Al-Ulum
Not a member yet
388 research outputs found
Sort by
Hubungan antara Media Aplikasi Google Classroom dan Kreativitas Siswa dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa di Bekasi.
The purpose of this study was to determine the relationship between there is a significant relationship between the google classroom application media and PAI learning achievement, a significant relationship between student creativity, and a significant relationship between the google classroom application media and student creativity together with PAI learning achievements of students in Bekasi. The research method used in this study is survey and correlation methods. In this study the instrument used was a questionnaire primary data and learning outcomes using secondary data.The results of this study are the first, the google classroom application media has a significant relationship with PAI learning achievement. Evidenced by the results of data analysis (t count 5.165 > t table 1.67).KSecond, student creativity has a significant relationship with Islamic education learning achievement. Third, the google classroom application media and student creativity together have a significant relationship with PAI learning achievement. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan signifikan antara media aplikasi google classroom dengan prestasi belajar PAI, hubungan signifikan antara kreativitas siswa, dan hubungan signifikan antara media aplikasi google classroom dan kreativitas siswa secara bersama-sama dengan prestasi belajar PAI siswa di Bekasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan korelasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu. Populasi target dan populasi terjangkau. Hasil dari penelitian ini adalah yang pertama, media aplikasi google classroom mempunyai hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar PAI. Dibuktikan dengan hasil analisis data (t hitung 5,165 > t tabel 1,67). Kedua, kreativitas siswa memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar PAI. Yang ketiga, media aplikasi google classroom dan kreativitas siswa secara Bersama-sama mempunyai hubungan signifikan dengan prestasi belajar PAI
. Peran Pondok Pesantren As’adiyah dalam Menanamkan Paham Moderasi Beragama di Bidang Pendidikan dan Dakwah
Artikel ini mengelaborasi peran Pondok Pesantren As’adiyah dalam menanamkan paham moderasi beragama di bidang pendidikan dan dakwah di Sulawesi. Penelitian ini merupakan penelitian Diskriptif. Subjek penelitian ini pada pondok pesantren as’adniyah di Sulawesi Indonesia bagian timur. Hasil temuan Pondok Pesantren As’adiyah telah menerapkan moderasi beragama pada bidang pendidikan terlihat pada tujuan pendidikan, materi pendidikan dan metode pendidikan sedangkan pada bidang dakwah juga terlihat pada tujuan dakwah, materi dakwah dan metode dakwah. Adapun dakwah moderasi beragama antara lain: munculnya sikap keterbukaan dari warga As’adiyah dari menerima perbedaan-perbedaan yang terjadi, terhindarnya warga As’adiyah daro paham-paham radikalisme terorisme, dan munculnya dalam kehidup warga As’adiyah sikap ramah, arif dan bijaksana dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. This article elaborates the role of the As\u27adiyah Islamic Boarding School (Pondok Pesantren - Ponpes) in creating religious moderation in education and preaching in Sulawesi. This research is descriptive. The subject of this research is the As\u27adniyah Islamic Boarding School in East Sulawesi, Indonesia. The findings of the As\u27adiyah Islamic Boarding School have implemented religious moderation in the field of education, seen in the objectives of education, educational materials, and educational methods. In contrast, in the field of preaching, it is also seen in the objectives of preaching, preaching materials, and methods of preaching. The preaching of religious moderation includes the emergence of an attitude of openness from the As\u27adiyah academia and community to accept the differences that occur, the avoidance of the As\u27adiyah residents from the ideas of the radicalism of terrorism, and the emergence in the lives of the As\u27adiyah residents a friendly, wise and wise attitude in their life, society, nation, and state
Identifikasi Muatan Al-Qur\u27an tentang Perintah Pendidikan Agama Islam Bagi Generasi Muda Umat Islam
The focus of this article reveals the importance of early childhood education in an Islamic perspective, where the purpose of this article is to prepare generations with character and character. This study uses a qualitative approach to the type of literature research. The data analysis in this study used a phenomenological approach, namely examining the data obtained on a phenomenal problem so as to obtain research results. The results of the study show that Islam provides many examples of evidence in the Koran that can be used as guidelines in educating early childhood; For example, Surat al-Luqman which tells at length and clearly how to educate young people to become pious and pious children according to current conditions.
