JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika)
Not a member yet
363 research outputs found
Sort by
Smart Inventory System untuk Distribusi Vaksin dengan Metode Economic Order Quantity
Sistem inventory adalah serangkaian aktivitas dalam melakukan proses pengelolaan data barang yang terdapat pada penyimpanan yang memiliki peran dan fungsi krusial untuk menyelesaikan permasalahan dalam mengelola, mengontrol, dan memudahkan pelaporan data barang. Sistem inventory diperlukan salah satunya untuk memanajemen persediaan stok vaksin. Saat ini manajemen persediaan vaksin pada dinas kesehatan hingga ke level puskesmas masih ditemukan permasalahan, seperti belum adanya standar perhitungan kuantitas pengadaan dan safety stock yang optimal sehingga persediaan menjadi tidak merata di beberapa wilayah yang menyebabkan terjadinya kelebihan dan kekosongan stok. Hal ini membuat pengelolaan biaya persediaan vaksin tidak efisien. Oleh karenanya, diperlukan sistem inventory yang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan stok vaksin yang optimal dengan meminimumkan biaya. Penelitian yang dilakukan, yaitu membangun smart inventory system menerapkan metode economic order quantity untuk mengoptimalkan persediaan dan mengimplementasikan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengefisiensi pencatatan pergerakan stok secara otomatis. Sistem dianalisis dan dirancang menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) sehingga spesifikasi kebutuhan diidentifikasi secara jelas agar dapat memecah permasalahan. Model yang digunakan adalah waterfall methodology. Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap smart inventory system. Berdasarkan pengujian yang dilakukan menunjukkan smart inventory system memenuhi kebutuhan dalam pengelolaan stok vaksin secara efektif dan efisien dengan performance error yang terjadi hanya sebesar 1,98%
Analisis Technology Acceptance Model pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jaksa Penuntut Umum Berbasis Analytical Hierarchy Process
Pemilihan jaksa ideal sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) (studi kasus di Kejaksaan Negeri Kota XYZ) sebelumnya dilakukan dengan menganalisis dokumen cetak dan dokumen elektronik secara manual. Kondisi ini membutuhkan ketelitian, waktu, serta rentan terjadinya kesalahan manusia. Kondisi ini memberi peluang untuk pengembangan aplikasi untuk mempermudah proses analisis dan meningkatkan kualitas keputusan yang diambil. Salah satu yang dikembangkan adalah aplikasi Sistem pendukung Keputusan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). SPK Pemilihan JPU memiliki kriteria-kriteria yang akan digunakan menyesuaikan tingkat kepentingan perkara yang akan ditangani dan peranan jaksa dalam tim JPU. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Technology Acceptance Model (TAM) pada Sistem Pendukung Keputusan pemilihan jaksa penuntut umum berbasis AHP di Kejaksaan Negeri XYZ. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan metoda kuantitatif. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengujian Technology Acceptance Model dengan 30 responden yang terdiri dari jaksa fungsional dan staf di Kejaksaan Negeri Surakarta. Hasil pengujian dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan regresi linier untuk mengetahui korelasi antar variabel. Hasil pengujian menunjukkan 93,83% responden setuju bahwa aplikasi SPK dapat berguna dan membantu (PU), 86,22% responden berpendapat bahwa aplikasi SPK terlihat mudah untuk digunakan dan dipelajari (PEOU), 91% responden setuju bahwa aplikasi SPK dapat memberi dampak positif (ATU), dan 92% responden berniat untuk menggunakan aplikasi SPK jika memiliki akses (BI). Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa sikap terhadap penggunaan sistem memiliki pengaruh yang besar terhadap keinginan untuk menggunakan sistem
