TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
Not a member yet
297 research outputs found
Sort by
Sistem Keamanan Ruangan Berbasis Internet Of Things Dengan Menggunakan Aplikasi Android
Along with the increasing level of criminal data theft that occurs, a good room security system is needed to maintain data security of a particular agency or organization. A good security system is a security system that can be monitored and controlled over long distances using the internet or better known as IoT (Internet of Things). In this thesis, an IoT-based room security system will be designed using an Android application, this system works using several modules including RFID (Radio Frequency Identification) module, camera module and solenoid door lock. RFID cards in the RFID Module function as a process of identifying people who want to enter the room. In addition, this RFID module functions also as a trigger for the camera to work and taking pictures of people who want to enter the room. Data obtained from both modules will be sent to the Android application. The admin of the room can carry out a verification process to allow or reject the person who wants to enter the room. The results of the testing of this system can run well when the internet speed of the access point runs fast and stable, but it is less optimal when the internet speed of the access point runs slowly. Seiring dengan meningkatnya tingkat kriminal pencurian data yang terjadi maka dibutuhkan suatu sistem keamanan ruangan yang baik untuk menjaga keamanan data suatu instansi atau organisasi tertentu. Suatu sistem keamanan yang baik adalah sistem kemanan yang bisa di pantau dan di kendalikan dengan jarak yang jauh dengan menggunakan internet atau yang lebih dikenal dengan IoT (Internet of Things). Dalam skripsi ini akan dirancang suatu sistem kemanan ruangan berbasis IoT dengan menggunakan aplikasi Android, sistem ini bekerja menggunakan beberapa module diantaranya module RFID (Radio Frequency Identification), module kamera dan solenoid door lock. Kartu RFID pada Module RFID ini berfungsi sebagai proses identifikasi orang yang ingin masuk ke dalam ruangan. Selain itu module RFID ini juga berfungsi sebagai pemicu kamera untuk bekerja mengambil gambar orang yang ingin masuk ke dalam ruangan tersebut. Data yang diperoleh dari kedua module tersebut nantinya akan dikirimkan ke dalam aplikasi Android. Admin dari ruangan tersebut dapat melakukan proses verifikasi untuk mengizinkan atau menolak orang yang ingin memasuki ruangan tersebut. Hasil dari pengujian sistem ini dapat berjalan dengan baik ketika kecepatan internet dari akses point berjalan dengan cepat dan stabil, tetapi kurang optimal ketika kecepatan internet dari akses point berjalan dengan lambat
Kendali Pencahayaan Ruangan Berdasarkan Adanya Orang Di Dalam Ruangan dan Pemantauan Jumlah Orang
Energy saving in a room is one way to support government programs. Examples and implementation of energy savings should be instilled in someone early. Through the design of this system students are shown one way to save energy, namely through space lighting control. The system made consists of hardware and software. The system hardware will use a processor in the form of a microprocessor and infrared light sensor installed on the door. In addition, it will also be connected to a server on the Internet so that the system can also be monitored through a web application. Display using a website and calculation results can be printed on a paper. This system design was applied to one of the classrooms, namely as a lighting level controller in the fo rm of igniting and on-off classroom lights automatically when there is and no students. Light control will be designed using a relay. This system is expected to not only have a real effect in reducing the use of electric power in the room that is applied, it can also be a tool to demonstrate the application of technology to teachers and students.Melakukan penghematan energi pada suatu ruangan, merupakan salah satu cara dalam mendukung program pemerintah. Contoh dan pelaksanaan penghematan energi sebaiknya ditanamkan kepada seseorang sejak dini. Melalui perancangan sistem ini siswa ditunjukkan salah satu cara hemat energi, yaitu melalui pengendalian pencahayaan ruangaan. Sistem yang dibuat terdiri dari hardware dan software. Hardware sistem akan menggunakan pemroses berupa mikroprosesor dan sensor cahaya infra merah yang dipasang di pintu. Selain itu, juga akan terhubung dengan server di Internet sehingga sistem juga dapat dimonitor melalui aplikasi web. Tampilan menggunakan sebuah website dan hasil penghitungan bisa dicetak pada sebuah kertas. Rancangan sistem ini diaplikasikan pada salah satu ruang kelas, yaitu sebagai pengendali tingkat pencahayaan berupa penyalaan dan mematikan (on-off) lampu ruang kelas secara otomatis pada saat ada dan tidak ada siswa. Kontrol lampu akan dirancang menggunakan sebuah relay. Sistem ini diharapkan selain dapat berefek nyata dalam penurunan pemakaian daya listrik dalam ruangan yang diaplikasikan, juga dapat menjadi alat untuk mendemonstrasikan aplikasi teknologi bagi para Guru dan siswa
