Buletin Psikologi
Not a member yet
    352 research outputs found

    Quo Vadis Psikologi sebagai sebuah Kajian Ilmiah?

    Get PDF
    Spekulasi 1 dan refleksi mengenai pikiran, perasaan, dan perilaku manusiatelah ada di sepanjang sejarah peradaban. Psikologi baru diakui sebagai disiplin ilmu yang mandiri pada tahun 1879, dengan dibukanya laboratorium psikologi eksperimen pertama di University of Leipzig. Agar mampu berdiri sebagai suatu disiplin ilmu, psikologi secara epistemik dengan demikian harus ditopang olehfondasi filosofis yang mencakup tiga hal, yaitu empiris, positif, dan falsifiable. Empiris bahwa objek kajian bersifat nyata dan dapat diamati secara objektif, positif berarti terukur, serta prinsip falsifiability dimana setiap temuan ilmiah dapat disanggah, utamanya melalui replikasi penelitian yang dilakukan selanjutnya.Periode awal perkembangan psikologi ditandai dengan teori-teori besar dari paratokoh seperti Wilhelm Wundt, Ivan Pavlov, B. F. Skinner, dan Albert Bandura

    Komunikasi sebagai Motor Melihat Realitas Bersama (Kajian Shared Reality Theory)

    Get PDF
    Sebagaimakhluk sosial, setiap individu memiliki keinginan untuk menjalinhubungan dengan individu lain. Individu dianggap dewasa secara sosial apabilatelah mampu berhubungan orang lain yang berarti mampu menjadi anggotamasyarakat dan berperan di dalamnya. Sears, Freedman, dan Peplau (1999)menerangkan bahwa hubungan antar manusia memiliki beragam bentuk. Beberapabentuk terjadi karena dipilih dengan bebas, ditentukan oleh individu denganbeberapa alasan khusus, bahkan beberapa bentuk hubungan lainnya terjadi secarakebetulan. Misalnya saja kasih sayang antara orangtua dengan anaknya, keinginanuntuk menjalin hubungan cinta kasih antara dua orang yang lain jenis, persaingansehat antara pemain bola yang sedang bertanding adalah sekelumit contoh ragambentuk hubungan antar manusia

    KAJIAN TENTANG MEMORI

    Get PDF
    Memory has been a multidisciplinary science where psychology is one of its core component. Therefore, the word “memory” itself referred to a plural concept. Tulving (2007) explained three reasons why it was important to discuss about memory concept. The question of “what” is memory is as important as the question of “how and why”

    STRUKTUR DAN PROSES MEMORI

    Get PDF
    This paper describes structures and processes of human memory system according to the modal model. Sensory memory is described as the first system to store information from outside world. Short‐term memory, or now called working memory, represents a system characterized by limited ability in storing as well as retrieving information. Long‐term memory on the hand stores information larger in amount and longer than short‐term memor

    PROSES KOGNITIF DALAM PEMAHAMAN BACAAN

    Get PDF
    Membaca merupakan salah satu aktivitas terpenting dalam kehidupan manusia. Aktivitasmembaca menjadi sarana yang dibutuhkan oleh hampir semua bidang kehidupan. Banyaksekali hal yang bergantung pada aktivitas membaca, termasuk kegiatan-kegiatan pentingseperti transfer informasi, transfer pengetahuan, komunikasi, juga rekreasi.Melihat pentingnya aktivitas membaca ini, memang sudah seharusnya program pemberantasan buta aksara digalakkan. Namun demikian, terampil membaca saja tidak cukup,sebab yang terpenting dalam kegiatan membaca adalah memahami isi bacaan. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Flood dan Salus (1984) bahwa membaca tanpa memahami bacaanadalah aktivitas yang sia-sia. Tulisan ini membahas proses kognitif yang terjadi dalam aktivitas memahami bacaan.Pada bagian awal akan dibahas batasan-batasan membaca dan pemahaman, dilanjutkan dengan pembahasan mengenai konsep operasional tentang pemahaman bacaan serta faktor-faktor yangdapat mempengaruhi pemahaman. Bagian terakhir tulisan ini membahas sedikit mengenai pemahaman terhadap bacaan yang berbahasa asing

