TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
Not a member yet
    297 research outputs found

    Panduan Penulisan

    No full text

    Analisis Penempatan Evolved Node B Area DKI Jakarta Dengan Menggunakan Algoritma Genetika Dan Evolutionary Programming

    Get PDF
    Demand of higher data speed communication must be supported by good system and precise Evolved Node B allocation to give a good service quality. In the future especially Indonesia telecommunication network keep growing, data traffic with effective perfomance keep developed by mobile operator (service provider). Mobile telecomunication networking need cell planning with aim to meet cell coverage which is showed by number of base station, with minimal allocation but can meet the requirement of traffic capacity and coverage area.Chance to develope Long Term Evolution (LTE) Technology is at frequenies 1200 MHz, 1800 MHz, 2100 MHz and 2300 MHz. eNode B Allocation uses genetic algorithm and evolutionary programming. In Genetic Algorithm and evolutionary programming, searching technique is done by analyzing the size of the the population. Individual in one population is called by the term of chromosome. This chromosome is one of solution in the shape of symbol. In the beginning, population developed randomly, next population will be result of chromosomes evolution by iteration which is called by the term of generation. This eNode B allocation generates the best cell radius, observed by number of generations and eNode B allocation uses by using genetic algorithm and evolutionary programming which generate same cell radiusKebutuhan akan komunikasi membutuhkan kecepatan data yang semakin tinggi sehingga harus didukung oleh sistem yang handal dan penempatan Evolved Node B yang tepat agar dapat memberikan kualitas layanan dengan baik. Dimasa depan khususnya di Indonesia jaringan telekomunikasi terus berkembang, lalu lintas data dengan performansi yang efektif terus dikembangkan oleh operator seluler (service provider). Jaringan komunikasi seluler membutuhkan perencanaan sel dengan tujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan pencakupan sel yang ditunjukkan oleh jumlah base station, dengan penepatan seminimal mungkin tetapi dapat memenuhi kapasitas trafik dan coverage area yang dibutuhkan. Peluang untuk membangun teknologi Long Term Evolution (LTE) yaitu difrekuensi 1200 MHz, 1800 MHz, 2100 MHz dan 2300 MHz. Penempatan eNode B menggunakan algoritma genetika dan evolutionary programming. Pada algoritma genetika dan evolutionary programming teknik pencarian dilakukan dengan menganalisa banyaknya populasi. Individu yang terdapat dalam satu populasi disebut istilah kromosom. Kromosom ini merupakan suatu solusi yang masih berbentuk simbol. Populasi awal dibangun secara acak, sedangkan populasi berikutnya merupakan hasil evolusi kromosom-kromosom melalui iterasi yang disebut dengan istilah generasi. Penempatan eNode B ini menghasilkan jari-jari sel yang terbaik dilihat dari banyaknya generasi yang ditentukan dan penempatan eNode B menggunakan algoritma genetika dan evolutionary programming menghasilkan nilai jari-jari sel yang sama

    Perancangan Sistem Vertikultur Metode Nutrient Film Technique dengan Penyesuaian Arah Gerak Cahaya Matahari Berbasis Mikrokontroler

