388 research outputs found

    Kuasa Wacana Keagamaan : dari Kekerasan Simbolik menuju Kekerasan Fisik

    Get PDF
    This article aims to show the rise of violence in society. One of its causes is the power of religious discourse. The issue departs from the moslems who do their religious teaching always refer to the texts of religious discourse. While the texts that they refer, from one to others,  are different.It is no problem if the texts that they refer are used as a basis to improve the quality of their religiousity in the private life. On the other hand, if it is also to judge or classify others who disagree in the public, it is very dangerous. Because it is aware or not, it will discriminate and dominate others by using the basis of religious discourse. Discrimination and domination by using religious discourse  are called symbolic violence. And actually, this symbolic violence bocomes the root of emergence of physical violenceArtikel ini bertujuan menunjukkan munculnya kekerasan dalam masyarakat sekarang ini, salah satunya, disebabkan dari kuasa wacana keagamaan. Persoalan ini berangkat dari masyarakat beragama yang dalam menjalankan keberagamaannya selalu merujuk pada teks-teks wacana keagamaan. Teks-teks wacana keagamaan yang mereka rujuk cenderung berbeda antara satu dengan yang lainnya.  Sangat tidak menjadi persoalan jika teks yang mereka rujuk digunakan untuk meningkatkan kualitas keberagamaan di ranah individual, tetapi jika yang demikian digunakan sebagai tolok ukur untuk menilai dan mengelompokkan pihak lain yang berbeda di ranah publik, ini sangat membahayakan. Karena disadari atau tidak, hal itu akan melahirkan situasi diskriminasi dan dominasi dari satu pihak  atas pihak yang lain dengan wacana keagamaan sebagai landasan pijaknya. Diskriminasi dan dominasi menggunakan wacana keagamaan akan memunculkan kekerasan simbolik. Kekerasan simbolik inilah sebenarnya yang menjadi akar munculnya kekerasan  fisik. &nbsp

    The Effect of Spin-Off Policy on Financing Growth in Indonesian Islamic Banking Industry

    Get PDF
    The purpose of this paper is to analyze the relationship between spin-off policy on the financing growth of Islamic banking industry in Indonesia. This research used panel  regression with fixed effect. The variable used in this paper is dummy variabel of spin-off, and also included the internal factor of industry such as third party fund, and efficiency ratio (measured by BOPO). Besides the internal factor, this research also included the external factor such as inflation rate, economic growth rate, and interest rate from conventional banking. The result shows that only third part funds and interest rate had an impact on the financing growth in spin-off banks. The spin-off policy doesn’t have an impact on the financing growth in spin-off banksTujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk menganalisis keterkaitan antara kebijakan pemisahan terhadap pertumbuhan pembiayaan pada industri perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik regresi panel dengan model efek tetap. Variabel yang dipergunakan dalam artikel ini ialah variabel dummy pemisahan, serta memasukkan pula faktor internal seperti dana pihak ketiga dan rasio efisiensi yang diukur dari BOPO. Selain itu dimasukkan pula faktor eksternal seperti tingkat inflasi, tingkat pertumbuhan ekonomi, dan tingkat suku bunga dari bank konvensional. Hasil yang ada menunjukkan bahwa hanya dana pihak ketiga dan tingkat bunga yang memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan pembiayaan di bank syariah yang pisah. Kebijakan pemisahan tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan pembiayaan di bank syariah yang pisah

    The Implementation of Character Education at Ar-Rahmah Integrated Islamic Elementary School of Makassar

    Get PDF
    The implementation of character education as reflected in QS Luqman: 12-19 at the Ar-Rahmah Integrated Islamic Elementary School of Makassar learners is integrated into the whole school programs. Those programs namely: integrated in every subjects, the development of school culture, extra-curricular activities, cooperation with learners’ parents, the control card (yaumian card) and means of communication via group in website. The impact of character education on learners’ attitude and behavior can be identified from their daily attitude and behavior like being discipline, praying dhuha, praying dhuhur in congregation, keeping the school environment clean, keeping mutual appreciating among their friends, being responsible towards the task assigned by the teachers, maintaining order in the learning process, and asking for permission when they want to get out.Implementasi pendidikan karakter yang tercermin dalam QS Luqman ayat: 12 – 19  pada peserta didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar Rahma Makassar di integrasikan ke dalam seluruh program sekolah. Program tersebut, antara lain: terintegrasi dalam setiap mata pelajaran, melalui pengembangan budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, kerjasama antara orang tua peserta didik, menggunakan kartu kontrol (kartu yaumian) dan sarana komunikasi lewat group in website. Dampak pendidikan karakter pada peserta didik terlihat dari perilaku setiap hari: disiplin, melaksanakan shalat duha,  shalat duhur berjamaah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah saling menghargai temannya, tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan oleh guru, menjaga ketertiban dalam belajar, dan minta izin jika ingin keluar

