388 research outputs found

    Azas Personalitas Keislaman dalam Kompilasi Hukum Islam

    Get PDF
    The core application of Islamic personality is not a separate entity relationships on the basis of legal relations. Perfection and absolute principle of Islamic personalities must be supported by elements of legal relationship under Islamic law. It needs various strategies to apply the principles of Islamic personality. There are two main strategies to implement the principles of Islamic personalities. That is what he calls a common guide and the guide during the legal relationship. The definition of common standards is a benchmark that is formal. While the definition of the benchmark when there is that in the event of a legal relationship both parties are equally Muslim and legal bond that ties them to do under Islamic law.Penerapan asas personalitas ke-Islaman merupakan kesatuan hubungan yang tidak terpisah dengan dasar hubungan hukum. Kesempurnaan dan kemutlakan asas personalitas keislaman harus didukung unsur hubungan hukum berdasarkan hokum Islam. Untuk menerapkan asas personalitas ke-Islaman diperlukan strategi. Ada dua patokan sebagai strategi untuk menerapkan asas personalitas keislaman. Yaitu apa yang ia sebut dengan patokan umum dan patokan saat terjadi hubungan hukum. Yang dimaksud dengan patokan umum yaitu patokan yang bersifat formil. Sedangkan yang dimaksud dengan patokan saat terjadi adalah bahwa pada saat terjadi hubungan hukum kedua pihak sama-sama beragama Islam dan hubungan ikatan hukum yang mereka lakukan berdasarkan hukum Islam

    Marital Rape Sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia

    Get PDF
    This article addresses the question of marital rape (rape in the household) or a rape that occurs between couples who tied with a legal marriage as a violation of humanrights. The impact of marital rape actions resulted in a huge effect on the victim, both physically and psychologically. There should be a healthy and naturalintercourse which is communicated between the two parties. Principally, a husband should not impose his will to his wife, especially in the matters of sexuality.Imposing the will means inhumanely treating couples and looking at nothing more than the fulfillment of sexual desire. Such deed is classified as an act of rape, namely rapping in marriage or the so-called the “marital rapeâ€.Artikel ini membahas persoalan marital rape (perkosaan dalam rumah tangga) atau perkosaan yang terjadi antara pasangan suami istri yang terikat perkawinan sebagai pelanggaran hak Azasi Manusia. Dampak dari perbuatan marital rape mengakibatkan pengaruh yang besar pada korban, baik dampak dari segi fisik maupun dari segi psikis. Seharusnya persetubuhan yang sehat dan wajar adalah persetubuhan yang dikomunikasikan terlebih dahulu. Pada prinsipnya suami tidak boleh memaksakan kehendak kepada istrinnya, khususnya terkait perkara seksualitas. Memaksa berarti memperlakukan pasangan secara tidak manusiawi dan memandangnya tidak lebih sekedar objek pemenuhan nafsu seks dan ini adalah tindakan pemerkosaan, yakni pemerkosaan dalam ikatan perkawinan atau disebut dengan istilah marital rape

    Hukum Islam Indonesia sebagai Role Model Islam Nusantara

    Get PDF
    This paper analyzes the distinction of Islamic law in Indonesia as a role model of Indonesian Islam (Islam Nusantara). The underlying question is that what are the disticntions of Indonesian Islamic law which can be a role model for Indonesian Islam. The purpose of this paper is to identify the characteristics of Islamic law in Indonesia as well as to elaborate the distinctiveness of Indonesian Islam as a role model. It is showed that Islamic law in Indonesia has been well integrated into Indonesian culture and Indonesian legislations. Indonesian Islam (Islam Nusantara) initiated by Nahdatul Ulama shows its capacities to accommodate local wisdom (culture) and Islamic law, so that there is no conflict among them. It is peaceful, pluralistic and egalitarian approach, and there will be ‘role model’ for Islamic civilization.Artikel ini menjelaskan tentang hukum Islam di Indonesia sebagai role model Islam Indonesia (Islam Nusantara). Pertanyaan penting dalam tulisan ini adalah bagaimana distingsi hukum Islam di Indonesia yang bisa dijadikan role model pelaksanaan hukum Islam di Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk megidentifikasi karakteristik hukum Islam di Indonesia dan mengelaborasi Islam Indonesia sebagai role model. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa hukum Islam di Indonesia telah terintegrasi ke dalam budaya Indonesia  dan hukum nasional. Islam Indonesia (Islam Nusantara) yang diinisiasi oleh organisasi Nahdatul Ulama menunjukkan kapasitasnya dalam mengakomodir budaya lokal dan hukum Islam. Jadi, tidak ada konflik antara keduanya. Karena pendekatannya yang damai, plural, dan egaliter sehingga dapat dijadikan sebagai role model peradaban Islam

