TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
Not a member yet
297 research outputs found
Sort by
Sistem Antena Array Paralel untuk Menghasilkan Lobe Radiasi Utama dalam Arah Bervariasi
Antena array adalah suatu antena yang dibentuk oleh susunan sejumlah elemen antena tunggal yang biasanya berupa antena dipol dimana setiap elemen tersebut diberi arus. Antena ini merupakan cikal bakal pengembangan sistem antena cerdas. Salah satu kelebihan antena array adalah dapat menghasilkan variasi arah lobe radiasi utama dengan mengatur beda fasa pengumpanan arus tiap elemennya. Antena array berikut ini dirancang dengan menggunakan 4 elemen antena dipol tunggal pada frekuensi operasi 2 GHz dan memiliki penguatan antena 3.39 dBd. Beda fasa pengumpanan arus diatur secara manual melalui beda panjang saluran transmisi antara tiap elemen array. Melalui pengujian dengan menggunakan generator sinyal dan spektrum analyzer, diperoleh daya radiasi yang kemudian digambarkan dalam bentuk pola radiasi. Berdasarkan pola radiasi tersebut terlihat adanya variasi arah lobe radiasi utama dengan 4 beda fasa pengumpanan arus yang berbeda dan hasil ini telah memenuhi spesifikasi dan mencapai tujuan dari perancangan
Simulasi Sistem Prediksi Arah Gerak Indeks Harga Saham Gabungan Berbasis Adaptive Neuro-Fuzzy Interference System
Sistem simulasi dengan menggunakan metode Fuzzy Inference System (FIS) dalam penelitian ini memungkinkan prediksi arah gerak harga penutupan saham secara harian. Sistem simulasi menggunakan indikator teknikal sebagai variabel input. Tipe FIS yang digunakan adalah Sugeno. Metode defuzzifikasinya adalah wtaver. Neural Networks (NN) digunakan untuk menyesuaikan range fungsi keanggotaan pada masing-masing label variabel input mau pun output. NN menerapkan metode Gauss. Hasil simulasi adalah berupa variabel perubahan harga pada periode perhitungan. Variabel-variabel yang digunakan merupakan variabel teknikal, dan meniadakan unsur fundamental. Simulasi ini menggunakan empat buah simulator. Setiap simulator ini mensimulasikan momen-momen tertentu, yaitu momen bearish, sideways, bullish dan total. Momen total merupakan gabungan dari ketiga momen yang lain. Simulasi pada tiap momen berupaya mengetahui apakah sistem hanya mampu melakukan prediksi dengan kecenderungan tertentu saja atau tidak. Bila terbukti, maka simulasi dianggap gagal. Sebaliknya, bila tidak terbukti, maka simulasi dianggap berhasil. Hasil pengujian memperlihatkan simulasi berhasil dengan tingkat akurasi sistem mencapai 61,55%
Alat Pengingat Jadwal Minum Obat Dan Jumlah Sisa Obat Untuk Penderita Jantung
Masyarakat yang umumnya tinggal di kota besar mempunyai aktifitas yang sangat padat. Aktifitas yang padat membuat orang menjadi sibuk dan lupa untuk menjaga kesehatan. Kesehatan sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari penyakit. Orang yang terlihat sehat dan bugar tidak menutup kemungkinan untuk mengidap penyakit. Penyakit yang paling berbahaya adalah penyakit jantung khususnya penyakit jantung koroner. Penyakit jantung dapat dicegah dengan menjaga pola makan yang sehat dan meminum obat sesuai jadwal, namun penderita penyakit jantung seringkali mengabaikan atau melupakan waktu untuk meminum obat sesuai jadwal dan jumlah obat yang tersisa. Perancangan dan realisasi ini memberikan solusi untuk permasalahan yang terjadi, yaitu dengan alat pengingat jadwal minum obat dan jumlah sisa obat untuk penderita jantung. Perancangan dan realisasi ini juga dapat mengeluarkan obat secara otomatis. Pengujian pada perancangan ini membuktikan bahwa alat bekerja sesuai dengan tujuan rancangan, yaitu merancangan dan merealisasikan alat yang dapat mengingatkan jadwal minum obat secara teratur dan mengingatkan jumlah obat yang tersisa. Kelemahan dari alat ini adalah sumber tegangan berupa baterai bernilai 9 volt DC yang tidak tahan lama dan komunikasi peringatan tambahan melalui handphone memerlukan simcard yang selalu aktif sehingga setiap waktu tertentu harus selalu diisi ulang. Saran untuk perancangan ini adalah agar perusahaan yang memproduksi alat ini dapat membuat seminimal mungkin dalam penggunaan tegangan dan menjalin kerja sama dengan provider jaringan GSM tertentu mengenai pengiriman pesan melalui SMS seperti masa aktif yang diperlukan dan pembayaran menggunakan sistem pasca bayar dengan biaya administrasi yang ekonomis
Implementasi Algoritma RSA pada Interkoneksi Jaringan IPv6 dan IPv4 dengan Mekanisme Tunneling Mode 6to4
