Jurnal Keperawatan
Not a member yet
    128 research outputs found

    EFEKTIFITAS METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PENATALAKSANAAN SNAKEBITE PADA KELOMPOK KARANG TARUNA

    Get PDF
    Kasus korban gigitan ular terjadi hampir di seluruh dunia. Ditemukan penderita yang selamat setelah gigitan ular mengalami disabilitas secara fisik dan disabilitas secara psikis. Lemahnya edukasi serta penyebaran informasi mengenai penanganan gigitan ular dapat meningkatkan tingkat kematian dan kecacatan. Untuk mencegah meningkatnya korban gigitan ular dibutuhkan keterampilan dalam melakukan penatalaksanaan snakebite secara tepat. Keterampilan dapat diperoleh salah satunya dengan metode demonstrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Metode Demonstrasi Terhadap Tingkat Keterampilan Penatalaksanaan Snakebite Pada Kelompok Karang Taruna di Desa Bader Kecamatan Dolopo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra-eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretest-postest. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang dengan teknik sampling purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan lembar ceklist SOP untuk mengukur hasil pre-test dan post-test. Dilakukan 1 kali intervensi dengan waktu 6 menit setiap responden. Hasil penelitian menggunakan uji paired t-test menunjukkan nilai p (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan kelompok karang taruna. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan metode demonstrasi rerata pre-test 3,55 dan setelah dilakukan metode demonstrasi reratapost-test menjadi 11,60. Sebelum dan sesudah dilakukanMetode demonstrasi disimpulkan bahwa metode demonstrasi efektif meningkatkan keterampilan penatalaksanaan snakebite. Kelompok karang taruna diharapkan bisa mempraktekkan secara langsung kepada korban gigitan ular sehingga tidak terjadi komplikasi lebih lanjut, serta dapat mengajarkan keterampilan penatalaksanaan snakebite pada anggota lain dan menerapkan pada kondisi gawat darurat yang mengancam nyaw

    POTENSI HERBAL INDONESIA SEBAGAI IMUNOMODULATOR BOOSTER SELAMA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Wabah penyakit covid-19 telah ditetapkan sebagai kegawatdaruratan kesehatan masyarakat dunia. Covid-19 juga menyebar luas di Indonesia sehingga memaksa pemerintah Indonesia untuk mengeluarkan berbagai kebijakan guna mengatasi penyebaran covid-19 agar tidak semakin meluas mengingat belum ada satupun tindakan medis yang terbukti efektif untuk mengatasi infeksi covid-19. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari terinfeksi covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh. Beberapa jenis tanaman yang ada di Indonesia berpotensi untuk menjadi imunomodulator booster untuk meningkat imunitas tubuh selama pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review. Tahap penelitian dilakukan dengan cara mengidentifikasi artikel penelitian dengan kata kunci imunitas tubuh, antioksidan, dan IC50. Dalam melakukan penelurusan ilmiah, peneliti menggunakan beberapa sumber yaitu google scholar, Science Direct, Pubmed, and Proquest. Selanjutnya artikel yang ditemukan dilakukan seleksi menggunakan kriteria penelitian yang telah ditentukan. Artikel yang diperoleh kemudian dianalisis dengan berdasarkan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses). Dari hasil penelitian, didapatkan beberapa tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh diantaranya adalah jahe merah (Zingiber officinale var rubrum), meniran (Phyllanthus niruri), sambiloto (Andrographis paniculata), sembung (Blumea balsamifera), temulawak (Curcuma zanthorrihiza L.) dan mengkudu (Morinda citrifolia L). Beberapa jenis herbal ini dapat dimanfaatkan secara tunggal maupun dikombinasi untuk mendapatkan hasil yang optimal. Selama masa pandemi covid-19, mempertahankan kondisi imunitas tubuh adalah upaya penting yang harus menjadi perhatian bagi semua manusia. Semakin tinggi imunitas tubuh, maka resiko terinfeksi virus covid-19 akan semakin menuru