Aplikasi Mikrofon Ambisonik untuk Pengukuran Kebisingan
In soundscape study, acoustic environment recording usually conducted using ambisonic microphone which record the sound from several direction simultaneously. Sonic environment analysis also includes the measurement of environmental noise which taken using Sound Level Meter. The measurement sometimes conducted in crowded urban area which is hard to take the recording systems and sound level meter at the same times. This study tries to analyse the performance of ambisonic microphone for noise measurement. The experiment is conducted by comparing the response two microphones (ambisonic and measurement microphone) in diffuse field. The experiment data shows that the frequency response of the ambisonic microphone is similar to the type 1 measurement microphone with 2,80 dB on average. The overall sound level measurement shows that the difference is not significant. The results indicate that the ambisonic microphone can be used for general noise measurement. Salah satu metode yang digunakan untuk analisis soundscape adalah dengan menggunakan rekaman (dibuat dengan mikrofon ambisonik) dan dengan pengukuran kebisingan yang dilakukan secara bersamaan. Analisis lingkungan sonik berbasis soundscape ini ini membutuhkan juga data terkait kebisingan dari lingkungan yang diambil dengan menggunakan Sound Level Meter (SLM). Permasalahan yang muncul adalah seringali pengukuran dilakukan pada daerah urban yang ramai yang tidak memungkinkan untuk membawa alat perekam suara dan SLM secara bersamaan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mikrofon jenis ambisonik untuk pengukuran kebisingan. Dari hasil pengujian pada medan difus menunjukkan bahwa respon frekuensi mikrofon ambisonik ini mirip dengan respon pengukuran dari mikrofon pengukuran tipe 1 walaupun terdapat perbedaan rata-rata sebesar 2,80 dB. Pengukuran kebisingan secara keseluruhan juga menunjukkan bahwa hasil pengukuran tingkat tekanan suara dari mikrofon ini tidak berbeda secara signifikan dengan hasil pengukuran tingkat tekanan suara dari mikrofon pengukuran. Hasil ini menunjukkan bahwa mikrofon ambisonik dapat digunakan untuk pengukuran kebisingan secara umum
Penggunaan Internet of Things (IoT) untuk Pemantauan dan Pengendalian Sistem Hidroponik
nternet of things (IoT) has been widely used in development of technology recently. IoT could be interpreted as communication between devices using internet. The advance of IoT technology can ease lot of works, including king control of hydroponic system, so plant treatment can be done anywhere and anytime. Hydroponic is the best solution to people in urban area, who lacks land for greening. Components required in the IoT are devices that have an IoT module, device(s) to connect to Internet such as router or modem, and a database where everythings collected. The purpose of this research is to utilize IoT technology to monitor and control the condition of plants on the hydroponics system remotely. Sensor results processing from end device microcontroller will be sent by XBee to the server microcontroller and displayed to ThingSpeak web server. An application is made for ThingSpeak-connected smartphones that able to monitor and control the system anytime and anywhere. The control will send a logic of one or zero to ThingSpeak and forwarded to the device.Internet of things (IoT) sedang marak digunakan dalam perkembangan teknologi saat ini. IoT dapat diartikan sebagai komunikasi antara satu perangkat dengan perangkat lain menggunakan internet. Kemajuan teknologi IoT ini dapat memudahkan berbagai macam pekerjaan, termasuk dalam pengendalian sistem hidroponik, sehingga perawatan tanaman dapat dilakukan dari jarak jauh dan setiap waktu. Hidroponik merupakan solusi terbaik untuk masyarakat di ibukota yang minim lahan untuk penghijauan. Komponen yang dibutuhkan dalam IoT antara lain perangkat yang mempunyai modul IoT, perangkat koneksi ke Internet seperti modem dan router, dan sebuah basis data tempat semuanya terkumpul. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan teknologi IoT untuk memantau dan mengendalikan kondisi tanaman pada sistem hidroponik dari jarak jauh. Pengolahan hasil sensor dari mikrokontroler end device akan dikirim melalui XBee ke mikrokontroler server dan ditampilkan ke web server ThingSpeak. Sebuah aplikasi dibuat untuk smartphone yang terkoneksi dengan ThingSpeak yang dapat memantau dan mengontrol sistem kapan saja dan di mana saja. Kontrol yang dilakukan akan mengirim logika satu atau nol ke ThingSpeak dan diteruskan ke perangkat yang digunaka
Perancangan Fidget Device Berbasis Internet Of Things