: Mode transisi IPv6 ke IPv4 adalah salah satu solusi untuk melakukan perubahan IPv4 ke IPv6, salah satu modenya adalah 6to4. Namun ada pertimbangan keamanan dalam menggunakan 6to4 yaitu setiap router 6to4 harus menerima dan meneruskan paket dari native IPv6 maupun dari router 6to4 lainnya. Sehingga, mode transisi IPv6 ke IPv4 yang digunakan pada jaringan public mungkin meninggalkan celah karena tidak adanya deteksi terhadap suatu serangan seperti sniffing, dan spoffing. Dalam keamanan jaringan dikenal berbagai algoritma untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pesan, salah satunya adalah RSA (Rivest Shamir Adleman). Algoritma RSA merupakan algoritma kriptografi asimetry, dimana kunci enkripsi tidak sama dengan kunci dekripsinya. RSA masih digunakan secara luas dalam protokol electronic commerce, dan dipercaya dalam mengamankan dengan menggunakan kunci yang cukup panjang. Dan untuk memecahkan kunci yang cukup panjang tersebut, memerlukan waktu yang cukup lama. Dalam Tugas Akhir ini dianalisa bagaimana penggunaan algoritma RSA untuk mengamankan data dan komunikasi antara client dan server pada jaringan 6to4 yang masih rentan terhadap pencurian data. Dari hasil analisa yang dilakukan, saat mengirimkan data sebesar 10 MB delay SSH server adalah 64,1172 ms sedangkan delay FTP server adalah 39,6879 ms. Namun, keamanan data teks yang dilewatkan pada SSH masih lebih baik dari FTP karena pada saat melakukan long ke server SSH, password, username, dan isi data sudah terenkripsi. berbeda halnya ketika menggunakan FTP, semua komunikasi dapat diketahui (di-sniffing) oleh attacker. Selain itu dengan adanya enkripsi dengan algoritma RSA menyebabkan utilitas CPU menjadi lebih besar yaitu 15,19355 % pada SSH server, sedangkan 1,333333 % pada FTP server (tanpa enkripsi)
Pengamanan Keyboard Jarak Jauh Menggunakan Team Viewer 7 Pada Windows 7
TeamViewer 7 diterapkan didalam system keamanan pada computer untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data secara jarak jauh. Aplikasi ini membutuhkan perangkat media teknologi seperti Smartphone Android sebagai remote control jarak jauh. TeamViewer 7 selain untuk digunakan sebagai pengaman control keybord, TeamViewer 7 juga mengutamakan fungsinya sebagai mouse, keyboard, video call, chatbox, dan menampilkan Monitor PC ke Smartphone. Hanya dengan bantuan WIFi, komputer bisa dikontrol dimanapun dan kapanpun berada dan diperlukan TeamViewer 7(.APK) untuk diinstall di Smartphone.
Manipulator Tangan Robotik pada Proses Sintesis Kimia Berisiko Bahaya
Proses sintesis kimia, khususnya larutan-larutan kimia yang berbahaya, kerap kali dilakukan menggunakan pengaman seadanya. Faktor keselamatan dari pekerja juga kadangkala terabaikan, sehingga kecelakaan pada saat bekerja dengan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut sangat mungkin terjadi walaupun langkah kerja telah sesuai dengan prosedur yang ada. Kecelakaan kerja ini dapat berupa insiden peledakan dan keracunan uap dari larutan kimia berbahaya. Sebenarnya, masalah ini dapat diatasi menggunakan sebuah glove box. Akan tetapi, solusi ini belumlah cukup mengingat proses sintesis ini dilakukan secara berulang-ulang dalam jumlah besar pada proses industri. Faktor kelalaian manusia dan kecenderungan manusia untuk lelah dan jenuh saat melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang turut memicu terjadinya kecelakaan pada saat bekerja. Berdasarkan hal ini, maka dirancanglah otomatisasi proses sintesis larutan-larutan kimia berbahaya menggunakan sebuah lengan robotik di dalam glove box yang dikendalikan secara wireless. Proses yang terjadi di dalam glove box ini dalam rangka sintesis bahan-bahan kimia berbahaya dimulai dari persiapan larutan awal, penuangan larutan awal ke dalam bejana campur, pengadukan, dan proses peletakan bejana campur ke dalam batch agar proses sintesis kimia dapat dilakukan lebih dari satu kali. Alat yang dirancang akan menggantikan fungsi tangan manusia dengan sebuah lengan robotik yang ditempatkan di dalam sebuah glove box yang telah dilengkapi dengan sebuah sistem pengisian larutan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan memudahkan pekerja dalam melakukan proses sintesis kimia berisiko bahaya. Pengendalian dari alat ini dilakukan dengan sebuah PC yang terhubung dengan glove box secara wireless. Pengguna pada akhirnya juga dapat menyimpan data-data yang telah dimasukkan ke dalam PC agar dapat dipergunakan kembali di kemudian hari. Alat yang dirancang mampu melakukan pekerjaan yang telah diinstruksikan dan menghentikan sistem saat diperoleh suhu di luar batas yang telah ditentukan