Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur UNJ
Not a member yet
    183 research outputs found

    ANALISIS KENYAMANAN MANUSIA (HUMAN COMFORT) PADA SISTEM PENDINGIN DESICCANT CAIR TENAGA MATAHARI MENGGUNAKAN KONFIGURASI ALIRAN BERLAWANAN (COUNTER FLOW)

    Get PDF
    High water vapour content in air can cause a number of problems as for human or surrounding materials. For human a high water vapour can create physiological stress, discomfort, and also can encourage ill health. While, the cause for the environment is can accelerate the corrosion of metals, accelerate the growth of spores and mould, can reduce the electrical resistance of insulators and etc. Desiccant systems have been proposed as energy saving alternatives to vapor compression air conditioning for handling especially the latent load and also sensible load. Use of liquid desiccants offers several design and performance advantages over solid desiccants, especially when solar energy is used for regeneration. The liquid desiccants contact the gas inside the packed tower of liquid desiccant solar cooling system and the heat transfer and mass transfer will occur. This paper is trying to study the human comfort analysis inside the packed tower of dehumidifier systems. This human comfort analysis consist of human comfort and energy that consume by the system. The results of this paper later on can be used to determine the best performance of the systems

    PENGARUH PENCAMPURAN MINYAK SOLAR DENGAN BIODIESEL PADA NILAI ANGKA SETANA

    Get PDF
    Tersedianya bahan bakar diesel fosil dalam jumlah yang besar dan murah, maka penelitian dan pemakaian minyak nabati sebagai bahan bakar diesel ditinggalkan. Terjadinya krisis suplai minyak bumi pada tahun 1973 menimbulkan kembali perhatian pada pemakaian minyak nabati sebagai bahan bakar diesel dan pada saat ini penelitian telah dilakukan secara intensif oleh berbagai lembaga riset dari berbagai penjuru dunia dengan menggunakan konsep dan teknologi yang baru. Ruang lingkup penelitian ini adalah meliputi kajian literatur, pengambilan percontoh bahan bakar minyak diesel (minyak solar) dan biodiesel, pencampuran minyak solar dan biodiesel dengan perbandingan 30:70 dan 40:60, pengujian angka setana hasil campuran pada mesin CFR F-5. Dari hasil pengujian yang dilakukan untuk semua percontoh baik itu Biodiesel 100%, Solar 100% atau campurannya sama sekali tidak ada masalah dalam proses pengujian baik itu pada injektor mesin atau filter bahan bakar pada mesin uji, sedangkan untuk nilai angka setana pada campuran 10% (B-10) biodiesel cukup signifikan bisa sampai 2,1;pada campuran 20% (B-20): 0,9; pada campuran 30% (B-30): 0,9 dan seterusnya . Peningkatan angka setana hampir linier sampai 100% biodiesel (B-100), sehingga dapat disimpulkan bahwa Biodiesel sangat bagus untuk campuran bahan bakar minyak diesel/minyak solar sebagai peningkat angka setana/Cetana number booster I dalam pembuatan menuju minyak solar yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan

    KAJIAN DESAIN SISTEM KEMUDI MOBIL LISTRIK 4 RODA 4 PENUMPANG UNTUK LINGKUNGAN KAMPUS

    Get PDF
    Sarana dan prasarana yang baik sangat erat kaitannya dengan hasil sebuah pekerjaan, hal ini lah yang mendorong untuk menciptakan sebuah alat transportasi mudah dioperasikan, mudah dirawat, tidak berisik dan tidak menimbulkan emisi yang dapat menunjang kegiatan dan mobilitas civitas akademika yang tinggi, sehingga akan menghasilkan hasil yang maksimal. Sebagai wujud kepedulian terhadap masalah polusi di negara Indonesia, maka penulis bermaksud untuk mengkaji sebuah konsep kendaraan listrik roda empat dengan kapasitas berpenumpang empat orang yang sekaligus menjadi tonggak perubahan menuju Indonesia hijau lewat kendaraan ramah lingkungan. Metodologi yang digunakan penulis adalah dengan metoda kajian perhitungan desain system kemudi pada kendaraan listrik roda empat yang nyaman dan aman. Perhitungan diawali dengan mengkaji sudut belok kendaraan, kemudian mengkaji steering geometri dan beban yang diterima kemudi. Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa kendaraan listrik roda empat yang di desain ini menggunakan Rack And Pinion dengan sudut roda bagian luar dan bagian dalam masing–masing adala

