Al-Ulum
Not a member yet
388 research outputs found
Sort by
Fikih Lingkungan
This paper discusses the concept of environment in the perspective of Islamic law (fiqh). Understanding of environmental issues (fiqh al bi `ah) and the treatment needs to be placed on an ethical and moral foundation to support all efforts that have been made and nurtured during this even though it has not been able to cope with environmental degradation. Fiqh environment in order to awaken people of faith to realize that environmental issues are not released from the responsibility of man who is faithful and a mandate from Allah to preserve and protect nature from all sorts of damage and destruction that resulted in his own life-threatening. Environmental conservation law is fardlu kifayah. That is, all those individuals and groups responsible for environmental protection, and should be involved in the handling of environmental damage.Tulisan ini membahas konsep lingkungan dalam perspektif hukum Islam (fiqh). Pemahaman masalah lingkungan hidup (fiqh al bi`ah) dan penanganannya perlu diletakkan diatas suatu pondasi etika dan moral untuk mendukung segala upaya yang sudah dilakukan dan dibina selama ini meski ternyata belum mampu mengatasi kerusakan lingkungan hidup. Fiqh lingkungan menyadarkan manusia yang beriman supaya menginsafi bahwa masalah lingkungan hidup tidak dilepaskan dari tanggungjawab manusia yang beriman dan merupakan amanat dari Allah SWT untuk memelihara dan melindungi alam dari segala macam kerusakan dan pengrusakan yang berakibat mengancam hidupnya sendiri. Hukum pelestarian lingkungan hidup adalah fardlu kifayah. Artinya, semua orang baik individu maupun kelompok bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan hidup, dan harus dilibatkan dalam penanganan kerusakan lingkungan hidup
Literasi Keuangan Islam di Perdidikan Tinggi Islam: Kajian Empiris di UIN Alauddin Makassar
Literacy is related to one’s competence or knowledge of particular or specific disciplines/areas. Financial literacy is one\u27s knowledge of finance and his ability to make effective financial decisions. Thus, Islamic financial literacy represents one’s level of knowledge about Islamic financial comprehensively. The aim of this study is to examine the level of Islamic financial literacy of civitas academica (lecturers, students, and employees) of State Islamic University (UIN) of Alauddin Makassar. The study reveals that, in general, the Islamic financial literacy of civitas academica of UIN Alauddin Makassar is still low. Furthermore, financial literacy on Islamic banking is still dominated compare to other Islamic financial institutions. Finally, this study also shows that financial literacy level of female respondents is higher than their male counterparts.Literasi terkait dengan kompetensi dan pengetahuan seseorang tentang disiplin ilmu atau area tertentu.Literasi keuangan merupakan pemahaman seseorang tentang keuangan dan kemampuannya untuk mengambil keputusan keuangan secara efektif. Dengan demikian, literasi keuangan Islam menunjukkan tingkat pemahaman seseorang tentang keuangan Islam secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat literasi keuangan Islam civitas akademika (dosen, mahasiswa, dan pegawai) UIN Alauddin Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara umum, literasi keuangan syariah civitas akademika UIN Alauddin Makassar masih rendah. Lebih lanjut, literasi keuangan civitas akademika masih didominasi pengetahuan tentang perbankan syariah daripada lembaga keuangan syariah lainnya. Akhirnya, penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan Islam dari responden perempuan dari civitas akademika lebih tinggi daripada responden laki-laki
Nilai-nilai Islam dalam Tradisi Kamomoose Di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton
Indonesia is the largest number of Muslim population in the world today. Therefore, different traditions carried out by its inhabitants. The Indonesians’ local traditions, subsequently, are inseparable with the values preserved in the teachings of Islam which the Qur’an or exemplified by the Prophet Muhammad. One tradition that is owned by the people of an Indonesia’s archipelago is kamomoose tradition. The tradition has been preserved by Lakudo community of Butonese of Southeast Sulawesi which is usually done once a year as an expression of gratitude for the gathering of the entire relatives who come on vacation to hometown. In the kamomoose event, the community members gather and mix together in one place regardless of class and social stratum. The tradition has been carried out from generation