Buletin Psikologi
Not a member yet
352 research outputs found
Sort by
REVITALISASI PERAN KELUARGA
Dalam salah satu bukunya, Understanding Family Policy, Shirley L. Zimmerman (1995) menulis bahwa dekade sembilan puluhan sebagai tahun-tahun tidak menentu (uncertain years) bagi keluarga. Kesimpulan ini didasarkan pada beberapa kenyataan bahwa selama dekade itu terus terjadi perubahan dalam keluarga dan perubahan yangdimaksud telah mendekati bentuk yang sebelumnya dianggap sebagai bukan keluarga. Perubahan bentuk ini beriringan dengan perubahan fungsi dan proses dalam keluarga. Tampaknya, perubahan itu akan terus berlanjut hingga memasuki abad 21 ini
KONVENSI HAK ANAK : SUATU FATAMORGANA BAGI ANAK INDONESIA?
Salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan kesejahteraan dan perlindungan anak Indonesia adalah tersedianya perangkat peraturan perundang-undangan yang mampu mengayomi kesejahteraan maupun perlindungan yang mengacu kepada hak-hak anak tanpa ada diskriminasi dan untuk kepentingan terbaik anak sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak. Namun berbagai Peraturan Perundang-undangan sebagai sarana perlindungan terhadap kepentingan anak masih tersebar di berbagai peraturan perundangan. Sebagai akibatnya adalah belum adanya satu kebijakan yang menyeluruh dan mencakup semua kepentingan anak sebagaimana tercermin dalam satu Undang-undang Pokok Tentang Anak
SISTEM SATUAN KREDIT SEMESTER UNTUK MEMPERSIAPKAN SARJANA PSIKOLOGI MENGHADAPI ERA GLOBALISASI
Kualitas pendidikan dan pengajaran di Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan banyak negara, termasuk dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, juga sering kita baca atau dengar berita-berita di media massa bahwa sarjana lulusan perguruan tinggi di dalam negeri tidak siap masuk pasar kerja dan kalah bersaing dengan sarjana lulusan luar negeri. Indikator lain rendahnya mutu pendidikan tinggi di Indonesia adalah semakin meningkatnya kecenderungan lulusan SLTA untuk melanjutkan kuliahnya di luar negeri. Di sisi lain, era globalisasi menuntut kualitas lulusan perguruan tinggi memiliki daya saing tinggi, karena kompetisi akan menjadi semakin ketat dalam memasuki pasar kerja di antara para sarjana, begitu “kran” pasar bebas dibuka
Kajian Psikologis Kebermaknaan Hidup
Perubahan dunia sekitar, baik yang bersifat konstruktif maupun destruktif, menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan kehidupan manusia. Setiap terjadi perubahan lingkungan, manusia harus mengambil keputusan intrinsik pribadi sebagai konsekuensi interaksi manusia dengan dunia sekitarnya. Kegagalan manusia dalam menemukan orientasi intrinsik di tengah berbagai kemungkinan yang tak terhitung banyaknya berpotensi menimbulkan kecemasan yang menjadi salah satu ancaman terhadap kebermaknaan hidup manusia. Sebaliknya, keberhasilan mene‐mukan orientasi dan membuat keputusan prbadi dalam mengatasi krisis mendatangkan pengalaman‐pengalaman emosi positif yang merupakan salah satu unsur penting dalam kebermaknaan hidup. Yang menjadi masalah bagi setiap orang adalah bagaimana cara memperoleh kebermaknaan hidup di tengah lajunya percepatan perubahan akibat modernisasi seperti sekarang ini
Memori dalam Multitasking
Multitasking 1 atau tugas berganda menyiratkan adanya lebih dari satu tugasdi dalamnya. Salvucci dan Taatgen (2011) menambahkan bahwa kondisi tugasberganda adalah adanya beberapa tugas yang independen dan tidak berhubunganyang dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Hal inilah yang membedakannyadengan tugas kompleks. Selanjutnya Appelbaum dan Marchionni (2008)memandang tugas berganda menjadi dua jenis yaitu tugas ganda (dual task) atau dua tugas yang dilakukan bersamaan dan switching task atau lebih dari satu tugasyang dilakukan dengan beralih diantara tugas-tugas tersebut. Sementara Salvuccidan Taatgen (2011) menyebutnya sebagai tugas berganda bersamaan (concurrentmultitasking) yaitu setiap tugas berlangsung bersamaan/simultan atau hanyadengan interupsi singkat. Bentuk lainnya adalah tugas berganda sekuensial (sequen-tial multitasking) yaitu individu memberikan perhatian yang lebih lama pada satu tugas sebelum berpindah pada tugas lain, meskipun tetap terjadi tumpang tindih perhatian