    PERILAKU KONSUMSI OBAT TRADISIONAL DALAM UPAYA MENJAGA KESEHATAN MASYARAKAT BANGSAWAN SUMENEP

    Get PDF
    Sehat merupakan hak kebutuhan yang sangat mendasar bagi setiap manusia. Sistem kesehatan tradisional yang dikenal secara luas baru berfokus pada pengobatan saja (kuratif), ada upaya lain yang bersifat pencegahan (preventif) sebelum upaya pengobatan dilakukan. Mengenai peningkatan status kesehatan masyarakat upaya ini memiliki kedudukan yang sangat strategis, karena lebih murah dalam pembiayaan dan mudah dalam pelaksanaan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perilaku konsumsi obat tradisional dalam upaya menjaga kesehatan sehingga akan ditemukan konsep sehat sakit masyarakat bangsawan Sumenep. Metode yang digunakan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai perilaku menjaga kesehatan secara tradisional, dengan menggunakan studi kepustakaan dan wawancara mendalam (indepth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumsi obat tradisional mempunyai makna ketentraman batin (kepercayaan, penghormatan dan pengabdian mereka terhadap tradisi leluhur), mengendalikan hawa nafsu untuk menghindari dorongan perilaku yang dapat mensengsarakan kehidupan manusia, apalagi kesehatan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik semata. Akan tetapi, jika ditinjau dari sudut pandang ilmu kesehatan modern, perilaku tersebut ada hubungannya dengan kesehatan dan atau terjadinya suatu penyakit. Faktor yang mempengaruhi kesehatan berasal dari faktor internal dalam tubuh termasuk pengendalian hawa nafsu dan faktor eksternal termasuk kondisi lingkungan alam di sekitar manusia, sedangkan sakit dipengaruhi oleh faktor tingkah laku, guna-guna, lingkungan manusia dan takdir, sedang upaya pencegahan agar tetap sehat dengan perilaku manusia yang wajar serta kemampuan manusia dalam mengendalikan nafsunya dalam menjalani kehidupa

    PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM MEMERIKSAKAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SAAT KEHAMILAN

    Get PDF
    Masa kehamilan memberikan banyak perubahan pada ibu. Bila tidak ditangani dengan tepat, dapat berdampak negatif bagi kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya. Sebagai contoh, pada gigi yang tidak terawat, mengandung bakteri berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kunjungan ibu hamil dalam memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ditinjau dari pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemeriksaan gigi dan mulut di poli gigi Puskesmas Peterongan Jombang. Desain yang digunakan adalah deskriptif dimana populasinya adalah semua ibu hamil di Puskesmas Peterongan Jombang sebanyak 30 orang yang diambil secara total populasi. Variabel yang digunakan adalah variabel univariat, yaitu kunjungan ibu hamil, pengetahuan, dan sikap. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur berupa kuesioner yang  dijabarkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan narasi. Hasil penelitian dari 30 responden memperoleh hasil bahwa lebih dari setengah ibu hamil tidak berkunjung di poli gigi (66,7%), kurang dari setengah pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut adalah kurang (46,7%), lebih dari setengah sikap ibu terhadap pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut adalah menolak (72,7%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kunjungan ke poli gigi adalah kurang, pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut adalah kurang, dan ibu menolak terhadap pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Untuk itu perlu partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan sehingga dapat membiasakan diri melaksanakan upaya perawatan gigi dan mulut, terutama bagi ibu hami

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR

    Get PDF
    kesejahteraan psikologis mahasiswa tingkat akhir. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam memelihara kondisi mental karena dukungan keluarga mampu membuat individu merasa nyaman, dicintai dan diperdulikan sehinggaindividu menjadi lebih mudah mengendalikan emosinya dengan baik yang berpengaruh dalam kondisi kesejahteraan psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kesejahteraan psikologis pada pbm daring mahasiswa tingkat akhir Prodi S1 Keperawatan Stikes Dian Husada Mojokerto dimasa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling. Sampel yang digunakan yaitu 65 mahasiswa tingkat akhir Prodi S1 Keperawatan Stikes Dian Husada Mojokerto. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil analisis data penelitian ini yaitu diperoleh nilai signifikasi sebesar (0,000) dengan nilai standart signifikasi ρ < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,838 dengan arah korelasi positif (+). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan yang sangat kuat antara dukungan keluarga dengan kesejahteraan psikologis pada proses belajar mengajar secara daring mahasiswa tingkat akhir Prodi S1 Keperawatan Stikes Dian Husada Mojokerto dimasa pandemi covid 19 dan semakin baik dukungan keluarga maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis individu tersebu

