Jurnal Pena Sains
Not a member yet
    175 research outputs found

    REVIEW LICHEN : KARAKTERISTIK ANATOMIS DAN REPRODUKSI VEGETATIFNYA

    Get PDF
    Lichen merupakan tumbuhan yang bersimbiosis antara fungi dan alga. Lichen memili habitat hidup di pepohonan, bebatuan, tanah, atau permukaan artifisial lainnya. Lichen memiliki karakteristik morfologis yang unik yang berada diantara karakteristik baik morfologis, anatomis dan reproduksi antara alga dan fungi. Lichen yang umumnya ditemukan terbagi menjadi beberapa tipe yaitu berbentuk foliose, fruticose dan crustose serta squamulose. Reproduksi lichen terdiri dari aseksual dan seksual. Aseksual melalui pembentukan soredia, isidia dan lobules sedangkan yang seksual adalah dengan pembentukan spora askus (menyerupai Fungi Ascomycota dan Basidiomycota). Fitur anatomis lichen meliputi korteks, lapisan alga, medulla, rhizines, cilia, Cyphellae, Pseudocyphellae, Cephlodia, Photosymbiodemes.

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK-TALK-WRITE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DISKUSI PADA POKOK BAHASAN EVOLUSI

    Get PDF
    The study of the Biology through learning strategy of Think-Talk-Write (TTW) has been implemented and tested on 30 students of XII Science-1 SMAN 1 Tanggul using one-group pretest-posttest design. The purpose of this study is developing discussion skill and learning outcomes of students. Data were analyzed by descriptive and qualitative, the results are as follows: well performed learning, the student’s learning outcome is increase, good discussion skills and most students give good response to Think-Talk-Write strategy. The conclusions of this study is that Think-Talk-Write strategy can increase discussion skill and learning outcome

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII-D SMPN 2 KAMAL MATERI CAHAYA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pokok bahasan cahaya siswa kelas VIII-D SMPN 2 Kamal dengan penerapan model discovery learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 9,79% ditinjau dari hasil  pretest dan posttest yang diberikan untuk siklus I dan 11,79 %untuk siklus II. Sedangkan persentase motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA sebesar 70% siklus I dan 77% siklus kedua yang mengindikasikan bahwa model Discovery Learning ini cocok atau layak untuk digunakan terhadap subyek penelitian tersebut. Dengan hasil yang dicapai tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran terjadi  peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar pada siswa kelas VIII D SMPN 2 Kamal dengan menggunakan penerapan discovery learning

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI POKOK BAHASAN SISTEM PENCERNAAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Biologi berbasis inkuiri yang layak untuk meningkatkan pemahaman siswa pada pokok bahasan Sistem Pencernaan. Tujuan tersebut dapat dicapai dengan mengembangkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP buku ajar siswa, LKS, lembar penilaian hasil belajar baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kelayakan perangkat pembelajaran berdasarkan aspek validitas, keefektifan, dan kepraktisan. Deskripsi juga dilakukan untuk mengetahui keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, pemahaman konsep siswa, dan respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model pengembangan perangkat Dick dan Carey yang diujicobakan di kelas menggunakan One Group Pretest-Postest Design.Penelitian ini menggunakan sampel 25 siswa kelas XI IPA SMA Widya Darma. Hasil penelitian ini berupa perangkat pembelajaran pokok bahasan Sistem Pencernaan yang memiliki kategori sangat layak meliputi kelayakan silabus sebesar 98% dengan reliabilitas 86%, kelayakan RPP sebesar 88% dengan reliabilitas 79%, kelayakan LKS sebesar 89% dengan reliabilitas 77%  dan kelayakan Buku Ajar Siswa sebesar 78% dengan reliabilitas 76%. Keterlaksanaan RPP mencapai 100% dengan reliabilitas 100%.Aktivitas siswa yang terbanyak yaitu merencanakan pengamatan, berkerja, dan melaksanakan pengamatan sebesar 41,76%, peningkatan pemahaman konsep siswa dari aspek pengetahuan dilihat dari hasil pretest dan posttest sebesar 96% dengan gain score ternormalisasi sebesar 0,73 dengan kategori tinggi, dari aspek keterampilan sebesar 92%, dan dari aspek sikap dengan predikat sangat baik. Perangkat pembelajaran berbasis inkuiri ini mendapatkan respon positif dari siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri ini sangat layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pokok bahasan Sistem Pencernaan

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN STRATEGI PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN (PBMP) PADA POKOK BAHASAN KALOR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika dengan strategi PBMP yang valid, praktis, dan efektif guna memberdayakan berpikir siswa SMP. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D dan diujicobakan di kelas VII SMP Negeri 2 Yosowilangun semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan sesuai dengan tahap-tahap pada strategi PBMP; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan keterampilan berpikir siswa terlihat dari ketuntasan individual, dan klasikal; dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat  positif. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA Fisika dengan Strategi PBMP, valid, praktis dan efektif guna memberdayakan kemampuan berpikir siswa SMP

    PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF DENGAN STRATEGI GUIDED LEARNING PADA MATERI SISTEM ENDOKRIN DI SMA NEGERI 1 MANYAR, GRESIK

