1026 research outputs found

    UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HASIL FRAKSI EKSTRAK ETANOL SPONS Theonella swinhoei YANG DIPEROLEH DARI PULAU MANADO TUA

    No full text
    Spons ini merupakan organisme laut yang banyak memiliki potensi untuk menghasilkan senyawa aktif. Theonella swinhoei memproduksi metabolit primer dan sekunder, salah satu jenis metabolit sekunder yaitu antioksidan. Antioksidan adalah zat penghambat reaksi oksidasi akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan asam lemak tak jenuh sehingga menimbulkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari spons Theonella swinhoei. Spons Theonella swinhoei diperoleh dari Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan metode ekstraksi maserasi. Pengujian terhadap fraksi ekstrak etanol Spons Theonella swinhoei menggunakan metode DPPH (1,1difenil-2-pikrilhidrazil) yang diukur dengan alat spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi ekstrak etanol Spons Theonella swinhoei memiliki aktivitas antioksidan pada masing-masing fraksi, ekstrak etanol (59,66), fraksi N- Hexan (59,5%), fraksi CHCl3 (59,23%) dengan konsentrasi 100 mg/L, dan fraksi MeOH 65,93 %.  Dari hasil ini terlihat bahwa Fraksi MeOH memiliki hasil paling tinggi dari pelarut yang lain yaitu sebanyak 65,93 %. Hal ini menunjukkan bahwa dalam spons Theonella swinhoei terdapat banyak komponen bioaktif yang bersifat polar

    Studi Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Antibiotik di Kelurahan Ardipura Kota Jayapura

    Full text link
    Antibiotik merupakan golongan senyawa alami atau sintesis yang memiliki kemampuan untuk menekan atau menghentikan proses biokimiawi dalam suatu mikroorganisme, khususnya proses infeksi bakteri. Penggunaan antibiotik secara tidak tepat dipengaruhi oleh pengetahuan seseorang, sehingga apabila pengetahuan seseorang tidak tepat maka akan berdampak pada penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik di Kelurahan Ardipura, Kecamatan Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional terhadap 394 responden yang memenuhi kriteria inklusi dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tingkat pengetahuan antibiotik pada masyarakat di Kelurahan Ardipura, Jayapura yang termasuk kategori baik (37%), cukup (33%) dan kurang baik (30%). Mayoritas tingkat pengetahuan tentang antibiotik pada masyarakat di Kelurahan Ardipura termasuk kategori Baik. Kata kunci: Antibiotik, tingkat pengetahuan, kelurahan ardipur

    EFEKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA SAYAT GEL EKSTRAK ALGA TURBINARIA ORNATA PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

    Full text link
    ABSTRACT Turbinaria ornata algae is a type of algae that has known activity as antibacterial, anti-inflammatory, antioxidant activity which is in line with the mechanism of wound healing. Alga Turbinaria ornata is also one of the brown algae that contains alginate and neophytadiene compounds and has been shown to have wound healing activity. This study aimed to test the effectiveness of the ethanolic extract gel of Turbinaria ornata on wound healing in white rats. Algae extract gel of Turbinaria ornata was tested on 5 groups of rats, consisting of 3 rats in each treatment group, namely negative control, positive control, ethanolic extract gel of Algae Turbinaria ornata 5%, 10% and 15%. Observations were made until day 14. Data were tested using ANOVA (Analysis of Variant). The results of statistical tests showed that there was no significant difference in the duration of wound healing in male white rats. However, the preparation with a concentration of 15% showed faster healing data among the Turbinaria ornata algae extract gel preparations at a concentration of 5% and 10% with brand x gel and gel base. Keywords: Gel, Turbinaria ornata, White Rat, Cuts  ABSTRAK Alga Turbinaria ornate merupakan jenis alga yang meliki aktivitas yang telah diketahui sebagai antibakteri, antiinflamasi, antioksidan merupakan aktivitas yang sejalan dengan mekanisme penyembuhan suatu luka. Alga Turbinaria ornata juga merupakan salah satu alga coklat yang mengandung alginat dan senyawa neophytadiene dan telah terbukti memiliki aktivitas penyembuh luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas gel ekstrak etanol Turbinaria ornata terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih. Gel ekstrak Alga Turbinaria ornata diujikan pada hewan uji tikus sebanyak 5 kelompok yang terdiri dari 3 ekor tikus disetiap kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, gel ekstrak etanol Alga Turbinaria ornata 5%, 10% dan 15%. Pengamatan dilakukan sampai hari ke 14. Data diuji dengan menggunakan ANOVA (Analisis Of Variant). Hasil uji statistik menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan terhadap lamanya penyembuhan luka pada tikus putih jantan. Meskipun, pada sedian dengan konsentrasi 15% menunjukan data penyembuhan yang lebih cepat di antara sediaan gel ekstrak alga Turbinaria ornata pada konentrasi 5% dan 10% dengan gel merek x dan basis gel. Kata Kunci: Gel, Turbinaria ornata, Tikus Putih, Luka saya

