SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir
Not a member yet
    208 research outputs found

    STUDI EKSPERIMEN PENGARUH BEBAN KALOR TERHADAP UNJUK KERJA TERMAL MODEL LOOP HEAT PIPE

    Full text link
    Sistem pendingin pasif sangat diperlukan sebagai redundance apabila sistem pendingin aktif pada instalasi nuklir mengalami kegagalan operasi. Konspe teknologi sistem pendinginan pasif yang potensial digunakan dalam menyerap dan membuang kalor dengan baik adalah loop heat pipe (LHP). Diharapkan LHP menjadi solusi manajemen termal dalam keselamatan pengoperasian instalasi nuklir. Tujuan studi eksperimen ini adalah untuk mengetahui fenomena perpindahan kalor yang terjadi di dalam model LHP yang dibuat sendiri dan bagaimana unjuk kerja termalnya dalam menyerap dan melepas kalor. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan eksperimen model LHP pada variasi beban kalor pada suhu air panas 35°C, 45°C, 55°C, dan 65°C. Fluida kerja di dalam evaporator menggunakan air demineral dengan filling ratio 200 %. Pembuangan kalor pada bagian condenser menggunakan udara dengan laju pendinginan sebesar 2 m/s. Model LHP divakum dengan tekanan sebesar -74 cm Hg. Hasil studi eksperimen menunjukkan bahwa didapatkan fenomena overshoot, zigzag, dan stable seperti fenomena umum perpindahan kalor yang terjadi pada LHP. Unjuk kerja termal terbaik didapatkan dengan hambatan termal terkecil sebesar 0,0017 ºC/W, yaitu diperoleh pada saat model LHP dioperasikan pada beban kalor 65°C. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kalor yang diterima oleh evaporator menyebabkan semakin kecilnya nilai hambatan termal model LHP

    Halaman Sampul

    No full text
    Halaman Sampul Vol 25, No.1, Mei 202

    STUDI PENGARUH FILLING RATIO PADA MODEL LOOP HEAT PIPE

    No full text
    Pembuangan panas sisa hasil peluruhan pada saat sistem pendingin aktif mengalami kegagalan masih menjadi permasalahan termal. Loop heat pipe (LHP) sebagai salah satu teknologi sistem pendingin pasif berpotensi untuk dimanfaatkan dalam menangani permasalahan termal tersebut. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh filling ratio terhadap unjuk kerja termal model LHP yang dibuat pada berbagai variasi filling ratio yang diberikan dan fenomena perpindahan kalor yang terjadi di dalamnya. Metode eksperimen dilakukan dengan cara mengoperasikan LHP pada filling ratio 100 %, 150 % dan 200%. Dalam eksperimen ini, laju aliran udara di condenser diberikan sebesar 2 m/s, beban kalor sebesar 35, 45, 55, dan 65oC. Model LHP divakum dengan tekanan awal -74 cm Hg. Hasil eksperimen yang diperoleh menunjukkan bahwa LHP memiliki unjuk kerja termal terbaik ketika dioperasikan pada filling ratio 200%, yaitu dengan nilai hambatan termal sebesar 0,0017 oC/W. Fenomena perpindahan kalor yang didapatkan berupa distibusi suhu di dalam LHP yaitu overshoot, zigzag dan stable. Kesimpulan studi menunjukan bahwa filling ratio terbesar yang diberikan pada LHP memberikan unjuk kerja termal terbaik, karena semakin banyak fluida kerja yang ada didalam model LHP menyebabkan semakin agresifnya pendidihan dan semakin besar transfer kalor pada LHP