    Toward Peace-Loving Attitude Trough Education Character

    Get PDF
    Efforts to solve violence had been faced by multi treatments. Violence in education is action over the standar of ethic and rule in education, either physically or disturbing the rights of ones. The actors can be anyone,  including the chief of school, teacher, staff , student, parents and even society. Violence in education is assumed as effect of certain condition. Externally or internally, and it might happen with any trigger. This paper aims to analyse the importance of character building through peace-loving attitude to revitalize the actors of education as evaluation of structure and culture in the educational world. Our educational world recently sometimes shows its arrogancy and even militaristic behavior. While the basic tenet of education is to appreciate the understanding of human behavior in order to be enlighted and free.Upaya untuk menyelesaikan kekerasan pun menemui tantangan yang semakin kompleks. Kekerasan dalam pendidikan merupakan perilaku melampaui batas kode etik dan aturan dalam pendidikan, baik dalam bentuk fisik maupun pelecehan atas hak seseorang. Pelakunya bisa siapa saja: pimpinan sekolah, guru, staf, murid, orang tua atau wali murid, bahkan masyarakat. Kekerasan dalam pendidikan diasumsikan terjadi sebagai akibat kondisi tertentu yang melatar-belakanginya, baik faktor internal dan eksternal, dan tidak timbul secara begitu saja, melainkan dipicu oleh suatu kejadian. Tulisan ini menganalisa topik yang sangat penting untuk digali kembali oleh para insan pemerhati pendidikan sebagai wadah refleksi dan evaluasi kinerja struktural-kultural terhadap praksis dunia pendidikan. Dunia pendidikan yang akhir-akhir ini cenderung bernuansa arogansi intelektual atau bahkan bergaya militeristik yang tidak mengindahkan norma-norma etis. Padahal pendidikan seyogyanya memanusiakan manusia menuju taraf pemahaman yang lebih mencerahkan dan memerdekakan

    Legal Opportunities of Bank Interests: Reinventing Analysis of the Mashlahat Theory of Al-Syathibi

    Get PDF
    This study described the analysis of legal opportunities in a bank saving interest. In general, banks in Indonesia are very influential on the dynamics of the economic life of society. Existence evenly spread to remote. This has implications on the ease of access and services to the wider community. If the determination of the bank savings raised interest prohibition, can lead to economic turmoil in the form of a massive diversion of funds by customers that can systemically affect the stability of national economy. Considering the majority of government agencies (including ministries of religion) and private sectors to accommodate the livelihood of the general public, especially civil servants and private employees, which is increasingly dependent on the existence of a conventional bank. Mashlahat theory put forward by al-Syatibi can provide legal opportunities, both macro (general) and micro (personal). In this study, the author find that there are legal opportunities of bank savings interest in the analysis al-Syatibi\u27s theory of MashlahatKajian ini menjelaskan tentang sejumlah analisis peluang hukum bunga tabungan pada bank. Pada umumnya, bank di Indonesia sangat berpengaruh terhadap dinamika kehidupan ekonomi masyarakat. Eksistensinya menyebar secara merata hingga ke pelosok. Hal ini berimplikasi pada kemudahan akses dan pelayanan pada masyarakat luas. Jika penetapan keharaman bunga tabungan bank dimunculkan, dapat mengakibatkan gejolak ekonomi berupa pengalihan dana besar-besaran oleh nasabah yang dapat berdampak secara sistemik terhadap stabilitas ekonomi nasional. Menimbang sebagian besar instansi pemerintah (termasuk kementerian agama) maupun swasta yang mengakomodasi hajat hidup masyarakat luas, khususnya pegawai negeri dan pegawai swasta, yang semakin tergantung dengan eksistensi bank konvensional. Teori Mashlahat yang dikemukakan al-SyÄtibÄ« dapat memberikan peluang hukum, baik secara makro (umum) maupun mikro (pribadi). Dalam kajian ini, penulis menemukan adanya peluang hukum bunga tabungan bank perspektif analisis teori Mashlaha