    FORMULATION AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF COCOA BEAN EXTRACT TOOTHPASTE (Theobroma Cacao L.) AGAINST STREPTOCOCCUS MUTANS BACTERIA

    Full text link
    Cocoa beans (Theobroma cacao L.) are seeds of the cocoa tree which have a active components, is polyphenols which have the potential as antibacterial. This study aimed to formulate the toothpaste of Cocoa bean ethanol extract with concentrations of 5%, 7.5%, 10%, 12.5%, 15% and tested for physical evaluation of the preparation and to obtain the inhibitory power against Streptococcus mutans bacteria. In this research, the cocoa beans was extracted used the maceration method with 96% ethanol solvent and tested for antibacterial used the well method. The results showed an organoleptic physical evaluation requirements, homogeneous homogeneity test, pH test 7.4-7.7, spreadability test 30-33 mm, and adhesion test 2.25-3.23 seconds. Toothpaste has antibacterial activity with an average diameter of F1 (8.16 mm), F2 (8.5 mm), F3 (9.5 mm), F4 (10.41 mm) are in the medium category and F5 (11.58 mm) is in the strong category. Based on the study result can be concluded that all formulations of toothpaste preparations of Cocoa bean ethanol extract filled the antibacterial activity requirements and physical test requirements and had the strongest antibacterial activity at a concentration of 15% at 11.58 mm

    Kesesuaian Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

    Full text link
    Pelayanan kefarmasian yang diterapkan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama masih sering dijumpai ketidaksesuaian dengan standar yang terdapat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian penerapan pelayanan kefarmasian di puskesmas Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif.  Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner pada 4 (Empat) puskesmas di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang terdiri dari puskesmas Momalia, puskesmas Milangodaa, puskesmas Duminanga dan puskesmas Pinolosian. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan persentase kesesuaian penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan sebesar 75,11% dan dikategorikan dalam kategori baik

    FORMULASI SEDIAAN OBAT KUMUR EKSTRAK ETANOL BIJI PINANG (Areca catechu L.)

    Full text link
    ABSTRACTAreca Nut (Areca catechu L.) is a plant that contains many active compounds, one of them is alkaloid compound that has efficacy as an antifungal. This study aimed to formulate a mouthwash of areca nut ethanol extract that was physically good and to test the antifungal activity of the mouthwash of areca nut ethanol with concentrations 5%, 7,5%, 10% and 15% against the Candida albicans The conclusion were the ethanol extract of Areca nut could be formulated into a mouthwash preparation that was physically good and had the most significant antifungal activity at 15% concentration (F4) with a diameter of 25,4 mm.Keywords: areca nut (Areca catechu L.), mouthwash, antifungal.ABSTRAKPinang (Areca catechu L.) merupakan tanaman yang mengandung banyak senyawa aktif, salah satunya senyawa alkaloid yang berkhasiat sebagai antijamur. Penelitian bertujuan untuk memformulasikan obat kumur ekstrak etanol biji pinang yang baik secara fisik dan menguji Aktivitas Antijamur Obat Kumur Ekstrak Etanol Biji Pinang dengan konsentrasi 5%, 7,5%, 10% dan 15% terhadap jamur Candida albicans. Kesimpulannya, ekstrak etanol biji pinang dapat diformulasikan menjadi sediaan obat kumur yang baik secara fisik dan memiliki aktivitas antijamur paling nyata yaitu pada konsentrasi (F4) dengan diameter 25,4 mm.Kata kunci: pinang (Areca catechu L.), obat kumur, antijamu