    ANALISIS MANAJEMEN BAHAN BAKAR DESAIN TERAS KONVERSI TRIGA 2000

    No full text
    Manfaat yang luas penggunaan reaktor riset membuat banyak negara membangun reaktor riset baru. Kecenderungan saat ini adalah tipe reaktor serbaguna  dengan teras kompak untuk mendapatkan fluks neutron yang tinggi dengan daya yang relatif rendah.  Reaktor riset di Indonesia realtif sudah tua.   Oleh karena itu diperlukan desain reaktor riset baru sebagai alternative atau modefikasi desain, kelak pengganti reaktor riset yang sudah ada.  Tujuan dari riset ini untuk melengkapi data desain teras TRIGA Bandung sebagai salah satu parameter yang penting dan dibutuhkan untuk menyusun LAK serta persyaratan untuk perizinan desain. Perhitungan dilakukan untuk memahamipola operasi dan majmeen mahan bakar reaktor TRIGA Bandung dengan konfigurasi teras setimbang yang optimal terdiri dari 16 bahan bakar dan 4 batang kendali dengan grid teras 5x5 dan daya 2 MW. Perhitungan manajemen bahan bakar desain teras TRIGA Bandung dilakukan untuk bahan bakar U3Si2-Al dengan kerapatan 2,96 gU/cc.  Perhitungan dilakukan dengan paket program WIMSD-5B dan BATAN-FUEL.  Hasil pehitungan menunjukankan bahwa dengan polaoperasi satu dan dua parameter operasi tidakada yang dilampaui. Namun hal ini tidak  dapat digunakan untuk menambah peningkatan fraksibakar. Dalam hal ini tidak ditemukan peningkatan fraksi bakar yang signifikan dengan hanya merubah konfigurasi teras, hanya bisa memperpanjang siklus operasi.Kata kunci: desain konseptual, bahan bakar uranium-silisida, manajemen bahan bakar, WIMSD-5B, BATAN-FUE

    PERHITUNGAN SEL BAHAN BAKAR REAKTOR PWR DENGAN PROGRAM WIMSD-5B

    Full text link
    Perhitungan sel bahan bakar teras reaktor PWR telah dilakukan dengan menggunakan  program komputer WIMSD-5B. Perhitungan dilakukan untuk mengetahui karakteristik neutronik bahan bakar teras reaktor PWR dengan variasi daya. Karakteristik neutronik diketahui dengan memperoleh konstanta makroskopik seperti k-inf, koefisien difusi, tampang lintang serapan dan fisi. Generasi sel bahan bakar dilakukan dengan 69 grup energi neutron pada program transport satu dimensi (WIMSD-5B) menggunakan ENDF-BVII.1 data file. Sel satuan diperhitungkan pada perangkat elemen bakar dengan model cluster dengan susunan square pitch, kemudian dihitung dimensi satuan selnya. Satu satuan sel terdiri dari satu satuan bahan bakar dan moderator. Dari satu satuan sel ekivalen tersebut diperoleh data dimensi sel sebagai data masukan program WIMSD-5B yang dikenal dengan annulus. Bahan bakar yang digunakan adalah UO2 dan bentuk geometrinya pin cell bahan bakar. Hasil perhitungan faktor multiplikasi tak terhingga sel teras PWR yang dihitung dengan menggunakan paket program WIMSD-5B adalah 1,302338 dan fraksi bakar 37,12 GWD/TU. Dari hasil perhitungan dapat dinyatakan bahwa nilai faktor multiplikasi tak terhingga, konstanta difusi, tampang lintang serapan dan nu-fisi sangat dipengaruhi oleh bentuk model yang digunakan.Kata kunci: bahan bakar, teras PWR, WIMSD-5B,  energi neutron, konstanta makroskopik