    Dinamika Gender dan Peran Perempuan dalam Ekonomi Keluarga

    Get PDF
    This paper describes the dynamics of gender discourse and the discourse that hasmanaged to penetrate paternalistic culture. Gender discourse drew the attention ofmany parties, even the mainstream has become a significant influence on socialchange. Gender struggles and movements have paved the public perception ofwomen as weak creatures are subordinated to the social reality of society.Pragmatically, the dynamic of gender has influenced the relationship between menwith the women in the marital status. Acknowledgment of gender equality hasopened up the space between the husband and wife in the same position in mattersof rights and obligations in the conduct of family life. It is including responsibility ofprotection, safety, welfare, and living for the family.Tulisan ini mendeskripsikan tentang dinamika dan diskursus wacana gender yangtelah berhasil menembus budaya paternalistik. Wacana gender banyak menyitaperhatian berbagai pihak, bahkan telah menjadi mainstream yang berpengaruhsecara signifikan terhadap perubahan sosial kemasyarakaatan. Perjuangan dangerakan gender telah meretas persepsi masyarakat yang menganggap perempuansebagai makhluk lemah yang dinomorduakan dalam realitas sosial masyarakat.Dalam wilayah pragmatis, paham gender berimplikasi terhadap hubungan antaralaki-laki dengan perempuan dalam status hubungan suami istri. Kesadaran gendertelah membuka ruang kesetaraan antara suami dan istri dalam posisi sama dalampersoalan hak dan kewajiban dalam menjalankan kehidupan rumah tangga.Termasuk di dalamnya tanggung-jawab perlindungan, keamanan, kesejahteraan,dan nafkah untuk keluarga

    Pluralitas Mazhab dalam Fikih

    Get PDF
    This paper describes why Indonesian Muslims are polarized in a different understanding of the shari\u27a law. Recently, brotherhood and unity among Muslims considered still hazardous and agonizing. Despite the fact that the difference among the Muslims is about the matters of furu\u27iah; yet, its implication becomes widening and reaching other significant aspects such as determination of various legal provisions concerning the dimensions of faith, worship, and social life. In order to increase awareness and development of Muslim brotherhood, there have to be concern on maintaining condition ukhuwah cultures, patience, inclusiveness, and acknowledgement of the truth. Muslims also are supposed to not impose a uniformity that does not or has not received by other parties, and endorse similarities that exist of any differences.Tulisan ini mendeskripsikan bagaimana umat Islam Indonesia terpolarisasi dalam berbagai pemahaman tentang syariat. Bangunan persaudaraan dan persatuan sesama umat Islam dewasa ini masih riskan dan menyedihkan. Meskipun pada dasarnya perbedaan pendapat hanya berkisar pada hal-hal yang sifatnya furu’iah, namun implikasinya begitu luas merambah pada aspek lain yang cukup signifikan dalam penentuan berbagai ketentuan-ketentuan hukum yang menyangkut dimensi-dimensi akidah, ibadah, dan muamalah. Dalam rangka peningkatan dan pengembangan kesadaran ukhuwah islamiyah, diperlukan sikap-sikap dasar yang dapat mengkondisikan tumbuhnya budaya ukhuwah seperti sikap sabar, lapang dada, terbuka, maupun mengakui kebenaran. Juga tidak memaksakan keseragaman yang tidak atau belum diterima pihak lain, mengutamakan kesamaan yang ada dari setiap perbedaan

    Diikili Sebagai Ekspresi Islam Nusantara dalam Budaya Islam Lokal Gorontalo : Perspektif Dakwah Islamiyah