Fokus artikel ini mengungkapkan tentang pentingnya pendidikan usia dini dalam perspektif Islam, yang mana tujuan dari artikel ini adalah untuk menyiapkan generasi-generasi yang berakhlak maupun berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian literatur. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, yaitu menelaah dari data yang didapatkan terhadap suatu permasalahan yang fenomenal sehinga mendapatkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memberikan banyak contoh bukti dalam Alquran yang dapat dijadikan pedoman dalam mendidik anak usia dini; misalnya Surat al-Luqman yang menceritakan panjang lebar dan gamblang bagaimana mendidik anak-anak muda menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah sesuai dengan kondisi masa saat ini
Peranan Komite dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Serta Implementasinya dalam Manajemen Berbasis Sekolah
This article focuses on the role of school principals and committees in implementing school-based management. This quantitative research uses an ex post facto approach. The population in this study were teachers at Muhammadiyah Vocational Schools throughout Metro City, totaling 70 teachers as the sample. Findings in this article The study results show a positive influence between the Leadership of the school principal and the school committee\u27s role in implementing school-based management in Muhammadiyah Vocational Schools in Metro Lampung City, which is equal to 33.9 %. This is based on the calculation of the regression equation, which illustrates that the simultaneous increase in the school principal\u27s leadership score and the school committee role score tends to be followed by an increase in the school-based management implementation score so that quantitatively if the two independent variables are linked together to the dependent variable, then the principal\u27s Leadership contributes 0.4 84. The role of the school committee contributes 0.212 to the implementation of school-based management in a positive direction with a constant of 2 9.408.Artikel ini fokus pada peranan komite dan kemimpinan kepala sekolah dalam pengimplementasian manajemen berbasis sekolah. Penelitian kuantitatif ini mengunakan pendekatan expost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SMK Muhammadiyah se-Kota Metro yang berjumlah 70 guru sebagai sampel. Temuan pada artikel ini Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif antara kepemimpinan kepala sekolah dan peran komite sekolah terhadap implementasi manajemen berbasis sekolah di SMK Muhammadiyah se Kota Metro Lampung yaitu sebesar 33,9%. Hal ini berdasarkan perhitungan persamaan regresi yang menggambarkan bahwa kenaikan secara bersama-sama dari skor kepemimpinan kepala sekolah dan skor peran komite sekolah berkecenderungan diikuti oleh kenaikan skor implementasi manajemen berbasis sekolah sehingga secara kuantitatif jika kedua variabel bebas tersebut dihubungkan secara bersama-sama terhadap variabel terikat, maka kepemimpinan kepala sekolah memberikan kontribusi sebesar 0,484, dan peran komite sekolah memberikan kontribusi sebesar 0,212 terhadap implementasi manajemen berbasis sekolah pada arah positif dengan konstanta 29,408
Dimensi Pendidikan Filsafat Ilahi: : Menggunakan Simbolisme Numerologis dalam Tauhid
This research is about the rationality of the "number" of tawhid in Islamic studies; This study has developed in the Eastern and Western Islamic worlds carried out by Muslim scholars. The discussion “number” of tawhid is widely found in classical Islamic literature, such as in the science of kalam, Islamic philosophy and tasawwuf; this indicates that the number of tawhid is significant. This study aims to answer how the numbers in the tradition of Islamic studies; The methodology used is a qualitative method with the type of library research because the data obtained are in the form of documents sourced from a book. The findings of this study indicate that the number one in tawhid implies perfection, so the science of tawhid discusses the model of the Perfect God; the number of tawhid includes its discussion in the three fields of Islamic scholarship fiqh, tawhid and tasawwuf. Issues regarding the tawhid argument understand the “number” of tawhid, which is a relative human construction. In Islam, numerology is not only discussed in philosophical themes, especially in the science of ushuluddin (Islamic theology) and Sufism (Islamic mysticism) as the central theme. The use of number symbolism in the three fields of Islamic scholarship is used as the basis for strengthening Imad ad-din (the pillar of religion), namely the number One (Wahid) as the "number of tawhid".Penelitian ini tentang rasionalitas “angka” tauhid dalam studi Islam; Kajian ini telah berkembang di dunia Islam Timur dan Barat yang dilakukan oleh para sarjana muslim. Pembahasan “angka” tauhid ini banyak terdapat dalam literatur klasik Islam, seperti dalam ilmu kalam, filsafat Islam dan tasawwuf, ini menandakan bahwa sangat pentingnya keberadaan angka tauhid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab bagaimana angka-angka dalam tradisi studi Islam; Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan karena data yang diperoleh berupa dokumen-dokumen yang bersumber dari sebuah buku. Temuan penelitian ini, menunjukkan bahwa angka satu dalam tauhid mengandung makna kesempurnaan, sehingga ilmu tauhid membahas tentang kesempurnaan Tuhan Yang Maha Sempurna, angka tauhid mencakup pembahasannya dalam ketiga bidang keilmuan Islam, fiqh, tauhid dan tasawwuf. Persoalan mengenai argumentasi tauhid, termasuk pemahaman terhadap “angka tauhid” yang merupakan human construction yang bersifat nisbi. Dalam Islam, bidang numerologi tidak saja dibicarakan dalam tema-tema filsafat, terutama lagi dalam ilmu ushuluddin (teologi Islam) dan tasawuf (mistisisme Islam) menjadi tema sentralnya. Penggunaan simbolisme angka dalam ketiga bidang keilmuan Islam tersebut dijadikan asas (dasar) pengokoh imad ad-din (tiang agama), yakni bilangan Satu (wahid) sebagai “angka tauhid”