    Get PDF
     Plant cultivation in verticulture system uses the hydroponic method that is Nutrient Film Technique (NFT). NFT is a method to circulate the nutrition liquid continuously in 24 hours long to help the growth of the plant with a shorter time for the commercial plants. Usually the distribution of sunlight in verticulture system are not equal, it causes for some plants unable to photosynthesis and wither. Designing a moving verticulture system based on the sunlight direction is the main solution to solve the sunlight receiving problem to the plant. This design will include a Light Dependent Resistor (LDR) driver module, motor driver module, microcontroller module, motor movement limit detection module, nutrition liquid level detection module and power supply module. The verticulture system works on receiving sunlight by detecting a sunlight that focused on the LDRs, then processed by the microcontroller to turn on the Direct Current (DC) motor with direction and speed that have been adjust. The examination was done in an open area from morning until night. Sunlight received by the sensor will determine the direction of the verticulture. This design also has a nutrition liquid level detection sensors that connected directly to power supply. The examination was done by detecting the minimum limit from the nutrition liquid availability in the water tank. The purpose of this examination is so that the availability system of nutrition liquid inside the tank is fulfilled. The conclusion from designing a verticulture system with NFT method in receiving sunlight and control of watering nutrition liquid can make the plants grow faster then the conventional plants.Pembudidayaan tanaman pada sistem vertikultur menggunakan metode hidroponik yaitu Nutrient Film Technique (NFT). NFT merupakan metode sirkulasi larutan nutrisi yang dilakukan secara terus-menerus selama 24 jam untuk membantu pertumbuhan pada tanaman dengan waktu tumbuh lebih singkat dari tanaman komersial. Secara umum, pembagian cahaya pada sistem vertikultur tidak merata di setiap tingkatan sehingga mengakibatkan tanaman tidak dapat berfotosintesis dengan baik dan cenderung layu. Perancangan sistem pergerakan vertikultur berdasarkan posisi gerak cahaya matahari adalah solusi utama untuk menyelesaikan permasalahan pencahayaan matahari yang diterima oleh tanaman. Rancangan sistem ini terdiri dari modul driverLight Dependent Resistor (LDR), modul motor driver, modul mikrokontroler, modul pendeteksi batas gerak motor, modul pendeteksi batas ketinggian larutan nutrisi dan modul catu daya. Cara kerja dari sistem vertikultur untuk penerimaan cahaya matahari dilakukan dengan mendeteksi cahaya yang terfokus pada sensor LDR, kemudian diproses oleh mikrokontroler untuk menghidupkan motor Direct Current (DC) dengan arah dan kecepatan yang telah ditentukan. Pengujian sistem vertikultur dilakukan pada ruangan terbuka dengan cahaya matahari pagi hingga malam hari. Cahaya matahari yang diterima oleh sensor mempengaruhi arah gerak vertikultur. Perancangan ini juga terdapat sensor pendeteksi ketinggian larutan nutrisi yang terhubung langsung dengan catu daya. Pengujian dilakukan dengan mendeteksi batas minimum dari ketersediaan larutan nutrisi di dalam tangki. Hal ini dituju agar ketersediaan larutan nutrisi di dalam tangki tercukupi. Kesimpulan yang diperoleh dari perancangan sistem vertikultur metode NFT dalam hal penerimaan cahaya matahari dan pengendalian pengairan larutan nutrisi dapat membuat tanaman tumbuh lebih cepat dari tanaman konvensional

    Sistem Kontrol Robot Sepak Bola berbasis Deteksi Multi Warna dengan PID Controller

    Get PDF
    robot as electro-mechanical devices is unseparated from our daily life. Many researches has been developed in robotics which one of them is wheeled soccer robot using differential steering method. These robots have advantages in their ai, responses of commands and sensors reading accuracies. In this study, a soccer robot has been developed as integrated systems between a camera, a computer as host and a robot agent.  The robot’s ability to recognize 3 colors in objects averagely is 3s in starting up, 2.4s in response of 450 commands and 0.4s in response of pid control system with kp=20, kd=1 and ki=10 robot sebagai perangkat elektro mekanika yang dapat berfungsi sebagai alat bantu manusia, sudah tidak bisa dipisahkan lagi dari kehidupan sehari-hari. Berbagai riset mengenai robot sudah banyak berkembang, diantaranya adalah wheeled soccer robot dengan kategori differential steering yang digunakan untuk riset robot sepak bola. Robot jenis ini memiliki kemampuan kecerdasan yang baik, kemampuan merespon perintah, dan keakuratan pembacaan sensor menjadi hal penting untuk pengujian robot ini. Pada penelitian ini dirancang sebuah sistem robot sepak bola yang saling terintegrasi antara kamera, komputer host, dan robot agen. Kemampuan sistem dalam mengenali 3 buah objek warna yaitu merah dan biru pada robot serta oranye pada bola memiliki rata-rata waktu pengidentifikasian selama 3 detik di awal sistem dihidupkan. Kemampuan robot untuk merespon perintah setiap 450 adalah rata-rata 2,4 detik. Sedangkan untuk sistem kontrol pid yang ditanam di dalam robot, memiliki waktu respon 0,4 detik dengan nilai kp=20, kd=1, dan ki=10

