Jurnal Perikanan Kelautan
Not a member yet
    244 research outputs found

    Pengaruh Musim Terhadap Kondisi Oseanografi Dalam Penentuan Daerah Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Di Perairan Selatan Jawa Barat

    Full text link
    Perairan Selatan Jawa Barat merupakan daerah potensial dalam bidang perikanan, salah satu hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting adalah ikan cakalang. Suhu permukaan laut dan klorofil dapat mempengaruhi daur hidup ikan cakalang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola musim penangkapan ikan cakalang di Perairan Selatan Jawa Barat selama periode 2014-2016 dan menganalisis pengaruh musim terhadap kondisi oseanografi khususnya suhu permukaan laut dan klorofil-a dalam penentuan daerah tangkapan ikan cakalang di Perairan Selatan Jawa Barat. Data yang digunakan berupa data sekunder yang didapatkan dari satelit Aqua MODIS periode tahun 2014-2016, dan data hasil tangkapan ikan cakalang yang diperoleh dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Pelabuhanratu, Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode analisis spasial. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tangkapan ikan cakalang berfluktuatif tiap musimnya. Hasil tangkapan ikan cakalang tertinggi terdapat pada musim pada musim timur tahun 2015 yaitu sebesar 325,77 ton dengan nilai suhu optimum sebesar 28-28,3 °C dan nilai klorofil-a optimum sebesar 0,2-0,25 mg/m3.  Sedangkan tangkapan terendah pada musim barat tahun 2016 yaitu sebesar 15,81 ton dengan nilai suhu optimum sebesar 27-29 °C akan tetapi nilai klorofil-a yang tidak optimum sebesar 0-0,2 mg/m3

    Analisis Pemasaran Ikan Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) Studi Kasus Di Kelompok Pembudidaya Ikan Tetra Abadi. Kecamatan Bojongsari Kota Depok

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaan saluran pemasaran ikan Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) dan menganalisis tingkat efisiensi pemasaran ikan Cardinal Tetra (Paracheirodon axelrodi) di Kelompok Pembudidaya Ikan Tetra Abadi Kecamatan Bojongsari, Kota Depok Jawa Barat. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret 2017 hingga April 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus untuk responden pembudidaya yang telah diketahui berjumlah 9 orang, dan teknik Snowball Sampling yaitu dengan cara menggunakan rekomendasi dari pembudidaya tersebut untuk menentukan responden di tiap lembaga pemasaran. Analisis data yang dilakukan meliputi Analisis Finansial diantaranya analisis pendapatan usaha, Benefit Cost Ratio (BCR), serta dengan Analisis Efisiensi Pemasaran diantaranya adalah analisis Margin pemasaran, Market share, dan Farmer’s share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat saluran pemasaran di Pokdakan Tetra Abadi. Tingkat efisiensi pemasaran tertinggi ada pada saluran I dengan nilai BCR tertinggi 2,30 serta nilai Farmer’s share tertinggi 24,11%. Saluran 1 adalah satu-satunya saluran pemasaran untuk ekspor di Pokdakan Tetra Abadi. Sedangkan saluran pemasaran paling efisien untuk kegiatan di pasar lokal adalah saluran III karena memiliki nilai Market share tertinggi 60,26%

    PENGARUH PENGGUNAAN TIGA VARIETAS TANAMAN PADA SISTEM AKUAPONIK TERHADAP KONSENTRASI TOTAL AMONIA NITROGEN MEDIA PEMELIHARAAN IKAN KOI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varietas tanaman tebaik yang mampu menekan konsentrasi total amonia nitrogen media pemeliharaan ikan koi dalam sistem akuaponik. Penelitian pengaruh penggunaan tiga varietas tanaman berbeda pada sistem akuaponik terhadap konsentrasi total amonia nitrogen media pemeliharaan ikan koi telah dilaksanakan di Laboratorium Akuakultur Ciparanje dari tanggal 1 November hingga 18 Desember 2015. Tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah varietas selada Batavia, Romaine dan Pakcoy masing-masing sebanyak lima batang. Tanaman yang digunakan berumur 14 hari dengan jumlah rata-rata daun sebanyak enam helai. Benih ikan koi yang digunakan berumur 90 hari dengan panjang rata-rata sembilan cm dan dipelihara selama 30 hari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah konsentrasi nitrogen amonia total. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi nitrogen amonia total terkecil terdapat pada perlakuan tanaman selada varietas Batavia yaitu sebesar 0,133 mg/L.

