1026 research outputs found

    Uji Aktivitas Antijerawat Ekstrak Daun Bandotan (Ageratum Conyzoides L) Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Staphylococcus Epidermidis

    Full text link
    Berbagai macam tumbuhan dipercaya memiliki khasiat dalam pengobatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat aktivitas anti jerawat dari ekstrak daun Bandotan (Ageratum Conyzoides L) bakteri terhadap penyebab jerawat yaitu Staphylococcus epidermidis dengan 5 konsentrasi yaitu 0,5;1;1,5;2;2,5%. Pengamatan yang dilakukan dengan membuktikan adanya aktivitas antibakteri yang ditemui pada ekstrak daun bandotan. Ekstrak dengan konsentrasi terendah menghasilkan diameter zona hambat sebesar 6,5 mm, ikuti ekstrak dengan konsentrasi 1% menghasilkan diameter zona hambat sebesar 10 mm, ekstrak 1,5% diameter menghasilkan zona hambat 12,5 mm, ekstrak 2% diameter menghasilkan zona hambat sebesar 16,16 mm dan ekstrak dengan konsentrasi tertiggi yaitu 2,5% menghasilkan diameter zona hambat 17,5 mm

    Analisis Pelayanan Informasi Obat Kepada Pasien di Instalasi Farmasi RSUD Kotamobagu

    No full text
    Pelayanan informasi obat sangat penting dalam upaya untuk menunjang pengelolaan dan penggunaan obat secara rasional. Pelayanan informasi obat sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan pasien terhadap obat yang diterima. Suatu pelayanan dikatakan baik apabila sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian pelayanan informasi obat di instalasi farmasi rumah sakit umum daerah kotamobagu dengan mengacu pada Permenkes No. 72 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara terhadap apoteker rumah sakit umum daerah kotamobagu. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan informasi obat di instalasi farmasi rumah sakit umum daerah kotamobagu belum sesuai dengan standar permenkes dimana kegiatan pelayanan informasi obat meliputi menjawab pertanyaan,menerbitkan buletin,leaflet dan poster, menyediakan informasi, serta melakukan kegiatan penyuluhan bagi pasien rawat jalan belum terlaksana sepenuhnya sehingga dapat disimpulkan bahwa pelayanan informasi obat belum sesuai dengan standar Permenkes No. 72 Tahun 2016.      Kata kunci: Pelayanan kefarmasian, Pelayanan informasi obat (PIO), Instalasi Farmas

    FORMULASI DAN EVALUASI KRIM KOMBINASI EKSTRAK KULIT SEMANGKA (Citrullus lanatus) DAN EKSTRAK KULIT PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI PELEMBAP

    Full text link
    Kulit semangka dan kulit pepaya mengandung senyawa aktif flavonoid yang bermanfaat untuk melembapkan kulit. Tujuan penelitian ialah mengevaluasi fisik dan menguji efektivitas kelembapan menggunakan metode Sorption-Desorption Test (SDT). Penelitian ini dilakukan uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji stabilitas fisik mekanik, dan efektivitas kelembapan. Hasil variasi konsentrasi ekstrak kulit semangka dan ekstrak kulit pepaya, yaitu 0,5:2% (F1); 1:1,5% (F2); dan 1,5:1% (F3) memiliki hasil uji organoleptik berwarna coklat muda. Hasil homogenitas menunjukkan homogen. Hasil uji pH, yaitu 7,4 (F0); 5,8 (F1); 6,0 (F2); 5,9 (F3). Hasil uji daya sebar 6,0 (F0); 5,1 (F1); 5,1 (F2); 5,1 (F3). Hasil uji daya lekat, yaitu 2,49 (F0); 1,62 (F1); 1,36 (F2); 1,24 (F3). Hasil uji stabilitas fisik mekanik menunjukkan tidak terjadi pemisahan fase. Hasil efektivitas kelembapan, yaitu 396,5087 (F1); 397,0430 (F2); 397,0429 (F3); 396,8912 (kontrol negatif); 396,9653 (kontrol positif). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sediaan krim memiliki evaluasi fisik yang baik dan efektivitas kelembapan terbaik pada F2 karena memiliki nilai AUC yang paling besar. &nbsp

