PRISMA FISIKA
Not a member yet
    253 research outputs found

    Pengaruh Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Konduktivitas Hidrolik Jenuh Tanah Perkebunan (Studi Kasus Perkebunan di Desa Mega Timur Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat)

    No full text
    Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh perkebunan kelapa sawit terhadap konduktivitas hidrolik jenuh dengan menggunakan metode falling head permeability. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konduktivitas hidrolik jenuh pada perkebunan kelapa sawit yang berbeda umur tanamnya. Umur kelapa sawit terdiri dari 0 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 18 tahun dan 2 tahun peremajaan. Setiap lahan diukur konduktivitas hidrolik jenuhnya dan sifat fisiknya berupa berat isi, porositas, kadar serat dan pengujian unsur hara makro berupa Nitrogen, Fosfor, Kalium dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tua umur kelapa sawit, maka nilai konduktivitas hidrolik jenuh akan semakin kecil tetapi kembali meningkat setelah 2 tahun peremajaan. Nilai konduktivitas hidrolik jenuh dipengaruhi oleh berat isi, porositas dan kadar serat pada tanah gambut. Dari pengujian unsur hara makro diperoleh kadar Nitrogen sebesar 2,04%, 2,43%, 2,64%, 1,85%; Fosfor sebesar 153,47 ppm, 90,71 ppm, 79,27 ppm, 18,14 ppm, 36,3 ppm; Kalium sebesar  mmol/gram,  mmol/gram,  mmol/gram,  mmol/gram,  mmol/gram untuk masing-masing umur 0, 5, 10, 18 tahun dan 2 tahun peremajaan secara berurutan. Semua sampel tanah memiliki pH kurang dari 4,5.   Kata kunci : Konduktivitas Hidrolik, Kelapa sawi

    Pendugaan Potensi Air Bawah Permukaan Menggunakan Metode Self Potential di Kelurahan Sungai Jawi Kota Pontianak

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian menggunakan Metode Self-Potential untuk mengetahui keberadaan potensi air tanah di Kelurahan Sungai Jawi, Pontianak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai resistivitas dan pola sebaran vertikal air tanah dengan metode Self-Potential. Pengambilan data dilakukan pada 4 lintasan yang berbeda dengan panjang lintasan 100 m dan 20 titik elektroda untuk tiap lintasannya. Data yang diukur merupakan nilai beda potensial menggunakan metode self potential. Data tersebut dipetakan dengan menggunakan software Zondsp2d. Hasil penelitian berupa data sebaran nilai potensial dan model inversi bawah permukaan. Dari 4 lintasan yang diteliti, air tanah diduga berada di setiap lintasan. Pada lintasan pertama dan ketiga diperoleh 2 potensi air tanah dengan nilai reisistivitas 0,3 Ωm s.d. 30,6 Ωm dan 0.1 Ωm s.d. 57,8 Ωm. Pada lintasan kedua diperoleh 2 buah potensi air tanah dengan nilai resistivitas 0,4 Ωm s.d. 56,3 Ωm dan pada lintasan keempat diperoleh 1 potensi zona air tanah dengan nilai sebesar 10,8 Ωm s.d. 62,6 Ωm.   Kata Kunci : Air tanah, Self potential, Sungai Jawi, Resistivita

    Identifikasi Tumor Otak Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Propagasi Balik pada Citra CT-Scan Otak

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi tumor otak menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan ekstraksi ciri Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM). Penelitian ini menggunakan 10 citra otak normal dan 10 citra otak abnormal (tumor). Tahap preprocessing dimulai dengan memotong citra menjadi ukuran 256 x 256 piksel, kemudian dilanjutkan dengan mengubah citra berwarna (RGB) menjadi citra beraras keabuan (grayscale), proses histogram, dan ekualisasi histogram untuk memperbaiki kualitas tampilan citra. Proses selanjutnya menghitung ciri statistik menggunakan Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) 4 arah (0˚, 45˚, 90˚ dan 135˚) dengan jarak d = 1. Fitur yang digunakan ada 4 yaitu kontras, korelasi, energi dan homogenitas. Identifikasi citra menggunakan jaringan syaraf tiruan propagasi balik dengan arsitektur [12 2 1]. Nilai Mean Square Error (MSE) antara target dan output jaringan saat pelatihan adalah 0,000253, sedangkan nilai MSE pada saat pengujian adalah 0,010688. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propagasi balik dapat digunakan untuk mengidentifikasi citra otak normal dan citra otak abnormal (tumor) dengan tingkat akurasi sebesar 70%. Kata Kunci : Citra Otak, GLCM, Jaringan Syaraf Tiruan, Propagasi Bali