    No full text
    Preaching has been deployed with a variety of media and approaches used. One medium of propaganda that is often used is culture. This phenomenon can be found in the majority culture of Gorontalo people embraced Islam. Melting the boundaries between religion and culture is a common thing for people of Gorontalo. Dikili is seen as one of the expressions of Islam Nusantara in Islamic culture of Gorontalo. Moral messages contained in the narrative Kitabi Lo Dikili relevant to preaching in general involves two aspects, aspects of the teachings of monotheism and moral teaching aspect / character of the Prophet Muhammad. Both of these aspects stand as it relates to the social setting that is faced by the Prophet when preaching for the first time in the city of Mecca.Dakwah telah disebarkan dengan berbagai macam media dan pendekatan yang digunakan. Salah satu medium dakwah yang sering digunakan adalah kebudayaan. Fenomena seperti ini dapat ditemukan dalam budaya masyarakat Gorontalo yang mayoritas memeluk agama Islam. Meleburnya batas antara agama dan budaya merupakan hal yang lazim bagi masyarakat Gorontalo. Tradisi dikili dipandang sebagai salah satu ekspresi Islam Nusantara dalam budaya Islam Gorontalo. Pesan-pesan moral yang termuat dalam narasi Kitabi Lo Dikili yang relevan dengan dakwah pada umumnya menyangkut dua aspek yakni aspek ajaran tauhid dan aspek ajaran moral / akhlak Nabi Muhammad saw. Kedua aspek ini menonjol karena berkaitan dengan setting sosial yang dihadapi oleh Nabi Muhammad saw ketika berdakwah untuk pertama kalinya di Kota Mekah

    Konsep Musyarakah menurut Syeikh Daud Al-Fatani dalam Furu‘ Al-Masâ’il

    Get PDF
    This paper presents Sheikh Daud al- Fatani’s thought on the concept of Musharakah in his book Furu \u27al-Masa\u27il and referred specifically to the Kitabal-Shirkah. How musyarakah generally applied in Malaysia\u27s Islamic banking system is the focus of this paper. In the same period, cross-references with the valid views of jurists of al- Shafi\u27i school of thought are also applied. Moreover, the concept of Musharakah is presented in his book “Furu \u27al-Masa\u27il†is still considered relevant and applicable, including in the field of Islamic banking and finance from the past, present and future.Tulisan ini mengetengahkan pandangan Syeikh Daud al-Fatani terhadap konsep musyarakah sebagaimana yang dibincangkan dalam kitabnya Furu‘ al-Masa’il dan dirujuk khusus pada tajuk Kitabal-Syirkah. Bagaimana musyarakah diaplikasin secara umum dalam sistem perbankan Islam Malaysia menjadi fokus makalah ini. Dalam masa yang sama juga, rujukan silang dengan pandangan fuqaha’ al-Syafi‘i yang valid juga diterapkan. Bahkan konsep musyarakah yang dikemukakan dalam kitab Furu‘ al-Masa’il ini adalah masih lagi relevan dan dapat diaplikasikan termasuk dalam bidang perbankan dan keuangan Islam dari dulu, kini dan akan datang

    Konsep Penentuan Upah dalam Ekonomi Islam

    Get PDF
    This article explains the concept of wages in Islamic perspective. In fact, most workers are not rewarded as equally as their achievement. This can trigger a conflict between workers and employers. By contrast, most entrepreneurs faced with unstable economic conditions. In that position, the workers often become victims of the employers to accept wages that are not feasible. This condition causes the peak the workers go to street for demonstration or strike. The role of government; therefore, is needed in setting minimum wage standards. Injustice can cause confusion for workers and strike. Its impact can affect economic sectors. For these reasons, Islam offers a solution to the problem of wages and the interests of both parties without violating the rights of both.Artikel ini menjelaskan konsep upah dalam perspektif Islam. Kenyataanya dalam dunia kerja buruh mendapat imbalan tidak sesuai dengan tenaga yang telah disumbangkanya. Hal ini yang memicu konflik antara pekerja dan pihak pengusaha.  Disisi lain pihak pengusaha dihadapkan pada kondisi perekonomian yang belum stabil. Dalam posisi seperti itu, seringkali para pekerja menjadi korban para pengusaha untuk menerima upah yang tidak layak. Puncaknya kondisi ini menyebabkan para buruh melakukan ujuk rasa atau pemogokan. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam menetapkan standar upah minimum. Ketidakadilan bagi pekerja dapat menimbulkan kekacauan dan aksi pemogokan. Dampaknya bias sangat merugikan bagi perekonomian. Untuk itu Islam menawarkan penyelesaian atas masalah upah dan menyelamatkan kepentingan kedua belah pihak tampa melanggar hak-hak dari keduanya