    PENGENDALIAN DAYA HEATER PADA FASILITAS EKSPERIMEN KANAL MENGGUNAKAN MEKANISME PWM BERBASIS LABVIEW

    Full text link
    PENGENDALIAN DAYA HEATER PADA FASILITAS EKSPERIMEN KANAL MENGGUNAKAN MEKANISME PWM BERBASIS LABVIEW. Fasilitas Eksperimen Kanal (ExNal) merupakan fasilitas penelitian fenomena pada bahan bakar reaktor. Dalam pengoperasiannya, ExNal perlu dilengkapi dengan heater sebagai simulator kalor yang dihasilkan reaksi fisi bahan bakar nuklir. Untuk itu, perlu adanya suatu kontrol untuk mengendalikan daya heater sesuai kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kemampuan kontrol PWM terhadap daya heater dan mengetahui pada frekuensi berapa tegangan output heater bekerja sesuai duty cycle yang diberikan. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak pengolah grafis LabVIEW. Analisis perhitungan dilakukan berdasarkan nilai duty cycle yang terbaca pada grafik waktu terhadap tegangan dan arus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari delapan frekuensi yang diuji dari 0,1 Hz hingga 5 Hz, daya rata-rata heater berbanding lurus dengan duty cycle yang diberikan. Namun demikian daya heater optimal akan diperoleh pada frekuensi di atas 1 Hz. Kata kunci : daya heater, duty cycle, eksperimen kanal, LabVIEW, PWM

    PENGUKURAN KEDALAMAN RETAK PADA BETON KH-IPSB3 MENGGUNAKAN UPVT

    Full text link
    PENGUKURAN KEDALAMAN Retak PADA Beton KH-IPSB3 MENGGUNAKAN UPVT. Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas (KH IPSB3) sejak awal berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan bakar bekas dari Reaktor RSG-GAS maupun bahan ter-iradiasi lain. Gedung KH IPSB3 terdiri atas beberapa bagian ruangan dalam bangunan antara lain ruang kontrol, ruang perlengkapan, ruang kolam, dan kolam penyimpan bahan bakar serta daerah kanal hubung. Dalam usia 24 tahun, dinding kolam dan dinding bangunan mengalami keretakan yang terlihat jelas di beberapa tempat pada saat pemeriksaan visual. Tindak lanjutnya adalah pengujian kedalaman retak menggunakan Ultrasonic Pulse Velocity Test (UPVT) berupa PUNDIT PL200. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur kedalaman retak beton di lantai, dinding kanal dan dinding gedung sebagai dasar rekomendasi tindakan injeksi struktur beton. Hasil pengujian dan kajian literatur menunjukkan bahwa kedalaman selimut beton berkisar 40 mm. Retak yang melewati tebal selimut beton dapat mengakibatkan tulangan beton memiliki potensi mudah terkorosi. Dari hasil pengujian, ditemukan kedalaman retak beton pada beberapa titik yang sudah melewati tebal selimut beton. Pada retak tersebut, segera dilakukan tindakan perawatan dan injeksi retak dengan bahan epoksi guna mencegah tulangan terkorosi.Kata kunci: retak, kedalaman, UPVT, KH IPSB3, beton

    CALCULATION OF PROBABILITY OF TRISO PARTICLE FAILURE USING TIMCOAT AND PEBBED CODE

    Full text link
    CALCULATION OF PROBABILITY OF TRISO PARTICLE FAILURE USING TIMCOAT AND PEBBED CODE. The calculation of the failure probability for fuel particles (TRISO) in the HTGR type reactor has been successfully carried out. This study aimed to estimate the failure probability of the fuel particles in the HTR-10 and HTR-PM, as well as to analyze the fuels of those reactors by varying the SiC thickness. The initial layer thickness of SiC in the HTR-10 and HTR-PM is 35 µm. The PEBBED code was used to simulate calculations resulting in the power distribution data, which is then compared with the results from the TIMCOAT simulation process. The TIMCOAT simulation calculation results, which are based on the SiC thickness variation, showed that the thickness failure is smaller if applied to the HTR-10 and HTR-PM. Based on the comparison between the two reactors, the failure probability of HTR-PM fuel particle has the value smaller than that of the HTR-10 with the difference of 10-5 .Keywords: failure particle, HTR-10, HTR-PM, TRISO, TIMCOAT

    Halaman Sampul

    No full text
    Sampu

    Bagian Depan

    No full text
    CoverSusunan RedaksiDaftar IsiKata Penganta

    151

    full texts

    208

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