    Analisis Kualitas Air Di Parit Besar Sungai Jawi Kota Pontianak

    Get PDF
    Penelitian kualitas air telah dilakukan di Parit Sungai Jawi Pontianak Kalimantan Barat yang bertujuan untuk mengetahui nilai pH, temperatur, warna, bau serta padatan terlarut dan kandungan logam di parit Sungai Jawi Pontianak. Lokasi Penelitian terdiri atas 4 titik pengamatan berdasarkan sumber pencemarannya yaitu lokasi rumah sakit, lokasi pasar, lokasi rumah tangga dan lokasi agen semen/bengkel. Pengujian dilakukan  pada setiap lokasi dilakukan pengukuran sampel berupa pH, warna, bau, TDS, TSS, temperatur, dan kandungan logam. Hasil pengamatan diidentifikasi berbau.  Nilai TDS tercatat  92 s.d. 146 mg/l, nilai suhu tercatat 28,2 °C s.d. 30 0C, nilai warna yang tercatat 136 s.d. 177 TCU, nilai pH yang tercatat 6,99 s.d. 7,20, nilai kandungan besi (Fe) yang tercatat 1,59 s.d. 3,46 mg/l, kandungan timbal (Pb) yang tercatat 0,003 s.d. 0,037 mg/l, kandungan logam seng (Zn) yang tercatat 0,009 s.d. 0,36 mg/l, dan kandungan tembaga (Cu) 0,002 mg/l. Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010, nilai parameter Fisika dan Kimia pada air parit besar Sungai Jawi Kota Pontianak tidak memenuhi syarat yang dianjurkan sebagai air minum maupun air bersih.   Kata kunci : Parameter Fisika, Parameter Kimia, Kulitas Air, Sungai Jaw

    Identifikasi Kualitas Air Sungai Sebalo di Kabupaten Bengkayang Berdasarkan Nilai TDS, pH, dan Nilai Konduktivitas Air

    Get PDF
    Penelitian kualitas air telah dilakukan di Sungai Sebalo Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan pola sebaran TDS, pH dan Konduktivitas air Sungai Sebalo di lokasi penelitian, serta mengetahui kelayakan air berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan. Hasil pengujian menunjukkan kadar nilai TDS tercatat 18 ppm sampai 49 ppm, kadar nilai pH pengukuran tercatat 6,57 s.d 7,41, dan nilai Konduktivitas yang tercatat 15 µS/cm sampai 47 µS/cm. Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010, nilai TDS, pH, dan Konduktivitas air Sungai Sebalo tidak dianjurkan sebagai air minum dan hanya dapat digunakan sebagai air bersih. Kata kunci : TDS, Konduktivitas, pH , Kualitas ai

    Aplikasi Asam Maleat Dalam Minyak Jarak Pada Pembuatan Papan Partikel Berbasis Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit/Serbuk Sekam Padi

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan asam maleat yang terkandung dalam minyak jarak untuk modifikasi struktur selulosa serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan baku utama pembuatan papan partikel. Modifikasi struktur selulosa serat TKKS yang bersifat hidrofilik menjadi lebih bersifat hidrofobik, dilakukan dengan cara merendam serat TKKS dalam larutan yang terdiri dari campuran alkohol, asam asetat dan minyak jarak dengan variasi komposisi asam maleat, yakni 0%; 1,5%; 2,5%; 3,5%; 4,5%. Komposisi bahan aditif, cara pembuatan papan partikel dan pengujian mengacu pada standar JIS A 5908-2003 dengan komposisi bahan baku utama yaitu serat TKKS 50% dan serbuk sekam padi 50%. Serat TKKS sebagai face/back dan serbuk sekam padi sebagai inti (core). Parameter-parameter hasil pengujian terhadap papan partikel tanpa modifikasi dan modifikasi asam maleat 1,5% dan 4,5% yang memenuhi standar JIS adalah kerapatan, kadar air dan MOR. Parameter-parameter hasil pengujian terhadap papan partikel yang dimodifikasi asam maleat 2,5% dan 3,5% yang memenuhi Standar JIS adalah kerapatan, kadar air, pengembangan tebal dan MOR. Secara keseluruhan sifat fisis dan mekanis papan partikel serat TKKS yang dimodifikasi asam maleat menunjukkan hasil yang lebih baik dari papan partikel serat TKKS tanpa modifikasi asam maleat.Kata Kunci : Papan partikel, tandan sawit, sekam padi, minyak jarak, asam malea

    Rancang Bangun Kotak Peredam Generator Set (Genset) dengan Beberapa Variabel Bahan dalam Skala Rumah Tangga

