TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
Not a member yet
    297 research outputs found

    Model Pemantauan dan Pengaturan Lampu Lalu Lintas Secara Wirelles Berdasarkan Panjang Antrian Kendaraan

    Get PDF
    Peningkatan jumlah kendaraan beroda dua maupun beroda empat pada beberapa kota besar seperti di Jakarta mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang, khususnya terjadi pada beberapa persimpangan jalan. Hal ini disebabkan karena Jakarta adalah suatu kota besar yang merupakan pusat bisnis dan perdagangan di Indonesia, tentunya hal ini membuat kendaraan yang akan memasuki dan keluar kota jakarta pada waktu tertentu akan semakin padat. Pembuatan model sistem pemantauan dan pengaturan lampu lalu lintas ini berdasarkan panjang antrian kendaraan dan dapat dipantau secara wireless dengan menggunakan Radio Frequency (RF). Modulasi yang digunakan pada model rancangan ini adalah modulasi Amplitude Shift Keying (ASK). Pemantauan tingkat kepadatan arus lalu lintas pada persimpangan menggunakan modul display yaitu berupa lampu indikator atau Light Emitting Diode (LED)

    Sistem Penimbangan Berat Barang Berbasis Komputer PC

    Get PDF
    Pada masa sekarang ini penimbangan dan pencatatan berat barang yang dilakukan di pabrik-pabrik maupun di toko-toko masih dilakukan dengan menggunakan alat ukur konvensional. Timbangan konvensional sudah tidak efektif lagi digunakan dalam melakukan penimbangan besaran karena pada saat melakukan penimbangan besaran bisa saja melakukan kesalahan dalam melakukan penimbangan yang disebabkan oleh faktor manusia. Oleh karena itu dengan berkembang pesatnya teknologi maka timbangan konvensional sudah beralih dengan pemakaian komputer PC. Komputer disini digunakan untuk pengolahan data-data yang berhubungan dengan hasil penimbangan misalnya proses pembayaran, updating data stock barang di gudang. Alat ini digunakan untuk menimbang berat barang dan pencatatan hasil penimbangan. Alat ini terdiri dari Sensor Tekanan, penguat, ADC dan mikrokontroler AT89C51 sebagai pengatur kerja sistem secara keseluruhan.Hasil dari penimbangan akan ditampilkan di sebuah LCD 2x16 karakter dan juga akan ditampilkan di layar komputer. Komputer juga berfungsi sebagai pengolah data yang berhubungan dengan hasil penimbangan

    Alat Pengamanan Distribusi Bahan Bakar dengan Sistem Global Positioning System

    Get PDF
    GPS merupakan alat navigasi berdasarkan satelit. GPS dapat menunjukan suatu lokasi dengan tepat. Jika digabungkan dengan mikrokontroler dan beberapa komponen elektronika lainnya, maka gabungan komponen-komponen tersebut akan dapat menjadi suatu alat pengamanan yang baik. Alat keamanan ini dapat diterapkan pada kendaraan pengangkutan bahan bakar minyak dari pertamina untuk mencegah hilangnya bahan bakar dengan tidak bertanggung jawab. Dengan adanya GPS, mikrokontroler AT89S51, solenoid, password, photointerrupter GP1S53VJ000F dan lainnya, maka keamanan dari kendaraan pengangkutan bahan bakar ini dapat lebih terjamin. Alat ini sudah diuji dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.Kelemahan dari alat ini ialah GPS yang tergantung pada keadaan dari cuaca