to generation and remains preserved until today. This tradition contains the values of Islam on local traditions in Buton, such as, pande–pandeaow, and nokalambemo.Indonesia hingga saat ini dianggap sebagai negara yang dihuni umat Islam dengan jumlah terbesar di dunia. Oleh karena itu, berbagai tradisi yang dilakukan oleh penduduknya tidak terlepas dari nilai-nilai ajaran Islam yang termaktub dalam Alquran ataupun yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw. Salah satu tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Nusantara adalah tradisi kamomoose yang senantiasa dilestarikan oleh masyarakat Lakudo Kabupaten Buton, yang biasanya dilakukan setahun sekali sebagai ungkapan syukur atas berkumpulnya seluruh kerabat yang datang berlibur ke kampung halaman. Dalam tradisi kamomoose masyarakat berbaur menjadi satu, semua larut dalam kebahagiaan tanpa memandang kelas dan strata sosial. Tradisi tersebut telah dilakukan secara turun-temurun dan tetap dilestarikan hingga saat ini, tradisi ini mengandung nilai-nilai ajaran Islam di Buton seperti pande-pandeaow, adati serta nokalambemo
Obligasi Syariah Sebagai Instrumen Investasi dalam Sistem Keuangan di Indonesia
This article describes the development of Islamic financial institutions in Indonesia recently. It raises the need for a variety of banking financial system. By the increasing in Islamic financial institutions, the market share of Islamic economy will eventually grow. The growth adds a large capitalization of accumulated capital. Large funds will seek investment placement forms that vary in line with the desired portfolio. One solution to the needs of the accumulated fund is the issuance of bonds, because the investments instruments that have the big market share are obligation. Therefore, issuers and investors as the market participants should be able to know definition and differences of each bond issuanceArtikel ini melihat perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia dewasa ini. Hal tersebut menimbulkan kebutuhan sistem keuangan perbankan yang beragam. Dengan bertambahnya lembaga keuangan syariah, maka market share ekonomi Islam akan bertambah besar. Pertumbuhannya kemudian menambah besar kapitalisasi modal yang terakumulasi. Dana besar akan mencari bentuk penempatan investasi yang bervariasi sesuai dengan portofolio yang diinginkan. Salah satu solusi dari kebutuhan dana besar yang terakumulasi ini adalah penerbitan obligasi, karena instrumen investasi yang memiliki market share besar adalah obligasi. Sehingga emiten dan investor sebagai pelaku pasar harus dapat mengetahui devinisi dan perbedaan dari setiap penerbitan obligasi
Kajang; A Picture of Modesty: An Indonesian Local Belief
The unique of Kajang ethnic is interesting to be studied by different disciplines. Their belief on the messages stated in “Pasanga ri Kajang†drive their step in running their life simply and wisely. This paper explores the community of Kajang and their religious beliefs and values. The importance of the Pasanga ri Kajang and the existence of Ammatoa as they believe as the messenger are two things that maintain their strong values and believes. Although they claimed to be Muslims, their religious practices are much different with general Muslims. They believe that “je’ne temmapettu; sembayang tellara,†which is meant, more or less, “unbreaka-ble ritual ablution and a never ending prayers†as more important than the ritual religious practice. The concept is not primarily by the principles of Islam, but rather it is based on their attitudes and behaviors of daily life on traditional teachings supporting practices, such as “kalumbusuang†(honesty); “gattang†(consistency); “sabbara†(patience); and “appisona†(sincerity). Keunikan suku kajang sangat menarik untuk dikaji oleh berbagai disiplin ilmu. Kepercayaan mereka terhadap pesan-pesan yang disampaikan dalam “Pasang ri Kajang†menuntun langkah mereka dalam menjalankan kehidupan secara sederhana dan bijak. Tulisan ini membahas tentang Komunitas Kajang serta nilai dan ajaran kepercayaan mereka. Pentingnya Pasang ri Kajang dan keberadaan Ammatoa yang mereka percayai sebagai utusan sang maha pencipta merupakan dua hal penting yang memelihara kekuatan nilai dan ajaran mereka. Meskipun mereka mengklaim diri mereka sebagai muslim, praktek-praktek keagamaan mereka cenderung berbeda dengan muslim pada umumnya. Konsep kepercayaan mereka bukan berdasarkan pada lima rukun islam, melainkan berdasarkan pada sikap dan perilaku hidup mereka sehari-hari, sebagaimana ajaran tradisi yang mereka pegang teguh seperti: “kalumbusuang†(kejujuran); “gattang†(konsistensi); “sabbara†(ke-sabaran); and “appisona†(ketulusan)