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji tentang analisis tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh kerja mesin generator set. Analisa tersebut dilakukan dengan menentukan  nilai NR (Noise Reduction) dan TL (Tranmission Loss) setelah dimasukkan ke dalam kotak peredam. Kotak peredam dibuat dengan beberapa variabel bahan. Variabel bahan 1 yaitu papan, busa, kardus telur dan karpet. Variabel bahan 2 yaitu papan, semen, busa dan karpet. Variabel bahan 3 yaitu papan, semen, busa, kardus telur dan karpet. Nilai tingkat kebisingan tertinggi generator set mencapai 90,3 dB diukur dengan menggunakan alat sound level meter. Hasil analisis peredam yang diperoleh untuk beberapa variabel bahan menunjukkan variabel bahan yang paling cocok untuk meredam kebisingan suara mesin generator set adalah variabel bahan 2 dengan nilai efisiensi sebesar 29,25 %.   Kata Kunci : Kebisingan, Kotak Peredam, Generator Set

    Aplikasi Gerbang Logika untuk Pembuatan Prototipe Penjemur Ikan Otomatis

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang aplikasi gerbang logika untuk pembuatan prototipe penjemur ikan otomatis. Pada penelitian ini digunakan gerbang logika sebagai pengendali alat dari bagian elektronik dan bagian mekanik. Pada bagian elektroniknya digunakan sensor hujan, sensor cahaya, sensor pelacak cahaya serta motor DC dan motor stepper. Prinsip kerja dari alat ini adalah sensor hujan akan mendeteksi adanya hujan dan sensor cahaya akan mendeteksi cahaya. Jika tidak terjadi hujan dan terdapat sumber cahaya maka gerbang logika mengontrol motor Direct Current (DC) untuk membuka pintu kotak pengering ikan. Saat pintu dari kotak pengering terbuka maka motor stepper akan menggerakkan papan pengering dan sensor pelacak cahaya mulai bekerja untuk mencari sumber cahaya. Namun jika terjadi hujan dan tidak ada cahaya atau terjadi hujan dan ada cahaya, maka gerbang logika mengontrol motor DC agar pintu kotak tertutup. Pengujian alat dilakukan dengan cara mengukur tegangan yang dihasilkan dari masing-masing sensor. Tegangan yang dihasilkan dari sensor hujan sebesar 2,91 Volt saat kondisi hujan dan kondisi kering sebesar 0,02 Volt. Pada sensor cahaya saat kondisi terang (ada cahaya) tegangan yang dihasilkan sebesar 3,20 Volt dan kondisi gelap sebesar 3,82 Volt. Begitu juga dengan sensor pelacak cahaya, saat kondisi terang tegangan yang dihasilkan sebesar 4,23 Volt dan kondisi gelap sebesar 4,01 Volt. Hasil pengujian alat menujukkan bahwa alat dapat bekerja sesuai dengan rancangan.   Kata Kunci : Gerbang Logika, Sensor Hujan, Sensor Cahaya, Sensor Pelacak Cahay

    Identifikasi Nilai Salinitas Pada Lahan Pertanian di Daerah Jungkat Berdasarkan Metode Daya Hantar Listrik (DHL)

    Get PDF
    Penelitian nilai salinitas telah dilakukan pada lahan pertanian di daerah Jungkat, dengan tujuan mengetahui sebaran nilai salinitas tanah lahan pertanian sehingga dapat diperkirakan kelayakannya sebagai lahan untuk bercocok tanam. Metode yang digunakan adalah metode daya hantar listrik. Data yang digunakan berupa 22 sampel tanah yang diperoleh dari lahan penelitian seluas (24 x 50 m²). Hasil penelitian menunjukan nilai daya hantar listrik tertinggi sebesar 2,89 mS/cm, termasuk dalam tingkat salinitas rendah kategori kelas 1. Berdasarkan nilai salinitasnya, tanah pertanian di daerah Jungkat tergolong bersalinitas rendah sehingga sesuai untuk tanaman padi.   Kata kunci : Salinitas, Non Salinitas, Daya Hantar Listri

    Pemodelan Anomali Magnetik Berbentuk Prisma Menggunakan Algoritma Genetika

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang pemodelan anomali magnetik berbentuk prisma menggunakan metode algoritma genetika. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan anomali magnetik total dengan pendekatan benda anomali berbentuk prisma dua dimensi. Anomali magnetik total dihitung berdasarkan parameter model berupa posisi prisma pada bidang horizontal (Xo), kedalaman prisma dari permukaan (d), panjang prisma dari permukaan (D), lebar prisma (b), dip ( ), dan suseptibilitas magnetik (k). Pengujian metode algoritma genetika dilakukan terhadap data anomali magnetik total yang diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan. Dari hasil pemodelan pada data A diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,9870 dengan nilai kesalahan kuadrat rata-rata (RMSE) sebesar 26,9006, sedangkan hasil pemodelan pada data B diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,8590 dengan kesalahan kuadrat rata-rata (RMSE) sebesar 7,4398.   Kata Kunci : Anomali Magnetik, Prisma, Algoritma Genetik

    246

    full texts

    253

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PRISMA FISIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