    Perancangan Alat Telemetri Temperatur dan Gas Pada Gunung Berapi Secara Wireless

    Get PDF
    Pemantauan gunung berapi saat ini dilakukan dengan cara membangun posko pemantauan, memasang alat pemantau, dan mendatangi gunung untuk mengambil data. Pemantauan gunung berapi dilakukan karena aktivitas gunung berapi dapat berbahaya bagi penduduk di sekitarnya. Gunung berapi ketika aktif dapat mengeluarkan gas dan mengakibatkan kenaikan temperatur uap solvatara secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat membahayakan pemantau ketika mengambil data di gunung berapi. Alat ini dibuat agar pemantau dapat mengambil data gunung berapi secara telemetri, sehingga pemantau tidak perlu datang ke gunung berapi.  Data yang dipantau berupa gas COdan temperatur. Mikrokontroler digunakan untuk mengatur kecepatan pengiriman data-data tersebut. ADC digunakan untuk menghubungkan sensor dengan mikrokontroler. Temperatur yang diukur dapat mencapai 500 0C dan kadar gas CO sampai 10.000 ppm dan dapat dikirim sejauh 7,4 km dengan menggunakan Handy Talky (HT). Mikrokontroler kemudian menerima data tersebut dan ditampilkan di Personal Computer (PC) dalam bentuk grafik sebanyak 50 data dan data tersebut dapat disimpan di database. Indikator berupa suara pada buzzer dan tampilan warna pada PC digunakan apabila dideteksi data temperatur dan gas melebihi ambang batas normal. PC dapat memerintahkan mikrokontroler untuk mengatur pengiriman datanya dari setiap satu menit sampai setiap satu jam

    Alat Pencatat Notasi Langkah dan Waktu Berjalan pada Pertandingan Catur dengan Tampilan Secara Wireless

    Get PDF
    Pertandingan catur dilakukan dengan menggerakkan notasi, langkah demi langkah dalam bentuk notasi dan menghentikan jam catur setelah gerakan terakhir. Desain perangkat perekaman langkah notasi dan menghentikan waktu berjalan dalam pertandingan catur dapat menampilkan notasi catur yang direkam dan menghentikan waktu berjalan secara otomatis dari setiap pemain. Hasil keluaran menunjukkan langkah notasi yang direkam dari setiap pemain dan waktu berjalan di komputer yang menggunakan software Delphi 7. Data ditransfer secara nirkabel dengan pemancar dan penerima ASK . Tampilan untuk langkah pertama dilakukan selama 30 menit, tetapi juga dapat diatur secara manual. Sistem pencatatan notasi langkah dan waktu berjalan ini dilengkapi dengan reed switch pada setiap kotak papan catur untuk mengetahui kondisi ada atau tidaknya buah catur pada kotak tersebut. Setiap menjalankan langkah maka akan terjadi perubahan kondisi switch di kotak asal dan kotak tujuan. Setiap selesai menjalankan langkah permainan maka buzzer akan berbunyi yang mengindikasikan pergantian langkah untuk pihak lawan. Desain  ini  memiliki kelemahan pada mendeteksi kondisi skak, seri/imbang, dan skakmat, sehingga perlu menekan tombol untuk menunjukkan skak, seri/imbang, dan skakmat