Praktik Murabahah pada Perbankan Syariah di Kendari
This study aims to determine the murabahah financing practices in Islamic banking with a case study in Kendari Branch BMI. This research employs the qualitative research and descriptive explorative research by implementing interview technique, observation and documentation. The collected data then processed and analysed by step reduction, presentation and conclusion. The approach used in this research is normative juridical. The results show that the determination of the law murabahah based on Muslim scholars judgement (ijma’) because Muslims have been practicing since the first trading murabahah. Murabahah must not conflict with sharia and regulated in Law No.21 of 2008 concerning Islamic Banking and fatwas DSN-MUI related to murabahah. While based on the results of research in the field of murabahah financing practiced in Kendari Branch BMI is generally in accordance with the provisions set forth by Law No.21 of 2008 concerning Islamic Banking and DSN MUI fatwas both in terms of the parties, the contract murabahah contract pillars, steps murabaha applicable on Islamic banking in Indonesia and some provisions relating to the financing murabaha.Artikel ini bertujuan untuk mengetahui praktek pembiayaan murabahah pada perbankan syariah dengan studi kasus di BMI Cabang Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penetapan hukum murabahah berdasarkan ijma’ ulama karena umat Islam telah mempraktekkan jual beli murabahah semenjak dahulu. Murabahah tidak boleh bertentangan dengan syariah dan diatur dalam Undang-undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan fatwa-fatwa DSN-MUI yang berkaitan dengan murabahah. Sementara berdasarkan hasil penelitian di lapangan pembiayaan murabahah yang dipraktekkan di BMI Cabang Kendari pada umumnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang diatur oleh Undang-undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan fatwa-fatwa DSN MUI baik dari segi syarat para pihak, akad murabahah, rukun akad murabahah, tahapan-tahapan murabahah yang berlaku pada perbankan syariah di Indonesia dan beberapa ketentuan yang berkaitan dengan pembiayaan murabahah
Interdependensi Variabel Makro Ekonomi terhadap Perkembangan Aset Perbankan Syariah
This article aims to analyse the macroeconomic interdependence and development of sharia banking assets in Indonesia. This study employed quantitative method by using Vector Auto Regression (VAR) technique. The results of this study indicate that (1) Gross Profit Share Instrument based on Vector Error Correction Model (VECM) estimation result has significant influence with high coefficient of sharia banking ASET. (2) Profit sharing instruments based on the Impulse Response Function (IRF) analysis or dynamic behaviour of the model turns out to be the highest and highest variable responded by the research variables. (3) Sharing Instrument based on analysis of Variance Decomposition (VD) is a variable that has a composition and a large role responded by other variables. (4) ASSET instrument of sharia banking based on Impulse Response Function (IRF) and Variance Decomposition (VD) analysis.Article ini bertujuan untuk menganalisis interdependensi makroekonomi dan perkembangan aset Perbankan Syariah di Indonesia. Studi ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisa menggunakan cara Vector Auto Regression (VAR). Hasil studi ini menunjukkan bahwa (1) instrumen Bagi Hasil GDP berdasarkan analisis hasil estimasi Vector Error Correction Model (VECM) mempunyai pengaruh yang signifikan dengan koefisien yang tinggi terhadap ASET perbankan syariah. (2) instrumen Bagi hasil berdasarkan analisis Impulse Response Function (IRF) atau prilaku dinamis model ternyata variabel yang terbanyak dan tertinggi direspons oleh variabel penelitian. (3) Instrumen Bagi hasil berdasarkan analisis Variance Decomposition (VD) merupakan variabel yang mempunyai komposisi dan peran besar direspon oleh variabel lain. (4) Instrumen ASET perbankan syariah berdasarkan anailisis Impulse Response Function (IRF),Variance Decomposition (VD)
Reorientation Of Islamic Higher Education Leaders in Dealing With The Global World