    UJI AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG EKSTRAK TANAMAN GEDI Abelmoschus Manihot (L) SEBAGAI IMUNOMODULATOR

    Full text link
    Gedi plant (Abelmoschus manihot L.) is one of the plants that contain flavonoids which have not been made into preparations for medicinal purposes. The purpose of this study was to determine the effectiveness of gedi plant extract as an immunomodulator. By looking at the activity and capacity of mouse macrophages (Rattus norvegicus) with Staphylococcus auereus bacteria in vitro. The results showed that gedi leaf extract had a significant effect on the activity and capacity of macrophages P(<0.05) which stated that gedi leaf extract had effectiveness as an immunostimulant. At a concentration of gedi plant extract of 1000 ppm, the activity and phagocytosis capacity showed the highest values, namely 87.66% and 4.23. 

    Antibacterial Activity Test of Lissoclinum patella Extract Obtained from the Coastal Waters of Parentek Village, East Lembean District, Minahasa Regency

    No full text
    Ascidians are a class of marine tunicates that are included in marine invertebrate organisms. Tunicates (Ascidian) are animals included in the subphylum Urochordata, which have a small bag-like body shape and generally live in marine waters. The body of this animal is covered by a coat (tunic) formed from protein and polysaccharide compounds. This study aims to determine the antibacterial activity of ethanol extract of ascidian Lissoclinum patella against the growth of Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria. Extraction uses maceration method to extract active compounds from ascidian Lissoclinum patella. The results of the extract were tested whether there was antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria, the test used the Kirby-Bauer agar diffusion method. The results of the test showed antibacterial activity with a marked inhibition zone around the disc paper of the extract test solution on Staphylococcus aureus bacteria with a medium inhibition zone diameter of 7.6 mm and Escherichia coli bacteria with a medium inhibition zone diameter of 6.3 mm

    Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Spons Aaptos aaptos yang diperoleh dari Pantai Parentek Kabupaten Minahasa

    Full text link
    Spons Aaptos aaptos merupakan biota laut yang memiliki kemampuan menghasilkan senyawa bioaktif yang berpotensi tinggi sebagai sumber antioksidan alami. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menetralkan radikal bebas sehingga tidak mengganggu metabolisme tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan spons Aaptos aaptos. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan pengujian terhadap ekstrak etanol spons Aaptos aaptos menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Hasil analisis data nilai % inhibisi adalah 54,04% (2,5 ppm), 56,46% (5 ppm), 59,52% (10 ppm), 76,92 % (15 ppm), dan 78,25% (20 ppm). Aktivitas antioksidan tertinggi dicapai pada konsentrasi 20 ppm dengan nilai % inhibisi sebesar 78,25%. Hal ini menunjukan bahwa sampel spons Aaptos aaptos yang diperoleh dari Pantai Parentek Kabupaten Minahasa memiliki aktivitas antioksidan dan efektif sebagai antioksidan

    Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Didemnum molle Yang Diperoleh Dari Pamtai Parentek Kabupaten Minahasa

    Full text link
    Didemnum molle is one of the tunicates marine biota whose habitat can be found in Indonesian coral reef waters. This marine animal is green which indicates the content of secondary metabolites as a form of self-defense. Secondary metabolite compounds in Didemnum molle have the potential to have antioxidant effects that can fight free radicals. This study aims to determine the antioxidant activity of Didemnum molle ethanol extract with DPPH method and calculation of percent inhibition value. The calculation results showed 47.94% (20 ppm), 58.75% (40 ppm), 60.45% (60 ppm), 63.15% (80 ppm), and 70.74% (100 ppm). These values indicate that all concentration series have antioxidant activity but are effective as antioxidants at concentrations of 40 ppm, 60 ppm, 80 ppm, and 100 ppm because they have a percent inhibition above 50%