    NONTON TELEVISI DAN AKTIVITAS MEMBACA PADA ANAK

    Get PDF
    Sejak munculnya pemancar televisi (TV) swasta di Indonesia tahun 1990-an, banyak polemik tentang dampak negatif televisi dikumandangkan yang menyangkut berbagai hal mulaidari kekerasan, penetrasi budaya asing, hingga tuduhan penurunan minat baca serta berkurangnya jam belajar anak, (Murti Bunanta, Kompas 21 Mei 1999). Semakin banyaknya acara untuk anak-anak yang ditayangkan di TV dikhawatirkan akan menurunkan minat bacamereka, sebab mata anak-anak sudah lelah menonton kotak kaca, sehingga tak sempat lagi membaca buku (Info Aktual Swara, 27 Mei 1999). Bahkan dalam Kompas 21 Mei 1999 ditulisbahwa perkembangan pertelevisian yang semakin pesat memunculkan penilaian bahwa televisilah penyebab turunnya minat baca sehingga anak-anak tidak melakukan aktivitasmembaca namun lebih suka nonton TV

    KETERBATASAN UJI SIGNLFIKANSI: ILUSTRASI PADA ANALISIS KORELASI 2 VARIABEL

    Get PDF
    Dalam penelitian kuantitatif yang sederhana, pada umumnya hipotesis yang diajukan oleh peneliti berwujud hipotesis nul atau hipotesis alternatif. Pada hipotesis nul yang jarang dilakukan, peneliti menyatakan bahwa tidak ada hubungan atau tidak ada perbedaan. Sedangkan pada hipotesis alternatif yang Iebih sering dilakukan,peneliti menyatakan bahwa ada hubungan atau ada perbedaan. Pada kesempatan ini, fokusnya adalah hipotesis alternatif sebagai acuan bagi pembicaraan selanjutnya dengan hanya menyebutnya secara singkat sebagai hipotesis saja

    Developing Culturally-Relevant Counseling In Indonesia

    Get PDF
    Psychology as a science emerged in Indonesia in the 1950s. The firstpsychological work in Indonesian history was conducted by the BalaiPsychotechnik (Psychotechnik Board), a board found by the Ministry of Education, Teaching and Culture at that time. The works of the Board included conducting psychological testing for students who were going to further education, as well as performing assessments in organizations to select their prospective employees. The Boardwas later developed into the Faculty of Psychology of The University of Indonesia, the oldest psychological institution in Indonesia. In 1959, the professional organization of psychologists was founded in Jakarta (Universitas Indonesia, 2004). The second oldest educational institution of psychology, which is the Faculty of Psychology of Gadjah Mada University, was developed from the former Facultyof Educational Science in the university in 1965 (Universitas Gadjah Mada, 2004). This history implies that psychology in Indonesia was born in the context of educational science

    Carl Gustav Jung, Teori Transformasi dan Relevansinya pada Organisasi Birokrasi

    Get PDF
    One of primary issues of organization theory debate arises from questions about the basic unit analysis from which the reality of organization is best derived or understood. The functionalist orientation takes as its points from the larger collective level of  reality, that is, the encompassing system is the basic unit of analysis. The interpretivists see individual interaction as the basic unit from which an understanding of the larger context can be obtained. The two perspectives have no link between the individual and the collective, and the interface between them is un‐addressed. The notion of ʺsocialʺ is aborted. A transformational theory, which takes the Jung model (a psychological sociology) as a point of origin has the potential for this integrative perspective. This theory encompasses both the individual and the social and the nature of their interrelatedness

    Networking Among Southeast Asian Psychological Societies to Improve Services *

    Get PDF
    Psychology as a common sense knowledge about people and their behavior might have been familiar to every culture since the beginning of the human history. As a scientific discipline, however, it seems to be a Western invention. Some even contented that is only the product of the transition from traditional or premodern to modern Western society in the 19 th century (Sampson, 1989). This transition involves change of the functional unit of the social order from the community or any other form of social groupings to the individual. Based on a liberal individualist framework as well as a voluntarist notion of personhood, the modern Western world view the person as a self‐contained individual whose values and relations are the products of her or his own choice. Individuals are antecedent to the society in which they live and the possession of a self is given prior to it

    320

    full texts

    352

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Buletin Psikologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