    REVIEW – PERKEMBANGAN VIRUS ZIKA

    Full text link
    ABSTRACTZika virus (ZIKV) is a virus of the genus Flavivirus (family Flaviviridae) that is capable of infecting humans. This virus poses a risk to human health. The main vector for the spread of ZIKV is the bite of the Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. To date, there is no approved specific treatment for ZIKV infection, the recommended therapy is supportive to treat symptoms. Vaccine development continues to be carried out as a concrete step to overcome the global spread of the virus. This article discusses the genome structure, epidemiology, viral transmission, clinical manifestations, vaccine development, and prevention and treatment of ZIKV infection. Keywords: Zika Virus, Epidemiology, Transmission, Vaccines. ABSTRAKVirus Zika (ZIKV) merupakan virus dari genus Flavivirus (famili Flaviviridae) yang mampu menginfeksi manusia. Virus Zika dapat menjadi ancaman bagi kesehatan manusia.Vektor utama penyebaran ZIKV adalah gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Sampai saat ini, belum ada pengobatan spesifik yang disetujui untuk infeksi ZIKV, terapi yang dianjurkan bersifat suportif untuk mengobati gejala.Pengembangan vaksin terus dilakukan sebagai langkah kongkrit untuk mengatasi penyebaran virussecara global.Artikel ini membahas mengenai struktur genom, epidemiologi, transmisi virus, manifestasi klinis, pengembangan vaksin serta pencegahan dan pengobatan dari infeksi ZIKV. Kata Kunci: Virus Zika, Epidemiologi, Transmisi, Vaksi

    UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH LEMON SUANGGI (Citrus lemon L. ) DENGAN METODE DPPH (1,1-Diphenil-2-Picrylhydarzyl)

    Full text link
    ABSTRACTLemon Suanggi (Citrus lemon) contains flavonoid compounds so that it can act as antioxidants that can ward off free radicals. The purpose of this study was to find out the antioxidant activity of the ethanol extract of suanggi lemon peel in vitro using the DPPH method (1.1-diphenil-2-picrylhdarzyl) based on that value. Suanggi Lemon peel was extracted by maceration method with 95% ethanol as solvent. The antioxidant activity test used the DPPH method (1.1-diphenil-2-picrylhdarzyl) and vitamin C as a comparison, the absorption was measured by UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 517 nm. The antioxidant activity were analyzed by used the equation of the regression line y = 2,0741x + 20,099, obtained ð¼ð¶50 14,41 µg/mL and a compration of vitamin C obtained ð¼ð¶50 8,0 µg/mL. The results of this study can be concluded that the ethanol extract of suanggi lemon peel has a very strong antioxidant content.Keywords: Suanggi Lemon Peel, Maceration, Antiokxidant, DPPHABSTRAKBuah Lemon Suanggi (Citrus lemon) mengandung senyawa flavonoid sehingga dapat bersifat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol kulit buah Lemon Suanggi secara invitro dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2- pikrilhidrazil) berdasarkan nilai IC50. Kulit buah Lemon Suanggi diekstrasi menggunakan metode maserasi dengan etanol 95% sebagai pelarut. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenil-2- picrylhydarzyl) dan vitamin C sebagai pembanding. Serapan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan persamaan garis regresi y = 2,0742x + 20,099, diperoleh IC50 14,41 µg/mL dan pembanding vitamin C diperoleh IC50 8,0 µg/mL. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah Lemon Suanggi memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.Kata kunci: Kulit Buah Lemon Suanggi, Maserasi, Antioksidan, DPP

    PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK BAWANG HUTAN (Eleutherine americana) DAN PINANG YAKI (Areca vestiaria) TERHADAP GAMBARAN MAKROSKOPIS ORGAN HATI TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus)