Increasing stress level among the people is rising a concern. Fidget devices are proposed as a way to help relieve stress. They are easy to use and can be carried everywhere. Two of most commonly used fidget devices are fidget spinner and fidget cube. These fidget devices are believed to cope with anxiety so that users can focus their nervous energy on fidget devices. In this research, the fidget device to be discussed is the fidget cube, since it is considered as safer and has various button than the fidget spinner. Not only stress relievers, IoT-based fidget cube also has the ability to send data to a web server. It aims to see a trend or data about the user\u27s behavior, which buttons are often used by users and the frequency of using fidget cube in daily life. This data can later be used in other scientific fields.Tingkat stress di dunia mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, teknologi semakin berkembang menciptakan alat pengurang stres yang mudah digunakan dan dibawa kemanapun. Salah satu alat pengurang stres adalah fidget devices. Saat ini, ada dua bentuk fidget devices yang umum digunakan, yaitu fidget spinner dan fidget cube. Kedua fidget devices ini dipercaya untuk mengatasi kegelisahan sehingga pengguna dapat memusatkan kegelisahannya ke fidget devices. Dalam perancangan kali ini, fidget device yang akan dibahas adalah fidget cube karena fidget cube dirasa lebih aman dan lebih bervariasi jika dibandingkan fidget spinner. Tak hanya penghilang stres, fidget cube berbasis IoT juga memiliki kemampuan untuk mengirim data ke web server. Hal ini bertujuan untuk melihat suatu trend atau data mengenai perilaku si pengguna, tombol mana saja yang sering digunakan oleh pengguna dan frekuensi penggunaan fidget cube pada kehidupan sehari-hari. Data ini nantinya dapat digunakan dalam bidang keilmuan lainnya
Rancang Bangun Robot Line Follower Portable Sebagai Upaya Minimalisasi Sampah Elektronik di Ranah Robotika
The accumulation of electronic waste is starting to be in the spotlight throughout the world. Apart from these problems robotics activities are increasingly developing throughout the world. Many robotics competitions are held as a forum for the creativity of a community so that inevitably the use of electronic components is increasing. The use of electronic components can be a trigger for the accumulation of electronic waste. This cannot be avoided because in the process of developing the robot it is possible for the electronic modules that be used in the experiment are have some problems so they have to replaced with new electronic modules . To minimize the accumulation of electronic waste can be done by making a portable electronic module so that several components can be installed and removed easily. Portability of a good electronic module can minimize component replacement if there is damage to the module. In this study discussed about the design of Robot Line Follower which can be assembled in a portable manner in which there are several modules that can be easily installed and removed. The sensor used in this robot is a photodiode, involving the Arduino Nano controller as a control center, L298N motor driver as a motor driver, and a 12V DC motor as an actuator. Not forgetting also the robot body is designed using acrylic to support and combine all line follower robot modules. The design of line follower robots is portable so that each module can be installed and removed easily.Penumpukan sampah elektronik mulai menjadi sorotan di seluruh dunia. Terlepas dari masalah tersebut kegiatan robotika semakin berkembang di seluruh dunia. Banyak kompetisi robotika yang diadakan sebagai wadah kreatifitas suatu komunitas sehingga mau tidak mau pemanfaatan komponen elektronika pun semakin meningkat. Pemanfaatan komponen elektronika dapat menjadi pemicu penumpukan sampah elektronik. Hal ini tidak dapat terhindarkan karena dalam proses pengembangan robot tidak jarang mengakibatkan modul elektronik yang digunakan mengalami kendala sehingga harus mengganti dengan modul elektronik yang baru. Untuk meminimalisasi penumpukan sampah elektronik dapat dilakukan dengan pembuatan modul elektronik yang portable sehingga beberapa komponen dapat dipasang dan dilepas dengan mudah. Portabilitas modul elektronik yang baik dapat meminimalisasi penggantian komponen jika terjadi kerusakan pada modul. Dalam penelitian ini dibahas tentang rancang bangun robot line follower yang dapat dirangkai secara portable yang didalamnya terdapat beberapa modul yang dapat dipasang dan dilepas dengan mudah. Sensor yang dipakai pada robot ini adalah photodiode, dengan melibatkan kontroler Arduino Nano sebagai pusat kendali, driver motor L298N sebagai driver motor, serta motor DC 12V sebagai aktuator. Tidak lupa juga body robot dirancang menggunakan akrilik untuk menopang dan menggabungkan seluruh modul robot line follower. Rancang bangun robot line follower secara portable berhasil direalisasikan sehingga masing – masing modul dapat dipasang dan dilepas dengan mudah
Rancangan Sensor Kecepatan Angin Pada Wind Tunnel