    ANALISIS KARAKTERISTIK RING PISTON ORIGINAL DAN RING PISTON LOKAL PADA MOBIL DAIHATSU S-38

    Get PDF
    Ring piston adalah komponen yang sangat penting yang merupakan bagian dari suatu sistem motor bakar torak. Ring piston selain berguna untuk merapatkan kedudukan piston dengan dinding silinder sehingga proses kompresi dapat berlangsung dengan baik, juga untuk mencegah terjadinya kebocoran-kebocoran kompresi. Ring piston harus terbuat dari material yang sesuai dan mempunyai sifat-sifat yang memenuhi kriteria diantaranya harus mempunyai daya pegas, tahan panas, tahan aus dan tidak mudah terdeformasi. Dalam penelitian ini dibandingkan dua buah ring piston, yaitu ring piston orisinal dan ring piston lokal yang digunakan pada mobil Daihatsu S-38. Dengan diadakannya penelitian ini dapat diketahui perbedaan dari kedua ring piston tersebut. Diantaranya nilai komposisi kimia orisinal memiliki kadar karbon 3.64% sedangkan lokal memiliki kadar karbon 3.27%, nilai kekerasan original 182.44 HB sedangkan lokal 125.7 HB, adapun untuk kekuatan pegas orisinal 0.219 Kg/mm sedangkan lokal 0.218 Kg/mm, sehingga pada umumnya ring piston orisinal mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan ring piston lokal. Dilihat dari fungsi utama ring piston sebagai penyekat agar kompresi tidak bocor, maka dibutuhkan daya regang atau kekuatan pegas yang tinggi tapi tidak getas sehingga tidak mudah patah

    ANALISIS KARAKTERISTIK GETARAN STRUKTUR LENGAN AYUN SEPEDA MOTOR JENIS SUSPENSI TWINSHOCK MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA DAN EKSPERIMENTAL

    Get PDF
    Getaran merupakan hal penting dalam perencanaan struktur utama sepeda motor. Lengan ayun (swing arm) merupakan bagian struktur utama rangka sepeda motor, berfungsi berfungsi sebagai penahan roda penggerak dan sebagai tumpuan shock breaker. Lengan ayun dipasang tidak tetap agar dapat bergerak bebas mengikuti kontur jalan dan beban kendaraan selama sepeda motor bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dinamik lengan ayun sepeda motor jenis suspensi twinshock. Jenis ini dipilih karena paling banyak dipakai oleh konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan membuat dua model lengan ayun berbahan carbon steel. Analisis statik dan dinamik pada struktur lengan ayun menggunakan software berbasis metode elemen hingga. Analisis statik untuk memperoleh nilai tegangan von mises dan displacement. Analisis dinamik untuk memperoleh nilai frekuensi pribadi. Setelah itu kedua model dilakukan analisis FRF (frequency response function) untuk melihat karakteristik getaran akibat respon dinamik dari eksitasi luar. Hasil analisis dengan software dibandingkan dengan analisis eksperimental menggunakan sensor accelerometer dan pengolah data digital. Hasil analisis menyimpulkan bahwa model B meiliki karakteristik yang baik karena tegangan von mises sebesar 246,8 MPa, displacement 2,2288 mm, dan frekuensi pribadi pertama 156,52 Hz

    PENGARUH BENTUK KAMPUH TERHADAP KARAKTERISTIK BAJA KARBON RENDAH HASIL PENGELASAN SMAW

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk kampuh terhadap cacat dan kekuatan tarik material baja karbon rendah hasil pengelasan SMAW dengan elektroda AWS E. 7018. Jenis kampuh las yang digunakan adalah kampuh V dan X, penyiapan bahan dengan menggunakan mesin scrap. Variasi arus yang digunakan adalah 140, 150, 160 dan 170 A dengan polaritas DC +. Proses pengelasan dilakukan di laboratorium las Teknik Mesin Universitas Negeri Jakarta, kemudian proses pengujian radiografi di PT. Gamma Hepsi dan proses pengujian tarik dilakukan di B2TKS Puspitek. Dari kedua hasil pengujian tersebut dilakukan analisa supaya didapatkan kesimpulan. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah: Hasil pengelasan SMAW dengan arus 140 A, 150 A, 160 A dan 170 A yang menggunakan kampuh X mendapatkan nilai tegangan tarik rata- rata yang lebih rendah terhadap spesimen yang menggunakan kampuh V dengan selisih tegangan tarik rata- rata sebesar 35,14 N/mm2. Hal ini terjadi karena pengelasan dengan kampuh X mengalami proses pengelasan di dua sisi pada waktu yang berbeda. Hal ini menyebabkan pada spesimen kampuh X memiliki tegangan tarik terendah karena adanya tegangan sisa yang besar

