Jurnal Perikanan Kelautan
Not a member yet
    244 research outputs found

    PEMBERIAN PROBIOTIK DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) PADA PENDEDERAN II

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik ”Raja Lele” pada pakan komersil terhadap pertumbuhan lele sangkuriang (Clarias gariepinus). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan konsentrasi penambahan probiotik yang terdiri dari perlakuan tanpa penambahan probiotik, perlakuan dengan penambahan probiotik sebanyak 2 ml/kg pakan,  4 ml/kg pakan, 6 ml/kg pakan dan penambahan probiotik sebanyak 2 ml/kg pakan tanpa sipon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan laju pertumbuhan harian ikan lele sangkuriang berbanding lurus dengan penambahan probiotik. Probiotik sebesar 6 ml/kg pakan menghasilkan laju pertumbuhan harian dan efisiensi pemberian pakan sebesar 3,12% dan 43,93%, sedangkan tanpa penambahan probiotik memberikan laju pertumbuhan harian dan efisiensi pemberian pakan sebesar 2,04% dan 31,65%

    Pengaruh Substitusi Madu Terhadap Tingkat Kesukaan Dendeng Slice Nila Merah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi substitusi madu terbaik pada dendeng slice nila merah terhadap tingkat kesukaan. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan lima perlakuan, yaitu substitusi gula dengan madu sebesar 0%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Varibel yang diamati adalah tingkat kesukaan terhadap kenampakan, aroma, rasa dan tekstur, serta kadar air dan derajat keasaman (pH). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji dua arah Friedman, uji Multiple Comparasion dan metode Bayes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik substitusi gula dengan madu pada dendeng slice nila merah tidak memberikan perbedaan nyata, tetapi secara uji hedonik substitusi madu sebesar 20% hingga 50% masih disukai panelis

    PENGARUH PENGGUNAAN ENZIM PAPAIN DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA KECAP TUTUT

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli  2012 di laboratorium Teknologi Hasil Industri Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,  Laboratorium Mikrobiologi Pangan  Fakultas Teknik Industri Pertanian dan dianalisis di Laboratorium  Nutrisi Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim papain terhadap karakteristik kimiawi kecap tutut yang dihasilkan. Perlakuan yang gunakan adalah pemberian enzim papain dengan  persentase yaitu : A=0%, B=5%, C=7%, D=9% dan E=11% dengan lama waktu inkubasi 6 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rataan kadar protein dari berbagai perlakuan masing-masing yaitu A=2,35%, B=2,70%, C=2,45%, D=2,51%, E=2,39%. Rataan Derajat Keasaman (pH) yaitu A=6,7, B=6,5 C= 6,2 D=6,3 E= 6,5. Rataan kadar garam  yaitu A=18,07%, B=17,45%, C=2,16,62%, D=16,48%, E=16,53%. Kesimpulan penelitian adalah pemberian enzim papain dengan konsentrasi 5%, 7%, 9%, dan 11%,  kecap tutut dengan penambahan enzim papain 5% menghasilkan kecap dengan jumlah protein tertinggi yaitu 2,698% yang termasuk kecap ikan kualitas nomor 3 dalam ketetapan SII, dengan kadar garam sebesar 17,45%  dan pH sebesar 6,5