    Daftar Redaksi

    No full text

    Perancangan Sistem Monitoring dan Controlling Pompa Air secara Wireless Berbasis Android

    Get PDF
    Water pumping system at home and other places is a very important thing. The purpose of a water pumping system is to save clean water to be used for other convenient things such as drinking and washing.  Houses the place that needs the most of water pumping system. Water pumping systems are widely used today in the form of water baloons radar at a certain height point at water torrent. Along with the development of technology, water pumping systems become more controllable and practical. The design of this water pumping system uses Bluetooth and water height detection sensor. The water pumping system allows the house owners to know the height of the water in the water torrent immediately and remotely. Water detection inside the water torrent is done by installing the water detection sensor that use the infrared sensor at the water torrent. When the sensors detect a blockade or a value change at the designated level, then system will automatically send the display similar to handphone battery charges. The overall design of this system uses the CodeVision AVR and web-based AppInventor. The effective range between Bluetooth module and the Android smartphone is approximately 8 metres, because when the range is above 8 metres, the transmitting signal to relay will reduce the precision and became more unstable depending on the room situation between smartphone and the Bluetooth module. The design of this system is done by using a power supply module, water height detection module, the relay module, Bluetooth module, microcontroller module, smartphone, micro program module, and Android program module. The whole water pumping system is controlled by an Android smartphone which serves as the main system controller. Based on the test results, the entire water pumping system works properly. Each module works according to the design and perform a good water pumping system.Sistem perairan pompa dalam suatu gedung atau rumah merupakan suatu hal yang sangat penting. Tujuan sistem perairan pompa adalah untuk menampung air bersih untuk digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari minum hingga mencuci. Tempat yang paling membutuhkan air adalah rumah. Sistem pompa yang banyak digunakan saat ini yaitu berupa radar pelampung yang dipasangkan pada bagian paling atas torren air yang diisi. Sesuai dengan perkembangan teknologi, sistem pompa air menjadi lebih terkontrol dan praktis. Perancangan sistem pompa air ini menggunakan koneksi Bluetooth serta sensor pendeteksi ketinggian air. Sistem pompa air ini memungkinkan pemilik rumah secara langsung dan dalam jarak jauh dapat mengetahui pengisian torren air yang dilakukan pompa. Pendeteksian air yang diisi kedalam torren dilakukan dengan memasangkan sensor pendeteksi air yang menggunakan sensor inframerah pada torren air. Pada saat sensor mendeteksi halangan atau perubahan nilai deteksi pada level yang ditentukan, maka secara otomatis akan ditampilkan pada smartphone Android pemilik rumah dan memiliki tampilan seperti mengisi ulang batere handphone. Perancangan dari keseluruhan sistem ini menggunakan software CodeVision AVR dan web-based AppInventor. Jarak efektif antara modul Bluetooth dan smartphone Android adalah kurang lebih 8 meter, karena saat jarak ada diatas 8 meter, waktu penerimaan sinyal ke relay menjadi kurang presisi dan mulai tidak stabil tergantung dengan kondisi ruang antara smartphone dengan Bluetooth. Perancangan sistem ini dilakukan dengan menggunakan modul catu daya, modul pendeteksi ketinggian air, modul relay, modul bluetooth, modul mikrokontroler, smartphone, modul program mikro, dan modul program android. Keseluruhan sistem ini dikendalikan dengan smartphone Android yang berfungsi sebagai pengontrol utama. Berdasarkan dari hasil pengujian yang dilakukan, sistem pompa berjalan dengan baik secara keseluruhan. Setiap modul bekerja sesuai dengan awal rancangan dan menjadi sebuah sistem yang bekerja dengan baik