    Get PDF
    Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa kurang terlibat dalam Proses Belajar Mengajar. Atas dasar itu, dilakukan penelitian yang melibatkan keaktifan siswa dalam belajar melalui pembelajaran aktif dengan strategi pembelajaran terbimbing pada materi sistem endokrin. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada 4-D Models kemudian dilanjutkan penerapan dengan rancangan one shot case study yang bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan strategi pembelajaran terbimbing pada materi sistem endokrin di SMAN 1 Manyar, Gresik. Hasil penerapan yang dimaksud meliputi pengelolaan PBM, aktivitas siswa selama PBM, ketuntasan belajar siswa setalah PBM dan respon siswa terhadap PBM. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IA 5, SMAN 1 Manyar, Gresik yang berjumlah 40 siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa proses pengelolaan PBM berkategori baik, siswa aktif, ketuntasan belajar klasikal untuk sekluruh indicator mencapai 85.71% dan respon siswa terhadap PBM berkategori positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran terbimbing cocok diterapkan untuk mengajarkan materi sistem endokrin

    PENERAPAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING MODEL STAD BERBANTUKAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran cooperative learning model STAD yang berbantukan meda video pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA Siswa kelas V SD negeri Baratan 2 Jember.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SD Negeri Baratan 02 dengan populasi semua siswa, dan sampel siswa kelas V pada pokok bahasan daur air. Dalam penelitian ini data yang dianalisis adalah prosentase keaktifan siswa dan ketuntasan hasil belajar.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Rata-rata Aktifitas siswa pada siklus I, aktifitas mencapai 75, 7 %. Pada siklus II aktifitas siswa mencapai 81, 1 %. Persentase rata-rata aktifitas siswa pada siklus I dan siklus II sebagai berikut; Memperhatikan pembelajaran ( 82,0 % ); Kerjasama dalam melakukan percobaan ( 84,7 % ); Presentasi hasil percobaan ( 88,3 % ); Bertanya atau menjawab ( 62,6 % ). Aktifitas yang paling rendah dilakukan siswa adalah bertanya dan menjawab.Persentase hasil belajar mengalami peningkatan terlihat pada siklus I adalah 64, 9 % dengan 13 siswa belum tuntas dan pada siklus II adalah 83, 8 % dengan 6 siswa belum tuntas

    PENGARUH JALUR MASUK TERHADAP PRESTASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA PADA MATA KULIAH DASAR LISTRIK MAGNET

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara jalur masuk terhadap prestasi mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan teknik analisis data ANAVA Satu Jalur. Subjeknya adalah mahasiswa program studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Trunojoyo Madura angkatan 2014/2015 yang mengikuti mata kuliah Dasar Listrik Magnet. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jalur masuk terhadap prestasi mahasiswa Pendidikan IPA FKIP UTM pada mata kuliah Dasar Listrik Magnet, hal ini karena dari hasil uji hipotesis yaitu H0 ditolak dan H1 diterima dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 dan nilai ini lebih kecil dari nilai signifikansi yang ditetapkan yaitu 0,05. Dari nilai rata-rata Dasar Listrik magnet dapat lihat nilai rata-rata yang tertinggi dicapai oleh mahasiswa yang diterima dengan jalur SBMPTN yaitu sebesar 73,1803, disusul oleh mjalur SNMPTN yaitu sebesar 67,5098 dan yang terendah adalah jalur SMMUTM yaitu sebesar 64,3333

    PENGARUH PENGGUNAAN PETA KONSEP PADA MATERI KONSEP MOL TERHADAP PRESTASI DAN RETENSI BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 TANJUNGBUMI BANGKALAN TAHUN AJARAN 2013/2014

    Get PDF
    Salah satu cara untuk mengembangkan strategi belajar bermakna kepada siswa adalah dengan menggunakan peta konsep. Peta konsep merupakan cara yang digunakan untuk menyatakan hubungan fungsional antara konsep-konsep dalam bentuk proposisi-proposisi dengan cara hierarki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar konsep mol antara kelas eksperimen  dan kelas kontrol dan perbedaan retensi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjungbumi dengan populasi kelas X tahun ajaran 2013/2014. Sampel penelitian dipilih secara acak didapatkan dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas X IPA1 sebagai kelas kontrol (tidak menggunakan peta konsep)  dan X IPA2 sebagai kelas eksperimen (menggunakan peta konsep). Instrumen untuk mengukur hasil perlakuan menggunakan tes prestasi dan retensi belajar. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t-dua pihak dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa prestasi belajar sampel eksperimen  tidak berbeda secara signifikan dengan sampel kontrol dan retensi belajar konsep mol sampel eksperimen berbeda secara signifikan dengan sampel kontrol. Berdasarkan nilai rata-rata retensi belajar konsep mol, sampel eksperimen lebih baik( ) dibadingkan sampel kontrol (

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS ANIMASI KOMPUTER MENGGUNAKAN PROGRAM MACROMEDIA FLASH 8

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPA yang interaktif berbasis animasi komputer menggunakan program macromedia flash 8 serta mengetahui kelayakan media pembelajaran yang telah dibuat. Metode pengembangan media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahap yaitu Analysis (analisis), Design (perencanaan), Development (produksi), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran IPA berbasis animasi komputer pada materi Bunyi untuk SD kelas IV ini telah memenuhi syarat kelayakan melalui pengujian ahli materi dengan persentase 96,36% termasuk dalam kategori sangat baik, pengujian ahli media dengan persentase 81,53% termasuk dalam kategori sangat baik, pengujian guru IPA SD dengan persentase 86,13% termasuk dalam kategori sangat baik, pengujian peer reviewer dosen dengan persentase 83,1% termasuk dalam kategori sangat baik, dan pengujian  siswa SD kelas IV dengan persentase 95,97% termasuk dalam kategori sangat baik. Maka dari hasil pengujian tersebut, media pembelajaran yang dikembangkan layak dijadikan sebagai media pembelajaran IPA berbasis animasi komputer pada materi Bunyi untuk SD kelas IV

    155

    full texts

    175

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pena Sains
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