    HUBUNGAN STRES DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAHPADA PASIEN HIPERTENSI

    Get PDF
    Stres dapat mengakibatkan hipertensi dengan menstimulasi sistem saraf dalam meningkatkan hormon yang menyempitkan pembuluh darah.Saat tubuh mengalami stres dan emosi maka terjadi perubahan secara fisiologis yang salah satunya adalah tekanan darah meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui hubungan stres dengan peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi di ruang rawat inap anggrek RS Kusta Sumberglagah. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi di di ruang rawat inap anggrek RS Kusta Sumberglagah, dengan jumlah sampel 21 orang, dan tehnik sampling yang digunakan adalah Quota sampling, instrument dalam penelitian ini menngunakan kuesioner, stetoskop, dan tensi meter. Tempat penalitian dilakukan di ruang rawat inap Anggrek Rumah Sakit Kusta Sumberglagah Kabupaten Mojokerto pada bulan Februari sampai dengan Maret 2021. Analisis data menggunakan uji spearman’s rho dengan nilai ρ (0,001)  < α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan antara stres dengan peningkatan tekanan darah. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden yang mengalami stress tinggi terjadi peningkatan tekanan darah sebanyak 10 orang (100%). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat stres seseorang maka semakin besar  terjadinya peningkatan tekanan darah, karena jika tubuh mengalami stres maka tubuh akan memberikan sinyal untuk menyempitkan pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan tekanan dara

    PENGARUH LOVING MASSAGE TERHADAP PROSES INVOLUSI DAN PENURUNAN NYERI POSTPARTUM

    Get PDF
    Loving Massage terbukti dapat memberikan kenyamanan, mengurangi kecemasan, mengalihkan rasa nyeri yang dialami dan Loving Massage juga dapat memproduksi hormon-hormon pada tubuh yang dapat memberikan kenyaman pada ibu post partum. Tindakan  tersebut dapat merelaksasikan ketegangan dan mengatasi keletihan pasca melahirkan yang dapat memicu subinvolusi. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh loving massage terhadap proses involusi dan nyeri postpartum. Penelitian dilaksanakan di PMB Lilis Suryawati Jombang menggunakan desain quasi experimental. Populasi adalah ibu postpartum 2 jam sampai dengan 6 hari. Sampel diambil menggunakan purposive sampling masing0-masing sebanyak 20 ibu postpartum kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan hasil ρ-value 0.653 untuk involusi uterus dan 0,00 untuk nyeri postpartum. Kesimpulannya adalah tidak ada pengaruh signifikan antara loving massage dengan involusi uterus, tetapi ada efek jangka pendek dalam memberikan efek relaksasi dan mengurangi keletihan pasca persalinan. Sedangkan untuk nyeri postpartum ada pengaruh signifikan antara loving massage dengan nyeri postpartum, sehingga bisa diaplikasikan pada ibu postpartum untuk diberikan rileksasi untuk mengurangi ketidaknyamanan pada masa nifas.  Dukungan dan motivasi dalam bentuk dukungan psikologis dan peran dalam merawat bayi sangat diperlukan oleh ibu post- partum dalam menjaga proses involusi dan laktasi tetap lanca

    HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DIMASA PANDEMI COVID DENGAN INTERAKSI SOSIAL REMAJA

    Get PDF
    Intensitas penggunaan internet adalah tindakan atau keadaan remaja menikmati layanan internet dalam ukuran waktu tertentu dan seberapa sering memusatkan perhatiannya pada sehingga tidak dapat bertingkah laku sosial dengan orang lain. Tujuan penelitian adalah menjelaskan hubungan antara intensitas pengguna internet dengan interaksi sosial remaja Di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian menggunakan rancangan analitik korelasi. Populasinya semua remaja berusia antara 17-19 tahun Di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto yang berjumlah 130 remaja hingga didapatkan sampel 80 responden yang diambil dengan purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah interaksi sosial remaja dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan internet. Data diambil dengan menggunakan kuisioner dengan google from. Setelah terkumpul dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan dengan uji statistik Spearman’s Rho Test dengan bantuan SPSS versi 20.00. Hasil penelitian menunjukkan p (0,000 kurang dari α (0,05) dengan koefisien korelasi 0,883 dan arah hubungan negatif yang artinya ada hubungan yang kuat antara intensitas penggunaan internet di masa pandemi COVID-19 dengan interaksi sosial remaja di Desa Simbaringin Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas penggunaan internet yang tinggi menyebabkan interaksi sosial remaja berkurang. Semakin tinggi intensitas penggunaan internet di masa pandemi COVID-19 maka semakin rendah interaksi sosial remaja dan semakin rendah intensitas penggunaan internet di masa pandemi COVID-19 maka semakin tinggi interaksi sosial pada remaja. Remaja diharapkan menggunakan internet dengan bijak dan sewajarnya sesuai kebutuha

    PERSEPSI PASIEN MENGENAI PERILAKU CARING PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP

    Get PDF
    Rumah sakit berupaya memberikan mutu pelayanan terbaik sebagai penentu kepuasan pasien. Perilaku caring perawat menjadi salah satu indikator mutu pelayanan suatu rumah sakit yang diterima oleh masyarakat. Perilaku caring adalah esensi dari keperawatan yang membedakan perawat dengan profesi lain. Caring merupakan hal yang utama dalam praktik keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi pasien terhadap perilaku caring perawat di instalasi rawat inap. Desain penelitian adalah deskriptif eksploratif. Sampel dari penelitian ini adalah pasien rawat inap sejumlah 44 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81% responden memiliki persepsi tinggi terhadap perilaku caring perawat. Perawat direkomendasikan untuk mempertahankan dan terus meningkatkan perilaku caring yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Rumah Saki

    HUBUNGAN FAKTOR EKONOMI TERHADAP TERJADINYA PERNIKAHAN DINI DI KOTA MOJOKERTO

    Get PDF
    Pernikahan dini merupakan salah satu budaya yang masih dianut oleh sebagian masyarakat di Indonesia baik yang berada di perkotaan maupun pedesaan. Pernikahan dini yang terjadi secara tidak langsung akan memicu berbagai gangguan kesehatan baik yang dialami oleh pasangan yang menikah ataupun anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut. Hal ini dikarenakan kompleksnya permasalahan yang timbul akibat pernikahan dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor ekonomi terhadap terjadinya pernikahan dini di Kota Mojokerto. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan crosssectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kecamatan Magersari Kota Mojokerto. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah faktor ekonomi dan pernikahan yang terjadi. Data karakteristik responden penelitian disajikan dalam bentuk tabel ditribusi frekuensi yang terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan dan sumber informasi tentang kesehatan. Untuk mengetahui hubungan faktor ekonomi terhadap terjadinya pernikahan dini di Kota Mojokerto digunakan uji chi square. Analisa data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS. Dari hasil uji korelasi chi square didapatkan nilai asymp sig (2-sided) sebesar 0,020 < 0,05 sehingga hipotesis dalam penelitian diterima yang berarti ada hubungan antara faktor ekonomi terhadap terjadinya pernikahan dini di Kota Mojokerto. Menurunkan angka kejadian pernikahan dini membutuhkan peran dari berbagai pihak. Pemerintah melalui Kantor Urusan Agama harus menerapkan public policy pembatasan pernikahan sebelum pasangan mencapai usia ideal. Selanjutnya tenaga kesehatan dan petugas BKKBN harus secara rutin mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai resiko menikah di usia dini kepada masyarakat. Kerjasama berbagai lapisan masyarakat serta pemerintah dipercaya mampu untuk menurunkan angka kejadian pernikahan din

    127

    full texts

    128

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Keperawatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