Forensik Digital Kasus Penyebaran Pornografi pada Aplikasi Facebook Messenger Berbasis Android Menggunakan Kerangka Kerja National Institute of Justice
Perbuatankriminalpada jaman sekarang semakin berkembang salah satunya adalah kriminal kejahatan dengan memanfaatkan sosial media. Pertumbuhan pengguna smartphone berbasis Android untuk mengakses media dalam berkomunikasimenggunakan media sosial Facebook Messenger sangat cepat. aktivitas kejahatan sebagaimana penyebaran konten pornografi yang belakangan ini banyak digunakan dengan aplikasi Facebook Messenger. Penelitian ni dilakukan untuk mendapatkan bukti forensik kegiatan kejahatan penyebarluasan pornografi pada aplikasi sosial media Facebook Messenger yang diakses melalui aplikasi smartphone. Penyelidikan dalam penelitian nimenggunakan metodeNational nstitute of Justice (NIJ) yang menyediakan beberapa tahapdentification, preservation, collection, examination, analysis, dan presentation. Pengangkatan bukti digital perilaku kriminal menggunakan software perangkat lunak Magnet Axiom dan Belkasoft Evidence Center. Bukti digital dicari terhadapperangkatpelaku kriminalpenyebarluasan pornografi yang disita dengan skenario kasus dengan 11 variabel sehingga didapatkan barang bukti berupa spesifikasi perangkat, akun Facebook Messenger, email, gambar, video dan audio. Hasil penelitian ni menunjukkan Magnet Axiom lebih baik dengan akurasi 90,91% dibandingkan Belkasoft Evidence Center 46,66%
Pengembangan Sistem Informasi Pelaporan Pembelajaran Daring dengan Model Rapid Application Development (Studi Kasus: Universitas Tanjungpura)
Pembelajaran yang dilakukan dalam sebuah institusi pendidikan perlu dilaporkan pelaksanaannya guna kebutuhan seperti monitoring dan evaluasi (Monev). Pada pembelajaran daring yang memanfaatkan Learning Management System (LMS) sebagai tool, maka telah terdapat fasilitas dokumentasi yang baik untuk setiap kegiatan pembelajaran daring tersebut. Namun, dari sisi pengelola atau administrator untuk menghasilkan laporan pembelajaran secara keseluruhan dengan klasifikasi tertentu, ditemukan beberapa kendala pelaporan. Hal tersebut dikarenakan tingkat keterpakaian yang beragam. Pelaporan pembelajaran daring bagi institusi menjadi penting guna mengetahui sejauh mana tingkat keterpakaian dan kualitas pembelajaran itu sendiri. Di Universitas Tanjungpura (Untan), pembelajaran daring dilaksanakan dengan LMS berbasis Moodle. LMS Untan dapat digunakan mulai dari dosen dan mahasiswa dan telah tersinkronisasi ke sistem informasi akademik (Siakad) Untan. Sistem pelaporan, pada penelitian ini akan memfasilitasi proses perekapan dan membantu mengetahui sejauh mana pembelajaran daring dilakukan dengan mengklasifikasikan atas tiga kategori (aktif, digunakan, dan untuk Latihan). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangankan sistem pelaporan pembelajaran daring agar dapat membantu pengambil keputusan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pembelajaran daring diterapkan, dimana pelaporannya dapat dilakukan secara menyeluruh dan cepat. Pengembangan sistem dibuat dengan metode system development life cycle, dengan model Rapid Application Development (RAD) yaitu prototype. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan beberapa pendekatan yaitu studi literatur, observasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Luaran penelitian ini berkontribusi, baik bagi pengguna (dosen dan mahasiswa) dalam meningkatkan kualiatas pembelajaran daringnya, juga memudahkan pengambil keputusan dalam mengelola pembelajaran daring.