COLLECTIVE BEHAVIOUR AND INTERGROUP AGGRESSION
Crowd phenomena has challenged social psychology for about a century, even early development of social psychology has been inspired by the crowd phenomena. LeBon’s (citedin Moscovici, 1986 ; Reicher, 1996) book, The Crowds A Study of the Popular Mind, has been described by social psychologists as the most popular book of all time. His theory asserts thatindividuals in the crowd lose their conscious personality and that will lead to impulsive actions. The other characteristics of the crowds are mobile, and irritable, suggestible and credulous,exaggeration and ingenuousness. After LeBon, McDougall (in Farr, 1986) developed a concept of crowd, called group mind theory. Generally speaking, group mind theory has manysimilarities to LeBon’s theory and their successor such as Milgram and Toch (1969)
KEMANDIRIAN DAN KEKERASAN TERHADAP ISTRI
Ketika perempuan masuk dalam lembaga perkawinan, yang dipercayai sebagai perwujudan ideal hubungan cinta antara dua individu, maka deretan pekerjaan seperti melahirkan, mengurus anak, suami dan rumah tangga sudah menanti. Menurut Ratih(2002), tanpa disadari baik oleh istri maupun suami, tugas-tugas tersebut akan mengikat badan, hati dan pikiran perempuan ke rumah sejak ia bangun pagi hingga malam hari. Kadang kala karena desakan kebutuhan ekonomi memang istri diperbolehkan untuk bekerja di luar rumah, tapi ini tidak membebaskan perempuandari kewajiban yang utama. Semua berlangsung teratur, dengan asumsi beginilah seharusnya kehidupan berkeluarga yang normal dan alamiah, dimana suami sebagai pencari nafkah utama dan perempuan sebagai ibu dan pengurus rumah tangga
KEPERCAYAAN SANTRI PADA KIAI
Pesantren adalah fenomena sosio kultural yang menarik. Pada tataran historis, pesantren merupakan sistem pendidikan tertua khas Indonesia, yang eksistensinya telah teruji oleh sejarah dan berlangsung hingga kini. Banyak hal yang menarik dalampesantren dengan tradisinya yang unik hingga saat ini. Salah satunya adalah anggapan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional. Di sisi lain, pola khas pesantren sebagai lembaga pendidikan juga mencerminkan pengaruh asing, dan mungkin juga punya akar asing. Pesantren menyerupai madrasah India dan Timur Tengah. Sementara hampir sebagian besar kiai pengasuhnya menyelesaikan tahap akhir pendidikannya di pusat-pusat pengajaran Islam prestisius di tanah Arab
Konflik Parlemen Indonesia: Sebuah Nilai Pembelajaran
Mulai 1 Maret 2005, harga bahan bakar minyak dinaikkan setelah sekian lama mengalami penundaan dikarenakan protes dan berbagaikeberatan yang diungkapkan. Pemerintah dibawah kepemimpinanSusilo Bambang Yudhoyono mengambil keputusan untuk menaikkan BBM. Keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk menaikkan harga BBM ini direspon oleh parlemen Indonesia yaitu Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan rapat konsultasi dengan pemerintah pada hari Senin, 14 Maret 2005. Pemerintah diwakili presiden usai rapat tersebut kembali menyampaikan bahwa tidak akan mencabut harga BBMyang sudah diberlakukan per 1 Maret 2005
MENGINTEGRASIKAN PSIKOLOGI MELALUI PERUMUSAN KEMBALI DOMAIN OBYEK STUDI
Psychology has been in the past and now is a fragmented science. One reason of the fragmentation is a disagreement about the subject matter of psychology. This paper attempts to review in detail the state of the subject matter disagreement. Analogy from conceptual integration in natural sciences can be used to integrate psychology. The author proposes that psychology should focus on human psychology only. Animal ar nonhuman organisms should not be a domain of psychological study but a domain of other sciences such as biology, zoology, entomology, wild life and animal sciences