    Full text link
    ABSTRAKBawang Hutan (Eleutherine americana) digunakan oleh masyarakat setempat terutama bagian umbinya untuk mengobati penyakit kanker. Pinang Yaki (Areca vestiaria) digunakan oleh masyarakat sebagai bahan obat tradisional, biasanya untuk menyembuhkan penyakit seperti diare dan diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran makroskopis kombinasi ekstrak bawang hutan (E. americana) dan pinang yaki (A. vestiaria) terhadap organ hati dan perubahan berat badan yang terjadi pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus). Penelitian ini dilakukan menggunakan hewan percobaan tikus putih berjumlah 15 ekor, ekstrasi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 70%, perlakuan dilakukan selama 14 hari, kemudian dilakukan pembedahan.Gambaran makroskopis dari organ hati tikus putih berwarna merah kecoklatan, pada berat badan ditimbang sebelum dan sesudah perlakuan.Peneltian menunjukan bahwa dengan pemberian kombinasi ekstrak bawang hutan dan pinang yaki tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap gambaran makroskopis organ hati dan mengalami penurunan berat badan pada tikus putih.Kata Kunci: Bawang Hutan (Eleutherine americana), Pinang Yaki (Areca vestiaria), makroskopis hati, tikus putih (Rattus norvegicus)ABSTRACTForest Onion (Eleutherine americana) is used by local people especially the tuber to treat cancer. Crownshaft Palm Nut (Areca vestiaria) is used by the community as an ingredient in traditional medicine, usually to cure diseases such as diarrhea and diabetes. The purpose of this study was to determine the macroscopic description of the combination of extract of onion forest (E. americana) and Crownshaft Palm Nut (A. vestiaria) on the liver and change in body weight that occurred in male white rats wistar strain (Rattus norvegicus). This research was conducted using 15 white rats, extraction was carried out by maceration using 70% ethanol, treatment was carried out for 14 days, then surgery. Macroscopic Image of the liver of white rats brownish red, the body weight was weighed before and after treatment. Research shows that the combination of forest onion and crownshaft palm nut extracts did not give a significant change to the macroscopic appearance of the liver and decreased body weight in white rats.Keyword: Forest Onion (Eleutherine americana), Crownshaft Palm Nut (Areca vestiaria), macroscopic liver, white rat (Rattus norvegicus

    HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI TERHADAP OUTCOME KLINIS PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK IMANUEL MANADO

    Full text link
    ABSTRACTHypertension is a chronic disease characterized by high blood pressure, causing morbidity and mortality, as well as increased risk of cardiovascular disease. Antihypertensive drug therapy is an option in the management of hypertension. Rational use of antihypertensive drugs is needed to achieve clinical outcomes to improve the quality of life. This study aims to determine correlation beetwen the rationality of antihypertensive drugs use to the achievement of clinical outcomes in the form of blood pressure. The study was observational analitic with cross sectional design undertaken in hypertensive patient at Manado Imanuel Clinic. Data were obtained retrospectively with consecutive sampling method in November 2021, as many as 90 patients. Data analysis used chi-square statistical test, where p < 0.05 value was considered statistically significant. The results showed that rationality of the use of antihypertensive drugs according to criteria: appropiate indication 100%, appropiate patient 95.56%, appropriate drugs 93.33% and appropiatedose100%. Patients who received rational antihypertensive therapy was 80 patients (88.89%) and 88 patients (97.78%) achieved clinical outcomes. There was a significant correlation beetwen the rationality of antihypertensive drugs use with clinical outcomes in the form of achieving blood pressure target in hypertensive patients at Manado Imanuel Clinic (p < 0.05). Keywords: hypertensive, rasionality of antihypertensive, clinical outcomes  ABSTRAKHipertensi merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, sehingga menyebabkan morbiditas dan mortalitas, serta peningkatan resiko kardiovaskular. Terapi obat antihipertensi menjadi pilihan dalam tatalaksana hipertensi. Penggunaan obat antihipertensi yang rasional dibutuhkan untuk mencapai outcome klinis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi terhadap pencapaian outcome klinis berupa tekanan darah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada pasien hipertensi di Klinik Imanuel Manado.Pengambilan data secara retrospektif dengan metode consecutive sampling untuk data periode bulan November 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 90 rekam medis pasien. Analisis data menggunakan uji statistikchi-square, dimana nilai p< 0,05 dianggap signifikan secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan rasionalitas penggunaan obat antihipertensi sesuai kriteria: tepat indikasi 100%, tepat pasien 95,56%, tepat obat 93,33% dan tepat dosis 100%. Pasien yang menerima terapi antihipertensi yang rasional sebanyak 80 pasien (88,89%) dan 88 pasien (97,78%) mencapai outcome klinis. Terdapat hubungan yang signifikan pada rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan outcome klinis berupa tercapainya target tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Imanuel Manado (p< 0,05). Kata kunci: hipertensi, rasionalitas antihipertensi, outcome klini

    978

    full texts

    1,026

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PHARMACON
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