This article focuses on the role of Islamic Higher Education in ecnoutering globalization. In this study, the authors suggest that in order to support the efforts for development and progress of a nation, Islamic Higher Education must have a link between the world of science, technology, and the needs of a society. These efforts are visible by fostering and producing qualified human resources, having knowledge and technology insight with a provision of faith piety that remains based on religious values, morals, and noble morals in accordance with the norms of religious and governmental rules so as to master, develop and apply what is gained from Islamic higher education. Vision and mission of Islamic Higher Education are achievable with strong lingkage among lecturers and students, employees and graduates are implemented in accordance with the objectives and demands of th stakeholders or markets.Artikel ini difokuskan pada peran Pendidikan Tinggi Islam dalam menghadapi globalisasi. Dalam penelitian ini, penulis menyarankan bahwa dalam rangka mendukung upaya pengembangan dan kemajuan suatu bangsa, Pendidikan Tinggi Islam harus memiliki kaitan antara dunia sains, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Upaya ini terlihat dengan membina dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki pengetahuan dan wawasan teknologi dengan ketentuan kesalehan iman yang tetap berdasarkan nilai agama, moral, dan moral mulia sesuai dengan norma peraturan agama dan pemerintahan sehingga bisa menguasai, mengembangkan dan menerapkan apa yang diperoleh dari pendidikan tinggi Islam. Visi dan misi Pendidikan Tinggi Islam dapat dicapai dengan hubungan yang kuat antara dosen dan mahasiswa, karyawan dan lulusan yang diimplementasikan sesuai dengan tujuan serta tuntutan pemangku kepentingan atau pasar
Pemerintahan dalam Perspektif Al-Quran
Governmental is very important for a community of nations, because the government guarantee an orderly system of life will be realized. In Islam, it is widely known the term “al-siyasah al-syar’iyyah†(religious politics) and formal leadership are so-called caliphate, sultan, Imamat, and uli al-amr. The Qur’an does not specify a particular form and style of government for Muslims; therefore, they have the freedom to choose the form of government. The Qur\u27an only contains the basic values of ethics and political morality as a foundation of a state or a nation. Government (khalifah), in carrying out development tasks should refer to its functions and duties as the khalifah. That is the responsibility of realizing the benefit for the people based on four basic principles: honesty, justice, discipline, and consultation (democracy).Pemerintahan sangat penting dalam suatu komunitas bangsa, karena dengan pemerintahan jaminan atas tata kehidupan yang tertib akan terwujud. Dalam Islam dikenal term “al-siyasah al-syar’iyyah†(politik keagamaan) dan kepemimpinan formal yang disebut khilafah, sulthan, imamah, dan uli al-amr. Al-Quran tidak menentukan bentuk dan corak pemerintahan tertentu bagi kaum Muslim, maka mereka memiliki kebebasan untuk memilih bentuk pemerintahan. Al-Qur’an hanya mengandung nilai-nilai dasar etik dan moralitas politik sebagai landasan dalam berbangsa dan bernegara. Pemerintah (khalifah), dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan harus mengacu kepada fungsi dan tugas ke-Khalifahannya. Yaitu tanggung jawab mewujudkan kemaslahatan rakyat berdasarkan empat prinsip pokok yaitu: amanat (jujur), keadilan (keselarasan), ketaatan (disiplin), dan musyawarah (demokrasi)
Organisasi Islam dan Pengembangan Hukum Islam di Indonesia
This paper discusses about Islamic organizations and its influence on the formation and development of Islamic law in Indonesia. The idea to incorporate Islamic law into the reality of the lives of the people of Indonesia is in line with the call for reform of Islamic law which arises in most Mulsim countries since the early twenty century. Institutional and constitutional reforms at the level of religious organizations such as Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU), and the Islamic Union (Persis), which are often regardd as the modern movement of Islamic organizations in Indonesia.Tulisan ini membahas mengenai organisasi Islam dan pengaruhnya dalam pembentukan dan pengembangan hukum Islam di Indonesia, Adapun pembahasan yang diangkat adalah mengenai gambaran umum organisasi-organisasi Islam di Indonesia serta pengaruhnya terhadap pembentukan dan pengembangan hukum di Indonesia. Gagasan untuk memasukkan hukum Islam ke dalam realitas kehidupan masyarakat Indonesia adalah sejalan dengan seruan untuk melakukan reformasi hukum Islam yang mengemuka dikebanyakan negara Muslim semenjak awal dekade abad ke-20. terjadinya pembaruan di tingkat kelembagaan organisasi-organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah, Nahdlatul ulama (NU), dan Persatuan Islam (Persis) yang sering disebut sebagai gerakan modern Islam Indonesia