    PERUBAHAN GARIS PANTAI AKIBAT KERUSAKAN HUTAN MANGROVE DI KECAMATAN BLANAKAN DAN KECAMATAN LEGONKULON, KABUPATEN SUBANG

    Get PDF
    Kawasan pesisir adalah suatu kawasan yang labil dan mudah mengalami perubahan, karena merupakan tempat bertemunya daratan dan lautan, dimana garis pertemuan itu dinamakan garis pantai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan  program ArcGIS dari data citra Landsat 7 ETM+ dan data luasan mangrove tahun 1996, 2002 dan 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar perubahan garis pantai yang terjadi di kecamatan Blanakan dan kecamatan Legon kulon, serta pengaruh ekosistem hutan mangrove terhadap perubahan garis pantai yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah overlay garis pantai dari data citra Landsat 7 ETM+ tahun 1996, 2002 dan 2011, penelitian lapangan serta metode analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan regresi linear untuk mengetahu hubungan antara penurunan luasan mangrove dengan perubahan garis pantai. Hasil dari penelitian ini menunjukkan sebagian besar kecamatan Blanakan mengalami akresi dengan rata-rata nilai perubahan garis pantainya sejauh 360.57 meter selama kurun waktu 15 tahun, sedangkan sebagian besar kecamatan Legonkulon mengalami abrasi dengan nilai rata-rata perubahan garis pantainya sejauh 350.18 meter. Pengaruh kerusakan hutan mangrove terhadap perubahan garis pantai yang terjadi di kecamatan Blanakan adalah sebesar 41% sedangkan di kecamatan Legonkulon sebesar 68%.

    Analisis Bahaya dan Penentuan Titik Pengendalian Kritis pada Penanganan Tuna Segar Utuh di PT. Bali Ocean Anugrah Linger Indonesia Benoa-Bali

    Get PDF
    Penelitian mengenai analisis bahaya dan penentuan titik pengendalian kritis pada penanganan tuna segar utuh telah dilakukan selama 1 bulan dari bulan Juni hingga Juli 2012 di PT. Bali Ocean Anugrah Linger Indonesia Benoa-Bali. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) dalam mengidentifikasi dan mencegah potensi bahaya pada penanganan tuna segar utuh di PT. B.A.L.I . Penelitian menggunakan metode survey, dengan mengikuti secara langsung seluruh alur proses penanganan tuna segar utuh mulai dari penerimaan bahan baku sampai pengangkutan. Metode analisa data yang digunakan adalah metode analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan tuna segar utuh di PT. B.A.L.I telah menerapkan sistem HACCP dengan baik, hal ini terlihat dari tahapan proses penanganan telah sesuai dengan GMP (Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitasion Standar Operating Procedure) . Berdasarkan hasil identifikasi, tidak ditemukan adanya titik pengendalian kritis (CCP)  pada tahapan alur proses penanganan tuna segar utuh

    VARIABILITAS PARAMETER OSEANOGRAFI DAN KARBON LAUT DI TELUK BANTEN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran horisontal parameter suhu pemukaan laut, salinitas, klorofil-a, pH, DIC, dan pCO2, lalu menentukan indeks korelasi antara pCO2 dengan parameter oseanografi (suhu permukaan laut, salinitas dan klorofil-a) dan parameter karbon laut (pH dan DIC). Data yang digunakan merupakan hasil survei lapangan P3SDLP tahun 2010. Sebaran horisontal dibuat menggunakan metode interpolasi (krigging), untuk indeks korelasi dihitung menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan sebaran parameter yang diamati bervariasi secara spasial maupun temporal. Indeks korelasi yang didapat antara pCO2 dengan parameter oseanografi dan karbon laut relatif tinggi dan signifikan pada bulan Maret, sedangkan pada bulan Juli hanya pH yang memiliki indeks korelasi yang tinggi dan signifikan. Secara umum pCO2 memiliki hubungan yang kuat dengan parameter karbon laut, sementara dengan parameter oseanografi perlu dikaji variabilitasnya secara musiman

    KONTRIBUSI EKONOMI PRODUKTIF WANITA NELAYAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA NELAYAN

    Get PDF
    Penelitian dilaksanakan di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung pada bulan Maret 2012. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rata-rata kontribusi pendapatan wanita nelayan yang bekerja pada bidang perikanan terhadap pendapatan keluarga nelayan, rata-rata curahan waktu wanita nelayan pada kegiatan produktif, domestik, dan sosial serta pengambilan keputusan dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan unit analisis wanita nelayan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dari sampel yang dipilih secara sengaja. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan wanita nelayan berpengaruh  cukup besar yaitu sebesar 39,45% terhadap pendapatan keluarga. Curahan waktu tertinggi wanita nelayan adalah pada kegiatan produktif yaitu selama 5,35 jam dan pengambilan keputusan urusan rumah tangga didominasi oleh wanita nelayan. kata kunci : curahan waktu, kontribusi, pendapatan, wanita nelaya