    Perancangan Tempat Sampah Pembuka Tutup Otomatis dan Indikator Kapasitas

    Get PDF
    Trash bins are available in various places, but many people are still littering. Trash dumped carelessly can cause unpleasant odors, germs and bacteria that cause illness. To revive the public, several bins are made as attractive as possible to increase public interest to dispose trash in place. The trash designed can open the cover automatically, detects the incoming trash and trash detecting capacity when fully filled. When the trash is put in the trash bin, it will be detected and will be immediately issued to the sounds stored via MP3 module that sound "Thank you for throwing trash in its place, keep the environment clean around you". Furthermore, when the photodiode detects the trash that has been fully filled, data will be sent to the LED indicator module through the radio frequencies gaussian frequency shift keying (GFSK) modulation. Based on the tests performed, the entire sensor module, processor module, the transmitter module and receiver module work properly and effectively. The system has been designed in expectation helping to help the people to dispose of trash in place.Tempat sampah sudah banyak tersedia diberbagai tempat, namun masih ada sebagian masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan dapat menimbulkan bau yang tidak sedap serta kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit. Untuk menyadarkan kembali masyarakat, beberapa tempat sampah dibuat semenarik mungkin agar masyarakat tertarik untuk membuang sampah pada tempatnya. Tempat sampah yang dirancang dapat membuka penutup tempat sampah secara otomatis, akan mendeteksi sampah yang masuk dan mendeteksi kapasitas sampah ketika terisi penuh. Ketika sampah tersebut dimasukkan ke dalam tempat sampah, maka akan terdeteksi dan akan langsung mengeluarkan suara yang disimpan melalui modul MP3 yang berbunyi “Terima kasih telah membuang sampah pada tempatnya, jaga kebersihan lingkungan di sekitar Anda”. Selanjutnya, ketika sensor photodiode mendeteksi sampah yang sudah terisi penuh, data tersebut akan dikirim ke modul indikator LED melalui frekuensi radio dengan modulasi gaussian frequency shift keying (GFSK). Berdasarkan pengujian yang dilakukan, seluruh modul sensor, modul pemroses, modul pengirim dan modul penerima dinilai dapat bekerja dengan baik dan efektif. Sistem yang telah dibuat sedemikian rupa diharapkan dapat membantu masyarakat agar mau membuang sampah pada tempatny

    Editorial

    Get PDF

    Tampilan Pengantrian Pada Ruang Ganti Di Department Store

    Get PDF
    Advanced technologies increase business value then contribute more cosiness for customer [1]. Based on technologies advancement, a smartphone android can be designed as user interface in department store to make their customer more comfort and convenience. Customer needs to try on some clothes before they buy them. User interface via monitor in smartphone android can support customer to know the empty fitting room conveniently. A sensor was placed in fitting room to detect a movement. This detection is used as a sign if there is a person inside it. This sensor priority is to give an information about an empty fitting room and automatically technology. There is one additional feature about help button. It will be active if customer inside fitting room needs a clerk to help him. Some conditions are tested to know how successful the system is. There are 12 conditions for each fitting room or all (4) fitting rooms. The results show that detection sensor can connect to android system in smartphone, help button can connect with LED to show the sign that customer needs clerk to help him and the connection between microcontroller with smartphone can be done by bluetooth to show the entire system worksKecanggihan teknologi membawa nilai bisnis meningkat sehingga memberikan kenyamanan bagi pelanggan [1]. Berdasarkan kemajuan teknologi tersebut, sebuah smartphone android dapat dimanfaatkan sebagai user interface dalam department store bagi pelanggan agar merasa lebih nyaman. User interface melalui layar monitor pada smartphone android dapat membantu pelanggan mengetahui letak ruang ganti yang kosong secara lebih nyaman. Sebuah sensor diletakan di ruang ganti. Sensor ini dapat mendeteksi seseorang yang masuk ke ruang ganti berdasar pada gerakan. Penggunaan sensor ini mengutamakan informasi ruangan yang kosong dan teknologi otomatis. Terdapat sebuah fitur tentang tombol bantuan. Tombol bantuan ini aktif bila pelanggan membutuhkan pramuniaga department store untuk membantunya. Beberapa kondisi dilakukan untuk menguji keberhasilan sistem ini. Sebanyak 12 kondisi diuji baik untuk masing-masing ruang ganti dan keseluruhan (4 buah) ruang ganti. Hasil dari pengujian didapatkan bahwa sensor pendeteksi gerakan dapat dihubungkan dengan android, tombol bantuan dapat dihubungkan dengan LED dan hubungan antara rangkaian sensor, tombol dan monitor dapat dilakukan melalui Bluetooth

    Cover

    No full text

    229

    full texts

    297

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