna melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai vaksin covid-19 sebagai salah satu upaya untuk menurunkan derajat keparahan akibat terpapar virus corona (SARS-CoV-2) serta untuk mempercepat pembentukan herd immunity di masyaraka

    EFEKTIVITAS KONSUMSI DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA

    Get PDF
    Kehamilan merupakan kondisi yang sangat rentan terhadap segala macam stres yang berakibat pada terjadinya perubahan fisiologis  maupun fungsi metabolik. Anemia yang terjadi pada ibu hamil dapat mengakibatkan penurunan imunitas tubuh, penurunan kemampuan konsentrasi serta memicu terjadinya penurunan produktivitas. Pada tingkat yang lebih tinggi, anemia yang dialami ibu hamil akan memperbesar resiko kematian ibu melahirkan, bayi lahir prematur dan BBLR (berat bayi lahir rendah). Program pengendalian anemia pada ibu hamil yang dilakukan oleh pemerintah selama ini adalah dengan memberikan asupan zat besi dalam bentuk tablet penambah darah (TTD / tablet Fe). Namun fakta dilapangan masih sering ditemukan ibu hamil yang enggan atau seringkali lupa untuk mengkonsumsi suplemen tablet Fe yang diberikan oleh tenaga kesehatan sesuai dengan anjuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas konsumsi daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah Puskesmas Lekok Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre post control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja PKM Lekok Kabupaten Pasuruan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja PKM Lekok Kabupaten Pasuruan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode probability sampling dengan jenis simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah intervensi konsumsi daun kelor. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kadar hemoglobin pada ibu hamil. Guna mengetahui efektivitas konsumsi daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah PKM Lekok Kabupaten Pasuruan digunakan uji paired t test dengan signifikasi α : 0,05. Dari hasil uji wilcoxon dengan signifikasi α : 0,05 didapatkan nilai asymp sig (2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai asymp sig (2-tailed) sebesar 0,000 < α : 0,05 maka hipotesis penelitian diterima yang berarti konsumsi daun kelor efektif terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Lekok Kabupaten Pasurua

    DETERMINAN FAKTOR PERCERAIAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KOTA MOJOKERTO

    Get PDF
    Pandemi covid-19 saat ini menjadi permasalahan dunia yang serius dengan jumlah kasusnya yang selalu mengalami peningkatan setiap harinya sejak diumumkan temuan confirm covid-19 pertama kali dan menyerang setiap orang tanpa memandang usia maupun jenis kelamin dan sudah dikategorikan sebagai pandemi global. Salah satu sektor yang terdampak dari adanya pandemi Covid-19 ini adalah sektor perekonomian. Berbagai usaha ekonomi seperti perdagangan maupun produksi mengalami penurunan karena berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah guna menekan laju penyebaran covid-19. Pada tatanan rumah tanggan, pandemi covid-19 menyebabkan banyak permasalahan dalam keluarga terutama penurunan jumlah pendapatan keluarga, konflik dalam keluarga, hingga terjadinya perceraian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan faktor perceraian selama masa pandemi covid-19 di Kelurahan Gununggedangan Kota Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah WUS (wanita usia subur) yang pernah / masih menikah. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan selama kurun waktu 3 bulan. Uji analisa yang digunakan untuk mengetahui determinan faktor perceraian selama masa pandemi covid-19 di wilayah Kota Mojokerto adalah uji korelasi rank spearman rho dengan signifikasi α : 0,05 Dari hasil analisa data penelitian menggunakan uji regresi multiples (berganda) didapatkan dua faktor dominan yang berpengaruh terhadap perceraian adalah pendidikan responden dengan signifikasi sebesar 0,025 dan pendapatan keluarga dengan signifikasi sebesar 0,010 Selama masa pandemi covid-19, dibutuhkan adanya kesadaran dari setiap anggota keluarga (suami dan istri) untuk memahami kondisi dari masing-masing pasangan. Menahan diri dan memberikan dukungan penuh kepada setiap pasangan, akan menjadikan keluarga lebih harmonis dan siap dalam menghadapi pandemi termasuk konsekuensi yang muncul akibat terjadinya pandemi guna mencapai ketahanan keluarga yang bai

    PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG COVID-19 ; VALIDITAS DAN RELIABILITAS KUESIONER PENELITIAN

    Get PDF
    Pandemi covid-19 yang terjadi saat ini sudah menimbulkan banyak perubahan pada kehidupan masyarakat serta berbagai sistem pelayanan yang ada. Termasuk dalam hal ini adalah pemberlakuan berbagai kebijakan yang dimaksudkan untuk mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Salah satu faktor yang mempengaruhi berbagai kebijakan penanganan covid-19 adalah persepsi yang dimiliki oleh masyarakat. Mengetahui persepsi yang dimiliki masyarakat terkait covid-19 akan memudahkan penentu kebijakan untuk mengambil langkah yang tepat. Untuk itu dibutuhkan adanya suatu instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran mengenai persepsi masyarakat tentang covid-19.  Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Pemilihan sampel penelitian ditentukan menggunakan simple random sampling. Analisa data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Uji validitas kuesioner penelitian persepsi tentang covid-19 dilihat berdasarkan nilai R hitung yang didapatkan dan selanjutnya dibandingkan dengan R tabel. Jika nilai R hitung > R tabel maka butir kuesioner penelitian dinyatakan valid. Selanjutnya kuesioner penelitian dilakukan uji reliabilitas guna mengetahui apakah kuesioner penelitian yang telah disusun dapat dikatakan reliabel atau tidak sebagai instrumen penelitian. Uji reliabilitas pada kuesioner penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis alpha cronbach dimana instrumen penelitian dinyatakan reliabel atau konsisten dalam mengukur jika nilai alpha cronbach yang didapatkan lebih dari 0,60. Dari hasil pengujian validitas instrumen penelitian didapatkan seluruh butir pernyataan penelitian persepsi tentang covid-19 dinyatakan valid dengan nilai R hitung > R tabel (0,361). Dari hasil uji reliabilitas instrumen penelitian persepsi tentang covid-19 didapatkan nilai cronbach alpha sebesar 0,990 dimana reliabilitas instrumen persepsi tentang covid ini dikategorikan menjadi reliabilitas sangat bai

    EFEKTIFITAS PROMOSI KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN FEAR-APPEAL MESSAGE UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT KEPATUHAN MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL

    Get PDF
    The COVID-19 pandemic is currently occurring in various regions of the world, including Indonesia. The Covid-19 pandemic forces policy makers in Indonesia to implement various policies, such as large-scale restrictions to the implementation of the new normal. However, all government control programs require full awareness and support from all parties, including the community. The purpose study to identify effectiveness of health promotion with the fear-appeal message approach to increasing level of compliance community in era new normal. The research design used pre-experimental study with probability sampling. Data analysis was performed using paired t test. The results showed that there was a significant difference level of compliance in the intervention group before and after being given health promotion with the appeal message approach (p value <0.005). The paired t test results showed the experimental group ρ value = 0,000, and ρ control group = 0,001 α = 0,05 so that ρ <α There was the influence level of compliance after being given health promotion with the appeal message approach. Providing education to experimental groups with video media is more effective The approach to fear-appeal message is able to increase level of compliance in community with health protocols in the era new normal so that the incidence of new COVID-19 cases decrease

    HUBUNGAN PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA

    Get PDF
    Perilaku seksual diluar nikah merupakan perilaku menyimpang pada usia remaja. Hal ini selain bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku di Indonesia, juga berpotensi memicu terjadinya gangguan terutama pada remaja puteri. Perilaku seksual pranikah pada usia remaja sangat beresiko untuk memicu terjadinya gangguan kesehatan karena organ reproduksi perempuan masih belum matang dan masih sangat rentan terkena kanker mulut rahim. Selain itu perilaku seksual diluar nikah akan meningkatkan resiko terjangkitnya penyakit menular seksual pada usia remaja dan terjadinya kehamilan diluar nikah. Remaja yang hasil diluar nikah menjadikan remaja harus menikah pada usia dini atau bahkan resiko paling fatal adalah melakukan tindakan aborsi untuk menghilangkan kehamilan yang terjadi. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pranikah pada remaja adalah persepsi yang dimiliki remaja tentang perilaku seksual pranikah itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi remaja tentang perilaku seksual pranikah dan perilaku seksual pranikah pada remaja di salah satu SMA di Kota Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan crosssectional. Variabel dalam penelitian ini adalah persepsi remaja tentang perilaku seksual pranikah dan perilaku seksual pranikah pada remaja. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Uji analisa data yang digunakan adalah fisher’s exact test dengan signifikasi 0,05. Jika nilai signifikasi yang didapatkan (P value) < 0,05 maka hipotesis penelitian diterima yang berarti ada hubungan antara pergaulan remaja dengan persepsi remaja tentang perilaku seksual pra nikah pada remaja di salah satu SMA di Kota Mojokerto. Hasil penelitian selanjutnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dari hasil uji fisher’s exact test didapatkan nilai Asymp sig (2-sided) sebesar 0,003 sehingga hipotesis penelitian diterima yang berarti terdapat hubungan persepsi remaja tentang perilaku seksual pranikah dan perilaku seksual pranikah pada remaja di salah satu SMA di Kota Mojokerto. Dibutuhkan peran serta berbagai pihak seperti dinas pendidikan yang diwakili oleh guru sekolah, dinas pendidikan yang diwakili oleh tenaga kesehatan, dan orang tua untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai perilaku seksual pranikah terutama mengenai dampak melakukan perilaku seksual pranikah agar remaja terhindar dari perilaku seksual pranika