    PENGARUH PADAT PENEBARAN YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN TORSORO (Tor soro)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui padat penebaran yang memberikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan terbaik bagi pemeliharaan benih ikan Torsoro (Tor soro). Penelitian  ini telah dilaksanakan di Instalasi Riset Perikanan Air Tawar Cijeruk, Bogor, pada tanggal 25 Februari sampai 5 Juni 2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan 3 ulangan yaitu, perlakuan A (1 ekor L¯¹), B (2 ekor L¯¹), C (3 ekor L¯¹), D (4 ekor L¯¹) dan E (5 ekor L¯¹). Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F dan uji jarak berganda Duncan. Parameter yang diamati adalah tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan dan kualitas air.  Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa padat penebaran tidak berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup, tetapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (P<0,05). Perlakuan A (1 ekor L¯¹) merupakan padat penebaran yang terbaik bagi pemeliharaan benih ikan Torsoro (Tor soro) menghasilkan laju pertumbuhan bobot harian sebesar 3,80% hari¯¹, biomassa mutlak sebesar 0,39 gram, panjang mutlak sebesar 1,405 cm dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 100%

    ANALISIS PENDAPATAN DAN POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA NELAYAN BURUH DI WILAYAH PESISIR KAMPAK KABUPATEN BANGKA BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan besarnya pendapatan rumah tangga nelayan buruh yang bersumber dari kegiatan penangkapan ikan dan kegiatan nonpenangkapan ikan melalui buruh penambangan timah. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pola pengeluaran rumah tangga serta kontribusi kegiatan penangkapan ikan terhadap tingkat pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga nelayan buruh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Parameter yang diukur adalah curahan kerja, pendapatan rumah tangga nelayan, pengeluaran rumah tangga nelayan serta tingkat pemenuhan kebutuhan dasar yang terdiri atas sandang, pangan, perumahan, pendidikan dan kesehatan. Hasil penelitian menunjukan kegiatan penangkapan ikan nelayan buruh menghasilkan pendapatan rata-rata lebih rendah dibandingkan pendapatan rata-rata kegiatan penambangan timah. Pendapatan rata-rata nelayan buruh dari kegiatan penangkapan ikan adalah Rp 1.650.000 per bulan sedangkan pendapatan rata-rata nelayan buruh sebagai buruh tambang timah adalah Rp 3.375.000 per bulan. Pengeluaran rumah tangga nelayan buruh terdiri atas pengeluaran pangan dan pengeluaran nonpangan. Rumah tangga nelayan buruh menghabiskan 83 % total pengeluaran rumah tangga untuk pengeluaran pangan dan sisanya digunakan untuk pengeluaran nonpangan seperti sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan

    EFEKTIVITAS JAMUR Marasmius sp UNTUK MENDEGRADASI LIMBAH PENGOLAHAN AGAR (Gracilaria sp) SEBAGAI BAHAN BAKU BIOETANOL

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas dosis inokulum dan lama waktu fermentasi jamur Marasmius sp untuk mendegradasi limbah industri pengolahan agar Gracillaria sp sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 faktor pertama adalah dosis inokulum yaitu D1=5%, D2=7,5%, D3=10%, sedangkan faktor yang kedua adalah lamanya fermentasi yaitu W1= 2 minggu, W2= 3 minggu, W3= 4 minggu. Data hasil penelitian berupa kadar lignoselulosa limbah agar, jumlah glukosa (mg/mL) yang dihasilkan dalam proses hidrolisis, dan jumlah bioetanol (%). Hasil pengujian memperlihatkan bahwa dosis 10 % dengan lama waktu fermentasi 3 minggu merupakan kombinasi yang terbaik untuk menghasilkan kadar glukosa tertinggi yaitu sebesar 0,072 mg/m

    230

    full texts

    244

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perikanan Kelautan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