    Test of Anti-inflammatory Effectiveness of Ethanol Extract of Green Betel Leaves (Piper betle L.) on White Rats (Rattus norvegicus) Induced with Formaldehyde

    No full text
    Green betel leaves are known to contain tannin and flavonoid compounds which have the potential to provide anti-inflammatory effects. This study aims to determine the effect of ethanol extract of green betel leaves with several variations as an anti-inflammatory on edema of white rat’s paw induced by 1% formaldehyde given intraplantarly. Animals that had been induced by formaldehyde  were given ethanol extract of green betel leaves after 30 minute,then the diameter of the rat's paw edema was measured using a caliper. The results showed that the negative control experienced an increase in the percentage of inflammation by 77.87% which was significantly different from the positive control, while the extract test group with doses of 25 mg/200gBW, 30 mg/200gBW, and 40 mg/200gBW could provide a decrease in the percentage value of inflammation respectively. - respectively 34.07%, 21.76%, and 4.80% and all three were not significantly different from the positive control (Asymptotic significance≥0.05). Based on research results, ethanol extract of green betel leaves can provide anti-inflammatory effects at a dose of 40 mg/200gBW as the best dose in reducing the diameter of rat paw edema

    ISOLASI DAN FORMULASI SEDIAAN ROLL ON AROMATERAPI DARI MINYAK ATSIRI BUNGA MAWAR UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA IBU NIFAS

    No full text
    Kelahiran bayi seharusnya membawa sukacita, tetapi untuk beberapa wanita melahirkan bisa stress sehingga berdampak baik fisik, sosial, dan psikologis. Salah satu aspek psikologis yang berpengaruh pada postpartum adalah kecemasan. Terapi non farmakologi yang dapat digunakan yaitu terapi pijat, akupuntur, akupresur, terapi musik, yoga, tai chi, hypnoterapi, terapi doa, dan aromaterapi. Aromaterapi yang sering digunakan antara lain cendana, mawar, kemangi, mawar, cengkeh, lavender, kayu manis. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi minyak atsiri bunga mawar untuk dijadikan sediaan roll on aromaterapi untuk mengurangi kecemasan pada ibu nifas. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental laboratorik. Minyak atsiri bunga mawar memiliki kandungan senyawa saponin dan steroid/terpenoid. Isolasi minyak atsiri bunga mawar membutuhkan waktu 3 jam dengan suhu tetesan pertama 82oC dan %rendemen sebesar 1,5808%. Minyak atsiri bunga mawar memiliki karakteristik bentuk cair, berwarna putih, memiliki bau khas mawar, dan memiliki rasa getir. Minyak atsiri bunga mawar juga menunjukkan hasil positif saat diuji dengan pereaksi sudan III. Kemudian dilakukan pembuatan dan evaluasi sediaan roll on aromaterapi dari minyak atsiri bunga mawar. Uji evaluasi sediaan roll on aromaterapi meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji kejernihan, uji pH, dan uji iritasi

    Uji Stabilitas Fisik Sediaan Pelembab Bibir (Lip Balm) Ekstrak Etanol Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.)

    Full text link
    Buah tomat (Solanum lycorpersicum L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung banyak senyawa yang dapat melembabkan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi ekstrak etanol buah tomat menjadi sediaan lip balm yang stabil secara fisik dan mengetahui formula berapa sediaan lip balm disukai responden. Formulasi sediaan lip balm dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol buah tomat 3%, 5%, dan 7%. Evaluasi yang dilakukan terhadap stabilitas fisik sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji kesukaan. Uji stabilitas dilakukan pada suhu kamar selama 28 hari dan dilakukan pengamatan pada hari ke 0, 7, 14, 21, dan 28. Hasil stabilitas fisik menunjukkan bahwa semua sediaan yang dibuat telah memenuhi semua persyaratan stabilitas fisik sediaan dan sediaan yang disukai oleh responden adalah formula 3. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah tomat dapat diformulasi dalam bentuk sediaan lip balm yang stabil secara fisik dan formula yang disukai responden adalah formula 3

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PHARMACON
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