    Efek Cekaman Salinitas Rendah Perairan Terhadap Kemampuan Adaptasi Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)

    Full text link
    Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan spesies euryhaline yang hidup di wilayah pesisir maupun laut. Spesies ini mampu bertahan pada wilayah dengan ekspos curah hujan dan siklus evaporasi sepanjang tahun yang akan berpengaruh pada fluktuasi salinitas dan suhu perairan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan mengkaji kemampuan adaptasi udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada media air yang mendapatkan perlakuan (salinitas) yang berbeda. Penelitian dilakukan di Laboratorium Basah dan Kolam Percobaan Ciparanje Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran, menggunakan 6 (enam) perlakuan berbeda. Udang vaname ditebar dalam akuarium dengan padat tebar awal sebanyak 20 ekor/akuarium. Setiap akuarium kemudian diberikan perlakuan berupa kontrol (32 ppt) dan perbedaan penurunan kadar salinitas (2 ppt/hari; 4 ppt/hari; 6 ppt/hari; 9 ppt/hari; dan 18 ppt/hari). Hasil penelitian menunjukkan udang mampu beradaptasi terhadap perubahan salinitas bertahap hingga 0 ppt dengan perlakuan (2 ppt/hari; 4 ppt/hari; dan 6 ppt/hari), ditunjukkan melalui sintasan yang bertahan di angka 100%. Sementara untuk perlakuan penurunan salinitas yang signifikan (9 ppt/hari dan 18 ppt/hari), udang kurang mampu beradaptasi, ditunjukkan dengan sintasan masing-masing 65% dan 35%. Respon udang pasca adaptasi terhadap cekaman salinitas rendah ditunjukkan dengan tingkat sintasan dari yang tertinggi ke rendah berturut-turut ditunjukkan pada perlakuan penurunan salinitas 9 ppt/hari; 18 ppt/hari; 4 ppt/hari; dan 6 ppt/hari. Sintasan lapangan yang diperoleh pada musim kemarau dan hujan tidak jauh berbeda. Kisaran sintasan di musim kemarau berada pada nilai 74,55% - 90,11%. Sedangkan selama musim hujan, sintasan udang berkisar antara 83,59% - 91,8%

    ANALISIS KONVERSI LAHAN BUDIDAYA PERIKANAN DI KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG

    Full text link
    Pertumbuhan jumlah penduduk dan tingkat ekonomi masyarakat menyebabkan maraknya pembangunan infrastruktur yang mendorong terjadinya konversi lahan. Oleh karenanya penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) mengetahui kinerja usaha budidaya perikanan (2) menggambarkan tren konversi lahan budidaya perikanan (3) menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konversi lahan budidaya perikanan. Data yang diambil berupa data primer dan data sekunder dengan metode yang digunakan yaitu metode survey menggunakan teknik sampling jenuh. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode tahun 2008-2012 lahan budidaya perikanan di Kecamatan Dayeuhkolot mengalami penurunan paling tinggi yaitu sebesar 40,8%. Keuntungan rata-rata yang didapatkan oleh pembudidaya yaitu sebesar Rp. 1.309.512, sedangkan hasil uji regresi logistik menggunakan aplikasi SPSS 21 menunjukan bahwa variabel-variabel dependen yang digunakan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembudidaya dalam melakukan konversi lahan budidayanya sebesar 58,5% dan variabel yang memberi pengaruh nyata pada taraf nyata 5% terhadap variabel dependen yaitu variabel keuntungan (X2)

    ANALISIS USAHA TAMBAK GARAM DI DESA PENGARENGAN KECAMATAN PANGENAN KABUPATEN CIREBON

    Full text link
    Garam sebagai salah satu produk sumberdaya perikanan non hayati yang memiliki prospek bisnis yang cukup bagus, karena garam merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia seperti bahan pangan, bahan kimia, dan bahan pengawet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja finansial dan keragaan produksi tambak garam di Desa Pengarengan. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus dengan teknik wawancara dan kuesioner. Kedua skala kelompok usaha tambak garam terdiri dari lahan pribadi dan lahan sewa menunjukkan menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Kinerja finansial usaha garam lahan pribadi yakni pendapatan sebesar Rp. 35.210.000, GPM (53%), R/C rasio (1,86), PP (9 bulan), dan NPV hingga 5 tahun mendatang sebesar Rp. 198.139.803. Sedangkan kinerja finansial usaha garam sewa lahan yakni pendapatan sebesar Rp.32.355.000, GPM (53%), R/C rasio (1,74), PP (10 bulan), dan NPV hingga 5 tahun mendatang sebesar Rp. 195.075.632. Secara keseluruhan, benefit yang diterima petambak termasuk baik karena dapat menutupi biaya operasional yang dikeluarkannya dan memperoleh keuntungan

    Degradasi (Benzena) Dengan Penambahan Nitrat Dan Bakteri Dari Sedimen Pesisir Karangsong Kabupaten Indramayu