    SISTEM PENGAWASAN DAN PENGONTROLAN COOLING TOWER PADA INDUSTRI MANUFAKTUR

    Get PDF
    Perancangan sistem pengawasan dan pengontrolan cooling tower adalah suatu sistem yang dapat mengotomatisasi proses kerja dari cooling tower pada suatu industri sehingga dapat berjalan lebih efektif. Sistem dilengkapi dengan monitor komputer untuk proses pengawasannya. Sistem bekerja secara otomatis berdasarkan input dari sensor suhu dan jumlah mesin yang beroperasi. Terdapat beberapa modul yang digunakan dalam perancangan ini, yaitu modul komunikasi serial yang digunakan untuk menghubungkan mikrokontroler dengan PC sehingga keadaan operasional dari cooling tower dapat tampil pada layar monitor, modul ADC yang digunakan untuk merubah data analog yang diterima oleh sensor suhu menjadi data digital, dan modul mikrokontroler sebagai otak dari keseluruhan sistem. Modul yang dirancang dilakukan pengujian untuk mengetahui ketidaksesuaian antara cara kerja modul dengan teori, sedangkan pengujian yang dilakukan pada sistem bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara cara kerja sistem dengan tujuan rancangan. Berdasarkan pengujian, sistem ini teruji dapat mendeteksi data yang diterima  sensor suhu dan jumlah mesin yang beroperasi untuk dijadikan input proses otomatisasinya, sehingga cooling tower beroperasi berdasarkan kebutuhan. Pengawasan dapat dilihat dari layar monitor, cooling tower yang beroperasi ditunjukkan dengan warna hijau, yang tidak beroperasi ditunjukkan dengan warna putih, dan yang rusak ditunjukkan dengan warna merah sehingga alarm  menyala. Sistem yang dibuat dapat melakukan simulasi proses kerja cooling tower baik secara otomatis maupun secara manual dan pengawasan cooling tower dapat dilihat langsung pada layar monitor sebuah PC. Berdasarkan pengujian terhadap otomatisasi sistem, sistem dapat mengaktifkan semua cooling tower pada saat pembacaan suhu low sebesar 42 OC saat mesin yang beroperasi sebanyak 2 buah. Modul catu daya 5 Volt dengan menggunakan beban, tegangan rata-rata yang didapat sebesar 4,912 Volt dengan toleransi kesalahan sebesar 1,76%

    Radio Frequency Identification (RFID) Dan Aplikasinya

    Get PDF
    Sudah banyak sekali dirancang sistem pengenalan jati diri orang yang diperlukan oleh satu instansi untuk satu keperluan tertentu, seperti misalnya, sensus penduduk dengan KTP-nya, absensi karyawan yang diperlukan untuk segala urusan yang berkait dengan kepegawaian, legalitas kewenangan akses masuk ke ruang kerja ataupun ke pusat data, dan sebagainya. Parameter yang digunakan dalam pengenalan atau identifikasi jati diri tersebut juga bermacam-macam, mulai dari tanda tangan, wajah visual, sidik jari, suara, bahkan kornea mata. Tiga yang terakhir tersebut dikenal sebagai biometri. Terdapat kemudian sistem yang relatif baru, yang tentunya berbeda metoda pengenalannya pada data jati diri tersebut dari sistem-sistem sebelumnya. Metoda baru tersebut dikenal sebagai Radio Frequency Identification atau disingkat RFID. Sistem ini memanfaatkan media frekuensi radio sebagai pembawa segala data yang tersebut menuju unit pembaca yang dikenal sebagai RFID reader. Segala data berada dalam satu chip IC (disebut tag) yang dilekatkan pada target (orang atau barang), dan melalui gelombang radio, data tersebut dibaca oleh RFID reader

    ALAT INTERKOM MELALUI JALA-JALA LISTRIK PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS TARUMANAGARA

    Get PDF
    Interkom merupakan sebuah sistem komunikasi elektronik yang ditujukan untuk proses komunikasi yang terbatas. Interkom yang digunakan biasanya terdiri dari panel kontrol yang menggunakan banyak kabel. Menghindari permasalahan pengkabelan pada instalasi peralatan interkom dan dengan memanfaatkan infrastruktur jaringan listrik rumah untuk pengiriman maka dirancanglah alat interkom melalui jala-jala listrik. Alat interkom melalui jala-jala listrik adalah interkom yang pengaplikasian jalur komunikasinya memanfaatkan kabel listrik PLN ( jala-jala listrik ). Pengiriman sinyal suara alat interkom ini menggunakan modulasi FM. Modulator FM menggunakan osilator komponen induktor dan kapasitor, demodulator FM menggunakan PLL. Jaringan listrik PLN 220 VAC menjadi sumber catu daya alat interkom dan saluran pengiriman sinyal suara. Sistem komunikasi interkom ini menggunakan sistem  half-duplex. Getaran frekuensi suara dibaca menggunakan microphone yang dikuatkan dengan penguatan dari transistor untuk dimodulasi menggunakan VCO. Keluaran dari VCO yang merupakan sinyal FM ditumpangkan pada jala-jala listrik melalui MF trafo sebagai pemisah tegangan 220VAC dengan rangkaian interkom. Sinyal FM pada jala-jala listrik akan diterima oleh PLL melalui MF trafo. Hasil demodulasi sinyal FM tadi diperkuat dengan Op-Amp agar suara yang dikirimkan dapat terdengar dengan jelas. Nada dering pada interkom dihasilkan dari level tegangan yang diberikan sinyal flip-flop hasil dari gabungan gerbang NOT, sehingga terdengar bunyi nada beep secara berulang dan dikirimkan menggunakan VCO seperti sinyal suara. Cara penggunaan alat interkom ini adalah dengan menghubungkan antar alat interkom pada jalur listrik yang sejalur (satu phasa). Bandwith sinyal alat interkom ini sebesar 11.090kHz, sehingga dapat dipastikan sinyal frekuensi suara yang dapat dihasilkan manusia dari 50-10kHz dapat terkirimkan. Kelemahan dari alat ini adalah munculnya feed back yang terjadi bila alat interkom diletakan berdampingan tanpa penghalang berupa tembok, kelemahan yang terjadi alat interkom ini perlu dipasang chasing sebagai shielding