Lembaga Ngaji Duduk Pulau Bangka Tahun 1864-2022 Gerakan Keagamaan Dan Semangat Pendidikan Islam
This research focuses on analysing religious movements and the spirit of Islamic education from the Bangka Island study by a sitting institution—data collection methods through observation, interviews and documentation with qualitative analysis of historical approaches. The research findings show that the study by a sitting institution is a historical fact of a traditional institution with distinctive characteristics such as the uniqueness of the curriculum, learning methods, and learning models. The spirit of Islamic education in the intensification of Islam increases the interaction of students with teachers, the level of religious adherence and the strengthening of the aspects of tauhid, akhlak, and fiqh. Then the religious movement; directed society, acculturation occurs in society on adab, communication interactions, and inspires the growth of arab schools and several madrasah diniyah.Fokus penelitian ini pada analisis gerakan keagamaan dan semangat pendidikan Islam dari lembaga ngaji duduk Pulau Bangka. Metode pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis kualitatif pendekatan sejarah. Temuan penelitian bahwa lembaga ngaji duduk menjadi fakta historis lembaga tradisionil dengan karakteristik khas seperti kekhasan kurikulum, metode pembelajaran, dan model pembelajaran. Semangat pendidikan Islam pada intensifikasi Islam meningkat, interaksi murid dengan guru, tingkat kepatuhan keberagamaan serta penguatan aspek tauhid, akhlak dan fikih. Kemudian gerakan keagamaan; masyarakat terarahkan, terjadi akulturasi dalam masyarakat pada adab, interaksi berkomunikasi, dan menginspirasi tumbuhnya sekolah arab dan beberapa madrasah diniyah
Partisipasi Stakeholders dalam Pembinaan Anak Berhadapan Hukum di Lembaga Kesejahteraan Sosial Ummu Syahidah Provinsi Gorontalo
This study aims to analyze stakeholder participation in the development of children against the law. This research method is descriptive qualitative because it has a natural background, researchers are key tools (instruments), data analysis is carried out inductively, and grounded theory and descriptive. The approach used is phenomenological. The findings in this study prove that the participation applied by stakeholders is adjusted to the activities of social workers including: (a) participation related to administration and documentation, (b) identification and assessment process, (c) fulfillment of basic rights, guidance and guidance, (d) referral and reunification services, and (e) participation in post-return monitoring and reunification.Kajian ini bertujuan menganalisis partisipasi stakeholder dalam pembinaan anak. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif karena memiliki latar belakang alamiah, peneliti merupakan alat kunci (instrumen), analisis data dilakukan secara induktif, menerapkan teori dan deskriptif. Pendekatan yang digunakan bersifat fenomenologis Hasil temuan dalam penelitian ini membuktikan bahwa partisipasi yang diterapkan oleh stakeholders yaitu disesuaikan dengan kegiatan pekerja sosial di LKS Ummu Syahidah meliputi: (a) partisipasi terkait administrasi dan dokumentasi, (b) partisipasi proses identifikasi dan asesmen, (c) partisipasi dalam pemenuhanan hak dasar, bimbingan dan pembinaan, (d) partisipasi dalam pelayanan rujukan dan reunifikasi, dan (e) partisipasi dalam pemantauan pasca pengembalian dan reunifikas
Implementasi PAI dalam konsep kurikulum integrative-implementatif untuk memperkuat dimensi profil pelajar pancasila
This study aims to describe the contribution of Islamic Religious Education (PAI) subjects in realizing the dimensions of the Pancasila student profile as an essential part of the goals to be achieved in the independent curriculum. This research is qualitative, with data collection techniques, namely literature study. Data is obtained by analyzing books, articles, notes, and various reports related to the problem. Data analysis techniques were carried out using critical analysis techniques. This study shows a correlation and a real contribution to PAI learning in realizing the dimensions of the Pancasila student profile. This can be seen from the objectives of the PAI subject, namely to create students who have a noble character which is reflected in their obedience to worship Allah SWT and daily behavior, maintaining relationships with others, and the surrounding natural environment in synergy with the dimensions of the Pancasila student profile. This synergy means that the success of PAI learning will also significantly impact the success of realizing the Pancasila student profile as one of the strategic plans of the Ministry of Education and Culture for 2020-2024. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kontribusi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mewujudkan dimensi profil pelajar pancasila sebagai bagian penting dari tujuan yang ingin dicapai dalam kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan tehnik pengumpulan data yaitu studi pustaka. Data diperoleh dengan melakukan analisis terhadap buku, artikel, catatan, serta berbagai laporan yang terkait dengan permasalahan. Tehnik analisis data dilakukan dengan tehnik analisis kritis. Penelitian ini menunjukkan terdapat korelasi serta kontribusi yang nyata pembelajaran PAI dalam mewujudkan dimensi profil pelajar pancasila. Hal tersebut dapat dilihat dari tujuan mata Pelajaran PAI yaitu menciptakan peserta didik yang memiliki akhlak mulia yang tercermin dalam ketaatannya beribadah kepada Allah Swt dan perilaku sehari-hari, menjaga hubungan dengan sesama, dan lingkungan alam di sekitarnya bersinergi dengan dimensi profil pelajar pancasila. Sinergisitas tersebut bermakna bahwa keberhasilan pembelajaran PAI akan berdampak besar pula dalam keberhasilan mewujudkan profil pelajar pancasila sebagai salah satu rencana strategis kementerian pendidikan dan kebudayaan tahun 2020-2024
Mengintegrasikan Model Sekolah dan Pesantren untuk Meningkatkan Mutu Madrasah Indonesia di Era Globalisasi
Pesantren, madrasas, and schools have changed dynamically in the last few decades in Indonesia. Dialogue, interaction, and interconnection occur dynamically between these three educational institutions in Indonesia. This study aims to explore the development of madrasas in response to changing world in the era of globalization. The study is qualitative in which data were collected through documentation studies, interviews, and observations. With descriptive-interpretive analysis, the study found that madrasas which are often claimed as underdeveloped institutions have been shown to be advanced educational institutions. Madrasas already have equality, even surpassing school educational institutions in Indonesia. The change and progress of these madrasas are achieved through implementing the pattern of pesantren as the basis of a learning system where all students are housed in a learning society, implementing a curriculum model that combines schools and pesantren, and applying a humanistic learning model in the educational process. Through these three aspects, madrasas can produce qualified graduates.Pesantren, madrasah, dan sekolah telah berubah secara dinamis dalam beberapa dekade terakhir di Indonesia. Dialog, interaksi, dan interkoneksi terjadi secara dinamis antara ketiga lembaga pendidikan di Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan madrasah dalam merespon perubahan di era globalisasi. Penelitian ini bersifat kualitatif dimana data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Dengan analisis deskriptif-interpretatif, penelitian ini menemukan bahwa madrasah yang sering diklaim sebagai lembaga tertinggal justru terbukti menjadi lembaga pendidikan yang maju. Madrasah sudah memiliki kesetaraan, bahkan mengungguli lembaga pendidikan sekolah di Indonesia. Perubahan dan kemajuan madrasah tersebut dicapai melalui penerapan pola pesantren sebagai basis sistem pembelajaran dimana semua peserta didik ditampung dalam masyarakat belajar, penerapan model kurikulum yang mengintegrasikan sekolah dan pesantren, dan penerapan model pembelajaran yang humanis dalam proses pendidikan. Melalui ketiga aspek tersebut, madrasah dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas
Etno-epistemologi Kearifan Lokal Melayu Jambi sebagai Respons terhadap Pandemi Covid-19
This research aims to elaborate on the importance of local wisdom for the Jambi Malay community, both in understanding and responding to the COVID-19 pandemic. This research is a field research that has used qualitative methods where data has been collected through interviews, observation, documentation and FGD. The data that has been collected is sorted through data condensation, data presentation and drawing conclusions. After that, the data has been analyzed with epistemological theory. Research has found that there is a fundamental difference between the epistemology of the government and the epistemology of the Jambi Malay community in the form of ethno-epistemology. This difference has led to differences in understanding and response by government and society. This finding has at the same time answered the research objective that local wisdom is important for the Jambi Malay community in understanding and responding to the COVID-19 pandemicPenelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi pentingnya kearifan lokal bagi masyarakat Melayu Jambi, baik dalam memahami maupun merespons pandemi covid-19. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan FGD. Data yang terkumpul dipilah melalui kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah itu, data dianalisis dengan teori epistemologi. Penelitian menemukan bahwa ada perbedaan yang mendasar antara epistemologi pemerintah dan epistemologi masyarakat Melayu Jambi yang berupa etno-epistemologi. Perbedaan ini memunculkan perbedaan dalam pemahaman dan pemberian respons oleh pemerintah dan masyarakat. Temuan ini sekaligus menjawab tujuan penelitian bahwa kearifan lokal penting bagi masyarakat Melayu Jambi dalam memahami dan merespons pandemi covid-19