    PENGARUH NYERI SENDI TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA PENDERITA OSTEOARTRITIS

    Get PDF
    Semakin bertambahnya usia, maka fungsi fisiologis juga akan mengalami penurunan akibat proses penuaan sehingga penyakit tidak menular banyak muncul pada lansia seperti penyakit sendi. Osteoartritis adalah penyakit degeneratif pada persendian terbanyak yang diderita lansia. Osteoartritis merupakan salah satu penyebab utama kegagalan fungsi yang mengganggu kualitas tidur dan mengurangi kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nyeri sendi terhadap kualitas tidur dan kualitas hidup lansia penderita osteoartritis. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 40 orang lansia yang di ambil secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara nyeri sendi dengan kualitas tidur dan kualitas hidup lansia penderita osteatritis (p < 0,05). Diharapkan perawat untuk tidak hanya menangani gejala dari osteartritis yaitu nyeri sendinya, tapi juga mengatasi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan mengambil pendekatan holistik saat merawat lansi

    ANALISIS PENGGUNAAN KONTRASEPSI DENGAN HASIL TEST PAPANICOLAOU PADA PASANGAN USIA SUBUR DI POLINDES TIRU LORWILAYAH KERJA PUSKESMAS ADAN-ADAN KABUPATEN KEDIRI

    Get PDF
    Keluarga berencana merupakan usaha suami-istri dalam mencegah terjadinya kehamilan untuk perencanaan keluarga. Penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur tanpa disertai dengan pola hidup bersih dan sehat, juga upaya pemeliharaan kesehatan reproduksi yang kurang dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang cukup serius. Test Papanicolaou telah terbukti dapat menurunkan kejadian karsinoma serviks yang ditemukan pada stasium pra-kanker, ceoplasia, intraepitel serviks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis penggunaan kontrasepsi dengan hasil test Papanicolaou pada pasangan usia subur. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel 35 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok yang menggunakan kontrasepsi dan kelompok yang tidak menggunakan kontrasepsi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang metode kontrasepsi yang digunakan, dan rekapitulasi hasil test Papanicolaou. Dari 35 responden, diketahui hasil test Papanicolaou pada 28 responden yang menggunakan kontrasepsi didapatkan 89,3% tergolong kelas II, yakni sel abnormal minimal termasuk jinak, dan dari 7 responden yang tidak menggunakan kontrasepsi 57,1% tergolong kelas I (normal). Hasil analisis data dengan uji Mann Whitney menunjukkan nilai p=0,007, p<0,05, maka Ho ditolak, sehingga diketahui ada perbedaan penggunaan kontrasepsi dengan hasil test Papanicolaou. Pendidikan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sangat diperlukan, terutama bagi pasangan usia subur yang menggunakan kontrasepsi. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan tindakan promotif dan preventifuntuk meminimalisir terjadinya gangguan kesehatan reproduksi bagi pengguna kontrasepsi, sehingga dapat mendorong mereka untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan mau berupaya untuk mendatangi tenaga kesehatan untuk memeriksakan kesehatan reproduksiny

    VALIDITAS DAN RELIABILITAS KUESIONER PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 (SARS-CoV-2)

    Get PDF
    Saat ini di seluruh dunia termasuk Indonesia sedang berjuang dan berupaya untuk melawan serta mengendalikan penyebaran penyakit sindrom pernafasan akut parah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang muncul dengan wujud baru dan dikenal dengan SARS-CoV-2 sebagai penyebab utama terjadinya pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi penyebaran covid-19 di Indonesia yang dimulai dengan penerapan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), kebijakan lockdown pada beberapa wilayah, meliburkan aktivitas sekolah, pembatasan kegiatan agama, penggunaan masker saat berada diluar rumah, cuci tangan dengan sabun secara sering, penerapan physical distance dan program lainnya yang mendukung upaya pencegahan penularan covid-19 termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai covid-19. Pengembangan alat ukur menjadi salah satu upaya yang harus dilakukan sebagai salah satu indikator keberhasilan penyampaian program kesehatan terkait covid-19 di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengukuran validitas (kesahihan) dan reliabilitas (keterandalan) kuesioner pengetahuan tentang covid-19 (SARS-CoV-2). .Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi validitas (kesahihan) dan reliabilitas (keterandalan) kuesioner pengetahuan tentang covid-19 (SARS-CoV-2). Penelitian ini dilakukan di dua lokasi yaitu Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang. Sampel dalam penelitian sebanyak 631 responden. Uji validitas kuesioner pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Uji reliabilitas kuesioner pada penelitian ini menggunakan uji Cronbach alpha coefficient. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas kuesioner pengetahuan tentang covid-19 (SARS-CoV-2) didapatkan kesimpulan bahwa kuesioner pengetahuan tentang covid-19 (SARS-CoV-2) valid dan reliabel untuk dapat digunakan sebagai alat ukur / instrumen penelitian yang mengukur pengetahuan tentang covid-19 (SARS-CoV-2

    127

    full texts

    128

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Keperawatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