    Praktik Ekonomi Islam pada Komunitas Keagamaan di Sulawesi Selatan

    Get PDF
    This article aims to explain the implementation of the Islamic economic system in the process and practice of community empowerment by selecting the An-Nadzir religious community in South Sulawesi as the basis for its analysis. In this case An-Nadzir developed as an independent religious community with the application of Islamic economics in social-economic life. This research is done by qualitative data collection, then presented in descriptive analysis. In the era of the ASEAN economic community and the current global economic competition, various forms of strategy and implementation of the economic system need to be done. One is the implementation of Islamic economics with the empowerment of society as a practical offer. This is endeavourmust be implemented through the empowerement the middle to lower community in order to create a strong, creative, and more independent society. The social-economic empowerment of religious communities is one of the bids as an alternative to implementing the Islamic economic system.Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi sistem ekonomi Islam dalam proses dan praktik pemberdayaan masyarakat dengan memilih komunitas keagamaan An-Nadzir di Sulawesi Selatan sebagai basis analisisnya. Dalam hal ini An-Nadzir berkembang sebagai komunitas keagamaan yang mandiri dengan penerapan ekonomi Islam dalam kehidupan ekonomi-sosial. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data secara kualitatif, kemudian dipaparkan secara deskriptif analisis. Pada era masyarakat ekonomi ASEAN dan persaingan ekonomi global saat ini, berbagai bentuk strategi dan implementasi sistem ekonomi perlu dilakukan. Salah satunya adalah implementasi ekonomi Islam dengan pemberdayaan masyarakat sebagai sebuah tawaran praktis. Hal ini dilakukan  melalui pemberdayaan komunitas menengah ke bawah dalam rangka terciptanya masyarakat yang kuat, kreatif, dan lebih mandiri. Pemberdayaan sosial-ekonomi komunitas keagamaan merupakan salah satu tawaran sebagai alternatif pengimplementasian sistem ekonomi Islam

    Pengelolaan Endowment Fund di Perguruan Tinggi Malaysia: Studi Kasus di Universitas Teknologi Malaysia

    Get PDF
    This article aims to determine the historical development, management, the mechanism of collection, and distribution of endowment funds in UTM of Malaysia. The results show that the UTM endowment fund has been initiated through the RM 1 movement per student as well as expanded for lecturers and staff and fundraising from the company. Endowments fund has a fundraising program through every student to contribute RM 1.00, sponsored book by UTM publisher, Eternal Endowment Tower, golf tournament, recruitment alms during Ramadan and Idul Fitri and investment in finance and trust fund units. The income generation mechanism from donations are dominant than sources from projects and investment returns. Income derived from the project is greater than the income originating from the investment. The endowment fund distributors are identical to the distribution of scholarships.Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan historis, pengelolaan, mekanisme penghimpunan, dan distribusi endowment fund di UTM Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Endowment fund di UTM dilakukan dengan penggalangan dana melalui gerakan 1 RM tiap mahasiswa serta diperluas untuk dosen dan staf dan penggalangan dana dari perusahaan. Endowments fund memiliki program fundraising melalui every student to contribute RM 1.00,buku sponsor oleh penerbit UTM, Eternal Endowment Tower, turnamen golf, perekrutan sedekah saat Ramadlan dan Idulfithri serta investasi di bidang keuangan dan satuan dana perwalian. Mekanisme penghimpunan pemasukan dari sumbangan masih lebih dominan dibandingkan bersumber dari proyek dan hasil investasi. Pemasukan berasal dari proyek lebih besar daripada pemasukan yang bersumber dari investasi. Pendistribusi dana endowment fund identik dengan distribusi beasiswa

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Al-Ulum
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