Analisis Algoritma K-Medoids pada Sistem Klasterisasi Produksi Perikanan Tangkap Kabupaten Aceh Utara
Belum adanya sistem pengelolaan data produksi perikanan tangkap di Kabupaten Aceh Utara menyebabkan pemerintah Kabupaten Aceh Utara kesulitan dalam mengklasterisasi data produksi perikanan tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma k-medoids dalam sistem klasterisasi data produksi perikanan tangkap berbasis web menjadi tiga klaster. Penelitian ini menggunakan data produksi perikanan tangkap di Kabupaten Aceh Utara tahun 2019-2020 yang diperoleh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian dengan 10 kali pengujian menunjukkan bahwa nilai rata-rata iterasi k-medoids sebesar 2,5 dengan jumlah iterasi terbanyak 4 iterasi dan iterasi terkecil senilai 2 iterasi. Hasil cluster data produksi perikanan tangkap dengan jenis tangkapan ikan Albakora masuk kedalam potensi produksi tangkapan klaster sedang. Jenis tangkapan ikan Alu-alu, Tongkol Krai, Tuna Mata Besar, Tuna Sirip Biru Selatan masuk kedalam cluster rendah. Jenis tangkapan ikan Banyar, Bawal Hitam dan Bawal Putih masuk kedalam klaster tinggi. Adapun hasil klaster yang terbentuk dapat membantu pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam mengambil kebijakan untuk menambah nilai produksi tangkapan ikan di Kabupaten Aceh Utara
Analisis Metode Quantum untuk Optimalisasi Algoritma Best First Search
Pada penelitian ini, penulis mengusulkan metode quantum untuk menggantikan perhitungan klasik pada algoritma Best First Search, yang bertujuan untuk meningkatkan algoritma BFS dalam mencari solusi terbaik, dengan membuatnya bekerja lebih cepat. Penulis menggantikan setiap informasi yang disimpan dalam bit ke dalam bentuk qubit. Penulis telah melakukan percobaan terhadap 23 solusi dengan 3 qubit. Setelah menerapkan pendekatan qubit ini pada perhitungan BFS klasik maka diperoleh hasil akhir berupa perolehan solusi terbaik dengan percepatan yang signifikan. Dimana perhitungan BFS Klasik melakukan 8 kali perhitungan sementara BFS Quantum melakukannya hanya dengan 1 kali perhitungan saja
Text Mining Literature Review on Indonesian Social Media
Era sekarang jumlah berita dari berbagai media sosial yang tersebar dalam waktu singkat dan kebutuhan masyarakat untuk mengkonsumsi berita dalam berbagai referensi dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Hal ini menyebabkan data yang tersebar dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan oleh pemerintah, pengusaha, analisis, ataupun peneliti untuk mengidentifikasi tren, mengembangkan bisnis, memprediksi perilaku pelanggan dan lain sebagainya. Pengumpulan data berita dari media sosial tersebut dapat menggunakan text mining yang melibatkan algoritma yakni Naive Bayes, K-NN, dan SVM. Namun, penggunaan algoritma pada studi kasus yang tidak sesuai dapat memberikan hasil yang tidak optimal. Oleh karena itu, penelitian ini akan menganalisis algoritma text mining yang diimplementasikan pada media sosial berbahasa Indonesia dengan memakai metode systematic literature review. Metode ini dimulai dengan melakukan tahap planning yang menetapkan pertanyaan penelitian, kata pencarian, sumber literatur digital, dan standard literatur. Dilanjutkan dengan tahap conducting yang memilih dan mencocokan standard literatur, serta ekstraksi data. Kemudian tahap reporting yang melakukan analisis hasil ekstraksi data sehingga bisa menemumkan informasi dan pengetahuan. Tolak ukur yang menjadi acuan untuk perbandingan yakni pengujian confusion matrix berupa accuracy, precision, dan recall. Adapun hasil dari penelitian ini ditemukan algoritma Naive Bayes memberikan hasil yang stabil tapi kurang optimal jika diterapkan pada studi kasus media sosial berbahasa Indonesia. Sedangkan algortima K-NN dan SVM ditemukan memberikan hasil yang optimal jika diterapkan pada studi kasus media sosial berbahasa Indonesia yang dibuktikan dengan accuracy (50%-98.13%), precision (58.22%-98.48%), dan recall (21.05%-98%).