    Nationalism Among Students: A Comparison Between Students of Islamic Junior High School and Students Of Junior High School in Serang Municipality and Serang Regency

    Get PDF
    This article aims to explore the nationalism among students Islamic Junior High School (MTs) and Junior High School (SMP) in the District of Serang and Serang Municipality. Statistical analysis show that in order to find a comparison between the national insight MTs and SMP students  in research location by using Test \u27t\u27 to sample a large group. Based this study, it is concluded that there was no significant difference between the nationalistic viewpoint MTs and SMP students in Serang Municipality with  MTs  and SMP students in Serang District. However, basing on the difference between the average value the mean between the two groups of respondents turned out to mean price MTs and SMP student groups in Serang City (204.235) were slightly larger than the mean price of MTs and SMP school student groups in the district of Serang (203.765).Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi wawasan kebangsaan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Serang dan Kota Serang. Kemudian melakukan analisis statistik dalam rangka mencari perbandingan wawasan kebangsaan antara siswa MTs dan SMP di lokasi penelitian dengan menggunakan Tes “t’ untuk sampel kelompok besar. Dalam studi ini disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara wawasan kebangsaan siswa MTs dan SMP di Kota Serang dengan Siswa MTs dan SMP Kabupaten Serang. Namun demikian, berdasarkan selisih nilai rata-rata (mean) antar kedua kelompok responden ternyata harga mean kelompok siswa MTs dan SMP di Kota Serang (204,235) sedikit lebih besar dibandingkan dengan mean kelompok siswa MTs dan SMP di Kabupaten Serang (203,765).&nbsp

    Character Education Base on Local Wisdom in Aceh (Study on Tradition of Children Education in Aceh Community)

    Get PDF
    This study explains about education of children character which base on local wisdoms in Aceh community. The study used historical, sociological and anthropological approach. The local wisdoms have dealt with Islamic religion which is strongly practiced by Aceh community. Religion and Aceh local wisdoms have become part of Aceh community identity for a long time. In this regard, it can be seen in hadih majah (quotes of Aceh): “hukom ngon adat lagee zat ngon sifeutâ€, it means that religion and tradition are like substance and attribute that cannot be separated. Children education in Acehnese tradition has several phases namely: azan and iqamah, boh nan (naming of child), peutron aneuk (bringing of child into the ground), aqÄ«qah (sacrificing of goat for new-born baby), doda idi (singing and telling story to the child), euntat beut (bringing of child to Islamic school to recitate the holy Quran), peutamat beut (make special party for children after their finishing recitating of the holy Quran). The result of this study shows that those traditions were very important identities to the children of Aceh particularly to perform a good characters and personalities. It also can grow values of tauhid, kindness, togetherness, and intelligence.Kajian ini menjelaskan tentang pendidikan karakter anak yang berbasis kearifan lokal dalam Masyarakat Aceh. Studi ini menggunakan pendekatan historis, sosiologis dan antropologis. Kearifan lokal tersebut memiliki kaitan yang erat dengan agama Islam yang dianut secara kuat oleh masyarakat Aceh. Hal ini terlihat dalam hadih majah (pepatah): “hukom ngon adat lagee zat ngon sifeutâ€, artinya hukum [agama] dan adat, seperti zat dengan sifatnya, tidak dapat dipisahkan. Tradisi mendidik anak dalam masyarakat Aceh dapat disebutkan fase-fasenya yaitu; azan dan iqamah, boh nan (memberi nama), peutron aneuk (bayi diturunkan ke tanah), aqÄ«qah, doda idi (bernyanyi atau bercerita), euntat beut (mengantar mengaji), peutamat beut (tamat mengaji). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi tersebut merupakan entitas yang cukup penting bagi anak dalam memperoleh pendidikan karakter sehingga tertanam nilai-nilai; ketauhidan, kebaikan, kebersamaan, kepahlawanan dan kecerdasan

    Re-Inventing Teachers’ Competences at Early Childhood Education in Building Characters Needed for Global Competition