    PEMBUATAN WPS DAN PQR API 5L GR.B UNTUK MANUAL SMAW PIPE SUPPLY SESUAI STANDAR API (AMERICAN PETROLEUM INSTITUTE) - 1104

    Get PDF
    Teknologi pengelasan SMAW telah banyak diaplikasikan di Indonesia mulai dari industri mikro, kecil, menengah, hingga skala industri nasional. Akan tetapi, sampai saat ini pemahaman mengenai prosedur las yang diakui secara internasional belum banyak diaplikasikan bahkan cenderung diabaikan, padahal di era MEA 2015 pemahaman mengenai WPS sangat diperlukan agar pekerjaan dapat diakui secara internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kesesuaian WPS dan hasil simulasinya pada aplikasi pengelasan pipa penyalur (pipe supply). WPS dan PQR dibuat dengan berdasarkan standar API 1104 untuk dapat diaplikasikan pada pengelasan manual metode SMAW material API 5L Gr B. Parameter pengelasan yang dirancang di dalam WPS kemudian disimulasikan dalam bentuk pengelasan coupon test dan hasilnya diuji baik NDT maupun DT. Setelah hasil pengujian dianalisis disimpulkan bahwa WPS yang dibuat telah sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dan pengelasan pipa penyalur dapat dilakukan berdasarkan WPS yang telah dibua

    PENGARUH REDAMAN OLI GETARAN PAKSA DENGAN MASSA UNBALANCE SISTEM SATU DERAJAT KEBEBASAN

    Get PDF
    Vibration apparatus sistem satu derajat kebebasan teredam merupakan salah satu alat simulasi uji getaran yang dapat menyimulasikan fenomena getaran sistem massa-pegas-redaman dengan pemaksa unbalance. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi pribadi sistem dan efek redaman pada beberapa massa unbalance terhadap perubahan frekuensi eksitasi. Oli redaman yang digunakan adalah SAE 20 dan 30. Dari hasil pengujian bahwa semakin kental viskositas redaman, semakin besar efek redaman untuk menurunkan amplitudo pada sistem yang bergetar. Dalam pengujian tersebut, diperoleh rasio redaman 0.2435 untuk oli SAE 20 dan 0.4331 untuk oli SAE 30

    PENURUNAN KINERJA KOMPRESOR UNTUK STARTING ENGINE DI KM. GUNUNG DEMPO

    Get PDF
    Penyediaan udara bertekanan di atas kapal merupakan peralatan bantu yang dipergunakan untuk starting engine. Pada KM. GUNUNG DEMPO kompresor yang dipergunakan adalah merek NK Tipe : HD40, yaitu kompresor torak satu silinder dua tingkat kompresi. Kompresor tersebut pada saat ini mengalami penurunan kinerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja kompresor dengan cara menghitung secara teoritis data-data yang ada, kemudian dilakukan komparasi dengan hasil nyata di lapangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa kapasitas udara yang dihasilkan oleh kompresor mengalami penurunan sehingga diperlukan waktu yang lebih lama, atau tambahan waktu sebesar 15.44 menit untuk mengisi tabung penyimpan udara bertekanan, karena efisiensi volumetric kompresor yang seharusnya 74.94% turun menjadi 61%

    ANALISIS PRODUK HASIL KOMBINASI PROSES PENGELASAN DAN PERLAKUAN PANAS ALUMINIUM 6061

    Get PDF
    Sering kali di industri suatu komponen atau struktur dari logam aluminium (aluminium alloys) harus mengalami proses manufaktur pengelasan (welding) sebagai salah satu metode penyambungan logam (metal joining) dan perlakuan panas (heat treatment) untuk memperoleh atau mengubah sifat tertentu dari logam tersebut, karena itu perlu dilakukan analisis terhadap kombinasi kedua proses tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi pengelasan dan perlakuan panas terhadap sifat mekanik (mechanical properties) logam aluminium. Material teknik yang digunakan adalah logam aluminium 6061, proses pengelasan yang dilakukan adalah tungsten inert gas (TIG welding) atau GTAW (Gas Tungsten Arc Welding), proses perlakuan panas yang dilakukan adalah aging (precipitation hardening/ strengthening), pengujian yang dilaksanakan adalah pengujian tarik (tensile/tension test) dan pengujian kekerasan (hardness test). Kekuatan logam rata-rata setelah dilakukan proses pengelasan adalah 28,5 Kgf/mm2 artinya logam ini mampu menahan beban hingga sebesar itu tanpa mengalami perpatahan (fracture), sedangkan kekuatan logam lasan setelah dilakukan proses perlakuan panas rata-rata meningkat menjadi 48,7 Kgf/mm2. Secara umum nilai kekerasan logam berbanding lurus dengan kekuatannya sehingga kekerasan logam lasan setelah dilakukan proses perlakuan panas juga meningkat. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa proses perlakuan panas artificial aging pada hasil proses pengelasan logam aluminium secara umum akan meningkatkan sifat mekanik

    169

    full texts

    183

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur UNJ
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