Pendekatan Baru untuk Merepresentasi Informasi di Bidang Pendidikan Menggunakan Kombinasi Ontologi
Ontologi adalah sebuah konsep yang dirancang untuk merepresentasikan relasi antar informasi. Ontologi dapat digunakan untuk merepresentasikan informasi berbentuk hierarki maupun non hierarki. Namun, model ontologi yang ada saat ini pada umumnya selalu bersifat domain spesifik. Peran ahli sangat dominan ketika membuat ontologi yang bersifat domain spesifik. Kelengkapan informasi pada ontologi tergantung pada kemampuan ahli pada domain tersebut dan ahli di bidang teknologi informasi untuk merepresentasikan informasi ke dalam bentuk ontologi. Oleh sebab itu diperlukan model ontologi baru agar dapat menghasilkan ontologi yang tidak bersifat domain spesifik. Sehingga mempermudah proses representasi informasi ke dalam bentuk ontologi dan mengurangi peran ahli dalam proses pembuatan ontologi tersebut. Model ontologi baru yang diusulkan adalah kombinasi dari ontologi taksonomi dan ontologi kalimat. Informasi berbentuk hierarki akan direpresentasikan dalam bentuk ontologi taksonomi, sedangkan informasi non-hierarki akan direpresentasikan dalam bentuk ontologi kalimat. Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, diketahui bahwa kombinasi ontologi yang diusulkan dapat menghasilkan ontologi yang tidak bersifat domain spesifik, mempermudah proses pembangkitan ontologi, dan mengurangi peran ahli dalam pembuatan ontologi tersebut
Analisis Forensik Layanan Signal Private Messenger pada Smartwatch Menggunakan Metode National Institute of Justice
Teknologi informasi dan komunikasi yang pesat berdampak positif yaitu berupa kecepatan dan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan data dengan penggunaan smartphone yang berbasis android. Tetapi, disisi lain juga memberikan dampak negatif berupa kejahatan siber. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat bukti data dan informasi digital dalam mengidentifikasi kasus kejahatan pornografi dengan memakai aplikasi Signal Private Messenger (SPM) pada smartwatch selaku perangkat korespondensii. Proses analisis forensics pada pengkajian ini memakai metode National Insitute of Justice (NIJ) dan tiga tools forensik, yaitu Wondershare Dr. Fone, MOBILedit, dan Oxygen Forensics. Skenario penelitian adalah terjadinya tindak pidana pornografi. Penelitian ini berhasil mengangkat barang bukti berupa photos, videos, music, contact, dan chatt. Pengujian dengan Wondershare Dr. Fone dihasilkan akurasi 80%, MobilEdit dihasilkan akurasi 40%, dan Oxygen dihasilkan akurasi 0%. Oleh karena itu disimpulkan bahwa Wondershare Dr. Fone memberikan hasil yang terbaik.
Penerapan Model Single Sign-On dengan Sistem Front Office dan Layanan pada Sistem E-Bengkel Terintegrasi
Bengkel kendaraan sebagai usaha layanan jasa yang banyak ditekuni oleh masyarakat kecil sebagai mata pencaharian utama. Saat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, masih banyak usaha bengkel kendaraan bermotor yang menerapkan tata Kelola secara konvensional. Tata kelola secara konvensional berisiko sangat rawan terjadi kehilangan dan kerusakan data yang menyebabkan kerugian pada perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengembangan Sistem E-Bengkel terintegrasi berbasis web untuk memperbaiki tata kelola manual pada Bagian Front Office dan Bagian Layanan bengkel konvensional. Bagian Front Office pada bengkel merupakan bagian yang menangani proses pendaftaran pelanggan, penjualan spare part, dan check-in service. Bagian layanan pada bengkel merupakan bagian yang menangani proses penerimaan service dan pencatatan pengerjaan service kendaraan. Hasil dari sistem informasi manajemen ini yaitu berupa aplikasi berbasis web yang sesuai dengan proses bisnis Front Office dan layanan suatu bengkel kendaraan. Sistem ini menerapkan model Single Sign-On (SSO) sebagai model manajemen satu gerbang masuk untuk semua modul, manajemen session, serta manajemen semua hak akses pengguna. Model Multi-Channel Access (MCA) dipergunakan untuk memperkaya dan mempermudah akses informasi ke pemilik, pelanggan dan pegawai. Implementasi sistem berbasis komputer dengan Model SSO dan MCA diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan peluang bisnis dari Usaha Kecil Bengkel