    Get PDF
    The goal of this paper is to elaborate and to re-invent the competencies needed by early childhood education teachers. Building children’s character from an early age is significant, but the main problem that is often overlooked is the contribution of Early Childhood Education teachers. Children’s character formation is largely determined by the quality of early childhood teachers. So if we want to instill character values required by our nations, the improvement of the quality of early childhood teachers is very significant. In terms of shaping children’s character, they should be equipped with some important skills and competences, because they have a significant role in building the Indonesian Children’s characters needed in global competition without abandoning their identity as a dignified Indonesian.Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan dan menemukan kembali kompetensi yang harus dimiliki oleh guru PAUD. Pembentukan karakter anak usia dini sangat ditentukan dengan kualitas guru PAUD. Sehingga jika kita ingin menanamkan nilai-nilaikarakter yang dibutuhkan oleh anak bangsa kita, maka peningkatan kualitas guru PAUD sangatlah signifikan. Dalam hal pembentukan karakteranak, seorang guru PAUD harus dibekali dengan beberapa keahlian dan kompetensi, karena mereka bertanggung jawab untuk membentuk generasi Indonesia yang mampu berkarya di tingkat Internasional, tanpa meninggalkan identitasnya sebagai bangsa Indonesia yang bermartabat

    Political Economy of Religious and Cultural Symbols in the Soap Opera of Tukang Bubur Naik Haji At RCTI

    Get PDF
    Television is a very influential media and important tool in capital accumulation. This study aims to reveal the use of Islamic and Betawi ethnic symbols, workers, and also the audiences of Tukang Bubur Naik Haji (TBNH) soap opera at RCTI. This research used a political economy of communication perspective. The data were collected by using interview, observation, documentation, and literature study. The result shows that the religious symbols of Islam and Betawi culture have been exploited as comodity to be traded. Those symbols have been commercialized dan manipulated through the use of sensational, provocative, and hyperbole words or sentences to entertain audiences and to attract the advertisers. The hyper-comercialization and politicization of symbols caused the soap opera workers and Moslem audiences have been exploited.Televisi adalah media yang sangat berpengaruh dan juga alat yang penting dalam mengakumulasi modal. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap pemanfaatan simbol agama Islam dan budaya Betawi, pekerja sinetron dan khalayak sinetron Tukang Bubur Naik Haji (TBNH) di RCTI. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekonomi politik komunikasi. Untuk mengumpulkan data peneliti melakukan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol agama dan budaya Betawi dieksploitasi sebagai komoditas untuk diperjualbelikan. Simbol tersebut dikomersialisasi dan diselewengkan melalui penggunaan kata-kata dan kalimat serta tayangan yang sensasional, provokatif dan hiperbola untuk menghibur dan menarik khalayak. Hiper-komersialisasi dan politisasi simbol ini menyebabkan pekerja sinetron dan khalayak muslim ikut dikomodifikasi dan dieksploitasi

    Framing the Risk of Islamic Based Equity Financing: an Inside Look

    Get PDF
    This article is a review of the literature that aims at bringing into surface the issue of risk management in equity-based financing which is currently less attractive to Islamic banks. There are several forms of Islamic financing offered to potential borrower. Equity financing is less favorable as compared to debt financing due to high risks associated with it. Substantial numbers of strategies have been developed by researchers to mitigate the financing risks nonetheless the attempt is far from succeed. It is evidenced in the literature that both investors and financial intermediaries tend to overlooked profit and loss sharing mode of financing.  Meanwhile Equity financing is adored to be the best form of financing to be offered to small business since it is operating under the principle of justice.  Profit and loss sharing mechanism relieve both fund providers and borrowers from financial burden.  This article shall review potential risks embedded in equity financing and strategies to overcome the problem.Artikel ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk membahas manajemen resiko bagi pembiayaan syariah berbasis ekuitas yang saat ini kurang diminati oleh bank syariah.  Bank syariah menawarkan beberapa bentuk pembiayaan kepada calon nasabah. Pembiayaan berbasis bagi hasil dianggap kurang menguntungkan dibandingkan dengan pembiayaan berbasis hutang karena adanya risiko tinggi terkait pembiayaan bagi hasil. Sejumlah strategi telah dikembangkan oleh peneliti untuk meminimalisir resiko pembiayaan namun strategi tersebut masih jauh dari sukses karena belum mampu meningkatkan jumlah pembiayaan berbasis bagi hasil yang disalurkan oleh bank syariah. Meskipun demikian pembiayaan syariah berbasis ekuitas dianggap sebagai bentuk terbaik dari pembiayaan yang akan ditawarkan kepada usaha kecil karena beroperasi atas prinsip keadilan. Mekanisme pembiayaan berbasis laba rugi meringankan pihak yang bermitra, dalam hal ini bank Islam dan usaha kecil, dari beban keuangan. Artikel ini akan meninjau potensi risiko yang melekat pada pembiayaan ekuitas dan strategi untuk mengatasiny

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Al-Ulum
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