Wind Tunnel is a tool used in aerodynamic research to study the effect of moving air trough solid object. Data retrieval carried out in the wind tunnel at Suryadarma still uses a ruler. The method is still manual, resulting in less precision in data collection.To facilitate reading in the wind tunnel, a system is made using the MPXV 7002 sensor. This data reading system is connected to an LCD as a display in monitoring the resulting speed changes.From the results of the study it can be concluded that the measurement of pressure the greater the rotation of the engine in the wind tunnel, the greater the value of pressure produced based on testing using MPXV7002 sensor with 800 RPM, 1000 RPM, 1200 RPM. The resulting voltage is 2.25 V, 2.27 V, 2.28 V. With observed speeds 8, 10, 12 m / s compared with anemometers 7.8 m / s, 9.5 m / s and 12 m / s. And the resulting error is 1.5%, 1.9%, 2%. Wind Tunnel adalah sebuah alat yang di gunakan dalam penelitian aerodinamika untuk mempelajari efek dari udara yang bergerak melewati benda padat. Pengambilan data yang dilakukan pada wind tunnel Universitas Suryadarma masih menggunakan penggaris. Cara tersebut masih manual sehingga mengakibatkan kurang presisi dalam pengambilan data. Untuk memudahkan pembacaan pada wind tunnel maka dibuatlah sebuah sistem dengan menggunakan sensor MPXV 7002. Sistem pembacaan data ini dihubungkan dengan sebuah LCD sebagai tampilan dalam memonitoring perubahan kecepatan yang dihasilkan.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengukuran tekanan semakin besar putaran Engine pada wind tunnel semakin besar pula nilai tekanan yang dihasilkan berdasarkan pengujian menggunakan sensor MPXV7002 dengan RPM 800, RPM 1000, RPM 1200 . Tegangan yang dihasilkan 2,25 V, 2,27 V, 2,28 V. Dengan kecepatan yang diamati 8, 10, 12 m/s dibandingkan dengan anemometer 7,8 m/s , 9,5 m/s dan 12 m/s. Dan eror yang dihasilkan 1,5 %, 1,9 %, 2 %
Perancangan dan Realisasi Sistem Akses Pernikahan Dengan Menggunakan Kamera dan Barcode
Nowadays, the development of technology is very vast, many conventional systems have turn into an automatic system. Using technology, conventional systems can be turn into an automatic system. In this design, it will change an access system in wedding reception that is changing the guest book filling from manual to automatic using a barcode and a camera. This system also uses a website filled with registry form, attendance form, guest book form and editing form. Moreover, this design has two modules, detection module and register module. The register module function as a guestbook substitute, the detection modul functions as guest detector that pass through and give signal to the register module. Beside register and detection module, a PC (personal computer) is used to update photos to website. In the website, has a data form addition, guestbook form, invitation list form and reservation form. Website functions as a media to process data. Data processing uses a database. Basically every guest will get a card filled with a username and password to access to the website and a barcode as an ID. After some tests, this system manages to delete, add and edit data from the database. Moreover, guests can look into the guestbook, invintation list and make a reservation. With this success this access system can fill a guest book automatically. Dewasa ini perkembangan teknologi sangatlah pesat, banyak sistem yang berubah dari sistem konvensional menjadi sistem otomatis. Dengan memanfaatkan teknologi sistem konvensional dapat diubah menjadi sistem yang otomatis. Pada perancangan ini akan merubah sistem akses pada resepsi pernikahan yaitu pengisian pada buku tamu pada resepsi ini akan dibuat menjadi otomatis. Teknologi yang dimanfaatkan pada sistem ini adalah barcode dan kamera. Pada sistem ini memanfaatkan website, website ini berisi form pedaftaran, form kehadiran, form buku tamu dan form edit data. Selain itu, pada perancangan ini digunakan dua modul yaitu modul pendeteksi dan modul registrasi. Modul registrasi berfungsi sebagai pengganti buku tamu dan modul pendeteksi berfungsi untuk mendeteksi tamu yang lewat dan memberikan sinyal ke modul registrasi. Selain modul registrasi dan modul pendeteksi akan digunakan sebuah PC (Personal Computer) yang berfungsi untuk meng-update data foto ke website. Pada website terdapat form tambah data, form buku tamu, form list undangan dan form reservasi. Website ini berfungsi sebagai media pengolahan data, pengolahan data ini memanfaatkan basis data. Pada dasarnya setiap tamu mendapatkan sebuah kartu yang berisi username, password untuk masuk ke website dan ID barcode sebagai tanda pengenal. Setelah melalui pengujian, sistem ini telah berhasil menghapus, menambah dan mengedit data pada basis data. Selain itu, tamu juga dapat melihat buku tamu, list undangan dan dapat melakukan reservasi. Dengan keberhasilan ini maka sistem akses ini dapat mengisi buku tamu secara otomati