    SISTEM PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN PARAMETER LINGKUNGAN PERTUMBUHAN PADA TANAMAN HIDROPONIK

    Get PDF
    Lingkungan sebagai bagian dari kehidupan mahluk hidup memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang tanaman. Penelitian yang mempelajari tumbuh kembang tanaman terus berlangsung hingga saat ini, misalnya untuk memperoleh formulasi optimal bagi tumbuh kembang tanaman yang diterapkan pada tanaman hidroponik. Penelitian dilakukan dengan memantau, merekam dan memberikan suatu perlakuan bagi tanaman. Perancangan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan, perekaman, dan pengendalian parameter lingkungan pertumbuhan secara otomatis, sehingga membantu penelitian mengenai tumbuh kembang tanaman. Sistem ini berkerja memantau dan mengendalikan parameter lingkungan pertumbuhan dengan sensor,  mikrokontroler, dan pengendali parameter sesuai batas yang ditentukan oleh pengguna dan merekam serta menampilkan data hasil pemantauan parameter yang telah dilakukan dengan grafik pada komputer. Berdasarkan pengujian, sistem berhasil memantau, merekam, dan mengendalikan parameter lingkungan selama sistem beroperasi

    PENGANTRIAN MEJA PADA RESTORAN MENGGUNAKAN FASILITAS SHORT MESSAGE SERVICE

    Get PDF
    Perkembangan restoran saat ini semakin pesat dengan bertambah banyaknya jenis- jenis masakan baik masakan Indonesia mau pun di luar Indonesia seperti China, Jepang dan Amerika. Dengan adanya berbagai macam masakan ini, membuat ketertarikan pengunjung untuk mencoba. Hal ini membuat pengunjung rela mengantri demi masakan yang mereka sukai. Perancangan sistem ini menggunakan simulasi denah mau pun data. Simulasi denah menggunakan tiga meja dengan kapasitas masing-masing dua, empat dan enam kursi. Simulasi data dengan menggunakan data menu yang telah ditentukan terlebih dahulu. Sistem dirancang dengan menggunakan mikrokontroler sebagai pusat pemrosesan data. Pendataan dalam proses pengantrian masih manual. Perancangan alat pengantrian meja pada restoran menggunakan fasilitas SMS ini meliputi pembuatan simulasi denah restoran, LED sebagai penanda ada tidaknya pengunjung dan software yang berguna untuk proses pengiriman SMS dan untuk menjalankan simulasi. Perancangan ini dibuat untuk membantu meringankan kerja resepsionis dan membuat kenyamanan pengunjung dalam proses pengantrian. Hasil pengujian sistem memperlihatkan bahwa simulasi yang dilakukan berjalan dengan baik

    229

    full texts

    297

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