    Full text link
    Until now still found contamination of oil spills due to community activities that perform loading and unloading of ships, one of them in coastal areas Karangsong. The purpose of this research is to get the potential of benzene degradation bacteria derived from coastal sediments of Karangsong and to gain the effect of nitrate addition in the process of benzene reduction. This research uses laboratory experimental method. Concentration of Benzene 0,05 mg/L and variation of nitrate concentration A: 0,2 mg/L, B: 0,3 mg/L, and C: 0,4 mg/L at sea water test medium with interval time observation hour 0, 6, 12, 24, and 48. The results of this study indicate that there is 1 pure gram negative bacteria with the form of bacilli from Karangsong coastal sediment, Indramayu Regency which has the ability to decrease the concentration of benzene C6H6 with the percentage of decrease ranged from 62,66% - 78,41% over 48 hours and a more effective concentration decrease was in treatment C that was 78,41% with the addition of NO3 concentration of 0,4 mg/L. 

    Pengaruh Penambahan Tepung Biji Turi Hasil Fermentasi pada Pakan Komersial Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis Niloticus)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimum penambahan tepung biji turi hasil fermentasi pada pakan komersial untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan Oktober 2017 di Hachery Gedung Perikanan dan Ilmu Kelautan  Universitas Padjadjaran. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan dosis penambahan tepung biji turi hasil fermentasi pada pakan komersial yang terdiri dari perlakuan tanpa penambahan tepung biji turi (0%) , 1%, 2%, 3% dan perlakuan 4% sebagai pakan uji yang bertujuan untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung biji turi hasil fermentasi pada pakan komersial berpengaruh terhadap laju pertumbuhan ikan nila. Penambahan tepung biji turi hasil fermentasi dengan dosis sebanyak 3% menghasilkan rata-rata laju pertumbuhan harian ikan nila tertinggi yaitu 3,51% selama 40 hari. 

    HUBUNGAN SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN TONGKOL DI TELUK LAMPUNG

    Full text link
    Penelitian ini mengenai hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan tongkol. Penelitian ini bertujuan mengetahui sebaran suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a dengan menggunakan citra satelit, serta mengetahui hubungan antara suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan ikan tongkol. Lokasi penelitian yaitu Teluk Lampung dengan fishing base di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing, Bandar Lampung. Data suhu permukaan laut dan klorofil-a berasal dari citra satelit Aqua MODIS selama Januari 2010 – Desember 2015. Data hasil tangkapan ikan tongkol di Teluk Lampung diperoleh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung. Data citra satelit diolah dengan software ArcGIS, sehingga diperoleh nilai rata – rata dan gambar sebaran tiap musim suhu permukaan laut dan klorofil-a. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program Microsoft Excel dan Statistical Product and Service Solutions untuk mengetahui hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a dengan hasil tangkapan ikan tongkol. Konsentrasi klorofil-a selama tahun 2010-2015 di Teluk Lampung memiliki konsentrasi klorofil-a sebesar 0,53 mg/m3. Sebaran SPL adalah sebesar 28,07oC. Konsentrasi klorofil-a tertinggi adalah sebesar 1,16 mg/m3 yang terjadi pada musim peralihan 2 tahun 2012. Nilai SPL tertinggi adalah sebesar 29,04oC yang terjadi pada musim timur tahun 2010. Hasil uji regresi linier menunjukan bahwa sebesar 37% faktor suhu permukaan laut dan klorofil-a berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan tongkol di Teluk Lampung. Sisanya sebesar 63% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya

    PENGARUH PERBEDAAN PUPUK ORGANIK TERHADAP LAJU KEMATIAN POPULASI Daphnia sp.

    Full text link
    Penelitian tentang laju kematian populasi Daphnia sp. telah dilaksanakan pada tanggal 10 Mei sampai 2 Juni 2017 di Laboratorium Avertebrata Gedung 2 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis laju kematian pada kultur Daphnia sp. pada pupuk yang berbeda-beda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yaitu terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu penggunaan pupuk kotoran ayam (A) sebanyak 2,4 g/L, pupuk kotoran burung puyuh (B) sebanyak 2,4 g/L, pupuk kotoran sapi (C) sebanyak 2,4 g/L dan pupuk kotoran kambing (D) sebanyak 2,4g/L. Daphnia sp. dikultur selama 12 hari dalam wadah stoples kaca dengan volume 1 liter. Parameter yang diamati adalah perkembangan Induk Daphnia sp., laju kematian populasi Daphnia sp., dan kualitas air. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan dengan menggunakan kotoran burung puyuh sebanyak 2,4 g/L memberikan laju kematian populasi Daphnia sp. yang paling terendah yaitu dengan nilai sebesar 0,133 sedangkan pada perlakuan dengan pupuk kotoran ayam sebesar 0,206, perlakuan dengan pupuk kotoran sapi sebesar 0,199 dan pupuk kotoran kambing sebesar 0,237. Kualitas air pada penelitian ini masih dalam ambang batas normal

    230

    full texts

    244

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perikanan Kelautan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